<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/browse?output=omeka-xml&amp;page=122&amp;sort_field=added" accessDate="2026-05-13T16:15:47+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>122</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>3519</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="1236" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1238">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1236\Skripsi_aynesia.1.pdf</src>
        <authentication>d971bcfb69975b45cd1dc39174acaeaf</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5554">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN BUAH PISANG KEPOK (MUSA &#13;
PARADISIACA L) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN &#13;
DARAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER II &#13;
DI PUSKESMAS SUNGAI BUNGKAL &#13;
TAHUN 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5555">
                <text>Hipertensi dalam kehamilan sering dijumpai dan masih merupakan  salah satu &#13;
penyebab  kematian  ibu.  Hipertensi  dalam  kehamilan  (HDK)  mempengaruhi &#13;
sekitar 10 % dari semua perempuan hamil diseluruh dunia. Menurut data WHO &#13;
pada tahun 2016 ada lebih kurang 1 milyar orang atau sekitar 28,7 % penduduk &#13;
dunia menderita hipertensi setiap tahunnya. Kasus ini diperkirakan akan semakin &#13;
tinggi  pada  tahun  2025.  Salah  satu  upaya  yang  dilakukan  untuk  menurunkan &#13;
tekanan  darah  ibu  hamil  yang  mengalami  hipertensi  secara  non  farmakologi &#13;
adalah  dengan  mengkonsumsi  pisang  kepok.  Pisang  kepok  mempunyai &#13;
kandungan  kalium  yang  tinggi  yang  dapat  membantu  mengurangi  dan &#13;
menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh &#13;
pemberian buah pisang kepok (Musa Paradisiaca L) terhadap penurunan tekanan &#13;
darah pada ibu hamil trimester II di Puskesmas Sungai Bungkal Tahun 2022. &#13;
Penelitian ini menggunankan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan One- &#13;
Group  Pretest-Posttest  Only  Design.  Dengan  analisis  univariat  dan  bivariat. &#13;
Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah  seluruh  ibu  hamil  menderita  Hipertensi &#13;
gestasional yang ada di wilayah kerja Puskesmas Sungai Bungkal pada bulan Mei &#13;
Tahun 2022, sampel sebanyak 14 orang ibu hamil hipertensi menggunakan teknik &#13;
total sampling. Setiap responden diberikan  perlakuan dengan pemberian pisang &#13;
kepok sebanyak 100 gram 3 kali sehari selama 7 hari. Pengukuran tekanan darah &#13;
sebanyak 2 kali yaitu sebelum intervensi dan hari ke-8 setelah intervensi. Hasil &#13;
penelitian diperoleh median tekanan darah ibu hamil sebelum dilakukan intervensi &#13;
adalah  sistol  142.5  (140-150)  dan diastole  90.00  (90-100) dan  tekanan darah &#13;
setelah intervensi adalah sistol 130 (120-145) dan diastole 80 (70-90) mmhg. Uji &#13;
analisis data yang digunakan adalah uji non parametric yaitu uji Wilcoxon Ranks &#13;
Test  hasilnya  p value=0,004. Dengan hasil penelitian ini, diharapkan pemberian &#13;
pisang  kepok  dapat  dijadikan  rekomendasi  untuk  ibu  hamil  yang  menderita &#13;
hipertensi. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5556">
                <text>Aynesia </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5557">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5558">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1237" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1239">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1237\ROZA_DOSTAPIYA-SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>d093f46c5eaeaa6a739ca128ce1b841c</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5559">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN&#13;
STUNTING PADA BALITA USIA 6-24 BULAN  &#13;
DI PUSKESMAS KAMPUNG DALAM  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5560">
                <text>Tingginya prevalensi stunting menjadi masalah yang bisa mengancam kesehatan anak. Anak stun&#13;
dapat menderita gangguan pertumbuhan linear dan juga otak selama 1000 Hari Pertama Kehidupan &#13;
(HPK) yang bersifat  irreversible. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor ya&#13;
berhubungan dengan kejadian  stunting  pada balita usia 6-24 bulan di Wilayah Kerja Puskesma&#13;
Kampung Dalam tahun 2022.  Jenis penelitian ini adalah  deskriptif analitik  dengan desain  c&#13;
sectional study  yang di lakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Dalam. Sampel dalam &#13;
penelitian ini adalah anak balita usia 6-24 bulan sebanyak 37 orang dari 300 populasi dengan &#13;
menggunakan  cluster random sampling.  Pengumpulan data dengan melakukan Observasi langsung&#13;
dan wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivar&#13;
yang dianalisis menggunakan uji statistik  chi square  dengan tingkat kemaknaan α≤0,05. Waktu &#13;
Penelitian dilakukan pada tanggal 14 september s/d 30 September 2022. Hasil dalam penelitian ini &#13;
adalah terdapat hubungan antara status gizi ibu p value = 0,019 (p value&lt; 0,05), berat badan bayi l&#13;
nilai p value = 0,016  (p value&lt; 0,05), ASI Eksklusif nilai p value = 0,002  (p value&lt; 0,05), MP-&#13;
nilai p value = 0,007 (p value&lt; 0,05) dengan kejadian stunting pada balita usia 6-24 bulan di wila&#13;
kerja puskesmas kampung dalam. Pentingnya Edukasi dari Puskesmas terkait penanganan stunting &#13;
khususnya dari pemberian ASI Eksklusif dan MP-ASI. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5561">
                <text>Roza Dostapiya</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5562">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5563">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1238" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1240">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1238\SKRIPSI_WESRY_PURNAMA_LINDA.1.pdf</src>
        <authentication>0007c01b070d3d39c7b42a1949322853</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5564">
                <text>HUBUNGAN  POLA ASUH ORANG  TUA MILITER DENGAN &#13;
KEJADIAN DEPRESI   PADA REMAJA DI ASRAMA KODIM &#13;
0309/SOLOK  TAHUN  2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5565">
                <text>Tingginya fenomena tingkat depresi yang dialami oleh remaja, diperlukan kesiapan diri remaja sejak dini baik secara fisik, mental maupun spritual. Remaja yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan peran barunya terebut dapat membuat dirinya labil dan emosional bahkan dapa t membuat f rustasi dan depresi. Dalam hal ini peran orang tua berupa bentuk pola asuh yang diterapkan dan dapat dirasakan oleh anak sangat mempengaruhi. Tingginya depresi remaja pada keluarga militer dipengaruhi dari resindential mobilty, ketatnya aturan dan minimnya dukungan teman sebaya serta tuntutan penyesuaian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orangtua militer dengan kejadian depresi pada remaja di asrama Kodim 0309/Solok. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel sebanyak 27 responden dilakukan dengan metode total sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Alat ukur yang digunakan adalah The Center for Epidemiological Studies Depression Scale (CES-D). Hasil penelitian diperoleh bahwa sebagian besar (51,9%) pola asuh orang tua adalah otoriter, kejadian depresi pada remaja sebesar 48, 1 %, sebagian besar (51,9%) responden berada pada rentang usia remaja tengah (16-18 tahun), sebagian besar (66,7%) responden ber jeniskelamin perempuan dan sebagian besar (81,5%) pendidikan terakhir orangtua adalah SMA. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik Pearson Chi-Square test didapatkan hasil bahwa p=0,02 dimana p&amp;lt;0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pola asuh orangtua militer dengan kejadian depresi pada remaja di asrama Kodim 0309/Solok. Saran diharapkan kepada orang tua untuk menerapkan pola asuh yang tepat cenderung kepada pola asuh demokratis. sebagai salah satu upaya untuk mendukung proses perkembangan psikologi remaja yang baik.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5566">
                <text>WESRY  PURNAMA  LINDA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5567">
                <text>univesitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5568">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1239" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1241">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1239\YUNIKE_ZULVIYANTI-SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>314062b57998f32eb662b4f2be003776</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5569">
                <text> &#13;
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN  &#13;
ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 1 V KOTO  &#13;
KAMPUNG DALAM TAHUN 2022 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5570">
                <text>Anemia merupakan masalah kesehatan utama masyarakat dunia khususnya di negara &#13;
berkembang, sekitar 50-80% anemia disebabkan kekurangan zat  besi.  Prevalensi anemia &#13;
pada remaja putri di Sumatera Barat sebesar 29,8% berada diatas rata-rata nasional 14,8%, di &#13;
Kabupaten Padang Pariaman menunjukkan kenaikan presentase dari  empat  tahun berturut-&#13;
turut yaitu 39,8% (2018), 41,6% (2019), 44,8% (2020) dan 45% pada tahun (2021). Hal ini &#13;
dipengaruhi oleh kebiasaan asupan gizi yang tidak optimal, terlambat makan, haid  dan &#13;
kurangnya aktifitas fisik.  Penelitian  bertujuan  untuk  mengetahui  faktor-faktor yang &#13;
mempengaruhi kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 1 V Koto Kampung Dalam &#13;
Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain cross sectional study, &#13;
di lakukan di SMAN 1 V Koto Kampung Dalam pada tanggal 14 September s/d 30 &#13;
September 2022. Populasi pada penelitian ini adalah semua remaja putri kelas X, XI dan XII &#13;
sebanyak 316 orang diperoleh sampel sebanyak 86 orang secara  statified sampling. Data &#13;
dikumpulkan secara observasi langsung dan wawancara dengan menggunakan kuesioner. &#13;
Data dianalisa secara univariat dan bivariat  menggunakan uji  statistik  chi square  dengan &#13;
tingkat kemaknaan α≤0,05. Hasil penelitian 57% status gizi normal, 53,5% pola makan baik, &#13;
55,8% pola menstruasi normal, 66,3%  aktifitas fisik pada kategori sedang  dan  59,3% &#13;
responden  tidak mengalami kejadian anemia.  Terdapat hubungan antara status  gizi  (p &#13;
value=0,000),  terdapat hubungan  jenis  makan  (p  value=0,022),  terdapat hubungan  pola &#13;
menstruasi  (p  value=0,026)  serta  terdapat hubungan  aktivtas fisik dengan kejadian anemia &#13;
pada remaja putri  (p  value=0,029). Berdasarkan hasil penelitian disarankan  perlu  adanya &#13;
upaya peningkatan pencegahan anemia pada remaja dengan melaksanakan program UKS &#13;
bekerja sama dengan institusi terkait seperti puskesmas untuk memberikan penyuluhan &#13;
tentang anemia serta pemberian tablet Fe pada remaja putri yang anemia. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5571">
                <text>Yunike Zulviyanti </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5572">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5573">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1240" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1242">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1240\DEWI_SUSMITA-SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>64a417a92d14f1d09c04946eb1a0ad5b</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5574">
                <text>Hubungan Pola Konsumsi Makanan dengan Status Gizi Anak di SDN 03 Kampung Dalam Tahun 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5575">
                <text>Permasalahan gizi pada anak di dunia cukup serius.  Berdasarkan data World Health &#13;
Organization (WHO) tahun 2018 memperkirakan bahwa 54 persen kematian anak &#13;
disebabkan oleh keadaan gizi yang buruk. Berdasarkan hasil Riskesdas Sumatera Barat tahun &#13;
2018 prevalensi kurus adalah 12,6% terdiri dari 4,2% sangat kurus dan 7,4% kurus. Gemuk &#13;
yaitu 19,1% terdiri dari gemuk 11,4% dan sangat gemuk (obesitas) 7,7%. Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pola Konsumsi Makanan Dengan Status Gizi  Anak &#13;
Di SDN 03 Kampung Dalam Tahun 2022.  Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain &#13;
penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel &#13;
dalam penelitian ini adalah anak sekolah dasar sebanyak 46 orang dari 85 populasi dengan &#13;
cara pengambilan sampel nonprobability sampling atau  purposive sampling. Pengumpulan &#13;
data dengan melakukan Observasi langsung dan wawancara dengan menggunakan &#13;
kuesioner. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat mengunakan uji statistik &#13;
Spearmen Correlation dengan tingkat kemaknaan α&lt;0,05. Waktu Penelitian dilakukan pada &#13;
tanggal 14 september s/d 30 September 2022. Hasil penelitian ini Separuhnya (50%)  anak &#13;
pola konsumsi makanan pada kategori baik dan Sebagian besar (65,2%) anak dengan status &#13;
gizi  normal. Hasil penelitian  membuktikan adanya  Hubungan  Pola Konsumsi Makanan &#13;
dengan  Status Gizi  Anak  di  SDN 03 Kampung Dalam tahun 2022  dengan  uji  Spearmen &#13;
Correlation diperoleh nilai p  value = 0,019  (p  value&lt; 0,05). Menurut hasil penelitian ini, &#13;
disarankan agar ibu-ibu selalu menerapkan pola pemberian makan  yang baik, maksudnya &#13;
dalam pemilihan makannya dan gizi makananya. Puskesmas diharapkan untuk mengevaluasi &#13;
kembali dalam melaksanakan program-program kesehatan mengenai penanggulangan &#13;
masalah gizi di sekolah, sehingga dapat menjadi masukan bagi  SDN 03 Kampung Dalam &#13;
untuk mengevaluasi kembali program promosi kesehatan mengenai pencegahan dan &#13;
penanggulangan gizi buruk pada anak sekolah. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5576">
                <text>Dewi Susmita </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5577">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5578">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1241" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1243">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1241\SKRIPSI_LOVMI_Terbaru.1.pdf</src>
        <authentication>cda1a33c0347afba16dbf6fa665ead70</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5579">
                <text> &#13;
` &#13;
 &#13;
HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KONTRASEPSI &#13;
HORMONAL DAN STATUS GRAVIDA  TERHADAP &#13;
KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL  &#13;
DI RUMAH SAKIT UMUM BKM SAGO    &#13;
KABUPATEN PESISIR SELATAN  &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5580">
                <text>Hipertensi dalam kehamilan salah satu penyebab utama kematian  ibu disamping &#13;
perdarahan dan infeksi. Ada sekitar 85% pre eklamsi terjadi pada  kehamilan &#13;
pertama. Preeklamsi terjadi pada 14% sampai 20% kehamilan dengan  janin lebih &#13;
dari satu dan 30% pasien. Faktor penyebab hipertensi dalam kehamilan yaitu usia, &#13;
Riwayat hipertensi, paritas, status gravida, lama penggunaan kontrasepsi &#13;
hormonal dan kecemasan. Penelitian  ini  bertujuan untuk mengetahui Hubungan &#13;
Lama Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Dan Status Gravida Terhadap Kejadian &#13;
Hipertensi Pada Ibu Hamil di Rumah Sakit Umum BKM Sago Kabupaten Pesisir &#13;
Selatan Tahun 2023. Jenis penelitian ini Deskriptif Analitik dengan desain Cross &#13;
sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan  September  Tahun 2023, &#13;
bertempat  di  RSU BKM Sago.  Populasi penelitian  seluruh ibu  hipertensi &#13;
gestasional bulan Januari s/d Agustus Tahun 2023  yang  berjumlah  45  orang. &#13;
Sampel  sebanyak  45  orang.  Teknik  pengambilan  secara  total  sampling. Hasil &#13;
penelitian  didapatkan  64,4  %  ibu tidak hipertensi,  62,2  % ibu  menggunakan &#13;
kontrasepsi  &lt; 2 tahun,  73,3  % ibu  multigravida. Terdapat hubungan  lama &#13;
penggunaan kontrasepsi dengan  kejadian hipertensi  (p  value  = 0,004,  OR  0,1, &#13;
terdapat hubungan status gravida dengan kejadian hipertensi (p value = 0,014, OR &#13;
0,1). Diharapkan kepada Ibu untuk dapat meningkatkan pengetahuannya tentang &#13;
penyebab dari hipertensi pada kehamilan, sehingga dapat diatasi sedini mungkin &#13;
untuk menjegah terjadinga Angka Kematian Ibu dan Bayi. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5581">
                <text>LOVMI HERNAWAN</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5582">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5583">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1242" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1244">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1242\SKRIPSI_BARU_EZI_OLIVIA_new_PDF.1.pdf</src>
        <authentication>d0ae73a22ea3873f0e780af007c0293c</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5584">
                <text>PENGARUH  PEMBERIAN SUSU KEDELAI TERHADAP &#13;
VOLUME ASI PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH &#13;
KERJA PUSKESMAS NILAM SARI &#13;
KOTA BUKITTINGGI &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5585">
                <text>ASI Eksklusif adalah bayi hanya diberi ASI saja, tanpa tambahan cairan lain, &#13;
seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, air putih dan tanpa tambahan makanan &#13;
padat seperti pisang, pepaya, bubur susu, biskuit, bubur nasi tim. Diantara  cara &#13;
untuk meningkatkan produksi ASI salah satunya yaitu dengan mengkonsumsi &#13;
susu kedelai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh &#13;
pemberian susu kedelai terhadap volume ASI pada ibu menyusui di wilayah kerja &#13;
puskesmas Nilan sari kota Bukittinggi. Desain penelitian  yang digunakan adalah &#13;
penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pre eksperimen. penelitian ini &#13;
menggunakan desain rancangan one grup pretest posttest. Populasi adalah 24 ibu &#13;
menyusui yang terapat Di Wilayah Kerja Puskesmas nilam Sari Kota Buittinggi, &#13;
dengan jumlah sampel 11 orang, diambil secara purposive sampling. Penelitian ini &#13;
dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari  Kota Bukittinggi,  pada  &#13;
tanggal 25 September 2023 s/d 4 Oktober 2023.  pengelolahan dan analisis data &#13;
dilakukan secara . Hasil univariat didapatkan rata-rata volume ASI  sebelum &#13;
pemberian susu kedelai adalah 34 ml dan setelah pemberian susu kedelai adalah &#13;
53 ml. Hasil bivariat didapatkan pengaruh pemberian susu kedelai terhadap &#13;
volume ASI pada ibu menyusui adalah dengan p value (0,000 &lt; 0,05) dapat &#13;
diartikan bahwa ada pengaruh pemberian susu kedelai dalam meningkatkan &#13;
volume ASI  di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari Kota Bukittinggi Tahun &#13;
2023.Dengan hasil penelitian ini,  diharapkan pada    ibu menyusui dapat &#13;
mengkonsumsi susu kedelai untuk memproduksi banyak air susu ibu (ASI). </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5586">
                <text>EZI OLIVIA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5587">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5588">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1243" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1245">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1243\MIKE_NOFITA-SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>3af4017f937dac947664226d7bf3e1f1</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5589">
                <text>EFEKTIFITAS EDUKASI MELALUI VIDEO TENTANG ASI EKSKLUSIF &#13;
TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN IBU MENYUSUI DI PUSTU &#13;
UJUNG PADANG NAGARI KAMPUNG TANGAH WILAYAH KERJA &#13;
PUSKESMAS MANGGOPOH KECAMATAN LUBUK BASUNG &#13;
KABUPATEN AGAM TAHUN 2022 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5590">
                <text> &#13;
ASI memberikan manfaat yang baik pada ibu maupun bayi.  WHO dan UNICEF &#13;
merekomendasikan ASI eksklusif 6 bulan. Cakupan ASI eksklusif di Indonesia  tahun 2020 &#13;
hanya 54% masih jauh dari target nasional  sebesar 80%.  Salah satu upaya dalam &#13;
meningkatkan pengetahuan ibu dalam memberikan ASI eksklusif adalah melalui pendidikan. &#13;
Di era digital pemanfaatan media Laptop dan  smartphone cukup tinggi. Penelitian dilakukan &#13;
untuk melihat Efektifitas Edukasi Melalui Video tentang ASI Eksklusif terhadap Perubahan &#13;
Pengetahuan Ibu Menyusui di Pustu Ujung Padang Nagari Kampung Tangah Wilayah Kerja &#13;
Puskesmas Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Tahun 2022.  Jenis &#13;
penelitian ini  kuantitatif  dengan metode  quasi experiment  atau eksperimen semu, dengan &#13;
desain  one group pretest-postest  without control. Penelitian dilakukan pada tanggal 14 &#13;
september s/d 30 September 2022. Populasi pada penelitian ini semua ibu yang memiliki &#13;
anak balita usia 0-6 bulan sebanyak 20 orang,  teknik sampling secara  total sampling. &#13;
Pengumpulan data dengan melakukan Observasi langsung dan wawancara dengan &#13;
menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat mengunakan &#13;
Uji t  (paired sample test). Hasil dalam penelitian ini  didapatkan rata-rata pengetahuan &#13;
responden sebelum diberikan edukasi video tentang ASI eksklusif sebesar 10,40 point dan &#13;
rata-rata pengetahuan responden sesudah diberikan edukasi video tentang ASI eksklusif &#13;
sebesar 15,75 point di Pustu Ujung Padang Wilayah Kerja Puskesmas Manggopoh Tahun &#13;
2022. Hasil penelitian terdapat  efektifitas edukasi melalui video terhadap pengetahuan ibu &#13;
menyusui antara sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui video tentang ASI eksklusif &#13;
di Pustu Ujung Padang Wilayah Kerja Puskesmas Manggopoh Kabupaten Agam tahun 2022 &#13;
dengan nilai  signifikansi 0,001 (p  value  &lt; 0,05). Puskesmas diharapkan untuk melakukan &#13;
sosialisasi tentang pentingnya memperhatikan pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 0-6 &#13;
bulan. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5591">
                <text>Mike Nofita </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5592">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5593">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1244" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1246">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1244\HILDA_MARNI_INTAN-SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>57dcf436eaf6408fd6abab9056ccb764</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5594">
                <text>PENGARUH PENYULUHAN TENTANG PENYIMPANAN ASI PERAH &#13;
TERHADAP PENGETAHUAN IBU MENYUSUI DI WILAYAH  &#13;
KERJA PUSKESMAS KAMPUNG DALAM KABUPATEN  &#13;
PADANG PARIAMAN TAHUN 2022 &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5595">
                <text>ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja selama 6 bulan tanpa makanan tambahan. World &#13;
Health Organization  (WHO) menetapkan target pencapaian pemberian ASI eksklusif harus &#13;
sebesar 80%. Cakupan ASI Eksklusif tahun 2021 di Indonesia 71,58%, Provinsi Sumatera &#13;
Barat 74,16 %, Kabupaten Padang Pariaman 68% dan cakupan ASI Eksklusif di Puskesmas &#13;
Kampung Dalam 69,8% dari 80% target WHO.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui &#13;
Pengaruh Penyuluhan tentang Penyimpanan ASI Perah  terhadap pengetahuan ibu menyusui &#13;
di Wilayah  Kerja Puskesmas Kampung Dalam  Kabupaten Padang Pariaman  tahun 2022. &#13;
Jenis penelitian ini adalah  kuantitatif dengan metode  quasi experiment  atau eksperimen &#13;
semu. Desain yang digunakan dalam penelitian ini one group pretest-postest without control. &#13;
Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang memiliki bayi berusia 0-6 &#13;
bulan sebanyak 25 orang dengan menggunakan Total sampling. Pengumpulan data dengan &#13;
melakukan observasi langsung dan wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisa data &#13;
dilakukan secara univariat dan bivariat yang dianalisis menggunakan  Uji analisis &#13;
mengunakan Uji t  (paired sample test). Waktu Penelitian dilakukan pada tanggal                   &#13;
14 september s/d 30 September 2022. Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata pengetahuan &#13;
ibu menyusui sebelum diberikan penyuluhan sebesar 10,72 dan rata-rata pengetahuan ibu &#13;
menyusui sesudah diberikan penyuluhan sebesar 13,96 di Wilayah Kerja Puskesmas &#13;
Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman tahun 2022. Hasil penelitian membuktikan &#13;
adanya  Pengaruh  Penyuluhan tentang Penyimpanan ASI Perah  terhadap pengetahuan ibu &#13;
menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Dalam tahun 2022  nilai  sign  p= 0,001 &#13;
(p&lt;0,05).  Puskesmas diharapkan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi tentang &#13;
pentingnya memperhatikan pemberian ASI Eksklusif pada bayi 0-6 bulan serta cara &#13;
penyimpanan ASI Perah yang benar. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5596">
                <text>Hilda Marni Intan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5597">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5598">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1245" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1247">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1245\AFNIATI-SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>0b628acd1a743d54044954d7bcd087f8</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5599">
                <text>EFEKTIFITAS PEMBERIAN UBI JALAR UNGU PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA TERHADAP KADAR HB DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPUNG DALAM  &#13;
TAHUN 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5600">
                <text> &#13;
Anemia defisiensi besi pada ibu dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin &#13;
atau bayi saat kehamilan maupun setelahnya.  Angka kejadian anemia di Puskesmas &#13;
Kampung Dalam cukup tinggi yakni 49,65%. Ubi jalar mengandung 4mg zat besi dalam 100 &#13;
gramnya, dan dapat dikonsumsi ibu hamil untuk meningkatkan kadar hemoglobin dalam sel &#13;
darah merah serta mencegah dan mengobati anemia karena kaya zat besi.  Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk  mengetahui  Efektifitas pemberian ubi jalar ungu pada ibu hamil  dengan &#13;
Anemia terhadap peningkatan HB di wilayah Kerja Puskesmas Kampung Dalam tahun 2022. &#13;
Jenis penelitian ini adalah  kuantitatif  dengan metode  quasi experiment  atau eksperimen &#13;
semu. Desain yang digunakan dalam penelitian ini  one group pretest-postest. Sampel dalam &#13;
penelitian ini adalah  seluruh ibu  hamil TM III sebanyak 14 orang  dengan metode  total &#13;
sampling.  Pengumpulan data dengan Observasi langsung. Analisa data dilakukan secara &#13;
univariat dan bivariat yang dianalisis menggunakan Uji analisis mengunakan Uji t  (paired &#13;
sample test). Waktu Penelitian dilakukan pada tanggal 14 september s/d 30 September 2022. &#13;
Hasil penelitian ini  semuanya (100%) responden mengalami kejadian anemia  dan setelah &#13;
diberikan ubi jalar ungu hampir separohnya (42,85%) responden tidak mengalami kejadian &#13;
anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Dalam tahun 2022.  Hasil Penelitian &#13;
membuktikan adanya  efektifitas konsumsi ubi jalar ungu pada ibu hamil  dengan anemia &#13;
terhadap Kadar HB di wilayah Kerja Puskesmas Kampung Dalam tahun 2022 dengan p = &#13;
0,015.  Ubi jalar ungu dapat dijadikan sebagai alternative  makanan dalam meningkatkan &#13;
kadar hemoglobin dan mencegah anemia. Bidan  bisa  menganjurkan ibu hamil selain &#13;
mengkonsumsi tablet Fe, dapat mengkonsumsi makanan lain yang  mengandung zat besi &#13;
salah satunya dengan mengkonsumsi ubi jalar ungu. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5601">
                <text>Afniati </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5602">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
