<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="1257" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/1257?output=omeka-xml" accessDate="2026-04-05T20:42:50+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="1258">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1257\CD_Uci.1.pdf</src>
      <authentication>3b24a3422f532dd4ffe0f508f9f3088d</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="30">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5269">
                <text>Tahun 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5657">
              <text> &#13;
PENGARUH PEMBERIAN PUDING PEPAYA TERHADAP NAFSU MAKAN &#13;
ANAK USIA 12-36 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTO &#13;
BERAPAK KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2023 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5658">
              <text>Menurut Dinas kesehatan Sumatra barat tahun 2018, terdapat terdapat 6.793 bayi &#13;
usia dibawah 2 tahun (Baduta) mengalami gizi buruk dan pada anak dibawah lima &#13;
tahun (Balita) terdapat 28.898 yang mengalami gizi buruk.  Nafsu makan adalah &#13;
keinginan atau dorongan untuk makan karena adanya rasa lapar. Gangguan nafsu &#13;
makan sering di alami oleh anak usia 12-36 Bulan. upaya yang dapat dilakukan yaitu &#13;
dengan pemberian puding pepaya. kandungan vitamin A yaitu sebesar 365 dalam 100 &#13;
gram buah pepaya.  Kandungan vitamin A dalam buah pepaya dapat mencegah &#13;
anoreksia dan berdampak terhadap peningkatan nafsu makan yang bisa dilihat melalui &#13;
peningkatan berat badan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian &#13;
puding pepaya untuk meningkatkan nafsu makan anak 12-36 bulan diwilayah kerja &#13;
puskesmas koto berapak tahun 2023. Penelitian ini dilakukan pada Agustus tahun 2023. &#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan Quasi &#13;
eksperimental one group pretest – posttest design  tanpa kelompok kontrol. Populasi &#13;
dalam penelitian ini adalah balita 12-36 bulan sebanyak 14 sampel dengan teknik &#13;
porposive sampling.  Teknik pengumpulan data adalah dengan cara observasi dan &#13;
kusioner CEBQ tentang perilaku makan anak. Data yang sudah dikumpulkan diolah &#13;
dan dianalisa secara komputerisasi dan menggunakan uji  Paired sample T-test. &#13;
Berdasarkan hasil analisa data diketahui bahwa rata-rata nafsu makan anak sebelum &#13;
konsumsi puding pepaya adalah  99,50  dan rata-rata nafsu makan setelah konsumsi &#13;
puding pepaya adalah  110,64.  Hasil uji statistik didapatkan hasil p value  0,001 &#13;
sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian puding pepaya terhadap &#13;
nafsu makan anak usia 12-36 bulan.  Diharapkan bagi tempat penelitian  untuk &#13;
mempromosikan masyarakat untuk mengkonsumsi puding pepaya setiap hari sebagai &#13;
terapi bergizi bagi anak yang mengalami gangguan nafsu makan. </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5659">
              <text>SUCI RAHMADHANI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5660">
              <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5661">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
