<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="1325" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/1325?output=omeka-xml" accessDate="2026-04-04T15:02:35+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="1325">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/32\1325\SKRIPSI_OKE_TERAKHIR.1.pdf</src>
      <authentication>22d35bcf56406215b3096bde451479d4</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="32">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5342">
                <text>Tahun 2024</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5989">
              <text>PENGALAMAN ORANG TUA DALAM MERAWAT ANAK STUNTING : &#13;
STUDI FENOMENOLOGI   TAHUN 2024 &#13;
 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5990">
              <text>Stunting merupakan  suatu kondisi dimana terjadi gagal tumbuh pada anak &#13;
(dibawah lima tahun) disebabkan oleh kekurangan gizi kronis sehingga anak &#13;
terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi berada &#13;
didalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi dilahirkan. Penelitian &#13;
ini bertujuan untuk Mengesksplorasi Pengalaman Orang Tua Dalam &#13;
Merawat Anak dengan Stunting.  Penelitian ini dilaksanakan di wilayah &#13;
kerja Puskesmas Sungai Baung dengan jumlah 6 orang informan.  Desain &#13;
penelitian ini adalah kualitatif dengan metode fenomenologi yang memiliki &#13;
tujuan yaitu guna  mengeksplorasi  pengalaman yang dialami seseorang &#13;
dalam kehidupan ini, termasuk pengalaman saat interaksi dengan orang lain &#13;
dan lingkungan sekitar. Partisipan pada penelitian ini diambil secara &#13;
purposive sampling,  analisa  data menggunakan metode  Collaizi  . Hasil &#13;
penenilitain yang didapatkan adalah 5 tema diantaranya : 1. Respon &#13;
keluarga terhadap pertumbuhan balita, 2. Upaya yang dilakukan keluarga &#13;
dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak, 3. Sistem pendukung keluarga &#13;
dalam memenuhi kebutuhan anak, 4. Makna pengalaman keluarga dalam &#13;
memenuhi kebutuhan nutrisi anak, 5. Harapan keluarga terhadap pelayanan &#13;
kesehatan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi. Sehingga dapat disimpulkan &#13;
bahwa Keluarga merasacemas, khawatir,takut terhadap pertumbuhan anak &#13;
yang mengalami Stunting, prinsip pemberian makan yang dilakukan &#13;
keluarga dalam mencegah anak dengan stunting seperti makan sedikit tapi &#13;
sering, peningkatan jenis pelayanan dan frekuensi pelayanan terutama pada &#13;
puskesmas dan posyandu. Hasil penelitian ini  diharapkan orang tua lebih &#13;
memperhatikan perkembangan anaknya, dan  menjadi masukan pada &#13;
Puskesmas dan posyandu lebih memperhatikan masyarakat dalam mengatasi &#13;
Stunting, dan untuk peneliti selanjunya dapat peningkatan penyuluhan &#13;
mengenai gizi kepada ibu dan balita. </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5991">
              <text>RESMIDA YENTI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5992">
              <text>unversitas prima nusantara bukittinggi</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5993">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
