<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/browse?output=omeka-xml&amp;page=124&amp;sort_field=added" accessDate="2026-05-13T17:20:28+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>124</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>3519</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="1257" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1258">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1257\CD_Uci.1.pdf</src>
        <authentication>3b24a3422f532dd4ffe0f508f9f3088d</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5657">
                <text> &#13;
PENGARUH PEMBERIAN PUDING PEPAYA TERHADAP NAFSU MAKAN &#13;
ANAK USIA 12-36 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTO &#13;
BERAPAK KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5658">
                <text>Menurut Dinas kesehatan Sumatra barat tahun 2018, terdapat terdapat 6.793 bayi &#13;
usia dibawah 2 tahun (Baduta) mengalami gizi buruk dan pada anak dibawah lima &#13;
tahun (Balita) terdapat 28.898 yang mengalami gizi buruk.  Nafsu makan adalah &#13;
keinginan atau dorongan untuk makan karena adanya rasa lapar. Gangguan nafsu &#13;
makan sering di alami oleh anak usia 12-36 Bulan. upaya yang dapat dilakukan yaitu &#13;
dengan pemberian puding pepaya. kandungan vitamin A yaitu sebesar 365 dalam 100 &#13;
gram buah pepaya.  Kandungan vitamin A dalam buah pepaya dapat mencegah &#13;
anoreksia dan berdampak terhadap peningkatan nafsu makan yang bisa dilihat melalui &#13;
peningkatan berat badan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian &#13;
puding pepaya untuk meningkatkan nafsu makan anak 12-36 bulan diwilayah kerja &#13;
puskesmas koto berapak tahun 2023. Penelitian ini dilakukan pada Agustus tahun 2023. &#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan Quasi &#13;
eksperimental one group pretest – posttest design  tanpa kelompok kontrol. Populasi &#13;
dalam penelitian ini adalah balita 12-36 bulan sebanyak 14 sampel dengan teknik &#13;
porposive sampling.  Teknik pengumpulan data adalah dengan cara observasi dan &#13;
kusioner CEBQ tentang perilaku makan anak. Data yang sudah dikumpulkan diolah &#13;
dan dianalisa secara komputerisasi dan menggunakan uji  Paired sample T-test. &#13;
Berdasarkan hasil analisa data diketahui bahwa rata-rata nafsu makan anak sebelum &#13;
konsumsi puding pepaya adalah  99,50  dan rata-rata nafsu makan setelah konsumsi &#13;
puding pepaya adalah  110,64.  Hasil uji statistik didapatkan hasil p value  0,001 &#13;
sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian puding pepaya terhadap &#13;
nafsu makan anak usia 12-36 bulan.  Diharapkan bagi tempat penelitian  untuk &#13;
mempromosikan masyarakat untuk mengkonsumsi puding pepaya setiap hari sebagai &#13;
terapi bergizi bagi anak yang mengalami gangguan nafsu makan. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5659">
                <text>SUCI RAHMADHANI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5660">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5661">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1258" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1259">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/31\1258\Skripsi_Nelfiarti_[1].pdf</src>
        <authentication>01859b5136f425e44332b27345589506</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="31">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5274">
                  <text>Tahun 2024</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5662">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN JAHE DAN&#13;
MADUTERHADAPFREKUENSI EMESIS GRAVIDARUM PADAIBU&#13;
HAMIL&#13;
TRIMESTER I DI WILAYAHKERJA&#13;
PUSKESMAS KOTO BARU&#13;
KOTASUNGAI PENUH&#13;
TAHUN 2024</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5663">
                <text>Riskesdas (2018) mencatat angka kejadian mual dan muntah pada ibu hamil di&#13;
dunia mencapai 10-40% dari 790.000 jiwa. Dalam mengurangi mual muntah ibu&#13;
hamil menggunakan terapi komplementer antara lain dengan buah-buahan dan&#13;
tanaman herbal atau tradisional yang bisa dilakukan dengan mudah dirumah,&#13;
misalnya jahe dan madu. Penelitian ini bertujuan untuk diketahui Pengaruh&#13;
pemberian minuman jahe dan madu terhadap frekuensi emesis gravidarum pada&#13;
ibu hamil trimester I di wilayah kerja Puskesmas Koto Baru tahun 2024. Desain&#13;
ini penelitian adalah Desain Pra Experimen. Tipe rancangan yang digunakan&#13;
adalah One Group Pretest-Posttest. Waktu penelitian dilakukan pada bulan&#13;
Januari s/d Maret. Sampel yang diambil dalam penelitian adalah 16 responden.&#13;
Pengambilan sampel menggunakan TeknikTotal Sampling. Pengumpulan data&#13;
dengan menggunakan lembar observasi kemudian analisis dengan wilcoxon&#13;
signed ranks test. Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa Rata-rata&#13;
frekuensi Emesis Gravidarum ibu hamil trimester I sebelum pemberian jahe dan&#13;
maduyakni sebesar 12,00. Rata-rata frekuensi Emesis Gravidarum&#13;
sesudahpemberian jahe dan maduyakni sebesar 6,94. Terdapat pengaruh yang&#13;
signifikan hasil antara sebelum dan sesudah pemberian minuman jahe dan madu&#13;
pada ibu hamil trimester I dengan emesis gravidarum dengannilai P-Value yakni&#13;
0,000 (&lt; 0,05). Diharapkan jahe dan madu menjadi salah satu alternatif terapi non&#13;
farmakologi untuk mengatasi mual dan muntah pada ibu hamil sehingga kontak&#13;
ibu hami dengan obat-obatan bisa diminimalisir.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5664">
                <text>NELFIARTI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5665">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5666">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1259" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1260">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1259\1._SKRIPSI_OKTA_OK_[1].pdf</src>
        <authentication>a2db2a4f9bd81922fef21b2065a0468b</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5667">
                <text> &#13;
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN SUAMI&#13;
TERHADAP KUNJUNGAN ANTENATAL CARE PADA &#13;
KEHAMILAN TRIMESTER III DI WILAYAH  &#13;
KERJA PUSKESMAS RIMBO BUJANG II  &#13;
KABUPATEN TEBO &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5668">
                <text> &#13;
Menurut Word Health Organitation tahun 2021 diseluruh dunia lebih dari &#13;
585.000 ibu meninggal pada saat hamil atau bersalin.  Tingginya  AKI /AKB &#13;
karena  rendahnya tingkat pengetahuan ibu dan frekuensi melakukan kunjungan &#13;
antenatal care yang tidak teratur. Faktor yang memengaruhi kepatuhan ibu hamil &#13;
menjalani  Anternatal care  yaitu kurangnya pengetahuan, kesibukan, tingkat &#13;
sosial, ekonomi, dan dukungan suami. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui &#13;
Hubungan Pengetahuan Ibu Dan Dukungan Suami Terhadap Kunjungan &#13;
Antenatal Care  Pada Kehamilan Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas &#13;
Rimbo Bujang II Kabupaten Tebo Tahun 2023.  Jenis penelitian ini  Deskriptif &#13;
Analitik  dengan desain  Cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan &#13;
September Tahun 2023, bertempat di Wilayah Kerja Puskesmas Rimbo Bujang II. &#13;
Populasi penelitian  seluruh ibu hamil Trimester III berjumlah 37 orang. Sampel &#13;
sebanyak  37orang.  Teknik  pengambilan  secara  total sampling. Hasil  penelitian &#13;
menunjukkan 59,5 % kunjungan Antenatal Care tidak lengkap, 51,4 % ibu dengan &#13;
pengetahuan rendah, 56,8 % ibu tidak mendapat dukungan suami. Terdapat &#13;
hubungan pengetahuan Ibu degan kunjungan Antenatal Care (p value = 0,032, OR &#13;
5,89,  terdapat hubungan dukungan suami dengan Kunjungan  Antenatal Care  (p &#13;
value  = 0,042,  OR  5,33.  Diharapkan kepada Ibu  untuk  dapat meningkatkan &#13;
pengetahuan, kesadaran dan kepercayaan diri ibu tentang pentingnya melakukan &#13;
kunjungan atau pemeriksaan selama kehamilan  dengan lengkap  sehingga segala &#13;
permasalahan yang ada dapat diatasi sedini mungkin. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5669">
                <text>OKTAVIANI BARASA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5670">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi&#13;
&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5671">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1260" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1261">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1260\KIAN_INTAN_REVISI_[1]_[1].docx_PDF.pdf</src>
        <authentication>0652c4a55e262e38b68391aeb6975cab</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5672">
                <text> &#13;
 &#13;
PENERAPAN TERAPI HIPNOSIS 5 JARI PADA  &#13;
PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA TN. N DENGAN &#13;
HIPERTENSI DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSOMH &#13;
BUKITTINGGI TAHUN 2023 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5673">
                <text>Hipertensi atau yang biasa disebut tekanan darah tinggi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik diatas batas normal yaitu lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolic lebih dari 90 mmHg. Prevalensi penyakit hipertensi di Indonesia terjadi peningkatan dari 7,6% tahun 2017 menjadi 9,5%. Prevalensi hipertensi di Sumatera Barat yakni 25.16% dengan jumlah 176.169 kasus yang terdeteksi melalui pengukuran tekanan darah. Terapi nonfarmakologi yang dapat diberikan adalah dengan membangun hubungan saling percaya, kesadaran diri, melindungi klien, modifikasi lingkungan, serta memotivasi kegiatan. Hipnotis lima jari merupakan salah satu bentuk self hypnosis yang dapat menimbulkan efek relaksasi yang tinggi, sehingga akan mengurangi ketegangan dan stress dari pikiran seseorang. Hipnosis dapat mengontrol beberapa fungsi organ seperti perdarahan, denyut jantung, tekanan darah. Tn. N masuk ke IGD RSOMH Bukittinggi pada tanggal 19 Desember 2023 jam 12. 35 Wib dengan Riwayat Hipertensi tidak terkontrol, Kuduk terasa berat, kepala terasa sakit sejak 3 hari sebelum masuk rumah sakit dengan skala nyeri 3-4, sakit kepala dirasakan seperti tertusuk benda tajam, sakit kepala dirasakan selama lebih kurang 5 menit, pada area belakang dan raut muka tampak lelah, perut terasa mual, Tn. N sudah memiliki riwayat hipertensi selama 10 tahun. Namun tn. N tidak rutin kontrol dan minum obat. Diagnosa yang muncul pada kasus tn. N adalah , risiko penurunan curah jantung berhubungan dengan afterload, nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis dan defisit pengetahuan berhubungan dengan Kurang Terpapar Informasi. Setelah dilakukan intervensi hipnosis 5 jari dan pemberian amlodipine 10 mg, bisa dilihat dari hasil evaluasi pada Tn. N intervensi tersebut berhasil menurunkan tekanan darah menjadi 165/80 mmhg. Diharapkan perawat memberikan edukasiteknik hipnosis 5 jari sebagai pendamping pengobatan hipertensi.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5674">
                <text> &#13;
INTAN DWI WULANDARI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5675">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5676">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1261" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1262">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/31\1261\SKRIPSI_NILA_FIX.1.pdf</src>
        <authentication>30549a4d7910c021fe119e1b35fd6cd4</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="31">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5274">
                  <text>Tahun 2024</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5677">
                <text>Hubungan Pengetahuan,Sikap Ibu Dan Dukungan Suami &#13;
Terhadap Pemberian ASI Ekslusif Pada Ibu Menyusui  Di &#13;
Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tutup Kecamatan Gunung &#13;
Kerinci Kabupaten Kerinci Tahun 2024 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5678">
                <text>Menurut Dinas Kesehatan Provinsi Jambi pemberian ASI ekslusif padabayi 0-6 &#13;
bulan dengan persentase  (67,35%) . Tahun 2023 Cakupan pemberian ASI &#13;
Eksklusif yang  cukup rendah urutan pertama terdapat pada Puskesmas Simpang &#13;
Tutup  dengan cakupan sebesar  (52,2%) Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
mengetahui hubungan pengetahuan, sikap ibu menyusui dan Dukungan Suami &#13;
terhadap pemberian ASI Eksklusif  di wilayah kerja Puskesmas Simpang Tutup &#13;
Kabupaten Kerinci Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode penelitian &#13;
cross sectional  Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang menyusui &#13;
bayi usia 6-12 bulanyang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tutup &#13;
yang berjumlah 208 orang. Sampel dalam penelitian  ini sebanyak 84 responden &#13;
dengan teknik  purposive sampling.  Instrumen penelitian ini menggunakan &#13;
kuesioner. Analisa data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji &#13;
Chi-Square.  Hasil penelitian 58 orang (69,0%) responden yang tidak &#13;
mendapatkan ASI Ekslusif  ,  49 orang (58,3%) responden yang memiliki &#13;
pengetahuan dalam kategori kurang, 45 orang (53,6%) responden yang bersikap &#13;
negatif  dan 51 orang (60,7%) responden yang tidak mendapat  dukungan suami  &#13;
dalam pemberian ASI Ekslusif. Hasil penelitian didapatkan bahwa variabel yang &#13;
berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif adalah Pengetahuan ibu ( p=0,011), &#13;
sikap  ibu   (p=   0,010)  d a n  Dukungan Suami (p=0,038). Kesimpulan  terdapat &#13;
hubungan pengetahuan, sikap ibu menyusui dan Dukungan Suami terhadap &#13;
pemberian ASI Eksklusif  di wilayah kerja Puskesmas Simpang Tutup Kabupaten &#13;
Kerinci Tahun 2024.  Diharapkan pelayanan kesehatan hendaknya memberikan &#13;
informasi dalam meningkatkan pemberian ASI Eksklusif. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5679">
                <text>Nila Puspita </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5680">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5681">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1262" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1263">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1262\SKRIPSI_CORY.1.pdf</src>
        <authentication>87ce0a341b7d606ef51f347932a6abaf</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5682">
                <text>PENGARUH PIJAT LAKTASI TERHADAP VOLUME ASI  &#13;
IBU POSTPARTUM PRETERM DI RSIA  &#13;
PERMATA BUNDA SOLOK &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5683">
                <text>ASI merupakan makanan pertama, utama dan terbaik yang bersifat alamiah &#13;
karena mengandung berbagai zat yang dibutuhkan bayi dalam proses pertumbuhan &#13;
dan perkembangannya.  Salah satu penyebab kematian bayi di Indonesia adalah &#13;
kelahiran prematur 32.4%. Prevalensi bayi prematur di Indonesia masih tergolong &#13;
tinggi yaitu 7-14%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Bagaimana Pengaruh &#13;
Pijat Laktasi Terhadap Volume ASI Ibu PostpartumPretermdi RSIA Permata Bunda &#13;
Solok Tahun 2023”. Jenis penelitian ini Quasy Experimen dengan desain penelitian &#13;
one  group pretest posttest design.  Populasi pada penelitian ini adalah  seluruh ibu &#13;
PostpartumPreterm  di  RSIA Permata Bunda  Solok  pada bulan  September 2023. &#13;
Dengansampel sebanyak5  orang responden.  Pengambilan sampel menggunakan &#13;
teknik Total Sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini mengukur volume ASI &#13;
yang dihasil kan oleh ibu post partum pretermdengan analisa univariat dan bivariat. &#13;
Diketahui bahwa  volume ASI  sebelum yaitu  8,20  meningkat menjadi  34,00. Uji &#13;
Statistik  paired sample t_test  diperoleh hasil  nilai  p_value  0,001.Kesimpulan &#13;
terdapatnya Pengaruh Pijat Laktasi Terhadap Volume ASI Ibu Postpartum Preterm &#13;
di RSIA Permata Bunda Solok. Saran diharapkan pihak pelayanan kesahatan untuk &#13;
mengajarkan pijat laktasi pada  ibu hamil  terutama ibu yang akan melahirkan  serta &#13;
keluarganya agar dapat melakukan pijat lakstasi sehingga mendukung pelaksanaan &#13;
ASI Ekslusif nantinya. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5684">
                <text> &#13;
CORY CORNELIA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5685">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5686">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1263" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1264">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/31\1263\Skripsi-DENI_DELVIA_ELITA.1.pdf</src>
        <authentication>69dc81ddb7b6867401c6a7d4139d9cdd</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="31">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5274">
                  <text>Tahun 2024</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5687">
                <text>Faktor-faktor yang berhubungan dengan Perilaku &#13;
Caring Bidan terhadap Kepuasan Pasien Poli &#13;
Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Puskesmas Koto &#13;
Lolo Kota Sungai Penuh Tahun 2024 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5688">
                <text>Hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada pasien di Puskesmas Koto Lolo di &#13;
Poli Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) pada tanggal 04 Januari 2024 melalui hasil &#13;
kuesioner yang penulis berikan kepada 10 orang pasein poli KIA dengan melihat &#13;
dari 3 (tiga) indikator perilaku caring, yaitu Maintening belief, knowing dan Being &#13;
With diperoleh bahwa pada subdimensi maintaining belief, 53,85% pada tingkat &#13;
sedang dan pada subdimensi knowing 39,76% pada tingkat rendah dan being with &#13;
38,46% pada tingkat rendah. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui  faktor-&#13;
faktor yang berhubungan dengan perilaku caring bidan terhadap kepuasan pasien &#13;
poli Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Puskesmas Koto Lolo Kota Sungai Penuh &#13;
Tahun 2024. Penelitian ini menggunankan jenis penelitian kuantitatif korelasi. &#13;
Dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Populasi dalam &#13;
penelitian ini adalah seluruh pasien poli KIA  Puskesmas Koto Lolo  pada bulan &#13;
Desember 2023 yang berjumlah 80 orang pasien, sampel sebanyak 67 orang pasien &#13;
poli KIA dengan menggunakan rumus slovin. Instrumen dalam penelitian ini adalah &#13;
kuesioner perilaku caring dan kepuasan pasien poli  KIA. Berdasarkan hasil &#13;
penelitian diperoleh bahwa: Terdapat hubungan dimensi Maintening belief dalam &#13;
caring bidan terhadap tingkat kepuasan pasien poli KIA di Puskemas Koto Lolo &#13;
Kota Sungai Penuh Tahun 2024, terdapat hubungan dimensi knowing dalam caring &#13;
bidan terhadap tingkat kepuasan pasien poli KIA di Puskemas Koto Lolo Kota &#13;
Sungai Penuh Tahun 2024, terdapat hubungan dimensi Being With dalam caring &#13;
bidan terhadap tingkat kepuasan pasien poli KIA di Puskemas Koto Lolo Kota &#13;
Sungai Penuh Tahun 2024, sehingga hasil penelitian ini  dapat menambah &#13;
pengetahuan bidan dalam memberikan pelayanan kepada pasien di Puskesmas. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5689">
                <text>Deni Delvia Elita </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5690">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5691">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1264" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1265">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1264\SKRIPSI_ELFIA.1.pdf</src>
        <authentication>d070dbb05b7efb63c30974bbaa861ce2</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5692">
                <text>Hubungan Pola Asuh Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita&#13;
Usia 1-5 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas IV Koto Kabupaten&#13;
Agam Tahun 2022</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5693">
                <text>Stunting didefinisikan sebagai tinggi badan menurut usia yang kurang dari dua&#13;
standar deviasi median standar pertumbuhan anak. Menurut perkiraan global&#13;
World Health Organization (WHO) untuk tahun 2017, 9,6% anak di bawah 5&#13;
tahun mengalami stunting. Indonesia merupakan salah satu negara dengan beban&#13;
gizi buruk yang tinggi, termasuk stunting. Hasil kesehatan anak buruk, meskipun&#13;
ekonomi Indonesia terbesar di Asia Tenggara dan terbesar ke-17 di dunia.&#13;
Stunting disebabkan oleh banyak faktor, baik faktor yang langsung maupun tidak&#13;
langsung. Faktor langsung ditentukan oleh asupan makanan, berat badan lahir dan&#13;
penyakit. Faktor tidak langsung yang berhubungan dengan stunting yaitu pola&#13;
pengasuhan, pelayanan kesehatan, faktor maternal dan lingkungan rumah tangga.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dengan&#13;
kejadian stunting pada balita usia 1-5 tahun di wilayah kerja puskesmas IV Koto&#13;
Kabupaten Agam tahun 2022. Metode penelitian ini merupakan penelitian cross&#13;
sectional. Sampel pada penelitian ini ialah ibu balita usia 1-5 tahun di wilayah&#13;
kerja puskesmas IV Koto Kabupaten Agam 2022, dipilih menggunakan teknik&#13;
quota sampling. Data penelitian diperoleh dengan kuesioner yang memenuhi&#13;
kriteria inklusi sebanyak 86 orang. Data analisis menggunakan uji Chi-square.&#13;
Hasil penelitian didapatkan balita stunting sebanyak 43 orang (50%). Berdasarkan&#13;
jenis kelamin didapatkan paling banyak perempuan 27 orang (62,8%). Dari hasil&#13;
pola asuh didapatkan ang terbanyak pola asuh demokratis 32 orang (74,4%). Dari&#13;
hasil analisis data menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pola asuh&#13;
demokratis dan pola asuh otoriter dengan kejadian stunting (p=0,2) dan (p=0,1).&#13;
Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna&#13;
antara pola asuh permisif dengan kejadian stunting (p=0,03)</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5694">
                <text>Elfia</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5695">
                <text>universitas prima nusantara  bukittinggi </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5696">
                <text>pdf </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1265" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1266">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1265\skripsi_hafizah_rahmi_dan_ttd_kertas_wangii.1.pdf</src>
        <authentication>5da45d136e2ecca5b8e6ca4dfc2de953</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5697">
                <text>FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN &lt;br /&gt;HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS &lt;br /&gt;GUGUK PANJANG TAHUN 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5698">
                <text>Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling umum dan &#13;
komplikasi mencapai 9,4 juta kematian seluruh dunia. Pada tahun 2022,angka tertinggi &#13;
yang terdiagnosa penyakit hipertensi berada di Puskesmas Guguk Panjang dengan &#13;
jumlah pasien hipertensi sebanyak 1633. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui &#13;
faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja puskesmas &#13;
Guguk Panjang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan &#13;
metode analitik observasional dengan desain  cross-sectional. Populasi dalam &#13;
penelitian ini adalah penderita hipertensi dengan 1633 dan sampel 94 responden. &#13;
Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Guguk Panjang 2023. Teknik &#13;
pengambilan sampel mengunakan  Purposive Sampling. Instrumen penelitian yang &#13;
digunakan adalah kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis &#13;
univariat,bivariat dengan uji  chi-square  hubungan antara tingkat stress ( p  value &#13;
0,153), status gizi ( p  value  0,046) dan gaya hidup ( p  value  0,002). Kesimpulan &#13;
penelitian ini tidak ada hubungan tingkat stress dengan kejadian hipertensi. Ada &#13;
hubungan status gizi dan gaya hidup dengan kejadian hipertesi. Faktor paling dominan &#13;
yang berhubungan dengan kejadian hipertensi yaitu status gizi ( OR 0,276 ). &#13;
diharapkan instansi kesehatan dan tenaga kesehatan dapat meningkatkan upaya &#13;
pencegahan dan pengobatan mengenai penyakit hipertensi kepada pasien, sehingga &#13;
angka kejadian hipertensi dapat mengalami penurunan. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5699">
                <text>HAFIZAH RAHMI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5700">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5701">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1266" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5702">
                <text>PENGARUH MASASE ENDORPHIN TERHADAP TINGKAT &#13;
KECEMASAN IBU BERSALIN DI RS AR BUNDA &#13;
PRABUMULIH TAHUN 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5703">
                <text>Angka kematian ibu (AKI) menjadi fokus masalah terutama di negara berkembang.  &#13;
Data WHO tahun 2021 di negara berkembang angka kematian ibu (AKI) tercatat &#13;
sebesar 239 kematian per 100 ribu kelahiran hidup pada tahun 2021. Salah satu &#13;
penyebaba AKI adalah preeklamsia. Preeklamsia terjadi karena peningkatan tekanan &#13;
darah pada ibu saat kehamilan. Penyebab preeklamsia yaitu kecemasan ibu bersalin.  &#13;
Kecemasan yang  dialami oleh ibu bersalin dapat memperpanjang durasi persalinan &#13;
dan meningkatkan kejadian persalinan dengan tindakan (Vacum Extraction, forcef &#13;
delevery,  dan  sectio  caesaria  (SC)).  Metode  yang  digunakan  untuk  mengatasi &#13;
kecemasan  salah  satunya  yaitu  teknik  relaksasi  dengan  masase  endorfin  atau &#13;
endorphin  massage.  Penelitian  ini  bertujuan untuk  mengetahui pengaruh  masase &#13;
endorhin terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin di RS AR Bunda Prabumulih tahun &#13;
2023.  Penelitian  ini  menggunakan  rancangan  penelitian  pre  experimental  design &#13;
dengan pendekatan one group pre-post test design. Total sampling dalam penelitian &#13;
ini adalah 15  responden dengan  menggunakan  purposive sampling.  Pengumpulan &#13;
data berupa skala HARS (Hamilton Anxietty Rating Scale) kemudian analisis dengan &#13;
Paired sampel T test. Waktu penelitian dilakukan pada  bulan Agustus 2023. Hasil &#13;
penelitian menunjukan bahwa sebelum diberikan masase endorphin adalah 30,27 dan &#13;
setelah diberikan masase endorphin adalah 13.13. Pada uji  Paired sampel T test &#13;
didapatkan hasil bahwa p=0,000, dimana  P &lt; 0.005. sehingga dapat disimpulkan &#13;
bahwa terdapat pengaruh pengaruh masase endorhin terhadap tingkat kecemasan ibu &#13;
bersalin  di  RS  AR  Bunda  Prabumulih  tahun  2023.  Disarankan  kepada  petugas &#13;
kesehatan untuk memberikan edukasi tentang masase endoprhin kepada ibu bersalin. &#13;
Karena masase endorphin merupakan salah satu metode yang dapat diberikan untuk &#13;
mengatasi kecemasan. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5704">
                <text>NISYE LORENKI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5705">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5706">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
