<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/browse?output=omeka-xml&amp;page=145" accessDate="2026-05-14T07:19:55+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>145</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>3519</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="2107" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2097">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2107\Skripsi_Lengkap_lilis_betul.1.pdf</src>
        <authentication>eb2c803a88be06b8c554d8c3104abb1c</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9618">
                <text>Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang pemeriksaan kehamilan dengan Kepatuhan Dalam Pemeriksaan kehamilan di wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tutung Kabupaten Kerinci Tahun 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9619">
                <text>Kesehatan ibu dan perinatal merupakan masalah nasional yang perlu mendapat &#13;
prioritas utama,karena sangat menentukan kualitas sumber daya manusia pada &#13;
generasi mendatang.pada tahun 2019 target pencapaian  dipuskesmas sungai tutung &#13;
K1 95% dan cangkupan k4 adalah 100%.ibu hamil yang tidak patuh dalam &#13;
pemeriksaan kehamilan sebanyak(35,0%).tujuan penelitian ini adalah untuk &#13;
mengetahui hubungan pengetahuan sikap ibu hamil tentang pemeriksaan kehamilan &#13;
dengan kepatuhan dalam pemeriksaan kehamilan dipuskesmas sungai tutung &#13;
kabupaten kerinci tahun 2020.Metode penelitian metode  deskriptif analitik  dengan &#13;
desain cross sectional.populasi adalah semua ibu hamil yang berjumlah 53 sekaligus &#13;
sampel pengolahan dan analisa data dilakukan dengan komputerisasi menggunakan &#13;
uji statistic  chi-square  test  pada batas kemaknaan  0,05.Pengambilan data peneliti &#13;
dilakukan  dengan kunjungan sendiri kemasing masing ibu hamil,  Hasil penelitian &#13;
Lebih dari separoh Pengetahuan ibu hamil tentang pemeriksaan  kehamilan  56.6% &#13;
Tinggi  di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tutung Kabupaten  Kerinci Tahun &#13;
2020.Lebih dari separoh sikap ibu hamil tentang pemeriksaan  kehamilan  62,3% &#13;
posistif  di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tutung Kabupaten  Kerinci Tahun &#13;
2020.Lebih dari separoh kepatuhan ibu hamil tentang pemeriksaan kehamilan 73.6% &#13;
patuh dalam melakukan  pemeriksaan kehamilan  di Wilayah Kerja Puskesmas &#13;
Sungai Tutung  kabupaten Kerinci Tahun 2020.Terdapat hubungan yang bermakna &#13;
antara  Pengetahuan dengan kepatuhan dalam melakukan kepatuhan pemeriksaan &#13;
Kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tutung Kabupaten Kerinci Tahun &#13;
2020 P-value( 0.012&lt;0.05).Terdapat hubungan yang bermakna antara  Pengetahuan &#13;
dengan kepatuhan dalam melakukan kepatuhan pemeriksaan Kehamilan di Wilayah &#13;
Kerja Puskesmas Sungai Tutung Kabupaten  Kerinci Tahun 2020  P-value  ( &#13;
0.011&lt;0.05) Dapat disarankan bahwa hendaknya Bidan yang bertugas di Puskesmas &#13;
Sungai Tutung  memberikan  Pengarahan dengan melakukan bahwa Kunjungan &#13;
kehamilan sangatlah penting dan dinginkan atau ibu harus memiliki pengetahuan dan &#13;
sikap yang positif dalam kunjungan Kehamilan di Puskesmas  &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9620">
                <text>Lilis Citra Yani   </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9621">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA  BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2106" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2096">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2106\Skripsi_Dina_Aprila_Kelas_Pessel_Gel.2_Finish[1]-dikonversi_2.pdf</src>
        <authentication>d2307f8ffcc36f2b406537ce9168d370</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9613">
                <text>Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Pucuk Labu Kuning Terhadap Kadar Hb Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas semerap Tahun 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9614">
                <text> Dina Aprila </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9615">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="37">
            <name>Contributor</name>
            <description>An entity responsible for making contributions to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9616">
                <text> &#13;
World  Health  Organization  (WHO) mengungkapkan angka Kematian Ibu (AKI) di &#13;
dunia mencapai angka 289.000 jiwa. Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu &#13;
indikator yang penting untuk menentukan derajat kesehatan masyarakat, salah satu &#13;
penyebab kematian ibu adalah anemia, angka kejadian anemia di Kabupaten Kerinci &#13;
sebear 18,33%. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian &#13;
pucuk labu kuning terhadap peningkatan kadar Hb ibu hamil. Metode penelitian yang &#13;
digunakan adalah analisis korelatif dengan menggunakan rancangan Quasyeksperimen &#13;
dengan  desain one grup pretest posttest. Tempat penelitian di Puskesmas Semerap. &#13;
Jumlah sampel yang digunakan adalah 7 responden dengan  Teknik pengambilan &#13;
sampel adalah purposive sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini &#13;
adalah univariat dan bivariat menggunakan uji statistic paired sample t-test. Hasil &#13;
penelitian menunjukkan bahwa rata-rata Hb sebelum dilakukan intervensi adalah &#13;
10,429 gr% dan kadar hb sesudah intervensi adalah 11,8 gr%. Ada pengaruh kadar Hb &#13;
ibu hamil sebelum dengan sesudah intervensi, dari uji statistic didapatkan p-value &#13;
0,000 (p&lt;0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh daun rebusan &#13;
pucuk labu kuning terhadap peningkatan kadar Hb dan diharapkan dapat menambah &#13;
wawasan masyarakat terhadap pucuk labu kuning dalam meningkatkan kadar Hb. &#13;
Diharapkan ibu hamil dapat mengkonsumsi pucuk labu kuning sebagai alternative &#13;
dalam meningkatkan kadar Hb. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9617">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2105" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2095">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2105\Skripsi_Print_Rika_Diana.1.pdf</src>
        <authentication>a545626141543cdbaa08a70eca718495</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9608">
                <text>HUBUNGAN UMUR IBU DAN PARITAS TERHADAP KEJADIAN HYPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS LEMBAH BINUANG KECAMATAN PASAMAN KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9609">
                <text>Menurut World Health Organization (WHO) jumlah kejadian hiperemesis &#13;
gravidarum mencapai 12,5 % dari jumlah seluruh kehamilan di dunia. Mual dan &#13;
muntah dapat mengganggu dan membuat  ketidakseimbangan cairan pada cairan &#13;
pada jaringan ginjal dan hati menjadi nekrosis. Salah satu penyebab kematian Ibu &#13;
adalah komplikasi kehamilan yang diantaranya hyperemesis gravidarum. Tujuan &#13;
umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan  umur ibu  dan paritas &#13;
terhadap kejadian hyperemesis gravidarum.  Jenis penelitian adalah penelitian &#13;
deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada &#13;
penelitian ini adalah seluruh sasaran  ibu hamil yang mendapatkan pelayanan &#13;
antenatal care  di Puskesmas Lembah Binuang sepanjang tahun 2020, yaitu 33 &#13;
orang ibu hamil dengan 8 kasus hyperemesis gravidarum. Teknik sampling yang &#13;
digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Total sampling.. Pengumpulan data &#13;
menggunakan lembar observasi.Analisis data meliputi analisis univariat dan &#13;
analisis bivariat menggunakan uji  chi-square.Hasil penelitian terdapat hubungan &#13;
yang signifikan antara umur ibu dengan kejadian hyperemesis gravidarum dengan &#13;
nilai p = 0,047. Berdasarkan hasil analisis lebih lanjut didapatkan nilai OR = 6,37, &#13;
artinya ibu hamil dengan kategori usia resti berpeluang 6,37 kali lebih besar untuk &#13;
mengalami kejadian hyperemesis gravidarum jika dibandingkan dengan ibu yang &#13;
tidak resiko tinggi berdasarkan umur dan terdapat hubungan yang signifikan &#13;
antara paritas dengan kejadian hyperemesis gravidarum dengan nilai  p = 0,018. &#13;
Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara umur ibu dan &#13;
paritas dengan kejadian hyperemesis gravidarum pada ibu hamil di Puskesmas &#13;
Lembah Binuang. Untuk itu diharapkan kepada pihak Puskesmas Lembah &#13;
Binuang agar selalu melakukan tindakan-tindakan pencegahan terhadap patologis &#13;
dalam kehamilan termasuk kejadian hyperemesis gravidarum. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9610">
                <text>RIKA DIANA SIREGAR</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9611">
                <text> INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARABUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9612">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2104" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2094">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2104\REVISI_SETELAH_UJIAN_HENI_PURWANTI_28_AGUS_ok.1.pdf</src>
        <authentication>1eb3f2076ac654fe7820f7ccee18f9ef</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9603">
                <text>PENGARUH MADU SIALANG TERHADAP FREKUENSI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIALANG TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9604">
                <text>Kehamilan merupakan proses yang alamiah dari seorang wanita, namun selama &#13;
kunjungan antenatal sebagian ibu hamil akan mengeluh mengenai ketidak &#13;
nyamanan selama kehamilan. Salah satu ketidaknyamanan yang sering dikeluhkan &#13;
oleh ibu hamil yaitu mual dan muntah pada trimester I kehamilan.  Tujuan &#13;
penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Madu Sialang Terhadap Frekuensi &#13;
Mual Muntah Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Tahun 2020. &#13;
Metode penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimen yaitu One Group &#13;
Pretest-postest.  Populasi  pada  penelitian ini sebanyak 237 orang dan  Sampel &#13;
dalam sebanyak 5 orang responden. Data di uji menggunakan paired sampel t test. &#13;
Hasil penelitian ini didapatkan  rata-rata frekuensi mual muntah sebelum &#13;
dilakukan pemberian madu sialang pada ibu hamil sebanyak 5,80 dengan standar &#13;
deviasi 0,837, dan rata-rata frekuensi mual muntah sesudah dilakukan pemberian &#13;
madu sialang pada ibu hamil  sebanyak 2,40 dengan standar deviasi 1,140. Hasil &#13;
penelitian ini Didapatkan perbedaan rata-rata frekuensi mual muntah sebelum dan &#13;
sesudah 3,400 dengan standar deviasi 0,548. Hasil uji statistik didapatkan p value &#13;
0,0001 artinya adanya Pengaruh Madu Sialang Terhadap Frekuensi Mual Muntah &#13;
Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Tahun 2020. Kesimpulan &#13;
dalam penelitian ini adalah adanya Pengaruh Madu Sialang Terhadap Frekuensi &#13;
Mual Muntah Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Tahun 2020. &#13;
Saran pada pelayanan kesehatan sebagai masukan bagi pihak Puskesmas Sialang &#13;
dalam penatalaksanaan emesis gravidarum pada ibu hamil khususnya &#13;
penatalaksanaan secara non farmakologis dengan memanfaatkan madu sialang. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9605">
                <text>Heni Purwanti </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9606">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA &#13;
BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9607">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2103" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2093">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2103\Skripsi_Wany_Yulita_Purba.1.pdf</src>
        <authentication>0dadcda3ccae5e2c8f6c77258a2b9512</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9599">
                <text>Efektivitas Pemberian Pisang Ambon Terhadap Peningkatan Kadar Hb Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Semerap Tahun 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9600">
                <text>Wany Yulita Purba</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9601">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9602">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2102" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2092">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2102\REVISI_SKRIPSI_DEVIRA_AMBARLINY_28_DESEMBER.1.pdf</src>
        <authentication>cebace2f4ee0061994dbd72e999ad154</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9594">
                <text>PENGARUH NUGGET TEMPE TERHADAP BERAT BADAN BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIALANG KABUPATEN DHARMASRAYA TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9595">
                <text>Data Kabupaten/Kota Dharmasraya memiliki balita sebanyak 17.350 orang balita, &#13;
terdapat 311 orang balita yang mengalami  berat badan kurang  dengan 23,5%. &#13;
Upaya untuk  mengurangi terjadinya  berat badan balita    pada anak balita yaitu &#13;
dengan memberikan makanan yang bergizi pada anak nya.  Untuk itu peneliti &#13;
memanfaatkan  makanan ciri khas Dharmasraya  agar menjadi makanan yang &#13;
bergizi seperti nugget tempe untuk anak-anak karena manfaat tempe yang begitu &#13;
banyak sehingga bisa meningkatkan berat badan balita di daerah Dharmasraya. &#13;
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Nugget Tempe Terhadap Berat &#13;
Badan Balita  Di Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Kabupaten Dharmasraya &#13;
Tahun 2020. Metode penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimen yaitu &#13;
One Group Pretest-postest kemudian data diolah dengan menggunakan uji paired &#13;
sampel test. Populasi pada penelitian ini adalah 92 orang dan sampel dalam &#13;
penelitian ini sebanyak 16 orang responden. Hasil penelitian ini  rata-rata BB &#13;
sebelum dilakukan pemberian nugget tempe pada balita  sebanyak  8,250  dengan &#13;
standar deviasi  0,6044  dan  rata-rata BB sesudah dilakukan pemberian nugget &#13;
tempe pada balita  sebanyak  8,381  dengan standar deviasi  0,585.  Hasil uji &#13;
normalitas BB sebelum (p=0,371), BB post (p=0,112) sehingga dapat disimpulkan &#13;
semua data berdistribusi normal.  Perbedaan  rata-rata  BB  sebelum  dan sesudah &#13;
0,1312  dengan standar deviasi  0,1138.  Hasil uji statistik didapatkan p value &#13;
0,0001 artinya adanya Pengaruh Nugget Tempe Terhadap Berat Badan Balita  Di &#13;
Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Kabupaten Dharmasraya Tahun 2020. &#13;
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya  Pengaruh Nugget Tempe &#13;
Terhadap Berat Badan Balita  Di Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Kabupaten &#13;
Dharmasraya Tahun 2020. Saran pada pelayanan kesehatan dapat meningkat berat &#13;
badan anak dengan pemberian tempe pada anak balita yang mengalami  berat &#13;
badan balita . </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9596">
                <text> Devira Ambarlinny </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9597">
                <text> &#13;
PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA &#13;
BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9598">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2101" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2091">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2101\SKRIPSI_REVISI_UCE_FIX.1.pdf</src>
        <authentication>0804726852ec5968c27d1654f5b169d1</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9589">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN SAYUR PARE TEHADAP VOLUME ASI &#13;
PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS &#13;
 SIULAK DERAS KABUPATEN KERINCI TAHUN 2020 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9590">
                <text>Berdasarkan data  dari  Profil  Kesehatan Rebuplik  Indonesia ASI selama &#13;
tahun 2014 capaian ASI ekslusif di Indonesia mengalami penurunan sebesar 49%. &#13;
Data Puskesmas menunjukkan sebanyak 59 % yang mendapatkan ASI Eksklusif &#13;
sedangkan 41% bayi belum mendapatkan ASI Eklusif, hal ini disebabkan oleh &#13;
berbagai faktor    yang mempengaruhi. Diantaranya ibu merasa ASI nya kurang &#13;
cukup untuk memenuhi kebutuhan bayinya sehingga ibu telah memberikan &#13;
makanan tambahan kepada bayinya sebelum umur 6 bulan dengan berbagai alasan &#13;
kesibukan ibu, sehingga ASI eklusif yang diharapkan sulit untuk tercapai. Upaya &#13;
dalam penanggulangan ASI Ekslusif dapat menggunakan metode tradisionl, yaitu &#13;
dengan  mengkonsumsi sayur pare.  Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui &#13;
pengaruh pemberian sayur pare terhadap volume ASI pada ibu menyusui. Desain &#13;
yang digunakan dalam penelitian ini yaitu desain penelitian kuasi eksperimen one &#13;
group pretest dan post test.  populasinya adalah  ibu menyusui. Teknik &#13;
pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah  purposive sampling .Alat &#13;
pengumpulan data yaitu lembar observasi. Sampel berjumlah  11  orang. Uji &#13;
analisis data univariat dilakukan dengan melihat uji normalitas data (uji shapiro &#13;
wilk) dan uji analisis bivariat dengan menggunakan uji paired t-test. Hasil analisis &#13;
univariat diketahui sebelum diberikan sayur pare  adalah  17,09  dan sesudah &#13;
diberikan sayur pare  adalah  26,18. Hasil analisis bivariat ada pengaruh &#13;
peningkatan volume ASI sesudah diberikan sayur pare, dengan menunjukan hasil &#13;
(p-value 0,000) maka dapat disimpulkan adanya pengaruh pemberian  sayur pare &#13;
terhadap volume ASI. Dengan adanya pengaruh dari hasil penelitian ini, supaya &#13;
agar lebih rutin lagi memanfaatkan sayur pare untuk meningkatkan volume ASI. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9591">
                <text>UCE NOVRATILOVA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9592">
                <text> INSTITUT KESEHATAN PRIMA  &#13;
NUSANTARA BUKITTINGGI  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9593">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2100" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2090">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2100\Skripsi_yulia_ulva_revisi_fix_-_2_Betul.1.pdf</src>
        <authentication>0215ad992f406c0519a15824122e6b80</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9584">
                <text>PERBANDINGAN PEMBERIAN KOMBINASI OKSITOSIN DAN MISOPROSTOL DENGAN PEMBERIAN OKSITOSIN TERHADAP JUMLAH DARAH KALA III DAN KALA IV DI RSUD SAWAHLUNTO DAN BPM ERMI B KOTA SAWAHLUNTO TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9585">
                <text>Perdarahan pasca persalinan merupakan suatu kejadian kegawatdaruratan yang dapat diramalkan. Karena itu sangat penting melakukan tindakan pencegahan perdarahan pasca persalinan dengan pemberian obat-obat uterotonika.. Pemberian kombinasi misoprostol dan oksitosin telah dilakukan di RSUD Sawahlunto pada penatalaksanaan aktif kala III untuk mencegah perdarahan post partum. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan pemberian kombinasi oksitosin dan misoprostol dengan pemberian oksitosin terhadap jumlah darah kala III dan kala IV. Jenis penelitian ini pra eksperimen, dengan rancangan perbandingan 2 kelompok (post only two group design. Populasi semua ibu bersalin di RSUD Sawahlunto dengan jumlah rata-rata 40 orang per bulan, dan semua ibu bersalin di BPM Ermi B dengan jumlah rata-rata 40 orang per bulan. Jumlah sampel 16 orang, diambil secara convenience sampling. Pengolahan dan analisa data dilakukan secara komputerisasi. Hasil univariat diketahui jumlah darah kala III dan kala IV pasien yang diberikan kombinasi oksitosin dan misoprostol adalah 177,25 + 59,916 cc dan jumlah darah kala III dan kala IV pasien yang diberikan oksitosin adalah 340,13 + 48,743 cc. Disimpulkan ada perbedaan pemberian kombinasi oksitosin dan misoprostol dengan pemberian oksitosin terhadap jumlah darah kala III dan kala IV di RSUD Sawahlunto dan BPM Ermi B Kota Sawahlunto tahun 2020, dengan perbandingan 177,25 : 340,13 cc. Diharapkan pada institusi kesehatan khususnya penolong persalinan agar memberikan kombinasi oksitosin dan misoprostol pada penanganan aktif kala III pada ibu bersalin untuk mencegah terjadinya perdarahan kala III dan kala IV.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9586">
                <text>YULIA ULVA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9587">
                <text> INSTITUT KESEHATAN  &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9588">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2099" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2089">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/95\2099\SKRIPSI_LUSI_FITRIA_kelas_Sumbar_2_selesai.1.pdf</src>
        <authentication>ccf702569d63bd266082ec71cb4598b5</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="95">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8999">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9579">
                <text>PENGARUH LATIHAN ABDOMINAL STRETCHING TERHADAP SKALA NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 6 PAYAKUMBUH WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARIT RANTANG TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9580">
                <text>Haid atau menstruasi adalah perdarahan secara periodik dan siklus dari &#13;
uterus yang disertai dengan pelepasan endometrium. Dismenore adalah aliran &#13;
menstruasi yang sulit atau aliran menstruasi yang mengalami nyeri.  Nyeri &#13;
adalah suatu pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan &#13;
akibat dari kerusakan jaringan yang bersifat subjektif.  Salah satu cara &#13;
menghilangkan rasa nyeri secara  non farmakologi adalah dengan melakukan &#13;
latihan  abdominal stretching.  Latihan peregangan otot perut membantu &#13;
meningkatkan perfusi darah ke uterus dan merileksasikan otot-otot uterus. &#13;
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  Pengaruh Latihan  Abdominal &#13;
Stretching  Terhadap Nyeri haid pada remaja Putri SMPN 6 payakumbuh &#13;
Wilayah Kerja Puskesmas Parit Rantang. Penelitian ini menggunakan metode &#13;
quasi eksperiment dengan one group pre-post test  design dengan jumlah &#13;
populasi 14  orang dengan menggunakan teknik  Accidental sampling,  di &#13;
dapatkan sampel sebanyak 8  responden dengan pengambilan data &#13;
menggunakan lembar observasi. Selanjutnya dilakukan uji statistik normaliti &#13;
Shapiro wilk  dengan hasil data  tidak terdistribusi normal.  Sehingga  analisis &#13;
bivariate menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan rerata skala &#13;
nyeri haid sebelum latihan abdominal stretching pada remaja putri yaitu 4,75. &#13;
Sedangkan setelah  latihan didapatkan pengurangan gejala dengan angka rata-&#13;
rata 0.5. Dari hasil uji  p value  di dapatkan hasil p  = 0.008  dimana p  &lt;0,05 &#13;
yang berarti ada pengaruh  latihan Abdominal Stretching  terhadap nyeri haid &#13;
pada remaja Putri Wilayah kerja Puskesmas Parit Rantang. Latihan membuat &#13;
peredaran darah menjadi lancar, sehigga merangsang hormone endorphin yang &#13;
dapat menghilangkan rasa nyeri.  Diharapkan  latihan  ini dapat dijadikan &#13;
alternatif untuk mengatasi nyeri haid dan para peneliti lainnya dapat meneliti &#13;
faktor lain yang dapat mengurangi nyeri haid pada reponden. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9581">
                <text>LUSI FITRIA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9582">
                <text> INSTITUT KESEHATAN &#13;
PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9583">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2098" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2088">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/94\2098\Huzaifah_Nurshal_STR.Keb_SELESASAI_UJIAN-2_vdf.1.pdf</src>
        <authentication>d3b076e54128582b0f7aaa261a0d6b86</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="94">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="8998">
                  <text>SARJANA TERAPAN KEBIDANAN</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9574">
                <text>EFEKTIFITAS PENYULUHAN KONTRASEPSI PADA IBU YANG TIDAK MENGGUNAKAN KONTRASEPSI TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG KONTRASEPSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIALANG KABAPATEN DHARMASRAYA TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9575">
                <text>Cakupan peserta KB baru dan KB aktif di Indonesia pada tahun 2014 dengan &#13;
jumlah  Ibu  (PUS) sebanyak  47.019.002.  Sedangkan  di Puskesmas Sialang &#13;
Kabupaten Dharmasraya jumlah ibu yang tidak ber KB 548 orang, dan rata-rata &#13;
perbulannya 45 orang. Karena semakin banyak nya ibu yang tidak menggunakan &#13;
kontrasepsi oleh sebab itu perlu dilakukan penyuluhan tentang Kontrasepsi untuk &#13;
meningkatkan Pengetahuan Ibu  tentang kontrasepsi. Tujuan penelitian ini adalah &#13;
mengetahui  Efektifitas Penyuluhan Kontrasepsi Pada Ibu Yang Tidak &#13;
Menggunakan Kontrasepsi Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Kontrasepsi Di &#13;
Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Kabapaten Dharmasraya tahun 2020. Metode &#13;
penelitian ini menggunakan metode  quasi-eksperimen yaitu One Group Pretest-&#13;
postest  kemudian data diolah dengan menggunakan uji wilcoxon test. Jumlah ibu &#13;
yang tidak ber KB 548 orang, dan rata-rata perbulannya 45 orang. Populasi dalam &#13;
penelitian ini adalah 45 orang ibu yang tidak ber KB di Puskesmas Sialang &#13;
Kabupaten Dharmasraya Tahun 2020.  Hasil penelitian ini  Didapatkan dari 14 &#13;
orang responden  pengetahuan  sebelum dilakukan  Penyuluhan Kontrasepsi Pada &#13;
Ibu  sebanyak 10,50 dengan Min-Maks 9-15 dan pengetahuan sesudah dilakukan &#13;
Penyuluhan Kontrasepsi Pada Ibu  sebanyak  14,00  dengan  Min-Maks  12-15. &#13;
Perbedaan  pengetahuan  sebelum dan sesudah  Penyuluhan Kontrasepsi Pada Ibu &#13;
sebanyak 2,971 dengan mean rank 6,6. Hasil uji statistik didapatkan p value 0,003 &#13;
artinya adanya  Efektifitas Penyuluhan Kontrasepsi Pada Ibu Yang Tidak &#13;
Menggunakan Kontrasepsi  Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Kontrasepsi Di &#13;
Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Kabapaten Dharmasraya tahun 2020. &#13;
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya  Efektifitas Penyuluhan &#13;
Kontrasepsi Pada Ibu Yang Tidak Menggunakan Kontrasepsi Terhadap &#13;
Pengetahuan Ibu Tentang Kontrasepsi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sialang &#13;
Kabapaten Dharmasraya tahun 2020. Saran pada pelayanan kesehatan dapat &#13;
meningkatkan kegiatan penyuluhan pada masyarakat untuk menambah &#13;
pengetahuan Ibu. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9576">
                <text>Huzaifah Nurshal </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9577">
                <text>PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN &#13;
INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA  &#13;
BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="9578">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
