<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/browse?output=omeka-xml&amp;page=116" accessDate="2026-05-13T12:34:32+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>116</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>3519</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="2399" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2384">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2399\skripsi_yanti2_UdahPerbaikibbbgv.1.pdf</src>
        <authentication>c7810685e1b3f1fcb72d237d2abf38d5</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11063">
                <text>Hubungan antara karakteristik perkembangan remaja terhadap perilaku bullyingsiswa&#13;
di SMPN 1 Basa IV Balai Tapan Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11064">
                <text>Perilaku bullyingpada remaja sangat memicu remaja mengalamikegagalan dalam&#13;
melakukan perkembangan apalagi remaja mengalami ini sangatlah rentan dengan&#13;
resiko masa depan remaja karena remaja sangat agraesif dan remaja juga akan&#13;
mengalami depresif.Untuk itu peneliti tertarik melakukan penelitian tentang&#13;
“Hubungan antara karakteristik perkembangan remaja terhadap perilaku&#13;
bullyingsiswa di SMPN 1 Basa IV Balai Tapan Kabupaten Pesisir Selatan Tahun&#13;
2020. Metode penelitian metode deskriptif analitik dengan desain cross sectional.&#13;
Sampel adalah semua siswa remaja yang melangalami bulying sebanyak 76 orang&#13;
Pengolahan dan analisa data dilakukan dengan komputerisasi menggunakan uji&#13;
statistic chi square test pada batas kemaknaan 0,05. Pengambilan data peneliti&#13;
dilakukandengan kunjungan ke SMPN Basa IV Balai Tapan.Hasil penelitian&#13;
didapatkan lebih dari separoh responden memiliki perilaku bullying yang terjadi&#13;
sebanyak 39 orang (51.3 %) di SMPN 1 Basa IV Balai Tapan.Terdapat hubungan&#13;
bermakna antara perkembangan psikososial dengan perilaku bullying siswa dengan&#13;
nilai p = 0,032 ( p &lt; 0,005 ), Terdapat hubungan bermakna antara perkembangan&#13;
kognitif dengan perilaku bullying siswa dengan nilai p = 0,047 ( p &lt; 0,005 ),&#13;
Terdapat hubungan bermakna antara perkembangan moral dengan perilaku bullying&#13;
siswa dengan nilai p = 0,028 ( p &lt; 0,005 ), Terdapat hubungan bermakna antara&#13;
perkembangan spiritual dengan perilaku bullying siswa dengan nilai p = 0,018 ( p &lt;&#13;
0,005 ), Dapat disarankan bahwa hendaknya orang tua dan garu dalam melakukan&#13;
pendidikan memperhatikan perkembangan remaja dalam tubuh kembang.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11065">
                <text>Yanti Syafrika Eka Putri</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11066">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2398" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2383">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2398\CD_SKRIPSI_ASMAR_LENGKAP..Revisi_CETAK..OKee.1.pdf</src>
        <authentication>c15d31c433b3707e2eb11c57ce846f15</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11058">
                <text> Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Pelayanan &#13;
  Kesehatan di Desa Renah Kasah Wilayah Kerja Puskesmas </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11059">
                <text>Survey awal pemanfaaatan pelayanan kesehatan yang dilakukan pada 28 Januari &#13;
2019  sebanyak 10 orang pengunjung Puskesmas, sewaktu diwawancarai 6 &#13;
pengunjung mengatakan belum memanfaatkan pelayanan kesehatan, karena &#13;
pelayanan yang diberikan lama, kemudian juga di karenakan banyaknya berdiri &#13;
klinik-klinik atau rumah sakit sehingga keluarga  bebas memilih tempat &#13;
pelayanan. Dan 2 orang lagi mengatakan memilih berobat ke dukun karena proses &#13;
pengobatan secara alami dan aman.  Dan  2 orang lagi, mengatakan dengan &#13;
masalah biaya atau ekonomi yang tidak mencukupi karena keluarga mengatakan &#13;
setelah pengobatan diberikan, harus ada pembayaran.Penelitian ini bertujuan &#13;
untuk mengetahui  Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Pelayanan &#13;
Kesehatan di Desa Renah Kasah Wilayah Kerja Puskesmas Kersik Tuo &#13;
Kabupaten Kerinci Tahun 2020. Desain  penelitian adalah  deskriptif analitik &#13;
dengan pendekatan crossecsional yaitu pengumpulan data variabel independen &#13;
dan data variabel dependen dilakukan secara bersamaan. 2013:124).Hasil &#13;
penelitian yang dilakukan terdapat lebih dari separoh responden (88,9%) masih &#13;
memiliki pendidikan yang rendah , lebih dari separoh responden (66,7%) &#13;
memiliki tingkat ekonomi kelas bawah, lebih dari separoh responden ( 60%) yang &#13;
berstatus bekerja, lebih dari separoh responden (62,2%) tidak memanfaatkan &#13;
pelayanan kesehatan dengan baik. Dari uji  chi square karakteristik pendidikan &#13;
kepala keluarga ada hubungan terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan, &#13;
karakteristik tingkat ekonomi kepala keluarga ada hubungan terhadap &#13;
pemanfaatan pelayanan kesehatan, karakteristik pekerjaan kepala keluarga tidak &#13;
ada hubungan terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan.Diharapkan penelitian &#13;
ini dapat dijadikan sebagai salah satu data dasar bagi petugas puskesmas guna &#13;
untuk perbaikan pelayanan program tentang pentingnya pelayanan kesehatan. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11060">
                <text> BUDI AFRIANTO </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11061">
                <text>institut kesehatan prima nusantara bukittingi </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11062">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2397" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2382">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2397\SKRIPSI_MILA_DIANA..CETAK..OKee.1.pdf</src>
        <authentication>595e05cfbdfad4e3cda9ec2ee7121908</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11053">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTO RAJO KECAMATAN RAO UTARA KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11054">
                <text> &#13;
Stunting merupakan  suatu  keadaan  anak  terlahir  dengan  ukuran  tinggi  badan &#13;
yang kurang  dimana  anak  ini memerlukan  penataksanaan  yang  khusus  demi &#13;
meningkatkan  tinggi  badan  balita  diantara  dipengaruhi  beberapa  faktor  &#13;
seperti  genetic  ibu  dan  ayah  dan  juga  BBLR  sewaktu  melahirkan  anak &#13;
tersebut.  Berdasarkan  data  dari  Dinas  Kesehatan  Pasaman  tahun  2019 &#13;
didapatkan  sejumlah 16 wilayah Puskesmas dengan kejadian  stunting.  Jumlah &#13;
kejadian  stunting  dari  16 wilayah  kerja  Puskesmas,  angka  stunting  tertinggi &#13;
terdapat  di  wilayah  kerja  Puskesmas  Koto  Rajo.  Maka  peneliti  tertarik &#13;
mengangkat judul “faktor faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada nak &#13;
balita di wilayah kerja Puskesmas Rao Utara tahuh 2020. Metode penelitian ini &#13;
adalah  Studi  Kuantitatif  dengan  pendekatan  Croscektional  dimana  sampel &#13;
sebanyak 61  orang dengan uji satatistik menggunakan Uji Chi Square  . Hasil &#13;
penelitian didapatkan bahwa  ; Lebih dari  separoh  responden  68,9%  Genetik &#13;
tidak  beresiko  pada  Balita  di  Wilayah  kerja  Pusksmas  Rao  Utara  tahun &#13;
2020.  Lebih  dari  separoh  responden70.5  %  memiliki BBLR  yang  tidak &#13;
beresiko  pada  Balita  di Wilayah  kerja  Pusksmas  Rao Utara  tahun 2020.  Lebih &#13;
dari  separoh  responden  68,9%  kejadian  tdak  stunting  pada  Balita  di wilayah &#13;
kerja  Pusksmas  Rao  Utara  tahun  2020.Terdapat  Hubungan  faktor  genetic &#13;
dengan  kejadian  stunting  pada  balita  di wilayah  kerja  Puskesmas  Rao Utara &#13;
tahun  2020  dengan  Pvalue  (0.023&lt;0.05)  Terdapat  Hubungan  faktor  BBLR &#13;
dengan kejadian  stunting  pada  balita  di wilayah  kerja  Puskesmas  Rao Utara &#13;
tahun  2020  dengan  Pvalue  (0.003&lt;0.05).  Disarankan  pada  tenaga  kesehatan &#13;
hendaknya  penelitian  ini  dapat  ditingkatkan  kepada  arah  yang  lebih  tinggi &#13;
tentang stunting pada anak balita. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11055">
                <text>MILA DIANA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11056">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11057">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2396" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2381">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2396\Elvia_Djohanny_-_SKRIPSI_Okee_CD.1.pdf</src>
        <authentication>195f749df942cb166f340014f2a002e9</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11048">
                <text>HUBUNGAN PROMOSI KESEHATAN TERHADAP STIGMA MASYARAKAT TENTANG COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAO KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11049">
                <text>Wabah Covid-19 sudah merupakan masalah masalah global, namun &#13;
informasi tentang covid media sosia ltidak semuanya bisa dipercaya sehingga &#13;
berdampak pada stigma negatif terkait dengan COVID-19.  Fenomena yang &#13;
ditemukan di lapangan bahwa banyak masyarakat yang memperoleh informasi &#13;
tentang covid-19 dari sosial media, berita online ataupun informasi dari mulut-ke &#13;
mulut yang belum bisa diketahui kebenarannya. Hal ini sering menimbulkan &#13;
stigma negatif  masyarakat tentang covid-19 dan mengabaikan himbauan-&#13;
himbauan terkaid covid-19.  Tujuan penelitian untuk mengetahui  hubungan &#13;
promosi kesehatan terhadap stigma masyarakat tentang covid-19. Desain &#13;
penelitian  deskriptif analitik  dengan rancangan  cross sectional. Populasi adalah &#13;
seluruh masyarakat usia 17  - 45 tahun di wilayah kerja Puskesmas Rao. Jumlah &#13;
sampel 196 orang, diambil  teknikstrata sampling  danrandom sampling. &#13;
Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan &#13;
uji  chi-square. Hasil univariat diketahui  66,3 % responden kurang memperoleh &#13;
promosi kesehatan tentang covid-19 dan 54,6 % memiliki stigma yang kurang &#13;
baik tentang covid-19. Hasil bivariat ada  hubungan promosi kesehatan terhadap &#13;
stigma masyarakat tentang covid-19 (p = 0,000  dan OR = 4,493). Disimpulkan &#13;
bahwa promosi kesehatan berhubungan dengan stigma masyarakat. Saran kepada &#13;
petugas Puskesmas agar mengadakan kegiatan penyuluhan kepada kelompok-&#13;
kelompok masyarakat, dengan membuka sesi tanya jawab, sehingga stigma yang &#13;
kurang baik tentang covid-19 dapat diluruskan.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11050">
                <text>ELVIA DJOHANNY </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11051">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA &#13;
BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11052">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2395" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2380">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2395\Skripsi_MISNAWATI_[Pessel].pdf</src>
        <authentication>87e208d9bfe4fb355393a2c9b3a1b181</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11043">
                <text>PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG GERMAS DI MASYARAKAT DESA RENAH KASAH WILAYAH KERJA PUSKESMAS KERSIK TUO TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11044">
                <text>Dunia pada saat ini mengalami  masalah kesehatan  triple burden  dimana &#13;
meningkatnya kematian dan kesakitan akibat Penyakit Tidak Menular (PTM). &#13;
Meningkatnya PTM ini  dapat menurunkan produktivitas sumber daya manusia, &#13;
bahkan kualitas generasi bangsa, untuk mengatasi hal tersebut pemerintah melalui &#13;
instruksi Presiden RI No 1 Tahun 2017 mencanangkan Gerakan Masyarakat &#13;
Hidup Sehat (GERMAS). Pendekatan untuk mensosialisasikan GERMAS &#13;
dilakukan oleh puskemas diseluruh Indonesia untuk terlaksananya GERMAS ini &#13;
diantaranya dengan Promosi Kesehatan (PROMKES). Tujuan penelitian ini &#13;
adalah untuk mengetahui Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap  &#13;
Pengetahuan Masyarakat Tentang Germas  Di Masyarakat Desa Renah Kasah &#13;
Wilayah Kerja Puskesmas Kersik Tuo Tahun 2020. Desain penelitian ini adalah &#13;
penelitian  quasy eksperiment  dengan  rancangan  pre and post test control group &#13;
design. Jumlah sample dalam penelitian ini sebanyak 16 responden dengan &#13;
Teknik sampling yang digunakan adalah  probability samples  yaitu  proportional &#13;
random sampling. waktu penelitian pada bulan Maret-Agustus 2020  dan istrumen &#13;
penelitian dengan menggunakan kuesioner. Analisa secara univariat ditampilkan  &#13;
dengan tabel distribusi frekuensi  dan bivariate dengan  menggunakan  paired &#13;
sample T-tes. Hasil dari penelitian ini didapatkan 68,8 % keluarga dengan tingkat &#13;
pengetahuan rendah, terdapat  pengaruh yang signifikan  setelah dilakukan &#13;
pemberian penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan masyarakat tentang &#13;
germas di desa renah kasah wilayah kerja puskesmas kersik tuo tahun 2020 &#13;
dengan  p=  0,000. Diharapkan bagi instansi kesehatan dalam hal ini Puskesmas &#13;
Kersik Tuo  untuk  memberikan penyuluhan kepada masyarakat terutama pada &#13;
masyarakat  yang  jaraknya jauh dengan puskesmas seperti  desa renah kasah  dan &#13;
desa  lainnya. Kepada peneliti selanjutnya  untuk lebih lanjut meneliti mengenai &#13;
permasalahan yang sama, namun dengan  menggunakan dua kelompok yaitu &#13;
kelompok kontrol dan kelompok intervensi. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11045">
                <text> &#13;
MISNAWATI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11046">
                <text>INTSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKIT TINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11047">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2394" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2379">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/2394\FULL_ZAINAL_ABIDIN.2.pdf</src>
        <authentication>bbe39c2d30060e0cd160a81735d935c0</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11038">
                <text>HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA DENGAN PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 PADA KELUARGA ORANG DALAM PEMANTAUAN (ODP) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIGO BALEH KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11039">
                <text>Covid-19 merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan dengan gejala &#13;
demam,batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak napas, letih, dan lesu. Respon &#13;
psiklogis yang dialami oleh petugas kesehatan terhadap pandemi penyakit &#13;
menular semakin meningkat karena disebabkan oleh perasaan cemas tentang &#13;
kesehatan diri sendiri dan keluarga.  Kecemasan yang dialami mengakibatkan &#13;
beraneka ragam pencegahan penyebaran Covid-19 pada keluarga Orang Dalam &#13;
Pemantauan (ODP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat &#13;
kecemasan keluarga dengan pencegahan penyebaran covid-19 pada keluarga &#13;
Orang Dalam Pemantauan (ODP) diwilayah kerja puskesmas tigo baleh kota &#13;
bukittinggi tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional &#13;
dengan pendekatan  retrospektif  . Teknik pengambilan sampel yang digunakan &#13;
adalah  non probablity sampling  yaitu  purposive sampling  dengan sampel &#13;
sebanyak 65 responden yang diambil dari keluarga orang dalam pemantauan &#13;
(ODP). Analisa data yang digunakan analisa  chi square  dengan α = 0,05. Hasil &#13;
penelitian didapatkan nilai p value sebesar 0,004 &lt; 0,05, berarti hipotesis &#13;
penelitian diterima yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat &#13;
kecemasan dengan pencegahan penyebaran Covid-19. Kesimpulan dari penelitian &#13;
ini adalah semoga keluarga Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau pihak lain &#13;
dapat mengontrol kondisi psikologisnya yaitu kecemasan agar pencegahan &#13;
penyebaran Covid-19 bisa dilakukan dengan baik. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11040">
                <text> &#13;
ZAINAL ABIDIN </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11041">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11042">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2393" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11033">
                <text>HUBUNGAN TINGKAT KETERGANTUNGAN DALAM ACTIVITY &#13;
DAILY LIVING (ADL) DENGAN HARGA DIRI PASIEN STROKE &#13;
DI POLIKLINIK NEUROLOGI RUMAH SAKIT TENTARA &#13;
TK IV 01 07 06 KOTA SOLOK TAHUN 2020&#13;
&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11034">
                <text> &#13;
Berdasarkan organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2016 masih menunjukkan &#13;
rata-rata angka pemberian ASI eksklusif di dunia baru berkisar 38 persen. Di &#13;
Indonesia meskipun sejumlah besar perempuan (96%) menyusui anak mereka &#13;
dalam kehidupan mereka, hanya 42% dari bayi yang berusia  di bawah 6 bulan &#13;
yang mendapatkan ASI eksklusif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui &#13;
Pengaruh Puding Kacang Hijau Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas di BPM &#13;
“N” Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2020.  Metode penelitian ini &#13;
menggunakan metode  quasi-eksperimen  yaitu  Two Group Pretest-postest &#13;
kemudian data diolah dengan menggunakan uji paired sampel test. Sampel dalam &#13;
penelitian ini sebanyak 13 orang responden. Hasil penelitian ini didapatkan rata-&#13;
rata Produksi ASI    sebelum dilakukan pemberian  puding kacang hijau pada ibu &#13;
nifas  sebanyak 6,680 dengan standar deviasi 0,385 dan didapatkan rata-rata &#13;
Produksi ASI    sesudah dilakukan pemberian puding kacang hijau pada ibu nifas &#13;
sebanyak 9,450 dengan standar deviasi 0,936. Didapatkan perbedaan rata-rata &#13;
Produksi ASI  sebelum dan sesudah 2,769 dengan standar deviasi 0,780. Hasil uji &#13;
statistik didapatkan p value 0,000 artinya adanya Pengaruh Puding Kacang Hijau &#13;
Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas di BPM “N” Tarusan Kabupaten Pesisir &#13;
Selatan Tahun 2020. Saran pada pelayanan kesehatan dapat dijadikan sebagai &#13;
intervensi pada saat ada ibu nifas yang mengalami gangguan produksi ASI untuk &#13;
meningkatkan produksi ASI. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11035">
                <text>&#13;
RINI AGUSLINA&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11036">
                <text>institut kesehatan prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11037">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2392" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2378">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2392\SKRIPSI_NOVYENTY_SATUKAN-20_AGUSTUS.1.pdf</src>
        <authentication>47115d4646d6d6ce3fed5ae0675a3024</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11028">
                <text>PENGARUH PUDING KACANG HIJAU TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI BPM “N” TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11029">
                <text>Berdasarkan organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2016 masih menunjukkan &#13;
rata-rata angka pemberian ASI eksklusif di dunia baru berkisar 38 persen. Di &#13;
Indonesia meskipun sejumlah besar perempuan (96%) menyusui anak mereka &#13;
dalam kehidupan mereka, hanya 42% dari bayi yang berusia  di bawah 6 bulan &#13;
yang mendapatkan ASI eksklusif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui &#13;
Pengaruh Puding Kacang Hijau Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas di BPM &#13;
“N” Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2020.  Metode penelitian ini &#13;
menggunakan metode  quasi-eksperimen  yaitu  Two Group Pretest-postest &#13;
kemudian data diolah dengan menggunakan uji paired sampel test. Sampel dalam &#13;
penelitian ini sebanyak 13 orang responden. Hasil penelitian ini didapatkan rata-&#13;
rata Produksi ASI    sebelum dilakukan pemberian  puding kacang hijau pada ibu &#13;
nifas  sebanyak 6,680 dengan standar deviasi 0,385 dan didapatkan rata-rata &#13;
Produksi ASI    sesudah dilakukan pemberian puding kacang hijau pada ibu nifas &#13;
sebanyak 9,450 dengan standar deviasi 0,936. Didapatkan perbedaan rata-rata &#13;
Produksi ASI  sebelum dan sesudah 2,769 dengan standar deviasi 0,780. Hasil uji &#13;
statistik didapatkan p value 0,000 artinya adanya Pengaruh Puding Kacang Hijau &#13;
Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas di BPM “N” Tarusan Kabupaten Pesisir &#13;
Selatan Tahun 2020. Saran pada pelayanan kesehatan dapat dijadikan sebagai &#13;
intervensi pada saat ada ibu nifas yang mengalami gangguan produksi ASI untuk &#13;
meningkatkan produksi ASI. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11030">
                <text>Novyenti </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11031">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA  &#13;
BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11032">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2391" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2377">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2391\SKRIPSI_LENGKAP_SUCI_[PROGSUS_SOLOK]FIX.pdf</src>
        <authentication>bfceb53f188d66c8fec634cb61ca2813</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11023">
                <text>PENGARUH REBUSAN SELEDRI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA POSYANDU LANSIA RUMAH GADANG KELURAHAN VI SUKU KOTA SOLOK TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11024">
                <text>Dalam pengobatan hipertensi terdapat berbagai cara untuk menurunkan tekanan &#13;
darah, salah satunya dengan memodifikasi lingkungan dengan memanfaatkan &#13;
tumbuhan alami yang ada. Tanaman yang dapat digunakan adalah seledri. Seledri &#13;
memiliki kandungan zat astrigen dan flavonoid yang berperan sebagai diuretic &#13;
yang dapat menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui &#13;
pengaruh pemberian rebusan seledri  terhadap penurunan tekanan darah pada &#13;
penderita hipertensi di wilayah kerja Posyandu Lansia Rumah Gadang Kelurahan &#13;
VI Suku Kota Solok Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen &#13;
dengan menggunakan metode one group pretest-postest. Penelitian  ini dilakukan &#13;
selama 5 hari dengan pemberian rebusan seledri sebanyak 2 kali sehari, dengan &#13;
jumlah sampel sebanyak 5 orang sebagai intervensi dan 5 orang kelompok &#13;
kontrol. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan rerata tekanan darah &#13;
sebelum dan sesudah pemberian rebusan seledri. Tekanan darah sebelum 157/95 &#13;
mmHg dan tekanan darah rata-rata sesudah 155/94 mmHg. Hasil uji T-test &#13;
didapatkan pengaruh pemberian rebusan seledri terhadap penurunan tekanan &#13;
darah dengan nilai p=0,001 pada sistole dan 0,017 pada diastole. Berdasarkan &#13;
hasil penelitian disimpulkan terdapatnya pengaruh pemberian rebusan seledri &#13;
terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi, karena seledri &#13;
bekerja sebagai diuretic. Untuk itu disarankan kepada penderita hipertensi &#13;
dianjurkan untuk mengkonsumsi rebusan seledri dalam menetralisir tekanan &#13;
darah. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11025">
                <text>APRILIZA SUCI SAPUTRI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11026">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11027">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2390" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2376">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/98\2390\SKRIPSI_ANDES_IVENTRI.1.pdf</src>
        <authentication>e3f6d28ac58473d98051b2ec87bc3193</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="98">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10689">
                  <text>Tahun 2020</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11018">
                <text>HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN BEROBAT PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS KERSIK TUO TAHUN 2020</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11019">
                <text>Dunia  pada saat ini mengalami    masalah kesehatan  triple burden  dimana &#13;
meningkatnya kematian dan kesakitan akibat  Penyakit Tidak  Menular (PTM) &#13;
khususnya penyakit Hipertensi.  Pemerintah memberikan perhatian serius dalam &#13;
pencegahan dan penanggulangan hipertensi dengan dibentuknya Direktorat &#13;
Pengendalian Penyakit Tidak Menular berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan &#13;
No. 1575 Tahun 2005, Obat hipertensi terbukti dapat mengontrol tekanan darah &#13;
penderita hipertensi. Sehingga, tingkat keberhasilan pengobatan pasien hipertensi &#13;
yang ditandai dengan terkontrolnya tekanan darah dipengaruhi oleh kepatuhan &#13;
pasien dalam minum obat hipertensi  Tujuan penelitian ini adalah untuk &#13;
mengetahui  hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan berobat penderita &#13;
hipertensi di puskesmas kersik tuo tahun 2020. Desain penelitian ini mengunakan &#13;
Cross Sectional  yaitu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara &#13;
faktor-faktor dengan efek, dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan &#13;
data sekaligus pada suatu saat  (point time approach).  Jumlah sample  dalam &#13;
penelitian ini sebanyak 67  responden dengan  Teknik sampling yang digunakan &#13;
adalah nonprobability sampling  yaitu Accidental Sampling. Accidental Sampling. &#13;
waktu penelitian pada bulan Pebruari-Maret 2020  dan istrumen penelitian dengan &#13;
menggunakan kuesioner.  Analisa secara univariat ditampilkan  dengan tabel &#13;
distribusi frekuensi dan bivariate dengan menggunakan  Chi-Square. Hasil dari &#13;
penelitian ini  didapatkan 50,7 % keluarga keluarga tidak mendukung, 50,7 % &#13;
pasien tidak patuh, terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan dukungan &#13;
kelurga dengan  kepatuhan berobat penderita hipertensi di puskesmas kersik tuo &#13;
dengan  p= 0,000. Diharapkan bagi instansi kesehatan dalam hal ini Puskesmas &#13;
Kersik Tuo untuk  memberikan  sosialisasi atau  penyuluhan kepada masyarakat &#13;
tentang kepatuhan berobat, Kepada peneliti selanjutnya untuk lebih lanjut meneliti &#13;
mengenai permasalahan yang sama, namun dengan menggunakan variabel yang &#13;
berbeda </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11020">
                <text> ANDES IVENTRI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11021">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKIT TINGGI  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11022">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
