<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/browse?output=omeka-xml&amp;page=118&amp;sort_field=added" accessDate="2026-05-13T14:04:05+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>118</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>3519</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="1196" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1198">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1196\SKRIPSI_AISYAH_RODIAH_HARAHAP_TAHUN_2023_.1.pdf</src>
        <authentication>e6e5f7010d78bdae93da3e175f7d778d</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5354">
                <text>EFEKTIVITAS MEDIA EDUKASI VIDEO TENTANG MKJP &#13;
TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM &#13;
MEMILIH ALAT KONTRASEPSI DI WILAYAH  &#13;
KERJA PUSKESMAS LUBUK MANDARSAH  &#13;
KABUPATEN TEBO TAHUN 2023 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5355">
                <text>Laju pertumbuhan penduduk Indonesia menunjukkan angka yang tinggi &#13;
mencapai 1,49% atau sekitar 4 juta pertahun padahal idealnya hanya 2 juta &#13;
pertumbuhan penduduk setiap tahunnya. Dalam mewujudkan pembangunan &#13;
berkelanjutan dibutuhkan penduduk yang berkualitas yang dilakukan dengan &#13;
mengendalikan angka kelahiran, menurunkan angka kematian dan &#13;
mengarahkan mobilitas penduduk. Maka perlu adanya penatalaksanaan salah &#13;
satunya adalah perencanaan kehamilan dengan Keluarga Berencana (KB). &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Media Edukasi Video &#13;
Tentang MKJP Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dalam Memilih Alat &#13;
Kontrasepsi Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Mandarsah Kabupaten Tebo &#13;
Tahun 2023. Penelitian ini adalah  Quasi Experiment  dengan rancangan &#13;
penelitian one group pre test post test. Penelitian ini dilakukan  pada tanggal &#13;
05 Maret  –  05 April 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh &#13;
akseptor KB Aktif yang berada Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk &#13;
Mandarsah,  sedangkan sampel diambil dengan cara  pengambilan  teknik  &#13;
Simple Random Sampling  yaitu sebanyak 54 orang. Pengumpulan data &#13;
dilakukan menggunkan kuesioner. Data dianalisis menggunakan SPSS 23.0. &#13;
Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat  (Uji  wilcoxon) dan &#13;
bivariat  (Uji  Paired Sample T-Test).  Berdasarkan  hasil penelitian ini, &#13;
didapatkan rata-rata pengetahuan  pre test  adalah  dan rata-rata pengetahuan &#13;
post test adalah 75,17%, rata-rata sikap pre test adalah 74,57% dan Sikap post &#13;
test  84.01%.  Berdasarkan uji hubungan antara variabel  independen dan &#13;
dependen (p-value 0.001), ada Efektifitas Media Edukasi Video Tentang &#13;
MKJP Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Dalam Memilih Alat &#13;
Kontrasepsi Di Puskesmas Lubuk Mandarsah Kabupaten Tebo Tahun 2023. &#13;
Petugas kesehatan diharapkan dapat memberikan pendidikan kesehatan &#13;
kepada pasangan usia subur dengan memanfaatkan media video sehingga &#13;
dapat meningkatkan pengetahuan tentang Metode Kontrasepsi Jangka &#13;
Panjang. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5356">
                <text>AISYAH RODIAH HARAHAP </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5357">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5358">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1197" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1199">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1197\Skrips_[Nanik_Oktamalinda].pdf</src>
        <authentication>0503c1dbb03d22d3c88dc50218bfd6d1</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5359">
                <text>HUBUNGAN PERILAKU CARING BIDAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN POLI KEBIDANAN DI WILAYAH KERJA&#13;
PUSKESMAS TANJUNG TAHUN 2022&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5360">
                <text>Kepuasan pasien akan terpenuhi bila pelayanan yang diberikan telah sesuai dengan harapan pasien. Studi pendahuluan yang dilakukan pada pasien di puskesmas Tanjung di Poli Kebidanan pada tanggal 10 Mei 2022 melalui wawancara 10 pasien, 6 pasien menyatakan belum merasa puas dengan pelayanan yang diberikan, pasien masih mengeluh bahwa pelayanan masih lama atau tenaga kesehatan, khususnya bidan kurang tanggap dan kurangnya perhatian terhadap keluhan pasien. Kurangnya komunikasi bidan pada pasien dan bidan tidak memperkenalkan diri pada pasien Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan perilaku caring bidan terhadap kepuasan pasien poli kebidanan di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Tahun 2022. Penelitian ini menggunankan jenis penelitian kuantitatif korelasional. Dengan analisis univariat dan bivariat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien poli kebidanan Puskesmas Tanjung pada bulan April-Mei 2022 yang berjumlah 80 orang pasien, sampel sebanyak 45 orang pasien poli kebidanan dengan menggunakan rumus slovin. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner perilaku caring dan kepuasan pasien poli kebidanan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh sebagian besar bidan sudah caring baik yaitu sebesar 80%, sedangkan 20% sisanya menunjukkan bidan cukup caring, dari 45 responden juga menunjukkan bahwa sebagian besar pasien merasa sangat puas (93,33%) dan sisanya 6,67 merasa puas. Dari hasil uji chi square p value = 0.0001 berarti p &lt; 0,05 hal ini menujukkan adanya hubungan yang signifikan antara caring bidan dengan tingkat kepuasan pasien poli kebidanan di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Tahun 2022. Penelitian lebih lanjut untuk memberikan informasi faktor – faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pasien.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5361">
                <text>Nanik Oktamalinda</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5362">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5363">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1198" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1200">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1198\FULL_SKRIPSI_3_[2]_VDF.pdf</src>
        <authentication>4b89f4bb5ef1cc7130de7d9e94090e3a</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5364">
                <text>HUBUNGAN SIKAP DAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PELAKSANAAN PHBS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LINTAU BUO UTARA I TAHUN 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5365">
                <text>Strategis pembangunan kesehatan dalam dokumen Rencana  Pembangunan &#13;
Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. PHBS Tatanan keluarga adalah &#13;
PHBS yang dilakukan pada anggota keluarga mulai dari pelayanan hidup bersih &#13;
secara individu dan juga pelayanan hidup bersih yang dilakukan secara bersama. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap dan Pola Asuh  Dengan &#13;
Pelaksanaan PHBS Keluarga di Wilayah kerja Puskesmas Lintau Buo Utara I &#13;
tahun 2023.  Jenis penelitian ini  deskriptif kolerasi.  Populasi pada penelitian ini &#13;
adalah seluruh  orang tua yang memiliki  kegiatan dan ditujuk sebagai keluarga &#13;
PIS-PK. Dengan  sampel sebanyak  55  orang responden.  Pengambilan sampel &#13;
menggunakan teknik Accedental Sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini &#13;
menggunakan kusioner dengan analisa univariat dan Bivariat mengunakan uji Chi &#13;
Square. Hasil penelitian diketahui bahwa lebih separoh responden yaitu sebanyak &#13;
31 orang (56,4%) dengan Sikap kategori Positif, sebanyak 24 orang (43,6%) &#13;
dengan Pola Asuh kategori Demokratif, sebanyak 28 orang (50,9%) dengan &#13;
Pelaksanaan PHBS keluarga kategori baik. Adanya hubungan antara Sikap dengan &#13;
Pelaksanaan PHBS  keluarga  p_value=0,002. Dan Adanya hubungan antara Pola &#13;
Asuh dengan Prilaku PHBS  keluarga  p_value=0,000.  Kesimpulan  terdapatnya &#13;
hubungan sikap dan pola asuh orang tua terhadap Pelaksanaan PHBS keluarga. &#13;
Saran  diharapkan pihak pelayanan kesehatan untuk memberikan perhatian &#13;
pelaksanaan prilaku PHBS apakah berjalan sesuai dengan target yang diharapkan. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5366">
                <text>ROZA NOFITA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5367">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5368">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1199" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1201">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1199\ZS_gabungan_OKT_final_[2].docx_CD.pdf</src>
        <authentication>64edaba392854c0015aeaa45de4fe813</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5369">
                <text>GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG &#13;
STUNTING DI KELURAHAN AUR KUNING PADA WILAYAH &#13;
KERJA PUSKESMAS TIGO BALEH BUKITTINGI &#13;
TAHUN 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5370">
                <text>Balita pendek dan sangat pendek adalah balita dengan panjang badanatau tinggi badan &#13;
menurut umurnya di bandingkan dengan standar baku WHO-MGRS (Multicentre Growth &#13;
Reference Study). Sedangkan definisi stunting menurut Kementerian Kesehatan adalah anak &#13;
balita dengan nilai z-scorenya kurang dari  -2 SD (stunted) dan kurang dari  -3SD (severely &#13;
stunted). Berdasarkan data angka balita stunting di Indonesia masuk ke dalam kategori &#13;
prevalensi tertinggi di wilayah Asia Tenggaraterdapat 29,6% dari total balita nasional &#13;
mengalami  stunting.  Rata-rata  balita  yang  mengalami  stunting  di  Indonesia  sejak  tahun &#13;
2005 hingga 2017 yaitu  36,4%4. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran &#13;
Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Stunting. Desain  penelitian ini adalah penelitian &#13;
kuantitatif  dengan  desain  penelitian  deskriptif  dengan  tujuan  utama  untuk  membuat &#13;
gambaran keadaan secara populasi. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 50 &#13;
responden dengan menggunakan random sampling dengan rumus dari Lemeshow. &#13;
Pengumpulan  data  dengan  menggunakan  kuesioner,  waktu  penelitian  dilakukan  pada &#13;
tanggal 05  sampai dengan  30  Oktober  2022.  Hasil penelitian  menunjukkan  Gambaran &#13;
Tingkat  Pengetahuan  masyarakat  60%  (30  responden)  tentang  Pengertian/Definisi &#13;
Stunting,  dan  56  %  (28  responden)  tentang  Penyebab  Stunting  dengan  kategori &#13;
pengetahuan kurang sedangkan tingkat pengetahuan Baik 40% (20 responden) tentang &#13;
Pencegahan Stunting serta pengetahuan yang cukup50% (25 responden) tentang1000 hari &#13;
pertama kehidupan  bayi. Maka disimpulkan perlu adanya sosialisasi dor to dor pada &#13;
masyarakat tentang masalah-masalah kesehatan pada anak dan kehidupan seorang anak sangat &#13;
bergantung kepada orang tua. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5371">
                <text>ZULFA SAVITRI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5372">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5373">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1200" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1202">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1200\SKRIPSI_AISYAH_RODIAH_HARAHAP_TAHUN_2023_.1.pdf</src>
        <authentication>e6e5f7010d78bdae93da3e175f7d778d</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5374">
                <text>EFEKTIVITAS MEDIA EDUKASI VIDEO TENTANG MKJP &#13;
TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM &#13;
MEMILIH ALAT KONTRASEPSI DI WILAYAH  &#13;
KERJA PUSKESMAS LUBUK MANDARSAH  &#13;
KABUPATEN TEBO TAHUN 2023 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5375">
                <text>Laju pertumbuhan penduduk Indonesia menunjukkan angka yang tinggi &#13;
mencapai 1,49% atau sekitar 4 juta pertahun padahal idealnya hanya 2 juta &#13;
pertumbuhan penduduk setiap tahunnya. Dalam mewujudkan pembangunan &#13;
berkelanjutan dibutuhkan penduduk yang berkualitas yang dilakukan dengan &#13;
mengendalikan angka kelahiran, menurunkan angka kematian dan &#13;
mengarahkan mobilitas penduduk. Maka perlu adanya penatalaksanaan salah &#13;
satunya adalah perencanaan kehamilan dengan Keluarga Berencana (KB). &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Media Edukasi Video &#13;
Tentang MKJP Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dalam Memilih Alat &#13;
Kontrasepsi Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Mandarsah Kabupaten Tebo &#13;
Tahun 2023. Penelitian ini adalah  Quasi Experiment  dengan rancangan &#13;
penelitian one group pre test post test. Penelitian ini dilakukan  pada tanggal &#13;
05 Maret  –  05 April 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh &#13;
akseptor KB Aktif yang berada Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk &#13;
Mandarsah,  sedangkan sampel diambil dengan cara  pengambilan  teknik  &#13;
Simple Random Sampling  yaitu sebanyak 54 orang. Pengumpulan data &#13;
dilakukan menggunkan kuesioner. Data dianalisis menggunakan SPSS 23.0. &#13;
Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat  (Uji  wilcoxon) dan &#13;
bivariat  (Uji  Paired Sample T-Test).  Berdasarkan  hasil penelitian ini, &#13;
didapatkan rata-rata pengetahuan  pre test  adalah  dan rata-rata pengetahuan &#13;
post test adalah 75,17%, rata-rata sikap pre test adalah 74,57% dan Sikap post &#13;
test  84.01%.  Berdasarkan uji hubungan antara variabel  independen dan &#13;
dependen (p-value 0.001), ada Efektifitas Media Edukasi Video Tentang &#13;
MKJP Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Dalam Memilih Alat &#13;
Kontrasepsi Di Puskesmas Lubuk Mandarsah Kabupaten Tebo Tahun 2023. &#13;
Petugas kesehatan diharapkan dapat memberikan pendidikan kesehatan &#13;
kepada pasangan usia subur dengan memanfaatkan media video sehingga &#13;
dapat meningkatkan pengetahuan tentang Metode Kontrasepsi Jangka &#13;
Panjang. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5376">
                <text>AISYAH RODIAH HARAHAP </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5377">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5378">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1201" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1203">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1201\revisi_skripsi_yusmaidar_ok_kasett.1.pdf</src>
        <authentication>d513b971310313f8f2950a130b713100</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5379">
                <text>PENGARUH KONSUMSI LABU SIAM TERHADAP FREKUENSI BAB &#13;
PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DIPRAKTEK MANDIRI BIDAN &#13;
WILAYAH KERJA PUSKESMAS RIMBO BUJANG IX  &#13;
 KABUPATEN TEBO TAHUN 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5380">
                <text>Konstipasi adalah gangguan pada kehamilan yang menyerang system pencernaan. &#13;
Wanita  yang  mengalami  konstipasi  sebelum  kehamilan  dapat  merasa  bahwa &#13;
kondisi  ini  menjadi  lebih  bermasalah  saat mereka  hamil.  Ini  juga  merupakan &#13;
masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan .Konstipasi menyebabkan rasa &#13;
begah dan penuh seta hilang  nafsu  makan.Sechium  Edule  atau  lebih  dikenal &#13;
dengan  labu  siam merupakan  salah  satu  jenis  sayur  yang  umum  dimakan  masyarakat &#13;
Indonesia.  Sayuran  ini  bisa  langsung  dinikmati  dengan  cara  direbus  bersama  kulitnya &#13;
ataupun  diolah  menjadi  berbagai  masakan  dengan  mengupas  kulitnya  terlebih  dahulu. &#13;
Penelitian ini dilakukan  untuk melihat pengaruh Konsumsi Labu Siam Terhadap &#13;
Frekuensi BAB Pada Ibu Hamil Trimester III di Praktek Mandiri Bidan Wilayah &#13;
Puskesmas Rimbo Bujang IX Kabupaten Tebo Tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini &#13;
adalah Ibu Hamil Trimester III Yang Frekuensi BAB nya Kurang Dari Normal.di Praktek &#13;
Mandiri Bidan Wilayah Puskesmas Rimbo Bujang IX Kabupaten Tebo g. Penelitian ini &#13;
berupa Quasi Exsperiment  dengan menggunakan One Group Pretest  – Posttest design. &#13;
Cara menghitung sample menggunakan rumus  Issac dan Michael ( purposive sampling), &#13;
dan di dapat sample penelitian berjumlah 8 orang Ibu Hamil Trimester III yang &#13;
mengalami Konstipasi. Pengumpulan  data menggunakan lembar observasi kemudian di &#13;
analisi dengan Uji  Paired T  –  test.  Waktu penelitian di  lakukan pada tanggal 19 &#13;
September 2022 s/d 27 September 2022. Hasil uji statistic menggunakan paired T –  test &#13;
diperoleh p = 0.000 &lt; α 0,05 sehingga dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh Konsumsi &#13;
Labu Siam Terhadap Frekuensi BAB Pada Ibu Hamil Trimester III di pRaktek Mandiri &#13;
Bidan Wilayah Puskesmas Rimbo Bujang IX Kabupaten Tebo Tahun 2022. Pemberian &#13;
rebusan Labu Siam  merupakan  salah  satu  upaya  non  farmakologi  untuk memperlancar &#13;
BAB, dengan demikian disarankan bagi ibu hamil Trimester III untuk dapat melanjutkan &#13;
konsumsi  rebusan labu siam saat  BAB tidak lancar  untuk  mengurangi  konstipasi dan &#13;
tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5381">
                <text>Yusmaidar </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5382">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5383">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1202" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1204">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1202\Dinda_Desvara_211000415201093_Skripsi.1.pdf</src>
        <authentication>aeadfbc65fed5246d149051caa605210</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5384">
                <text> &#13;
 &#13;
PENGARUH TEKNIK NAFAS DALAM TERHADAP SKALA &#13;
NYERI PADA PASIEN PRIMIPARA INPARTU KALA I  &#13;
DI BPM WH DI KOTA PAYAKUMBUH &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5385">
                <text>Nyeri pada saat proses persalinan  disebabkan oleh menipisnya serviks &#13;
karena adanya kontraksi.  Hampir semua pasien inpartu di BPM WH  tidak &#13;
mampu menahan nyeri pada kala I. Sebagian ibu  ada yang menangis, &#13;
berteriak,dan ada yang memintak di operasi karena tidak mampu menahan &#13;
nyeri pada kala I persalinan.  Pengurangan rasa nyeri persalinan kala I salah &#13;
satunya dapat dilakukan  dengan metode teknik nafas  dalam, dengan  cara &#13;
menarik nafas dalam  pada saat  kontraksi.  Penelitian ini bertujuan  untuk &#13;
mengetahui pengaruh teknik  nafas dalam terhadap skala  nyeri pada pasien &#13;
inpartu kala 1 di BPM WH di Kota Payakumbuh Tahun 2023.  Jenis peneliti &#13;
ini  adalah metode esperimental. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-&#13;
test  dan post-test untuk mengetahui  pengaruh teknik  nafas  dalam  terhadap &#13;
skala nyeri pada pasien inpartu kala I. Waktu penelitian dilakukan pada bulan &#13;
April 2022 – Februari 2023. Populasi dan sampel dalam penelitian  ini yaitu &#13;
ibu hamil trimester III yang berjumlah 16 orang. Teknik pengambilan sampel &#13;
menggunakan total sampling.  Teknik  analisis data  dilakukan menggunakan &#13;
shapirowilk dan  uji  Wilcoxon.  Hasil penelitian menunjukan bahwa  bahwa &#13;
rata– rata intensitas skala nyeri kala I  sebelum dilakukan teknik nafas dalam  &#13;
adalah  4,13, dan setelah dilakukan teknik nafas dalam  adalah  1,62. Hasil Uji &#13;
Wilcoxon  diketahui bahwa  p value = 0,000, hal ini menunjukkan bahwa  ada &#13;
pengaruh  teknik nafas dalam  terhadap skala nyeri pada pasien inpartu kala I. &#13;
Diharapkan  pihak BPM dapat  menerapkan teknik nafas dalam upaya &#13;
mengurangi nyeri persalinan yang dirasakan oleh ibu inpartu. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5386">
                <text> &#13;
DINDA DESVARA  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5387">
                <text> &#13;
 universitas prima nusantara bukiitinggi&#13;
 &#13;
  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5388">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1203" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1205">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1203\SKRIPSI_MAYA_Ok_Print_2.2.pdf</src>
        <authentication>2a41b736b1bacd534fe9cb25ffbc40a2</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5389">
                <text> &#13;
PENGARUH AKUPRESUR TERHADAP FREKUENSI &#13;
EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL &#13;
TRIMESTER I DI WILAYAH KERJA &#13;
PUSKESMAS RAWANG &#13;
TAHUN 2022 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5390">
                <text>mual dan muntah. Keluhan mual muntah terjadi pada 60-80% primigravida &#13;
dan 40-  60% multigravida. Perasaan mual ini disebabkan oleh karena &#13;
meningkatnya  kadar  hormon  estrogen  dan  HCG.  Puskesmas  Rawang &#13;
menduduki persentase  tertinggi, yaitu sekitar 65% dan persentase  terendah &#13;
pada  Puskesmas  Koto  Baru,  yaitu  sekitar  45%.  Terapi  akupresur  dapat &#13;
menurunkan frekuensi mual muntah. Tujuan penelitian ini adalah untuk &#13;
mengetahui  pengaruh  akupresur  terhadap  frekuensi  emesis  gravidarum &#13;
pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja Puskesmas Rawang Kota Sungai &#13;
Penuh Tahun 2022.  &#13;
Jenis penelitian adalah kuantitatif eksperimen dengan  metode  One-&#13;
Group Pretest-Posttest Only Design.One-Group Pretest-Posttest Only. Populasi &#13;
berjumlah 20 orang dengan  sampel 10 orang dengan pendekatan purposive &#13;
sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar  observasi kemudian di &#13;
analisis menggunakan pairedt t test. Waktu penelitian pada Juni-Agustus.  &#13;
Hasil Intensitas muntah sebelum intervensi akupresur  rata-rata  12, &#13;
intensitas terendah 8 tertinggi 18, sesudah intervensi akupresur rata-rata 6,5, &#13;
terendah 4 dengan kategori rendah tertinggi 10, Hasil analisis uji paired t-test &#13;
di dapat hasil  p.value= 0.000 yang berarti terdapat pengaruh  akupresur &#13;
terhadap frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Wilayah &#13;
Kerja Puskesmas Rawang Tahun 2022. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5391">
                <text>Maya Sri Handayani </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5392">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5393">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1204" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1206">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/30\1204\SKRIPSI_siti_hardianti_[A].pdf</src>
        <authentication>a0ec3571ef5b65f583802f59e21d810c</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="30">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5269">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5394">
                <text>    &#13;
 &#13;
HUBUNGAN KELENGKAPAN PEMBERIAN IMUNISASI &#13;
DASAR DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK  &#13;
USIA 24-60 BULAN DI DESA TANGGA BESI   &#13;
KECAMATAN SIMPANG KIRI &#13;
KOTA SUBULUSSALAM &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5395">
                <text> &#13;
Stunting merupakan masalah gizi kronik  yang mengakibatkan anak lebih pendek &#13;
dari anak seusianya,  Aceh  menduduki peringkat tiga  dengan  angka prevalensi &#13;
Stunting yaitu sebanyak 37,9%, dampak stunting tidak hanya pada segi kesehatan &#13;
tetapi juga dapat mempengaruhi tingkat kecerdasan anak. Penelitian  ini bertujuan &#13;
untuk mengetahui hubungan kelengkapan imunisasi dasar dengan kejadian &#13;
stunting pada anak usia 24-60 bulan di desa tangga besi kecamatan simpang kiri &#13;
kota subulussalam tahun 2023.  Desain  penelitian ini menggunakan jenis &#13;
penelitian analitik korelasional dengan pendeketanan  cross sectional,  populasi &#13;
sebanyak 93, sampel 75  dengan  menggunakan  Accidental  sampling, &#13;
menggunakan uji bivariat menggunakan  uji square spss,  Pengumpulan data &#13;
dengan lembar observasi dan waktu penelitian dilakukan pada  tanggal 13 januari &#13;
2023 s/d 3 februari 2023. Hasil  penelitian rata  –  rata anak usia 24-60 bulan &#13;
dengan status imunisasi tidak lengkap 57,3% yang imunisasi lengkap 42,7% dan &#13;
rata –  rata anak usia 24-60 bulan lebih banyak tidak mengalami stunting 62,7% &#13;
dan anak yang stunting 37,3%. Kelengkapan imunisasi dasar dengan kejadian &#13;
stunting pada anak  p=0,002,  Sehingga  dapat  disimpulkan  adanya  hubungan &#13;
kelengkapan imunisasi dasar dengan kejadian stunting pada anak usia 24-60 bulan &#13;
di desa tangga besi kecamatan simpang kiri kota subulussalam tahun 2023.  &#13;
Imunisasi merupakan salah  satu metode yang dapat diberikan untuk mengatasi &#13;
stunting  pada anak,  disarankan  kepada  petugas  kesehatan  untuk  memberikan &#13;
edukasi  tentang  betapa pentingnya kelengkapan imunisasi dasar pada balita, &#13;
sehingga dapat mencegah stunting.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5396">
                <text>SITI HARDIANTI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5397">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5398">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1205" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1207">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1205\SKRIPSI_BELLA_MONICA_Edit_Bd_To_Print.1.pdf</src>
        <authentication>f94d9eb71996c97e06ae12c80dc830c3</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5399">
                <text> &#13;
PENGARUH PEMBERIAN BUAH PEPAYA (CARICAPAPAY&#13;
TERHADAP VOLUME ASI PADA IBU MENYUSUI  &#13;
DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWANG TAHUN 2022 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5400">
                <text>ASI merupakan nutrisi ideal untuk bayi yang mengandung zat gizi paling sesuai &#13;
dengan kebutuhan bayi.  Di negara berkembang hanya 39% ibu-ibu yang &#13;
memberikan ASI eksklusif. Hal ini disebabkan oleh ASI  yang sukar keluar di &#13;
minggu pertama setelah melahirkan dan persepsi ibu bahwa produksi ASI  tidak &#13;
mencukupi. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI &#13;
adalah  secara non farmakologi adalah dengan mengkonsumsi  buah pepaya. &#13;
Pepaya mengandung  laktagogum  yang dapat merangsang aktivitas protoplasma &#13;
pada sel-sel sekretoris kelenjar susu dan ujung saraf sekretoris dalam kelenjar &#13;
susu.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  Pengaruh Pemberian Buah &#13;
Pepaya (Carica Papaya L)  Terhadap Volume Asi Pada Ibu Menyusui  Di &#13;
Wilayah Kerja  Puskesmas Rawang  Tahun 2022. Penelitian ini menggunankan &#13;
jenis penelitian Quasy Experiment design dengan pendekatan  Pretest-Posttest &#13;
with control group,  dengan analisis univariat dan bivariate. Populasi dalam &#13;
penelitian ini adalah ibu menyusui yang ada di wilayah kerja Puskesmas Rawang &#13;
Tahun 2022, sampel sebanyak 16 orang  ibu. Hasil penelitian diperoleh  rata-rata &#13;
volume ASI pada kelompok intervensi sebelum diberikan buah papaya 185 cc, &#13;
dengan volume minimum 150 cc dan maksimum 250 cc. Volume ASI pada &#13;
kelompok intervensi setelah diberikan buah papaya 295.5 cc, dengan volume &#13;
minimum 270 cc dan maksimum 320 cc. rata-rata selisi volume ASI Ibu setelah &#13;
mengkonsumsi pepaya 101,25 cc. Uji analisis data yang digunakan adalah uji &#13;
parametric yaitu T test dengan hasilnya p value=0,000  (P &lt; α) dengan selisih &#13;
rata-rata (Mean Diference) sebesar 60 cc (292.5  –  232.5). Artinya Ha diterima &#13;
ada pengaruh pemberian buah papaya (Carica Papaya L) Terhadap Volume Asi &#13;
Pada Ibu Menyusui di wilayah kerja puskesmas rawang tahun 2022. Diharapkan &#13;
pemberian buah pepaya dapat dijadikan rekomendasi untuk  ibu menyusui yang &#13;
volume ASInya sedikit.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5401">
                <text>Bella Monica </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5402">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5403">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
