<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/browse?output=omeka-xml&amp;page=149" accessDate="2026-05-14T10:23:37+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>149</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>3519</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="2066" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2056">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2066\SKIRIPSI_MURNIATI.1.pdf</src>
        <authentication>eafcac6c0d29904202e45c3fb1c77053</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9417">
                <text>Efektifitas akupresure titik BL 2.0 dan 2.1 terhadap frekuensi makan balita diwilayah kerja korong puskesmas lubuk alung kabupaten padang pariaman tahun 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9418">
                <text>Kesehatan anak perlu mendapat perhatian, khususnya anak yang tidak suka makan sehingga membutuhkan arahan untuk menambah nafsu makan. Banyak anak yang pilih-pilih makanan dan menolak untuk makan tentu tidak boleh dijadikan alasan oleh orang tua. Jika hal ini dibiarkan akan menghambat pertumbuhan dan berat badan anak tersebut dan anak bisa mengalami gizi kurang. Anak-anak yang mengalami gizi kurang karena kurangnya asupan makanan dan penyakit yang berulang terutama penyakit infeksi yang dapat meningkatkan kebutuhan metabolik serta mengurangi nafsu makan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas akupresure pada titik BL 20 dan 21 terhadap nafsu makan balita. Jenis penelitian ini Quasy Eksperiment dengan desain Two-Group Pretest-Post-Test yaitu pengelompokkan anggota-anggota kelompok eksperimen.Penelitian ini menguji perubahan-perubahan yang terjadi pada kelompok setelah adanya eksperimen (perlakuan).Pengambilan sample dengan menggunakan cara purposivev sampling dengan jumlah sample 6 orang. Pengambilan data menggunakan lembar observasi serta dianalisis melalui analisis univariat dengan distribusi frekuensi, bivariat menggunakan uji paired sample T- test dengan derajat kepercayaaan 95% dan α=0,05.Hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata frekuensi makan balita sebelum intervensi akupresure pada titik BL 20 dan 21 pada kelompok kontrol adalah 1,33, didapatkan rata-rata frekuensi makan balita sesudah intervensi akupresure pada titik BL 20 dan 21 pada kelompok kontrol adalah 18,33, didapatkan rata-rata frekuensi makan balita sebelum intervensi akupresure pada titik BL 20 dan 21 pada kelompok kasus adalah 1,33, didapatkan rata-rata frekuensi makan balita sesudah intervensi akupresure pada titik BL 20 dan 21 pada kelompok kasus adalah 27,50.Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa akupresure titik BL 20 dan 21 efektif dalam meningktakan nafsu makan terhadap balita karena dapat merangsang saluran limfa pada balita yang dapat meningkatkan frekuensi makan pada balita.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9419">
                <text>Murniati</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9420">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9421">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2065" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2055">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2065\Skripsi_Lengkap.2.pdf</src>
        <authentication>8523b4bac44dcb2bbd33be32ed9522cc</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9412">
                <text>PERBANDINGAN PEMBERIAN KOMPRES DAUN RAMBUTAN (NEPHELIUM LAPPACEUM) DENGAN KOMPRES AIR BIASA TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PASCA IMUNISASI  &#13;
DPT PADA BALITA 1-2 TAHUN DI WILAYAH KERJA  POSKESRI  GUNUNG RAJO   TAHUN 2020 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9413">
                <text>Demam merupakan peningkatan suhu tubuh yang dialami oleh nak anak balita pasca &#13;
imunisasi Dpt karena masa usia 1-2 tahun anak balita mengalami proses imunisasi &#13;
didapatkan yang salah satunya adalah demam dan panas ini dapat dilakukan dengan &#13;
pemberian kompres daun rambutan dan kompresair biasa. Penelitian ini bertujuan &#13;
untuk mengetahuiPerbandingan Pemberian Kompres Daun Rambutan (Nephelium &#13;
Lappaceum) dengan Kompres Air Biasa Terhadap penurunan Suhu Tubuh Pasca &#13;
Imunisasi DPT Pada Balita 1-2 tahun di Wilayah Kerja Poskesri Gunung Rajo Tahun &#13;
2020.  Penelitian ini merupakan penelitian  analitikkomparatif numerik tidak &#13;
berpasangan  dengan desain penelitianquasy experiment design  dengan pendekatan &#13;
two group pretest-posttest design. Dengan analisa univariat dan bivariat. Populasi &#13;
penelitian adalahsemua ibu-ibu yang memiliki balita berusia 1-2tahun yang &#13;
mengalami demam setelah di imunisasi DPT, sampel sebanyak 34 dengan &#13;
menggunakan daun Rambutan 17 orang dan dengan menggunakan kompres air biasa &#13;
17, dengan teknik pengambilan sampel dengancara  pourposive accidental.  Hasil &#13;
penelitian di peroleh Rata-rata  suhu tubuh balita  sebelum intervensi  kompres daun &#13;
rambutan adalah 37.329 º C setelah intervensi adalah menjadi 36.206ºC dan Rata-rata &#13;
suhu tubuh balita  sebelum intervensi  kompres air biasa  adalah  37.141ºC setelah &#13;
intervensi menjadi 36.241ºC.  Uji analisis data yang digunakan adalah uji Paired &#13;
Sample Test pemberian kompres daun rambutan (Nephelium Lappaceum) hasilnya p-&#13;
value (0.032&lt;0,05), dan pemberian kompres air biasa hasilnya p-value (0.039&lt;0,05). &#13;
Sehingga kesimpulannya terdapat pengaruh pemberian kompres daun rambutan dan &#13;
kompres air biasa terhadap penurunan Suhu Tubuh Pasca Imunisasi DPT Pada Balita &#13;
1-2 tahun. Dengan hasil penelitian ini diharapkan pada ibu balita yang mengalami &#13;
peningkatan suhu tubuh pasca imunisasi dapat memberikan terapi dengan kompres &#13;
daun rambutan atau dengan kompres air biasa. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9414">
                <text>SYOFIA   </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9415">
                <text>FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9416">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2064" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2054">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/94\2064\REVISI_SKRIPSI_DIAN_SARI_FITRIA-18.1.pdf</src>
        <authentication>02c9871378a7235fa03abd396fc9d03f</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="94">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8998">
                  <text>SARJANA TERAPAN KEBIDANAN</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9407">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN BUAH NAGA TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN (HB) IBU HAMIL ANEMIA RINGAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTO BESAR KABUPATEN DHARMASRAYA TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9408">
                <text>Kehamilan menyebabkan meningkatnya metabolisme energi, karena ini &#13;
kebutuhan energi dan zat gizi lainnya meningkat selama kehamilan. Dalam buah &#13;
naga terkandung vitamin C.  Peran vitamin C dalam pembentukan eritrosit terkait &#13;
dengan fungsi vitamin C yang mempercepat penyerapan mineral Fe dari mukosa &#13;
usus halus dan memindahkannya ke dalam aliran darah menuju sumsum tu+lang &#13;
yang selanjutnya digunakan untuk membentuk hemoglobin. Tujuan penelitian ini &#13;
adalah mengetahui Pengaruh Pemberian Buah Naga Terhadap Peningkatan Kadar &#13;
Hemoglobin (HB) Ibu Hamil Anemia Ringan Di Wilayah Kerja Puskesmas Koto &#13;
Besar Kabupaten Dharmasraya tahun 2020. Metode penelitian ini menggunakan &#13;
metode quasi-eksperimen yaitu one Group pretest posttest, kemudian data diolah &#13;
dengan menggunakan uji  paired sampel t test. Sampel dalam penelitian ini &#13;
sebanyak 13 orang responden. Hasil penelitian ini dapatkan dari perbedaan rata-&#13;
rata kadar HB  sebelum dan sesudah pemberian buah naga 1,930 dengan standar &#13;
deviasi 0,281, dan didapatkan perbedaan rata-rata kadar HB sebelum dan sesudah &#13;
pemberian FE -1,007  dengan standar deviasi 0,372. Hasil uji statistik didapatkan &#13;
p value  0,000  artinya adanya  Pengaruh Pemberian buah naga dan FE Terhadap &#13;
Peningkatan Kadar Hemoglobin (HB) Ibu Hamil Anemia Ringan Di Wilayah &#13;
Kerja Puskesmas Koto Besar Kabupaten Dharmasraya tahun 2020. Pada &#13;
penelitian ini terdapat yang paling berpengaruh yaitu kelompok intervensi dengan &#13;
p value  0,000  dimana perbedaan sebelum dan sesudahnya 1,930. Saran dalam &#13;
penelitian ini adalah dapat dijadikan sebagai bahan masukan dan tolak ukur bagi &#13;
petugas kesehatan khususnya di Puskesmas Koto Besar Kabupaten Dharmasraya &#13;
tahun 2020 dan dijadikan buah naga untuk meningkatkan kadar HB ibu hamil. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9409">
                <text>Dian Sari Fitria </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9410">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA &#13;
BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9411">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2063" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2053">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2063\GELISMA_MULIA_-_SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>28855c29e1ffed15bf262f897e8c00e8</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9401">
                <text>Efektiftas pijat Tui Na terhadap frekuesni makan pada balita di wilayah kerja puskesmas Lubuk Alung kabupaten Padang Pariaman tahun 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9402">
                <text>Kesehatan anak perlu mendapat perhatian, khususnya anak yang tidak suka makan sehingga membutuhkan arahan untuk menambah nafsu makan. Anak- anak yang mengalami stunting karena kurangnya asupan makanan dan penyakit yang berulang terutama penyakit infeksi yang dapat meningkatkan kebutuhan metabolik serta mengurangi nafsu makan. Di Indonesia dari 23 juta balita, sekitar 7,6 juta anak balita tergolong gagal tumbuh atau stunting (35,6%) yang terdiri dari 18,5% balita sangat pendek dan 17,1% balita pendek. Jenis penelitian ini Quasy Eksperiment dengan desain One-Group Pretest-Post-Test yaitu pengelompokkan kelompok eksperimen. Penelitian ini menguji perubahan-perubahan yang terjadi pada kelompok setelah adanya eksperimen (perlakuan). Hasil penelitian didapatkan bahwa Didapatkan rata-rata frekuensi makan batita sebelum intervensi pijit Tui Na adalah 1,17, didapatkan rata-rata frekuensi makan batita sesudah intervensi pijit Tui Na adalah 2,35, terdapat perbedaaan frekuensi makan batita yang dilakukan intervensi pijit Tui Na dan yang tidak dilakukan intervensi pijit Tui Na, efektifnya pijit Tui Na dilakukan untuk meningkatkan frekuensi makan pada batita. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan semua variabel independen berhubungan dengan variabel. Untuk meminimalisir rendahnya nafsu makan pada batita maka sebaiknya orang tua untuk melakukan pijit Tui na.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9403">
                <text>Gelisma Mulia</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9404">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9405">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2062" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2052">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2062\SKRIPSI_YULIA_ANDALA_ROZA_OK.2.pdf</src>
        <authentication>152b6916617c260c499ccc9408a33fa7</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9397">
                <text>HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PASANGAN USIA SUBUR (PUS) TENTANG TRIPLE ELIMINASI DENGAN PEMERIKSAAN TRIPLE ELIMINASI DI UPT PUSKESMAS KOTO BESAR KABUPATEN DHARMASRAYA TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9398">
                <text>Penderita HIV secara global pada akhir tahun 2015 mencapai 36,7 juta(34,0 juta-39,8 juta) &#13;
orang di seluruh dunia dengan 2,1 juta (1,8 juta-2,4 juta) diantaranya merupakan kasus baru &#13;
yang terinfeksi HIV. kasus HIV 628 kasus, AIDS 347 kasus dan di Sumatera Barat pada tahun &#13;
2019 kasus HIV ada 519  kasus dan AIDS ada 245 kasus,  Berdasarkan data dari Dinas &#13;
Kesehatan Kabupaten Dharmasraya Tahun 2018, kasus ibu hamil positif Hbsag  yaitu 80 orang, &#13;
Positif Sifilis 50 orang dan Positif HIV AIDS 0 orang dari 2000 ibu hamil yang diperiksa &#13;
Tujuan penelitian  ini untuk mengetahui Hubungan  Pengetahuan dan Sikap Pasangan &#13;
Usia Subur tentang Triple Eliminasi dengan Pemeriksaan Triple Eliminasi (HIV, Sifilis, &#13;
dan Hepatitis B) di UPT Puskesmas Koto Besar kecamatan Koto Besar Kabupaten &#13;
Dharmasraya Pada tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah  survey analitik  dengan &#13;
pendekatan  cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah Wanita Usia Subur. &#13;
Sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden. Teknik sampling dalam penelitian ini &#13;
Total Sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kepercayaan &#13;
95 %.Sebanyak  14 responden (46,7%) memiliki pengetahuan baik dan  16  responden &#13;
(53,3%) memiliki pengetahuan kurang baik,  sedangkan 12 responden (40%) memiliki &#13;
sikap positif dan  18  responden  (60%) memiliki sikap yang negatif.  Uji statistik &#13;
menunjukkan bahwa  ada  hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p-value  = &#13;
0,011; OR = 10,833), sikap (p-value = 0,013; OR = 10,500) dengan pemeriksaan triple &#13;
eliminasi.  Diharapkan  Kepada  Wanita  Usia Subur  yang ingin menikah agar dapat &#13;
melakukan pemeriksaan triple eliminasi sehingga penularan penyakit dapat dicegah &#13;
secara dini. Bagi tenaga Kesehatan terutama Bidan agar dapat memberikan penyuluhan &#13;
dan memperbanyak media informasi tentang pentingnya pemeriksaan triple eliminasi &#13;
untuk wanita usia subur guna memutus mata rantai penularan dari ibu ke anaknya. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9399">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN  &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUTE KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9400">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9406">
                <text> &#13;
Yulia Andala Roza </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2061" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2051">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2061\SKRIPSI_RESKY_OKVINDAH.2.pdf</src>
        <authentication>db36456c5f2fc07ac6a5bbeef4195e99</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9392">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI JUS BAYAM DURI (Amaranthus Spinosus) DAN MADU TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN IBU  HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INDERAPURA  KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2020 &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9393">
                <text>FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9394">
                <text>RESKY OKVINDAH </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9395">
                <text>FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9396">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2060" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2050">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2060\SKRIPSI_FIX_LENI_MARLINA.1.pdf</src>
        <authentication>5fd1ae8ed5ea408f75f77c843a79e520</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9387">
                <text>HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG PEMANFAATAN BUKU KIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIALANG TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9388">
                <text>Didapatkan data 60 orang ibu hamil yang berada di wilayah Puskesmas Sialang. &#13;
Berdasarkan survei awal yang peneliti lakukan di Puskesmas Sialang di temukan &#13;
12 orang ibu hamil diantaranya 8 orang ibu hamil belum memanaatkan buku KIA, &#13;
dan 2 diantaranya sudah memanfaatkan buku KIA dengan baik.  Tujuan penelitian &#13;
ini adalah mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil &#13;
Tentang Pemanaatan Buku KIA Di Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Tahun &#13;
2020. Metode penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Analitik yaitu cross &#13;
sectional study  kemudian data diolah dengan menggunakan uji  chy square test. &#13;
Populasi pada penelitia ini 60 orang, dan sampel sebanyak 48  orang responden &#13;
dengan teknik pengambilan  sampling random sampling.  Hasil penelitian ini &#13;
didapatkan lebih dari separoh 26 orang (54,2%) responden berpengetahuan baik, &#13;
dan 22 orang (45,8%) responden berpengetahuan tidak baik, Didapatkan lebih dari &#13;
separoh 27 orang (56,3%) responden memiliki sikap positif, dan 21 orang (43,8%) &#13;
responden memiliki sikap negatif, didapatkan lebih dari separoh 25 orang (52,1%) &#13;
responden efektif dalam pemanfaatan buku KIA, dan 23 orang (47,9%) responden &#13;
tidak efektif dalam pemanfaatan buku KIA.  Hasil uji statistik pengetahuan &#13;
diperoleh p  value  = 0,000 (p&lt;α), sikap diperoleh p  value  = 0,000 (p&lt;α) dapat &#13;
disimpulkan adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap Ibu Hamil Tentang &#13;
Pemanaatan Buku KIA Di Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Tahun 2020. &#13;
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya Hubungan Tingkat Pengetahuan &#13;
dan Sikap Ibu Hamil Tentang Pemanaatan Buku KIA Di Wilayah Kerja &#13;
Puskesmas Sialang Tahun 2020. Saran pada pelayanan kesehatan dapat dapat &#13;
dijadikan ibu hamil dalam meningkatkan motifasi ibu hamil untuk pemanfaatan &#13;
buku KIA. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9389">
                <text>Leni Marlina </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9390">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN  &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUTE KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9391">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2059" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2049">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2059\skripsi_DESI_METALIA-LENGKAP_[pdf].pdf</src>
        <authentication>743d481d0e7abed273e66102e57c4c78</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9382">
                <text>EFEKTIFITAS AROMATERAPI JERUK GERGA (CITRUS SP) TERHADAP &#13;
MUNTAH BAGI IBU HAMIL EMESIS GRAVIDARUM TM 1  DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI BUNGKAL &#13;
KOTA SUNGAI PENUH TAHUN 2020 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9383">
                <text>Hasil survey pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Sungai Bungkal pada 5 &#13;
ibu hamil trimester I yang  melakukan pemeriksaan kehamilan didapatkan data &#13;
bahwa sebanyak 4 orang (80%) mengalami muntah dan satu orang (20%) tidak &#13;
mengalami muntah.  Data hasil wawancara pada 4 ibu hamil yang mengalami &#13;
muntah didapatkan sebanyak 2 ibu hamil telah melakukan penanganan muntah &#13;
menggunakan aroma terapi yaitu minyak kayu putih dan 2 ibu hamil mengatakan &#13;
tidak menggunakan aroma terapi. Penelitian   ini  bertujuan   untuk mengetahui &#13;
efektifitas aromatherapy jeruk gerga (Citrus SP)  terhadap muntah bagi ibu hamil &#13;
Emesis Gravidarum  TM 1 di wilayah kerja Puskesmas Sungai Bungkal Tahun &#13;
2020, untuk mengetahui rata-rata muntah pada ibu hamil trimester I sebelum (pre) &#13;
menggunakan aromatherapy jeruk gerga (Citrus SP) di wilayah kerja Puskesmas &#13;
Sungai Bungkal Tahun 2020  dan untuk  mengetahui rata-rata muntah pada ibu &#13;
hamil trimester I setelah (post) menggunakan aromatherapy jeruk gerga (Citrus &#13;
SP) di wilayah kerja Puskesmas Sungai Bungkal Tahun 2020.  Penelitian  ini &#13;
menggunankan  jenis  penelitian  ini  adalah  kuantitatif  dengan  metode  Quasi &#13;
Experimen Design  dengan tipe rancangan  One-Group Pretest-Posttest Only &#13;
Design.  Dengan  analisis  univariat dan bivariat.  Populasi dalam penelitian ini &#13;
adalah seluruh ibu hamil  emesis gravidarum TM 1 di wilayah kerja Puskesmas &#13;
Sungai Bungkal dari bulan Desember 2019 sampai bulan Januari 2020 adalah 20 &#13;
orang, sampel sebanyak 10 orang dengan menggunakan rumus Issac dan Michael. &#13;
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh  rata-rata muntah sebelum  (Pretest) adalah &#13;
12,75  dan rata-rata muntah pada ibu hamil  trimester I setelah (post)  adalah 6,4. &#13;
Hasil paired t-test di peroleh p.value= 0.000 yang berarti pemberian aromatherapy &#13;
jeruk gerga (Citrus SP) efektif terhadap muntah bagi ibu hamil  Emesis &#13;
Gravidarum  TM 1 di wilayah kerja Puskesmas Sungai Bungkal Kota Sungai &#13;
Penuh.  Dengan hasil penelitian ini diharapkan dengan  pemberian aromaterapi &#13;
jeruk gerga (Citrus SP) sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi muntah pada &#13;
ibu hamil trimester pertama. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9384">
                <text>DESI METALIA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9385">
                <text>FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9386">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2058" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2048">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2058\soft_copy_nela_martiva.1.pdf</src>
        <authentication>b2b59732045875e13775375c3955d565</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9377">
                <text>PENGARUH REBUSAN BAWANG BATAK TERHADAP KEPUTIHAN PADA WANITA USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUMPULAN NAGARI LIMO KOTO KECAMATAN BONJOL KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9378">
                <text>Terdapat 20 khasus keputihan patologis pada wanita usia subur Di Wilayah Kerja Puskesmas Kumpulan,Angka Keputihan yang terdapat di willayah kerja puskesmas kumpulan sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh rebusan bawang batak terhadap keputihan pada wanita usia subur di wilayah kerja puskesmas kumpulan. Jenis penelitian eksperimen dan desain penelitan yang di gunakan adalahQuasi-Ekperimen,rancangan model menggunakan model two group pre-test dan post-test,instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, dengan sampel 10 kelompok eksperimen dan 10 orang kelompok kontrol, dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu pengambilan sampel yang didasarkan pada suatu pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti sendiri.Peneliti menggunakan uji Shapiro-Wilk dan data tidak terdistribudi dengsn normal sehingga menggunakan uji Mann whitney. Hasil penelitian univariat didapatkan nilai pre-test kelompok eksperimen adalah 8,9,nilai post- test kelompok ekperimen adalah 5,3. Sedangkan nilai pre-test pada kelompok kontrol adalah 8,9, nilai post-test kelompok kontrol adalah 8,7. Hasil penelitian bivariat didapatkan rerata keputihan pada kelompok eksperimen (pretest-postest) adalah 0,004 dan kelompok kontrol (postest-pretest) adalah 0,015. Dimana nilai perbandingan rerata keputihan pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol Di Puskesmas Kumpulan Tahun 2020 adalah (P Value=0,000). Halini menunjukkan adanya pengaruh pemberian rebusan bawang batak terhadap keputihan pada wanita usia subur di wilayah puskesmas kumpulan tahun 2020. sehingga dapat di simpulkan adanya perbedaan antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen terhadap gejala keputihan pada wanita usia subur Di Wilayah Puskesmas Kumpulan Tahun 2020. Disarankan pada responden untuk meningkatkan pengetahuansehingga bisa mengatasi keputihan dan disarankan untuk puskesmas memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang kebutihan.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9379">
                <text>NELA MARTIVA  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9380">
                <text> INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9381">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2057" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2047">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/94\2057\ELVI_SKRIPSI_TERBARU_UJIAN_19_agustus_word.1.pdf</src>
        <authentication>54cf2b3fd86f582de6031006e078d003</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="94">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8998">
                  <text>SARJANA TERAPAN KEBIDANAN</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9372">
                <text>PENGARUH PUDING ALPUKAT TERHADAP PERUBAHAN KADAR HB PADA IBU HAMIL ANEMIA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNUNG MEDAN KABUPATEN DHARMASRAYA TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9373">
                <text>Berdasarkan  data  Puskesmas Gunung Medan Kabupaten Dharmasraya tahun 2020,  ibu &#13;
hamil yang melakukan pemeriksaan ANC (Ante Natal Care) dan melakukan pemeriksaan &#13;
labor sederhana (periksa hemoglobin) ada sebanyak 36 orang, didapatkan hasil ibu hamil &#13;
trimester III yang memiliki kadar Hb &lt;11 gr% ada sebanyak 10 orang, dan yang memiliki &#13;
kadar Hb &gt;11 gr%  ada sebanyak 2 orang. Terdapat sekitar 83,3% ibu hamil yang &#13;
mengalami anemia. Kejadian ini tentu akan sangat beresiko pada Ibu dan Janin.  &#13;
Kehamilan menyebabkan meningkatnya metabolisme energi, karena ini kebutuhan energi &#13;
dan zat gizi lainnya meningkat selama kehamilan. Peningkatan energi dan zat gizi &#13;
tersebut diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin, pertambahan besarnya &#13;
organ kandungan, perubahan komposisi dan metabolisme tubuh ibu. Tujuan penelitian ini &#13;
adalah mengetahui pengaruh puding alpukat  terhadap perubahan kadar HB pada ibu &#13;
hamil anemia Diwilayah Kerja Puskesmas Gunung Medan Kabupaten Dharmasraya tahun &#13;
2020. Metode penelitian ini menggunakan metode  quasi-eksperimen  yaitu  One Group &#13;
Pretest-postest  kemudian data diolah dengan menggunakan uji  paired sampel test. &#13;
Populasi pada penelitian ini adalah 40 orang dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 13 &#13;
orang responden. Hasil penelitian ini didapatkan didapatkan rata-rata kadar HB sebelum &#13;
dilakukan pemberian puding alpukat pada ibu hamil sebanyak 9,8  gr/dl  dengan standar &#13;
deviasi 0,432, dan rata-rata kadar HB sesudah dilakukan pemberian puding alpukat pada &#13;
ibu hamil sebanyak 11,73  gr/dl  dengan standar deviasi 0,534.  Hasil penelitian ini &#13;
didapatkan perbedaan rata-rata  kadar HB  sebelum dan sesudah  -1,930  gr/dl    dengan &#13;
standar deviasi  0,281.  Hasil uji statistik didapatkan p value 0,000 artinya adanya &#13;
Pengaruh Puding Alpukat Terhadap Perubahan Kadar HB pada Ibu Hamil Anemia &#13;
Diwilayah Kerja Puskesmas Gunung Medan K.abupaten Dharmasraya tahun 2020. &#13;
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya Pengaruh Puding Alpukat Terhadap &#13;
Perubahan Kadar HB pada Ibu Hamil Anemia Diwilayah Kerja Puskesmas Gunung &#13;
Medan Kabupaten Dharmasraya tahun 2020. Saran pada pelayanan kesehatan  Sebagai &#13;
bahan masukan untuk  pihak  Puskesmas  terutama  bagian kebidanan untuk dapat &#13;
meningkatkan  mutu  pelayanan  kebidanan terkait dengan  memberikan  puding alpukat &#13;
untuk  meningkatkan kadar  HB pada ibu hamil. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9374">
                <text> Elvi Setiawati </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9375">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN  &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUTE KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9376">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
