<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="1254" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/1254?output=omeka-xml" accessDate="2026-04-05T10:14:15+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="1255">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1254\SKRIPSI_LENGKAP_KERTAS_WANGI_[Putri_tamara][1].pdf</src>
      <authentication>31d39d37c2591ebce6425fcfd10d1b1d</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="30">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5269">
                <text>Tahun 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5642">
              <text>PENGARUH KOMBINASI PIJAT LAKTASI DAN KOMPRES &#13;
HANGAT TERHADAP BENDUNGAN ASI PADA IBU  &#13;
POSTPARTUM DI BPS BUNDA  &#13;
KOTA BUKITTINGGI  &#13;
  TAHUN 2023   </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5643">
              <text> &#13;
Bendungan ASI adalah pembengkakan payudara yang disertai nyeri karena &#13;
payudara terlalu penuh akibat kegagalan mengeluarkan ASI dengan cukup atau &#13;
sering. Masalah yang sering terjadi pada ibu nifas yaitu ketidak lancaran produksi &#13;
ASI yang menyebabkan ASI tidak keluar dan sering terjadi pada saat pertama setelah &#13;
kelahiran, hal yang dapat mempengaruhi kelancaran produksi dan pengeluaran ASI &#13;
yaitu perawatan payudara, frekuensi menyusui, stress, riwayat penyakit, factor &#13;
psikologis, dukungan suami dan keluarga, factor makanan ibu, factor isapan bayi, &#13;
konsumsi rokok atau alcohol, dan kurangnya rangsangan hormone oksitosin &#13;
menyebabkan terjadinya perubahan fiisik dan psikologis yang juga dapat &#13;
mempengaruhi proses laktasi. Bendungan ASI dapat dicegah dengan cara perawatan &#13;
payudara yang dapat dilakukan oleh ibu seperti kompres hangat, pijat laktasi atau &#13;
pemijatan payuadara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi &#13;
pijat laktasi dan kompres hangat terhadap bendungan ASI pada ibu postpartum  di &#13;
BPS bunda kota bukittinggi. Penelitia ini meggunakan 15 responden dengan &#13;
melakukan kombinasi pijat laktasi dan kompres hangat. Pada penelitian ini &#13;
didapatkan didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara nilai &#13;
sebelum dan sesudah skala pembengkakan dan intensitas nyeri payudara, Hal tersebut &#13;
dapat dilihat bahwa untuk nilai P&lt;(0,05). Dengan ini, dapat disimpulkan bahwa &#13;
pemberian pijat laktasi dan  kompres hangat efektif dalam menurunkan skala &#13;
pembengkakan dan intensitas nyeri payudara,  serta meningkatkan jumlah ASI. &#13;
Kesimpulan dari penelitian ini terdapat adanya pengaruh kombinasi pijat laktasi dan &#13;
kompres hangat terhadap bendungan ASI pada ibu postpartum di BPS bunda kota &#13;
bukittinggi tahun 2023 dengan rata-rata sebelum dan sesudah diberikan intervensi &#13;
adallah P-value 0.002 dengan selisih angka 1.00. Saran dari penelitian ini bagi pihak &#13;
tenaga kesehatan untuk lebih menerapkan tindakan non-farmakologi yaitu kombinasi &#13;
pijat laktasi dan kompres hangat untuk mencegah dan mengobati bendungan ASI.  &#13;
 &#13;
 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5644">
              <text>PUTRI TAMARA HANDAYANI </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5645">
              <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5646">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
