<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/browse?output=omeka-xml&amp;page=147" accessDate="2026-05-14T09:00:51+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>147</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>3519</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="2087" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2077">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2087\pdf_skripsi_shinta.1.pdf</src>
        <authentication>2d31a20fdd52ab6e29520ed44076226c</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9520">
                <text>HUBUNGAN ANTARA KEJADIAN POST PARTUM BLUES DENGAN KELANCARAN PENGELUARAN ASI DI PUSKESMAS TIMPEH KABUPATEN DHAMASRAYA TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9521">
                <text>Ketidaklancaran ASI ini jika tidak segera ditangani akan mengakibatkan &#13;
kekhawatiran, kecemasan ibu dan was-was tidak dapat menyusui dengan &#13;
maksimal, apabila hal ini berkelanjutan menjadi post partum blues. Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui  Hubungan antara Kejadian Post Partum Blues &#13;
Terhadap Kelancaran Pengeluaran ASI di Puskesmas Timpeh Kecamatan Timpeh &#13;
Kabupaten Dhamasraya Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian metode &#13;
survey analitik dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan penelitian &#13;
cross-sectional.  Dengan analisa univariat dan bivariat. Populasi dari penelitian &#13;
adalah seluruh Ibu Nifas yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Timpeh Kabupaten &#13;
Dhamasraya  adalah  73  ibu nifas, dengan teknik pengambilan sampel adalah &#13;
consecutive sampling  yaitu 42 sampel.  Hasil penelitian didapatkan  dari 42 &#13;
responden  sebagian besar  26  responden (61,9%)  mengalami keidaklancaran &#13;
pengeluaran ASI pada ibu post partum, dan dari 42 responden sebagian besar 26 &#13;
responden (61,9%)  mengalami kejadian post partum blues. Hasil  uji statistik &#13;
terdapat  hubungan  antara kejadian post partum blues terhadap kelancaran &#13;
pengeluaran ASI yaitu (p=0.004). Maka didapatkan hasil bahwa terdapat &#13;
hubungan antara kejadian post partum blues terhadap kelancaran pengeluaran ASI. &#13;
Dengan hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan &#13;
wawasan tentang penanganan dan penatalaksanaan yang tepat saat mengalami &#13;
kejadian post partum blues, dan jika ibu mengalami kecemasan berlebihan maka &#13;
diharapkan pada suami atau keluaraga ibu dapat memberitahu tenaga kesehatan &#13;
agar dapat dikonsultasikan agar permasalahan yang dirasakan ibu teratasi dan &#13;
tidak memberikan efek buruk bagi ibu dan bayinya. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9522">
                <text>Marya Elfaya Shinta </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9523">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN&#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN   &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9524">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2086" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2076">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2086\skripsi_heniiiii.1.pdf</src>
        <authentication>c0734ece6f652d633d2d39707352274a</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9515">
                <text>EFEKTIVITAS PEMBERIAN TABLET FE + JUS BUAH BIT TERHADAP KADAR HENOGLOBIN PADA IBU HAMIL TM III DENGAN ANEMIA DI PUSKESMAS SEMERAP TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9516">
                <text>Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2015 sekitar 800 perempuan meninggal karena komplikasi kehamilan dan kelahiran anak. Berdasarkan laporan tahunan Puskesmas Semerap tahun 2019 terdapat 245 orang ibu hamil, yang mana 21 orang (8,57%) ibu hamil mengalami anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Pemberian Tablet Fe + Jus Buah Bit Terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil TM III dengan Anemia di Puskesmas Sumerap Tahun 2020. Jenis penelitian jenis analisis korelatif dengan menggunakan rancangan pra- eksperimen dengan desain two grup pretest posttest. Populasi adalah seluruh objek yang akan menjadi objek penelitian ini. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yaitu sebanyak 28 orang. Data dikumpulkan melalui observasi pada tanggal 02 – 10 Juli 2020. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik T test Independen dengan tingkat kemaknaan 95% α = 0,05. Hasil penelitian rata-rata kadar Hb ibu hamil anemia sebelum pemberian tablet Fe diberikan jus buah bir mean 9,46. Rata-rata kadar Hb ibu hamil anemia setelah pemberian tablet Fe plus jus buah bit mean 11,30. Rata-rata kadar Hb sebelum diberikan tablet Fe pada ibu hamil 9,40. Rata-rata kadar Hb setelah diberikan tablet Fe pada ibu ibu hamil 11,10. Terdapat Efektifitas Tablet Fe + Jus Buah Bit Terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Semerep Tahun 2020 (pvelue = 0,000). Pemberian jus buah bit dapat menurunkan tekanan darah. Diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya pada program KIA untuk dapat memberikan penyuluhan tentang manfaat, resiko, waktu mengkonsumsi tablet Fe, efek samping kekurangan Fe dan cara pencegahan kekurangan zat besi.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9517">
                <text>HENI DANIATI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9518">
                <text> INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKIT TINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9519">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2085" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2075">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2085\skripsi_rahmi_lupita_print.1.pdf</src>
        <authentication>d839b9e40b8dfa36c8b87ac0f0ba1457</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9510">
                <text>PENGARUH KOMPRES DAUN KUBIS(BRASSICA OLERACEA) TERHADAP NYERI PEMBENGKAKAN PAYUDARA IBU POST PARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUMPULAN KECAMATAN BONJOL TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9511">
                <text>Masalah yang dapat timbul pada masa nifas adalah pembengkakan payudara.Akibat dari pembengkakan payudara adalah rasa ketidak nyamana pada ibu berupa nyeri payudara berupa keras,demam, bayi sulit mengisap payudara,yang terjadi pada hari ke tiga sampai ke enam setelah persalinan,ketika asi secara normal dihasilkan.Salah satu upaya untuk mengurangi nyeri pembengkakan payudara secara non farmakologis adalah dengan menggunakan kompres daun kubis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengauh kompres daun kubis( brassica oleracea) terhadapa nyeri pembengkakan payudara ibu post partum.Metode penelitian pra-eksperimen melalui pendekatan One Group Pretest and Posttes Design.Populasi adalah ibu post partum usia 20-35 tahun yang berada di wilayah kerja puskesmas kumpulan tahun 2020 mengalami nyeri pembengkakan payudara sebanyak 25 orang. Sampel sebanyak 13 orang,yang di ambil secara purposive sampling.Pengolahan dan analisis data dilakukan secara komputerisasi.Hasil univariat di dapatkan rerata nyeri pembengkakan payudara sebelum pemberian kompres daun kubis median adalah 5,00.Rerata nyeri pembengkakan payudra setelah pemberian kompres daun kubis median adalah 2,00. Hasil bivariat penggunakan uji wilcoxon ada pengaruh kompres daun kubis(brassica oleracea) terhadap nyeri pembengkakan payudara di wilayah kerja puskesmas kumpulan kecamatan bonjol tahun 2020(p =0,001).Diharapkan pada petugas kesehatan agar memberikan pengobatan secara non farmakologis kepada ibu post partum untuk mengatasi nyeri pembengkakan payudara dengan menggunakan kompres daun kubis.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9512">
                <text>FEBRIANTI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9513">
                <text> INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9514">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2084" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2074">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2084\skripsi_rahmi_lupita_print.1.pdf</src>
        <authentication>d839b9e40b8dfa36c8b87ac0f0ba1457</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9505">
                <text>PENGARUH JUS NANAS (ANANAS SATIVUS) TERHADAP &lt;br /&gt;TINGGI FUNDUS UTERI PADA IBU NIFAS DI PMB “M” &lt;br /&gt;KUBANG AGUNG KABUPATEN KERINCI &lt;br /&gt;TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9506">
                <text>Angka Kematian Ibu (AKI) pada nifas di dunia mencapai 500.000 jiwa. Masa nifas (post partum) merupakan salah satu fase reproduksi wanita. Masa nifas melibatkan aspek fisik dan psikologi. Wanita akan mengalami perubahan keadaan setelah melahirkan. Perubahan fisiologis yang terjadi pada masa nifas yaitu pengerutan pada uterus yaitu suatu proses kembalinya uterus ke kondisi semula atau sebelum hamil dengan cara uterus berkontraksi. Tujuan untuk mengetahui pengaruh jus nanas terhadap penurunan tinggi fundus uteri pada ibu nifas di PMB “M” kubang agung kabupaten kerinci tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode the one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini ibu nifas di PMB “M” kubang agung kabupaten kerinci sebanyak 8 orang responden. Teknik pengembilan sampel menggunakan accidental sampling yang disesuaikan dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Analisis data menggunakan uji indefenden sample t tes. Dan hasil analisis didapatkan adanya pengaruh jus nanas terhadap penurunan tinggi fundus uteri pada ibu nifas di PMB “M” kubang agung kabupaten kerinci tahun 2020 dengan nilai (p = 0.011). Ada pengaruh jus nanas terhadap tinggi fundus uteri pada ibu nifas di PMB “M” kubang agung kabupaten kerinci tahun 2020. Saran untuk peneliti selanjutnya bisa lebih memaksimalkan lagi dalam melakukan penelitian ini dengan melihat variabel lainnya yang mempengaruhi penurunan tinggi fundus uteri pada ibu nifas.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9507">
                <text>RAHMI LUPITA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9508">
                <text>INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9509">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2083" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2073">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2083\skripsi_word_lengkap_niki_[1].pdf</src>
        <authentication>24069cc321c5d6ea59da6f54128c509e</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9500">
                <text>FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN IKTERUS PADA NEONATUS DI KLINIK KELUARGA SIKABAU KABUPATEN DHAMASRAYA TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9501">
                <text>Pada  tahun  2019 kejadian ikterus di Kabupaten Dharmasraya yang kejadian &#13;
terbanyak terdapat pada Klinik Keluarga Sikabau yaitu sebanyak 78 kasus dari 280 &#13;
bayi  dan sekitar  25%  -  50%  bayi  baru  lahir menderita  ikterus  pada  minggu &#13;
pertama.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  Faktor-faktor Yang &#13;
Berhubungan Dengan Kejadian Ikterus Pada Neonatus Di Klinik Keluarga Sikabau &#13;
Kabupaten Dharmasraya Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian  Cass &#13;
Control Study  dengan  pendekatan retrospektif.    Dengan analisa univariat dan &#13;
bivariat. populasi dari penelitian adalah  seluruh  ibu bersalin atau bayi lahir yang &#13;
tercatat dalam rekam medik Klinik Keluarga Sikabau dengan populasi kasus yaitu &#13;
78 dan populasi kontrol yaitu 202 bayi, dengan sampel kasus 20 dan sampel &#13;
kontrol 20, dengan teknik pengambilan sampel dalah  consecutive sampling. Dari &#13;
penelitian yang didapatkan bahwa dari 40 responden, 20 responden kasus (50,0%) &#13;
yang mengalami Ikterus dan 20 responden kontrol (50,0%) yang tidak ikterus, &#13;
dari 40 responden usia kehamilan lebih dari sebagian yaitu 29 responden (72,5%) &#13;
yang beresiko, dari 40 responden komplikasi kehamilan lebih dari sebagian yaitu &#13;
31 responden (77,5%) ibu tidak beresiko, dan dari 40 responden lebih dari &#13;
sebagian yaitu 27 responden (67,5%) yang memiliki berat badan lahir tidak &#13;
BBLR. Hasil penelitian uji statistik didapatkan ada hubungan usia kehamilan Ibu &#13;
(p=0,034), ada hubungan berat badan lahir (p=0,007) dengan kejadian ikterus &#13;
neonaturum dan tidak ada hubungan komplikasi kehamilan bu dengan Kejadian &#13;
ikterus neonaturum (p=0,449). Maka didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan &#13;
usia kehamilan dan BBLR denga  kejadian ikterus dan pada komplikasi &#13;
kehamilan tidak ada hubungan dengan kejadian ikterus. Dengan hasil penelitian &#13;
ini diharapkan pada ibu hamil selama kehamilan memperhatikan usia saat hamil, &#13;
serta mengkonsumsi makanan yang bergizi selama kehamilan, sehingga &#13;
mengurangi resiko bayi dengan ikterus. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9502">
                <text>Niki Afrita Aripin </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9503">
                <text> &#13;
PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN   &#13;
FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN   &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9504">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2082" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2072">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2082\skripsi_rahmi_lupita_print.1.pdf</src>
        <authentication>d839b9e40b8dfa36c8b87ac0f0ba1457</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9495">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN JUS NANAS (ANANAS COMOSUS) DAN MADU TERHADAP LUKA PERINEUM PADA IBU POSTPARTUM DI BPM “E” SAWAHLUNTO TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9496">
                <text>Pervelensi ibu bersalin yang mengalami robekan perineum di Indonesia pada golongan umur 25-30 tahun yaitu 24%, dan pada ibu umur 32-39 tahun sebesar 62%. Salah satu solusi bagi ibu post partum untuk mempercepat penyembuhan luka perineum salah satunya adalah pemberian jus nanas dan madu karena mengandung enzim bromelin, vitamin C dan glukose oksidase. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Jus Nanas (Ananas Comosus) dan Madu Terhadap Luka Perineum Pada Ibu Postpartum di BPM “E” Sawahlunto Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pra eksperimen dengan menggunakan desain statis group comparison. Dengan analisa univariat dan bivariat. Populasi penelitian adalah seluruh ibu nifas yang berada di PMB “E” Sawahlunto, sampel sebanyak 10 orang ibu nifas menggunakan teknik sampel yaitu accidental sampling. 5 responden diberikan perlakuan dengan pemberian jus nanas dan madu sebanyak 300ml, 2 kali dalam sehari selama 7 hari berturut – turut dan 5 responden tidak diberikan jus nanas dan madu. Hasil penelitian diperoleh rata - rata penyembuhan luka pada kelompok kontroladalah 10,20 dan rata - rata penyembuhan luka pada kelompok intervensi adalah 5,60. Uji analisis data yang digunakan adalah uji Mann Whithney hasilnya p value=0,007. Dengan hasil penelitian ini bahwa ada pengaruh yang signifikan antara lamanya penyembuhan luka perineum dengan yang tidak diberikan jus nanas (Ananas Comosus) dan madu dan yang diberikan jus nanas (Ananas Comosus) dan madu terhadap lamanya penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum sehingga diharapkan pemberian jus nanas (Ananas Comosus) dan madu dapat dijadikan rekomendasi dan menerapkannya pada ibu nifas untuk penyembuhan luka perineum.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9497">
                <text>RAHMADANI PUTRI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9498">
                <text> INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9499">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2081" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2071">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2081\SKRIPSI_INAWATI.1.pdf</src>
        <authentication>f3acff208ba5cf485b758ebe0b9e9cee</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9490">
                <text>EFEKTIFITAS PENYULUHAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG RESIKO TINGGI KEHAMILAN DI PUSKESMAS KAMBANG KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2020 &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9491">
                <text> &#13;
Kehamilan resiko tinggi adalah kehamilan yang dapat menyebabkan  ibu &#13;
hamil dan bayi menjadi  sakit atau meninggal  sebelum persalinan  berlangsung. &#13;
Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kehamilan resiko tinggi  adalah &#13;
perilaku ibu itu sendiri selama hamil  seperti  pengetahuan ibu.  Mengatasi hal &#13;
tersebut, diperlukan adanya penyuluhan kesehatan tentang resiko tinggi kehamilan &#13;
dengan menggunakan media audio visual. Penelitian ini bertujuan untuk melihat &#13;
efektifitas penyuluhan media audio visual terhadap pengetahuan ibu hamil tentang &#13;
resiko tinggi kehamilan.  Jenis penelitian yang digunakan adalah  Quasy &#13;
Eksperimental  dengan desain  One-Group Pre-Test-Post-Test.  Penelitian  &#13;
dilakukan  di Puskesmas Kambang Kabupaten Pesisir Selatan  pada bulan &#13;
Desember 2019-Agustus 2020. Populasi adalah semua ibu hamil yang berkunjung &#13;
Puskesmas Kambang berjumlah 78 orang. Pengambilan sampel menggunakan &#13;
teknik  purposive  sampling  dengan jumlah 30 orang. Pengumpulan data &#13;
menggunakan kuesioner. Analisis univariat menunjukkan  rata-rata pengetahuan &#13;
ibu hamil sebelum adalah 6,20  dan meningkat  sesudah diberikan penyuluhan &#13;
media audio visual adalah 11,57.  Hasil analisis bivariat didapatkan adanya &#13;
efektifitas penyuluhan media audio visual terhadap pengetahuan ibu hamil tentang &#13;
resiko tinggi kehamilan  (p = 0,000). Diharapkan kepada tenaga kesehatan agar &#13;
meningkatkan edukasi melalui konseling dan melakukan  pelayanan kesehatan &#13;
dengan upaya “ jemput bola” ke rumah ibu hamil agar masyarakat lebih paham &#13;
bagaimana merencanakan dan mengatur kehamilan serta persalinan yang aman &#13;
untuk menghindari terjadinya resiko tinggi kehamilan. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9492">
                <text>NILA IRAWATI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9493">
                <text>FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9494">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2080" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2070">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2080\skripsi_rahmi_lupita_print.1.pdf</src>
        <authentication>d839b9e40b8dfa36c8b87ac0f0ba1457</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9485">
                <text>PENGARUH JUS NANAS (ANANAS SATIVUS) TERHADAP TINGGI FUNDUS UTERI PADA IBU NIFAS DI PMB “M” KUBANG AGUNG KABUPATEN KERINCI TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9486">
                <text>Angka Kematian Ibu (AKI) pada nifas di dunia mencapai 500.000 jiwa. Masa nifas (post partum) merupakan salah satu fase reproduksi wanita. Masa nifas melibatkan aspek fisik dan psikologi. Wanita akan mengalami perubahan keadaan setelah melahirkan. Perubahan fisiologis yang terjadi pada masa nifas yaitu pengerutan pada uterus yaitu suatu proses kembalinya uterus ke kondisi semula atau sebelum hamil dengan cara uterus berkontraksi. Tujuan untuk mengetahui pengaruh jus nanas terhadap penurunan tinggi fundus uteri pada ibu nifas di PMB “M” kubang agung kabupaten kerinci tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode the one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini ibu nifas di PMB “M” kubang agung kabupaten kerinci sebanyak 8 orang responden. Teknik pengembilan sampel menggunakan accidental sampling yang disesuaikan dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Analisis data menggunakan uji indefenden sample t tes. Dan hasil analisis didapatkan adanya pengaruh jus nanas terhadap penurunan tinggi fundus uteri pada ibu nifas di PMB “M” kubang agung kabupaten kerinci tahun 2020 dengan nilai (p = 0.011). Ada pengaruh jus nanas terhadap tinggi fundus uteri pada ibu nifas di PMB “M” kubang agung kabupaten kerinci tahun 2020. Saran untuk peneliti selanjutnya bisa lebih memaksimalkan lagi dalam melakukan penelitian ini dengan melihat variabel lainnya yang mempengaruhi penurunan tinggi fundus uteri pada ibu nifas.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9487">
                <text>RAHMI LUPITA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9488">
                <text>INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9489">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2079" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2068">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2079\SKRIPSI_SARTIKA_ujian_jam_10.00_koreksi_terbaru.1.pdf</src>
        <authentication>8e8fd29937cb5913132b166cc9987987</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9480">
                <text>HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI IPV (INACTIVATED POLIO VACCINE) PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI RUMBAI KAB DHARMASRAYA TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9481">
                <text>Berdasarkan pencatatan dan pelaporan Puskesmas Sungai Rumbai Kabupaten &#13;
Dharmasraya dari bulan Januari sampai dengan November 2019 sasaran imunisasi &#13;
pada puskesmas ini  dari umur 4 bulan sampai 3 tahun yaitu sebanyak 888 orang, &#13;
Pada tahun 2018 baru mencapai 37%,  dan pada tahun 2019 mencapai 47,3%. &#13;
Rendahnya cakupan imunisasi IPV di Puskesmas Sungai Rumbai disebabkan oleh &#13;
beberapa faktor diantaranya adalah masih ada ibu yang tidak membawa bayinya &#13;
ke posyandu untuk diimunisasi, kurangnya informasi dan penyuluhan tentang &#13;
imunisasi yang diberikan kepada ibu.  Tujuan penelitian  ini adalah mengetahui &#13;
Hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian imunisasi IPV &#13;
(Inactivated Polio Vaccine)    pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai &#13;
Rumbai Kabupaten Dharmasraya Tahun 2020. Metode penelitian ini &#13;
menggunakan metode  Deskriptif Analitik  yaitu  cross sectional study  kemudian &#13;
data diolah dengan menggunakan uji  Chi-Square.  Populasi pada penelitian 888 &#13;
orang dan sampel  sebanyak 90 orang responden dan teknik pengambilan sampel &#13;
dengan random sampling yang dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai &#13;
Rumbai Kabupaten Dharmasraya Tahun 2020. Hasil penelitian didapatkan 54,4% &#13;
responden berpengetahuan  tidak  baik,  57,8% responden memiliki sikap  negatif &#13;
dan 52,2% responden  tidak diberikan Imunisasi IPV. Hasil uji statistik diperoleh &#13;
pengetahuan    p  value  = 0,000 (p&lt;α), sikap  p  value  = 0,000 (p&lt;α) maka dapat &#13;
disimpulkan adanya Hubungan pengetahuan  dan sikap  ibu dengan pemberian &#13;
imunisasi IPV pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Rumbai Kabupaten &#13;
Dharmasraya Tahun 2020. Kesimpulan dari penelitian ini  adalah kedua variabel &#13;
memiliki hubungan yang signifikan dengan pemberian imunisasi IPV, yaitu &#13;
pengetahuan dan sikap. Saran pada pelayanan kesehatan dapat dijadikan sebagai &#13;
bahan masukan atau informasi untuk petugas kesehatan, organisasi profesi atau &#13;
instansi terkait dengan masalah penelitian ini, sehingga dapat menambah atau &#13;
meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya Dalam imunisasi IPV pada &#13;
bayi. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9482">
                <text> Sartika Wulandari </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9483">
                <text> &#13;
PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN FAKULTAS &#13;
KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN PRIMA  &#13;
NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9484">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2078" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2069">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2078\SKRIPSI_NELVI_ROZANA.1.pdf</src>
        <authentication>9ca5ed7d88a85fa31b2d60e23b4e0a22</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9475">
                <text>PERBANDINGAN PEMBERIAN JUS APEL DENGAN JUS &#13;
TOMAT TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM PADA  IBU HAMIL TRIMESTER I DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMBANG KABUPATEN  PESISIR SELATAN TAHUN 2020 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9476">
                <text>Emesis gravidarum  terjadi dalam 12 minggu pertama kehamilan akibat &#13;
meningkatnya hormon esterogen dan Human Chorionic Gonadothropine. Emesis &#13;
gravidarum  dapat dikurangi dengan salah satu terapi non farmakologi yaitu jus &#13;
apel dan tomat. Tingginya kandungan vitamin B6 pada apel dan vitamin C pada &#13;
tomat dapat menurunkan asam lambung, sehingga mengurangi rasa mual pada ibu &#13;
hamil. Penelitian ini bertujuan untuk melihat mengetahui perbandingan pemberian &#13;
jus apel dengan jus tomat terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I &#13;
di wilayah kerja Puskesmas Kambang Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian &#13;
ini Quasy Eksperiment  rancangan non equivalent control group design. Populasi &#13;
adalah semua ibu hamil yang mengalami emesis gravidarum sebanyak 199 orang. &#13;
Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 11 &#13;
orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis univariat &#13;
menunjukkan rata-rata frekuensi  emesis gravidarum  pada ibu hamil trimester I &#13;
sebelum adalah 10,64 dan berkurang sesudah diberikan jus apel adalah 7,09. Rata-&#13;
rata frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I sebelum adalah 11,36 &#13;
dan berkurang sesudah diberikan jus tomat yaitu 9,00. Hasil analisis bivariat &#13;
didapatkan adanya perbandingan pemberian jus apel dengan jus tomat terhadap &#13;
emesis gravidarum  pada ibu hamil trimester I (p = 0,024). Disimpulkan bahwa &#13;
ada perbandingan pemberian jus apel dengan jus tomat terhadap  emesis &#13;
gravidarum pada ibu hamil trimester I, maka diharapkan kepada tenaga kesehatan &#13;
khususnya bidan di Puskesmas agar memberikan asuhan kebidanan dengan cara &#13;
alami kepada ibu hamil agar dapat mengurangi frekuensi  emesis gravidarum &#13;
seperti menerapkan terapi non farmakologi untuk mengurangi emesis gravidarum &#13;
pada ibu hamil trimester I dengan mengkonsumsi jus apel dan jus tomat. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9477">
                <text>NELVI ROZANA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9478">
                <text>FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9479">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
