<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/browse?output=omeka-xml&amp;page=135" accessDate="2026-08-31T08:22:21+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>135</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>3778</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="2468" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2453">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2468\KUMPULAN_SKRIPSI_WELDA.1.pdf</src>
        <authentication>d0e4b14174245dd2b33a621a76ff76f4</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11403">
                <text> Pengaruh Pelaksanaan Cuci Tangan Bersih Dengan                  &#13;
MetodeBermain  Puzzle  Terhadap Kemampuan Cuci &#13;
Tangan  Pada Anak Tunagrahita Di SLB Husni Murni &#13;
Kabupaten Pasaman Tahun 2019 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11404">
                <text>Anak Tunagrahita mengalami keterbatasan khusus dalam perawatan diri sendiri,cenderung anak masih bergantung ke orang tua,oleh sebab itu anak tunagrahita d ajarkan untuk melakukan cuci tangan bersih di sekolah agar mereka mampu menjaga kesehatannya sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan melakukan cuci tangan bersih anak tunagrahita melalui metode bermain puzzle di SLB Husni Murni Kabupaten Pasaman Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan rancangan pre-post test dalam satu kelompok (One-Group Pretest-Posttest design). Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 18 anak.Hasil penelitian didapatkan Cuci Tangan Bersih Anak Tunagrahita Sebelum penerapan metode bermain puzzle di SLB Husni Murni Kabupaten Pasaman Tahun 2019 adalah 1,06. Rata-Rata Kemampuan Melakukan Cuci Tangan Bersih Anak Tunagrahita Sesudah penerapan metode bermain puzzle adalah 3,33. Terdapat ada pengaruh penerapan metode bermain puzzle untuk meningkatkan kemampuan melakukan cuci tangan bersih pada anak tunagrahita. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bermain puzzle sangat efektif, jadi, metode bermain puzzle dapat menjadi pertimbangan orang tua dan para guru untuk meningkatkan kemampuan melakukan cuci tangan bersih pada anak dalam kehidupan sehari-hari.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11405">
                <text>Welda Yendrita </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11406">
                <text>institut kesehatan prima nusantara bukittinggi </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11407">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2467" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2452">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2467\MANUSKRIP_111.2.pdf</src>
        <authentication>2eddd6887fb732adc32ce569fbb84400</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11398">
                <text>Efektivitas Terapi Teknik Relaksasi Autogenik Terhadap Penurunan Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) Pada Lansia Diwilayah Kerja Puskesmas Tapus Tahun 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11399">
                <text> &#13;
Prevalensi penderita hipertensi Indonesia menunjukkan sebanyak 1,8% sampai 28,6% &#13;
penduduk yang berusia diatas 20 tahun adalah penderita hipertensi. Relaksasi autogenik ialah &#13;
sejenis hipnosis kawalan sendiri yang menggunakan bayangan penglihatan untuk &#13;
menghasilkan relaksasi dan memanaskan badan secara sistematik. Data hasil survei yang &#13;
dilakukan peneliti pada tanggal 21 Desember 2018, terdapat 126 orang. Tujuan penelitian ini &#13;
untuk mengetahui efektivitas terapi teknik relaksasi autogenik terhadap penurunan tekanan &#13;
darah tinggi (hipertensi) pada lansia Diwilayah Kerja Puskesmas Tapus Tahun 2018. Populasi &#13;
dalam penelitian ini adalah 126 orang. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 8 sampai &#13;
15 Februari 2018. Penelitian ini Desain penelitian yang digunakan adalah quasy-eksperimen &#13;
yaitu one group pra-post test design dengan menggunakan uji t tes dependen. Hasil penelitian &#13;
di dapatkan Perbedaan rata-rata tekanan darah sistole sebelum dan sesudah terapi teknik &#13;
relaksasi autogenik adalah 27,647 dengan standar deviasi 10,914. Nilai mean perbedaan &#13;
tekanan darah diastole sebelum dan sesudah terapi teknik relaksasi autogenik adalah 5,623 &#13;
dengan standar deviasi 5,623. Hasil uji statistik didapatkan p value 0,000 dan 0,001 maka &#13;
dapat disimpulkan bahwa terapi teknik relaksasi autogenik efektif terhadap penurunan &#13;
tekanan darah pada lansia di wilayah Kerja Puskesmas Tapus Tahun 2018. Disarankan &#13;
penelitian ini dapat dimasukkan dalam SOP bagi perawat diwilayah kerja Puskesmas Tapus &#13;
khususnya program penangulangan penyakit tidak menular pada kasus  hipertensi. &#13;
Memberikan Pendidikan kesehatan  serta dischart planning pemulangan pasien sebagai &#13;
tindakan mandiri sederhana yang bisa dilakukan pasien dirumah. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11400">
                <text>institut kesehatan prima nusantara bukittinggi </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11401">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11402">
                <text>masitah</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2466" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2451">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2466\Skripsifg.1.pdf</src>
        <authentication>0c0bd3fd2573aab951dda766a5c0e97b</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11393">
                <text>Hubungan Pengetahuan Dengan Kecemasan Mahasiswa S1 &#13;
Keperawatan Institut Kesehatan Prima Nusantara  &#13;
Bukittinggi Terhadap Penularan Covid-19 &#13;
 Pada Tahun 2020 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11394">
                <text> &#13;
Virus corona  atau  covid-19 merupakan keluarga besar virus yang dapat &#13;
menyebabkan penyakit pada hewan dan manusia. Dari data laboratorium riset &#13;
penyakit FK UNAND menyebutkan bahwa dari bulan maret sampai bulan juli &#13;
2020 sudah terkonfirmasi pasien yang positif covid-19 sebanyak 849 orang. &#13;
Kecemasan  (anxiety)  adalah keadaan emosi yang muncul saat individu sedang &#13;
stress, dan ditandai oleh perasaan tegang, pikiran yang membuat individu merasa &#13;
khawatir dan respon fisik .Pengetahuan adalah suatu hasil rasa ingin tahu melalui &#13;
proses sensoris, terutama mata dan telinga terhadap objek tertentu.  Tujuan &#13;
penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan pengetahuan &#13;
dengan kecemasan mahasiswa s1 keperawatan Institut Kesehatan Prima Nusantara &#13;
Bukittinggi terhadap penularan covid-19 pada tahun 2020. Jenis penelitian ini &#13;
kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini ada 76 &#13;
responden. Teknik pengambilan sampel  yang digunakan  total sampling  dan &#13;
pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar kuesioner serta diolah &#13;
dengan komputerisasi.  Data dianalisis menggunakan  uji  chi square.  Hasil &#13;
penelitian ini  26 responden dengan pengetahuan kurang baik,  18 responden &#13;
memiliki kecemasan sedang   dan dari 50 responden dengan pengetahuan baik 9 &#13;
responden memiliki kecemasan berat.  Hasil uji statistik  hubungaan antara &#13;
pengetahuan dengan kecemasan mahasiswa s1 keperawatan Institut Kesehatan &#13;
Prima Nusantara Bukittinggi tahun 2020  diperoleh nilai  p-value 0,205  (p&lt;0,05) &#13;
artinya tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan mahasiswa S1 &#13;
keperawatan  Institut Kesehatan Prima Nusantara  Bukittinggi tahun 2020. &#13;
Berdasarkan penelitian ini diharapkan kepada responden yang berada di Institut &#13;
Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi agar mengikuti prosedur yang telah &#13;
ditetapkan pemerintah.   </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11395">
                <text>MAIYONI ZAKIAH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11396">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI &#13;
TAHUN 2020 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11397">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2465" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2450">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2465\SKRIPSI_PINTARI_HONESTY.1.pdf</src>
        <authentication>cbbc68fbaa1ebdf0b896c203d6a4fee5</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11388">
                <text>PENGARUH SUCTION TERHADAP KADAR SATURASI OKSIGEN PASIEN KOMA DI RUANG ICU RSUD MOHAMMAD NATSIR KOTA SOLOK 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11389">
                <text>Koma adalah penuruanan kesadaran dan respon yang sangat dalam. Pasien koma &#13;
sering mengalami permasalahan terutama penumpukan sekret yang dikarenakan &#13;
pasien koma mengalami penurunan reflek batuk. Sehingga pasien perlu dilakukan &#13;
suction  untuk membebaskan jalan napas dari sekret. Fenomena yang terjadi di &#13;
ruang ICU RSUD Mohammad Natsir  setiap pasien koma yang memiliki sekret &#13;
pada saluran napas dilakukan  suction. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui &#13;
pengaruh  Suction Terhadap Kadar Saturasi Oksigen Pasien Koma Diruang ICU &#13;
RSUD Mohammad Natsir Kota Solok Tahun 2020. Jenis penelitian ini kuantitatif &#13;
dengan menggunakan metode Pra Eksperimen dan pendekatan One Group Pretest &#13;
Postest serta diolah dengan komputerisasi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah &#13;
8 responden  dengan teknik pengambilan sampel  Non Probability  Sampling &#13;
(purposive sampling).  Berdasarkan hasil uji normalitas  Shapiro-Wilk  dapat &#13;
disimpulkan bahwa data terdistribusi normal. Sehingga  dengan menggunakan &#13;
analisa paired samples T tes didapatkanhasilbahwa 8 responden rata-rata sebelum &#13;
diberikan suction adalah 91.88 %, sedangkan rata-rata setelah diberikan tindakan &#13;
suction  adalah 94.50 %. Dengan demikian hasil uji T (paired sample test) &#13;
diperoleh p-value &lt; 0,001 (&lt;0,05), yang berati Ha diterima dan Ho di tolak artinya &#13;
bahwa pemberian tindakan  suction  berpengaruh terhadap kadar saturasi oksigen &#13;
pasien koma diruang ICU RSUD Mohammad Natsir Kota Solok.  Disarankan &#13;
kepada tenaga kesehatan khususnya perawat untuk mengobservasi kadar saturasi &#13;
oksigen setelah dilakukan tindakan suction. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11390">
                <text>PINTARI HONESTY </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11391">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA  &#13;
BUKITTINGGI 2020 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11392">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2464" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2449">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2464\skripsi.1.pdf</src>
        <authentication>f5dd6f3d5bd813e17e6e9e5e7e73ba6e</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11383">
                <text>HUBUNGAN PEROKOK PASIF DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANDIANGIN KOTO SELAYAN KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11384">
                <text>Paparan asap rokok yang diterima oleh perokok pasif dapat menyebabkan hipertensi &#13;
yang berhubungan dengan efek racun yang dihasilkan dari asap rokok yaitu berupa &#13;
nikotin dan monoksida yang akan diserap oleh pembuluh darah kapiler  hingga &#13;
hormon ini akan menyempitkan pembuluh darah dan memaksa jantung untuk bekerja &#13;
lebih berat karena tekanan yang lebih tinggi. Di puskesmas Mandiangin Koto Selayan &#13;
memiliki angka hipertensi yang tinggi dan salah satu penyebabnya adalah paparan &#13;
asap rokok dan paparan asap rokok dari berbagai tempat. Tujuan penelitian ini untuk &#13;
mengetahui Hubungan Perokok Pasif Dengan Kejadian Hipertensi Di Wilayah Kerja &#13;
Puskesmas Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi Tahun 2020. Jenis penelitian &#13;
ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini ada 95 &#13;
responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan  Accidental Sampling  dan &#13;
pengumpulan data  dilakukan secara langsung dengan  menyebarkan kuesioner dan &#13;
observasi  tekanan darah kemudiandata  diolah dengan  SPSS.  Data dianalisis &#13;
menggunakan uji chi-square dengan hasil 24 responden (25,3%) terpapar asap rokok &#13;
selama &lt; 1 jam dan tidak mengalami hipertensi sebanyak  23 responden (95,8%). &#13;
Sedangkan  49 responden (51,6%) terpapar asap rokok selama 1-3  jam,  dan 29 &#13;
responden (59,2%) mengalami hipertensi,  dan terdapat  22  responden (23,2%) &#13;
terpapar asap rokok lebih dari 3 jam dan mengalami hipertensi  sebanyak 19 &#13;
responden (86,4%).  Hasil uji statistik  perokok pasif dengan kejadian hipertensi &#13;
diperoleh nilai  p=0,000  (p&lt;0,05). Kesimpulan  penelitian ini adahubungan  yang &#13;
signifikan antara  perokok pasif dengan kejadian hipertensi.  Diharapkan pada &#13;
responden agar  dapat menjaga tekanan darah tetap normaldanmenghindar dari &#13;
paparan asap rokok, dan mengubah gaya hidup yang tidak sehat, agar tekanan darah &#13;
tetap normal. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11385">
                <text>NURUL ISTIQOMAH </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11386">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI &#13;
TAHUN 2020 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11387">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2463" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2448">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2463\SKRIPSI_CD.1.pdf</src>
        <authentication>17fe5d218a22debb07f7bd4736f79d6f</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11378">
                <text>HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN KADAR GULA DARAH PADA DIABETES MELITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUGUK PANJANG BUKITTINGGI TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11379">
                <text>Indeks massa tubuh berlebih memiliki resiko diabetes mellitus lebih besar dibandingkan resiko penyakit lain. Dari 7 puskesmas di Bukittinggi selama 3 bulan terakhir didapatkan data 110 kasus DM tipe II di Puskesmas Guguk Panjang tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) Dengan Kadar Gula Darah Pada Diabetes Melitus Tipe II Di Wilayah Kerja Puskesmas Guguk Panjang Bukittinggi Tahun 2020. Jenis penelitian ini kuantitatif, dengan desain penelitian korelasi dan pendekatan cross sectional, jumlah sample 52 orang dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan hasil 18 responden (34,6%) menunjukkan IMT dengan kategori Obesitas, 42 responden (80,8%) memiliki kadar gula darah tidak normal, dari 6 responden dengan indeks massa tubuh kurus juga terdapat 6 responden dengan kadar gula darah tidak normal, selanjutnya dari 28 responden dengan indeks massa tubuh normal juga terdapat 10 responden (35,7%) dengan dengan kadar gula darah normal. Hasil uji statistik indeks massa tubuh dengan kadar gula darah pada diabetes mellitus tipe II diperoleh nilai p=0,001 (p&amp;lt;0,05) yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan yang bermakna antara indeks massa tubuh dengan kadar gula darah pada diabetes mellitus tipe II. Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk dapat melakukan observasi dari pola makan dan lama sakit pada pasien diabetes mellitus tipe II.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11380">
                <text>WARDAH SALVIRA</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11381">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11382">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2462" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2447">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2462\skripsi.1.pdf</src>
        <authentication>a87d0921fb1e0ddff41cf11562326bd4</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11373">
                <text>HUBUNGAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN UPAYA &#13;
PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 DI KOTA                &#13;
PADANG PANJANG PADA TAHUN 2020 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11374">
                <text>ABSTRAK Virus corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernafasan. Penyakit karena infeksi virus ini di sebut covid-19. Upaya pemutusan mata rantai penyebaran covid-19 memerlukan pemahaman dan pengetahuan yang baik dari seluruh elemen termasuk masyarakat sebagai dasar dalam menunjukkan perilaku pencegahan covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat dengan upaya pencegahan covid-19 di Kota Padang Panjang pada tahun 2020. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini ada 100 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan proposional stratified random sampling dan pengumpulan data menggunakan kuesioner serta diolah dengan komputerisasi. Data dianalisis menggunakan uji chi-Square dengan hasil 19 responden (19%) memiliki pengetahuan kurang baik, 31 responden (31%) memiliki upaya pencegahan yang negatif. Sedangkan 15 responden (18,5%) memiliki pengetahuan yang tinggi tetapi upaya pencegahannya negatif, dan terdapat 16 responden (84,2%) dengan pengetahuan yang rendah dan upaya pencegahan yang negatif. Hasil uji statistik pengetahuan masyarakat dengan upaya pencegahan diperoleh nilai p= 0,000 (p&amp;lt;0,05). Dapat disimpulkan bahwa penelitian ini ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan masyarakat dengan upaya pencegahan penularan covid-19. Disarankan kepada masyarakat agar tetap menjaga dan meningkatkan upaya pencegahan penularan covid-19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan yaitu selalu menerapkan 3M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak) dalam kehidupan sehari-hari.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11375">
                <text>DIANA FANTI SUKMA PERDANA</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11376">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11377">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2461" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2446">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2461\SKRIPSI_LENGKAP_MULIANI_SOLTA_VDF.1.pdf</src>
        <authentication>6767bae3ec2c3a732ee61ebafd3f8788</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11369">
                <text>Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Tentang Covid-19 Terhadap Kejadian Covid-19 Di Nagari Koto Tuo Kec. IV Nagari Kab.Sijunjung Tahun 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11370">
                <text>Pengetahuan dan sikap merupakan dua unsur penting dalam terbentuknya perilaku kesehatan pada seseorang, pengetahuan mengenai pandemi covid-19 yang baik dan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya mencegah penularan covid-19 penting untuk diterapkan. Masyarakat di Nagari Koto Tuo tidak memiliki pengalaman dalam menghadapi wabah covid-19, dan beranggapan virus covid-19 ini tidak terlalu berbahaya. banyak masyarakat yang tidak memakai masker dan jarang mencuci tangan pakai sabun, hal ini sangat beresiko terjadinya covid-19 kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat tentang covid-19 terhadap kejadian covid-19 di Nagari Koto Tuo Kec.IV Nagari Kab.Sijunjung tahun 2020. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dan pengumpulan data dilakukan secara lansung dengan membagikan lembar kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap masyarakat dan lembar observasi terhadap kejadian covid-19. analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan 61,7% masyarakat yang memiliki tingkat pengetahuan baik, 51,1% masyarakat memiliki sikap Positif dan 54,3% masyarakat terjadi resiko covid-19. Secara statistik didapatkan ada hubungan yang antara tingkat pengetahuan terhadap kejadian covid-19 dengan p value 0,010 (p ≤ 0,05) nilai OR 3,432 dan ada hubungan antara sikap dengan kejadian covid-19 dengan p value 0,000. Disarankan kepada masyarakat Nagari Koto Tuo Kab.Sijunjung untuk meningkatkan pengetahuan tentang covid-19 dan selalu mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah dan meminimalkan penyebaran virus yaitu : hindari berjabat tangan, menjaga jarak 1-2 meter dan menjaga daya tahan tubuh agar tidak ada peningkatan resiko terjadinya Covid-19.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11371">
                <text>Muliani Solta </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11372">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2460" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2445">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2460\Skripsi_Agi.1.pdf</src>
        <authentication>6389890fe1f2ada968a3b25b1f093540</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11364">
                <text>PENGARUH SENAM KAKI TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUGUK PANJANG BUKITTINGGI 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11365">
                <text>Salah satu pilar dalam pengelolaan diabetes melitus adalah  olahraga atau aktivitas &#13;
fisik berupa senam kaki. Namun pada umumnya di masyarakat yang terkena diabetes &#13;
tipe II jarang melakukan senam kaki. Dari 7 puskesmas di bukittinggi selama 3 bulan &#13;
terakhir didapatkan data 110 kasus diabetes melitus tipe II di puskesmas guguk &#13;
panjang tahun 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam &#13;
kaki diabetes terhadap perubahan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus Di &#13;
Wilayah  Kerja    Puskesmas Guguk Panjang  Bukittinggi  2020.  Jenis penelitian ini &#13;
kuantitatif dengan menggunakan metode Quasy  Eksperimen  dan pendekatan  One &#13;
Group Pretest Postest serta diolah dengan komputerisasi. Sampel dalam penelitian ini &#13;
berjumlah 16 responden dengan teknik pengambilan sampel  Non Probability &#13;
Sampling (purposive sampling). Berdasarkan hasil uji normalitas Shapiro-Wilk dapat &#13;
disimpulkan bahwa data terdistribusi normal. Sehingga dengan menggunakan analisa &#13;
paired samples T tes  didapatkan  hasil  bahwa 16 responden rata-rata sebelum &#13;
dilakukan senam kaki  adalah 172.50 mg/dl, sedangkan rata-rata setelah dilakukan &#13;
senam kaki adalah 162.19 mg/dl. Dengan demikian hasil uji T (paired sample test) &#13;
diperoleh  p-value  &lt; 0,001  (&lt;0,05), yang berati bahwa  senam kaki  berpengaruh &#13;
terhadap kadar  gula darah pada penderita  diabetes melitus tipe II di wilayah kerja &#13;
Puskesmas Guguk Panjang Bukittinggi 2020. Sesuai dengan hasil penelitian &#13;
diharapkan penderita mampu melakukan senam kaki secara mandiri untuk membantu &#13;
mengontrol kadar gula darah.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11366">
                <text>SANDY NOVERO ALGIA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11367">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11368">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2459" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2444">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2459\SKRIPSI_NOLI_PUSPA_DEWI_S.KEP_VDF.1.pdf</src>
        <authentication>2688d8e78fa8001982220ee032861cd5</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11359">
                <text>Efektivitas Mencuci Tangan Pakai Sabun Terhadap Resiko Terjadinya Covid-19 Pada Mahasiswa Institut Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Tahun 2020.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11360">
                <text>Mencuci tangan  merupakan upaya pencegahan  penyebaran penyakit infeksi &#13;
terutama virus Corona (covid- 19) yang lagi mewabah saat ini, karena bakteri dan &#13;
virus mengkontaminasi  tangan dalam waktu yang singkat dalam  melakukukan &#13;
aktivitas sehari-hari, angka   kejadian resiko terjadinya covid-19 pada mahasiswa &#13;
sebelum mencuci tangan cenderung meningkat dibanding setelah mencuci tangan, &#13;
upaya yang sederhana ini ternyata dapat berkontribusi penting dalam pencegahan &#13;
terjadinya resiko covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas &#13;
Mencuci Tangan Pakai Sabun Terhadap Resiko Terjadinya Covid-19 Pada &#13;
Mahasiswa Institut Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Tahun 2020. Jenis &#13;
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan &#13;
metode eksperimen dengan pendekatan  one group pretest  dan  posttest,  sampel &#13;
dalam penelitian ini sebanyak 16 responden. Teknik pengambilan sampel purpose &#13;
sampling  dan pengumpulan data menggunakan lembar prosedur observasi dan &#13;
angket, data dianalisis dengan menggunakan uji  t test pengolahan data dilakukan &#13;
dengan bantuan komputerisasi. Hasil penelitian ini didapatkan nilai rata-rata &#13;
resiko terjadinya covid sebelum cuci tangan adalah  21,38 dan rata-rata resiko &#13;
terjadi Covid setelah diberikan intervensi cuci tangan adalah 19,56. Hasil statistic &#13;
didapatkan nilai p Value= 0,001  dapat bermakna. Ho ditolak dengan kesimpulan &#13;
ada efektivitas mencuci  tangan pakai sabun terhadap resiko terjadinya Covid-19  &#13;
pada mahasiswa institut kesehatan prima nusantara bukittinggi tahun 2020. &#13;
Diharapkan kepada responden untuk meningkatkan kegiatan cuci tangan, Cuci &#13;
tangan ini akan lebih efektif untuk mencegah penularan covid-19, jika dibarengi  &#13;
dengan rutin penggunaan masker  dan menjaga jarak saat berada ditempat &#13;
kerumunan, agar tidak ada peningkatan  resiko terjadinya covid-19.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11361">
                <text> Noli Puspa Dewi </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11362">
                <text>Institut Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Tahun &#13;
2020. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11363">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
