<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="1149" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/show/1149?output=omeka-xml" accessDate="2026-05-11T00:51:14+02:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="1151">
      <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1149\SKRIPSI_SULASTRI_GAFAR_SI_KEBIDANAN.1.pdf</src>
      <authentication>be36b46f828bdfcdaeeb2cbe70111d66</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="30">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5269">
                <text>Tahun 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5149">
              <text> &#13;
HUBUNGANPENGETAHUAN IBU MENYUSUI DENGAN &#13;
PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR  &#13;
DI BPM“A” S.Tr.KebKEC. LUBUK BASUNG &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5150">
              <text>Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Sumatera Barat tahun &#13;
2021 angka kematian bayi sebesar 955 bayi rentang usia 0 – 11 bulan. Data  &#13;
Dinas Kesehatan Kabupaten Agam Tahun 2021  angka kematian bayi 0–11 &#13;
bulan sebesar 91 bayidimana mengalami peningkatan dari angka kematian &#13;
pada tahun 2020 yaitu sebanyak 64 bayi.Angka kematian bayi yang cukup &#13;
tinggi sebenarnya dapat di hindari dengan pemberian Air Susu Ibu (ASI) &#13;
terutama kolostrum. Survey data awal di BPM A, S.Tr.Keb  terdapat 14 bayi &#13;
usia 0 – 11 bulan menderita diare, dari 7 orang responden terdapat 4 orang ibu &#13;
tidak memberikan kolostrum pada bayinya.    Masih rendahnya cakupan &#13;
keberhasilan pemberian kolostrum pada bayi dipengaruhi oleh rendahnya &#13;
pengetahuan dan kurangnya informasi pada ibu dan keluarga mengenai &#13;
pentingnya pemberian kolostrum pada bayi.  Tujuan penelitian ini adalah &#13;
untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu menyusui dengan pemberian &#13;
kolostrum pada bayi baru lahir.  Jenis penelitian ini yaitu  Penelitian analitik &#13;
dengan pendekatan  cross  sectional.  Populasi penelitian adalah  ibu yang &#13;
mempunyai bayi umur 0-15 hari  berada  di BPM “A”  S.Tr. Kebyaitu &#13;
sebanyak  30orangresponden,  teknik pengambilan sampel menggunakan &#13;
teknik  Total Sampling  yaitu  sebanyak  30orangresponden.  Hasil  analisa &#13;
univariat 56.7% responden tidak memberikan kolostrum pada bayi baru lahir &#13;
dan  (60%) responden dengan pengetahuan ibu rendah.Dari hasil analisa &#13;
bivariat  didapatkan nilai  p  value (0.001)  disimpulkan  terdapat  hubungan &#13;
pengetahuan ibu  menyusui dengan pemberian kolostrum pada bayi baru &#13;
lahir.Saran untuk peneliti selanjutnya  hasil penelitian ini dapat digunakan &#13;
sebagai salah satu acuan dalam memperkuat teori tentang manfaat penting &#13;
dari kolostrum, khususnya dalam melaksanakan peran bidan  dalam &#13;
memberikan pelayanan kesehatan pada ibu dan bayi baru lahir serta sebagai &#13;
referensi bagi peneliti selanjutnya. </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5151">
              <text>SULASTRIGAFAR </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="45">
          <name>Publisher</name>
          <description>An entity responsible for making the resource available</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5152">
              <text>universitas prima nusantara bukittinggi </text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="42">
          <name>Format</name>
          <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="5153">
              <text>pdf</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
