<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/browse?output=omeka-xml&amp;page=107" accessDate="2026-05-13T08:00:58+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>107</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>3519</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="2489" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2474">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/104\2489\SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>f74d68953d6afd8a0ea728837266b5b7</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="104">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11461">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11514">
                <text>FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GASTRITIS KRONIS PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIULAK GEDANG KECAMATAN SIULAK KABUPATEN KERINCI TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11515">
                <text>Gastritis/maag merupakan suatu peradangan mukosa lambung yang bersifat akut, kronik difus atau lokal, dengan karakteristik anoreksia, perasaan penuh di perut (begah), tidak nyaman pada epigastrium, mual, dan muntah. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci pada Tahun 2017 penyakit Gastritis pada remaja di Puskesmas Siulak Mukai sebanyak 1,21%, Simpang Tutut sebanyak 1,11%, puskesmas Siulak Deras sebanyak 1,13% penyakit gastritis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian gastritis pada remaja Di Wilayah Kerja Puskesmas Siulak Gedang Kabupaten Kerinci Jambi pada Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah observasional yang menggunakan pendekatan analitik dengan menggunakan desain penelitian “cross sectional study”. Di lakukan di wilayah kerja puskesmas siulak gedang kecamatan siulak kabupaten kerinci Pada Bulan Maret – Agustus Tahun 2018. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 139 orang dengan sampel sebanyak 58 orang. Dengan pengambilan sampel secara proposional kemudian dilanjutkan dengan simple random sampling (acak sederhana) dengan cara diundi. Pengolahan data dengan cara melihat kembali data dari dinas kesehatan tentang remaja yang mengalami gastritis di kabupaten kerinci selama tahun 2017. Analisis data dengan cara metoda analisa univariat dan bivariat. Hasil analisa univariat pada penelitian ini menunjukkan bahwa dari 58 responden yang pola makan tidak teratur sebanyak 45 orang responden dengan persentase (77,6 %), Jenis Makanan Buruk gastritis sebanyak 33 orang responden dengan persentase (56,9 %), dan Merokok sebanyak 15 orang responden dengan persentase (25,9 %).Hasil analisa bivariat pada penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pola makan ( p = 1,000 ), jenis makanan ( p = 0,445 ), dan merokok ( p = 0,414 ) dengan kejadian gastritis pada remaja. Kesimpulan dari penelitian tidak ada hubungan antara pola makan, jenis makanan, dan merokok dengan kejadian Gastritis. Pihak Puskesmas diharapkan dapat memberikan penyuluhan dan informasi berupa promosi kesehatan, penyebaran leafleat dan lain – lain terutama tentang penyakit gastritis kepada penderita penyakit Gastritis baik Gastritis Kronis maupun Gastritis Akut.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11516">
                <text> &#13;
MENTARI AGUSTIN </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11517">
                <text>STIKes PRIMA NUSANTARA KOTA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11518">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2488" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2473">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/101\2488\SKRIPSI_EGA_APRISIA.1.pdf</src>
        <authentication>39054dcdb8561b145542e12f7cecc92d</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="101">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11458">
                  <text>Tahun 2021</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11509">
                <text>Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Diskriminasi Terhadap ODHA Di Kota Bukittinggi Tahun 2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11510">
                <text>Diskriminisi adalah suatu perlakukan yang tidak sama antara individu yang sehat dengan individu yang menderita HIV/AIDS. Bukittinggi merupakan Kota kedua kasus tertinggi HIV/AIDS dengan jumlah penderita HIV (38 kasus) dan AIDS (3 kasus) dan tindakan diskriminasi sebesar (63,7%). ODHA adalah sebutan bagi orang yang menderita HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan diskriminasi terhadap ODHA di Kota Bukittinggi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 92.813 orang masyarakat Kota Bukittinggi yang berumur ≥15 tahun. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 398 orang dengan menggunakan teknik sampel multistage random sampling. Analisa data meliputi analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan antara pengetahuan masyarakat dengan diskriminasi terhadap ODHA dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,353 (p&amp;gt;0,05), ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan diskirminasi terhadap ODHA dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,022 (p&amp;lt;0,05), dan ada hubungan antara persepsi masyarakat dengan diskirminasi terhadap ODHA dibuktikan dengan nilai signifikansi p-value 0,000(p&amp;lt;0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan masyarakat dengan diskriminasi terhadap ODHA dan ada hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dan persepsi masyarakat dengan diskriminasi terhadap ODHA di Kota Bukittinggi Tahun 2021. Disarankan kepada lembaga terkait untuk mebuat media baru dan cara baru yang dapat menginformasikan tentang dimana ada virus HIV dan cara penularannyauntuk meningkatkan pengetahuan masyarakat agar dapat mengurangi tindakan diskriminasi terhadap ODHA.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11511">
                <text>Ega Aprisia </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11512">
                <text>institut kesehatan prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11513">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2487" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2472">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/104\2487\SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>0815e95f728b5b2c4e474ddf502722eb</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="104">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11461">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11504">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEAKTIFAN KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SILAGO KABUPATEN DHARMASRAYA TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11505">
                <text>Posyandu merupakan wadah atau tempat masyarakat mendapatkan pelayananan kesehatan terdepan. Untuk mengetahui tingkat perkembangan Posyandu, ditetapkan seperangkat indikator yang digunakan atau penentu tingkat perkembangan Posyandu, di antaranya yaitu Cakupan D/S (balita yang datang dan ditimbang) dan N/D (balita yang naik berat badannya). Kader berperan penting dalam menunjang pencapaian D/S dan N/D yang ada di wilayah kerja Puskesmas. Pencapaian D/S di Puskesmas Silago pada tahun 2016 sebesar 83,2% dengan target 85% dan terjadi penurunan tahun 2017 pencapaian D/S sebesar 70,6% dengan target 85%, Sedangkan pencapaian N/D pada tahun 2016 sebesar 76,4% dengan target 85%, terjadi penurunan tahun 2017 pencapaian N/D sebesar 74,1% dengan target 85%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keaktifan kader posyandu di wilayah kerja puskesmas silago kabupaten Dharmasraya tahun 2018. Jenis penelitian adalah survei dengan menggunakan metode cross sectional study. dengan pengambilan sampel secara proposional kemudian dilanjutkan dengan simple random sampling (acak sederhana) dengan cara diundi. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 73 orang dengan sampel sebanyak 42 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p=0,000), motivasi kader (p= 0,001), pelatihan (p= 0,010) dengan keaktifan kader posyandu. Namun tidak ada hubungan dukungan suami/keluarga (p= 0,075) dengan keaktifan kader. Kesimpulan dari penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan, motivasi dan pelatihan dengan keaktifan kader posyandu sedangkan untuk variabel dukungan suami/keluarga dengan keakifan kader posyandu didapatkan tidak ada hubungan yang signifikan. Petugas Puskesmas Silago disarankan agar memberikan pelatihan kepada kader Posyandu minimal 3 bulan sekali dan secara berkesinambungan untuk lebih meningkatkan keaktifan kader posyandu.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11506">
                <text>YELSI NANI MESBY</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11507">
                <text>STIKES PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11508">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2486" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2471">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/101\2486\skripsi_nesa_bella.1.pdf</src>
        <authentication>c0a697d3aa1ea9bcc7b0801e20f70278</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="101">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11458">
                  <text>Tahun 2021</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11499">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STIGMA MASYARAKAT TERHADAP VAKSIN COVID-19 DI KELURAHAN KUBU GULAI BANCAH TAHUN 2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11500">
                <text>Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menangani masalah Covid-19. Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk mengurangi transmisi/penularan Covid-19. Di masa pandemi saat ini terdapat pro dan kontra terhadap vaksin Covid-19 pada masyarakat sehingga menimbulkan stigma. Stigma merupakan suatu istilah yang menggambarkan suatu keadaan atau kondisi terkait sudut pandang atas sesuatu yang dianggap bernilai negatif dipahami sebagai kontruksi sosial. Kelurahan Kubu Gulai Bancah sudah menjalankan vaksinasi Covid-19. Saat ini stigma masyarakat terhadap vaksin Covid-19 terus berkembang dengan alasan yang beragam sehingga menimbulkan penolakan terhadap program vaksinasi Covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Stigma Masyarakat Terhadap Vaksin Covid-19 Di Kelurahan Kubu Gulai Bancah Tahun 2021. Metode penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini di mulai dari tanggal 1-31 juli 2021 di Kelurahan Kubu Gulai Bancah. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1736 responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 77 responden dengan teknik Accidental Sampling. Hasil uji statistik bivariat menyatakan ada faktor-faktor yang berhubungan dengan stigma masyarakat terhadap vaksin Covid-19 yaitu pengetahuan dengan stigma masyarakat terhadap vaksin Covid-19 diperoleh nilai p 0,004 (p&amp;gt;0,05), dan sikap dengan stigma masyarakat terhadap vaksin Covid-19 diperoleh nilai p 0,000 (p&amp;gt;0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan pengetahuan dan sikap dengan stigma masyarakat terhadap vaksin Covid-19 di Kelurahan Kubu Gulai Bancah tahun 2021. Saran dalam penelitian ini agar masyarakat lebih memahami pencegahan Covid-19 yang menjadi pandemi pada saat sekarang ini.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11501">
                <text>NESA BELLA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11502">
                <text>FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT &#13;
INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11503">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2485" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2470">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/104\2485\SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>bf552a2857c9094ea8b8f74300d40d2a</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="104">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11461">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11494">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTO KATIK KOTA PADANG PANJANG TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11495">
                <text>Air susu ibu (ASI) sangat penting untuk perkembangan bayi, terutama untuk bayi yang baru lahir. ASI sendiri memiliki banyak kandungan di dalamnya sehingga dapat membuat bayi memperoleh banyak asupan yang sesuai jika dibandingkan dengan meminum susu formula. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Pemberian Asi Eksklusif pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Katik Padang Panjang tahun 2018. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi 6-11 bulan yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Koto Katik Padang Panjang sebanyak 120 orang . Jumlah sampel dalam peneitian ini diperoleh sebanyak 54 orang. Teknik pengambilan sample pada penelitian ini adalah proporsional random sampling dengan pengambilan sampel pada masing-masing wilayah kerja puskesmas. Selanjutnya dengan simple ramdom sampling yaitu pengambilan sampel secara acak sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu (p 0.006), pekerjaan ibu(p 0.012), peran petugas kesehatan (p 0.011), dukungan suami (p 0.008) dan pengaruh social budaya (p 0.001) dengan pemberian ASI Ekslusif. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan ibu, pekerjaan ibu, peran petugas kesehatan, dukungan suami dan pengaruh sosial budaya dengan pemberian ASI Ekslusif. Saran dari penelitian ini tertuju kepada pihak puskesmas agar lebih mendukung, mengingatkan dan memberikan pengetahuan tentang manfaat dari ASI Ekslusif kepada seluruh ibu-ibu yang memiliki bayi di wilayah kerja puskesmas Koto Katik.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11496">
                <text>Ranny Martasia </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11497">
                <text>STIKES PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11498">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2484" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2469">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/101\2484\SKRIPSI_SHAVIRA_NOVIANDINI.1.pdf</src>
        <authentication>1dd38c79455ef308f98632a5e5a778e4</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="101">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11458">
                  <text>Tahun 2021</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11489">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GERAKAN HIDUP SEHAT PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS RAMBATAN II KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11490">
                <text>Hidup sehat merupakan suatu hal yang seharusnya memang diterapkan oleh setiap orang, mengingat manfaat kesehatan yang sangat penting bagi setiap manusia, mulai dari konsentrasi dalam bekerja dan beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari tentu memerlukan kesahatan, baik kesehatan pribadi maupun kesehatan anak serta keluarga serta kesehatan masyarakat untuk mencapai derajat kesehatan yang baik, Berdasarkan survei awal yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa dari 10 orang masyarakat, 6 orang diantaranya masih belum menjalankan gerakan hidup sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Gerakan Hidup Sehat pada Masyarakat Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Rambatan II Kabupaten Tanah Datar Tahun 2021.Metode penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional.Penelitian ini dimulai dari Agustus sampai dengan September 2021 di Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Rambatan II Kabupaten Tanah Datar.Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1642 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 321 orang responden dengan dengan teknik sample Multistage Random Sampling. Hasil uji statistik analisis bivariat menyatakan ada hubungan pengetahuan dengan gerakan hidup sehat pada masyarakat di peroleh nilai0,008 (p&amp;lt;0,05), tidak ada hubungan sikap dengan gerakan hidup sehat pada masyarakat diperoleh0,675 (p&amp;gt;0,05), tidak ada hubungan peran petugas kesehatan dengan gerakan hidup sehat pada masyarakatdiperoleh nilai 1,000 (p&amp;gt;0,05), tidak ada hubungan peran tokoh masyarakat dengan gerakan hidup sehat pada masyarakat diperoleh nilai0,193 (p&amp;gt;0,05). Disarakan kepada UPT Puskesmas Rambatan II untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang gerakan hidup sehat dengan cara memberikan edukasi media yang menarik perhatian masyarakat dan mudah memahaminya.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11491">
                <text>SHAVIRA NOVIANDINI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11492">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11493">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2483" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2468">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/101\2483\skripsi88.1.pdf</src>
        <authentication>f96bc79d8aafe812d1b0830fdd597b87</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="101">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11458">
                  <text>Tahun 2021</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11484">
                <text>ANALISIS PEMETAAN DAN FAKTOR RESIKO KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11485">
                <text>Stunting di dunia sebesar 22,9% dan keadaan gizi balita pendek menjadi penyebab 2,2 juta dari seluruh dunia, Indonesia, berdasarkan hasil riset kesehatan dasar Riskesdas tahun 2013, terdapat 37,2% balita yang mengalami stunting, stunting di Kabupaten Pasaman terdapat 19,1% dengan peringkat Nomor 3 dari 19 Kabupaten/Kota Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian stunting dan faktor kejadian stunting di Kabupaten Pasaman tahun 2021. Metode Penelitian ini penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian crossectional dan memanfaatkan aplikasi GIS. Populasi dalam penelitian ini adalah 12 Kecamatan Kabupaten Pasaman tahun 2021. sampel penelitian ini Lansat Kadap dan Lubuk Sikaping, waktu penelitian pada 30 juli sampai 5 agustus, tempat penelitian di Kecamatan Lansat Kadap dan Lubuk Sikaping. Hasil penelitian menggambarkan sejumlah wilayah yang mempunyai kasus kejadian stunting di Kabupaten Pasaman tahun 2020, dari 12 Kecamatan dan 16 Puskesmas, prevalensi kejadian stunting pada balita wilayah Lansat kadap 36,9% sedangkan Lubuk Sikaping 6,2%. dan Faktor resiko di Kecamatan Lansat Kadap persentase BBLR 3.3%, Cakupan Kehadiran Posyandu 57.5%, Sanitasi air minum bekualitas 65,8%, cakupan Asi Eksklusif 89.1%. dan faktor resiko di Kecamatan Lubuk Sikaping, persentase BBLR 2.0%, Cakupan Kehadiran Posyandu 65.8%, Sanitasi air minum bekualitas 88,7%, cakupan Asi Eksklusif 88.9%. Kesimpulan hasil penelitian menggambarkan kasus kejadian stunting wilayah Lansat Kadap dan Lubuk Sikaping, berdasarkan faktor resiko di wilayah lansat kadap dan Lubuk Sikaping dari kasus persentase BBLR sudah memenuhi target, cakupan kehadiran posyandu belum mencapai target, cakupan sanitasi air minum berkualitas masih belum mencapai target, cakupan Asi Eksklusif sudah mencapai target. Diharapkan bagi dinas kesehatan dapat memberikan informasi dan peningkatan status gizi balita di wilayah kerja Dinas kesehatan Pasaman.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11486">
                <text>AGIA SEPNETA PUTRA</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11487">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11488">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2482" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2467">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/101\2482\YUNI_ASMIWATI_FAKTOR-FAKTOR_YANG_BERHUBUNGAN_DENGAN_SIKAP_MASYARAKAT_TERHADAP_VAKSIN_COVID-19_DI_SUMATE.1.pdf</src>
        <authentication>84868f729378ba291755b0e6536db7b7</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="101">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11458">
                  <text>Tahun 2021</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11479">
                <text>Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Stres Pada Remaja Selama Pandemi Covid-19 Di Smp Negeri 7 Sijunjung Tahun 2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11480">
                <text>Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). The emergency committee telah menyatakan bahwa penyebaran Covid-19 dapat dihentikan jika dilakukan proteksi, deteksi dini, isolasi, dan perawatan yang cepat agar tercipta inplementasi sistem yang kuat untuk menghentikan penyebaran Covid-19. Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk mengurangi transmisi atau penularan Covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19, mencapai kekebalan kelompok masyarakat (herd immunity) dan melindungi masyarakat dari Covid-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor yang berhubungan dengan sikap masyarakat terhadap vaksin Covid-19 di sumatera Barat. Metode penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini di mulai dari Juni-Juli 2021 di Provinsi Sumatera Barat. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 5.534.472 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 221 orang responden dengan Accidental Sampling. Hasil uji statistik analisis bivariat menyatakan ada hubungan pengetahuan diperoleh nilai p value 0,000 (p&amp;lt;0,005), dukungan keluarga diperoleh p value 0,000 (p&amp;lt;0,005), peran tenaga kesehatan diperoleh p value 0,000 (p&amp;lt;0,005), dan tidak ada hubungan paparan media diperoleh p value 0,499 (p&amp;gt;0,005). Faktor dominan sikap masyarakat terhadap vaksin Covid-19 adalah dukungan keluarga. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, dukungan keluarga, dan peran tenaga kesehatan dengan sikap masyarakat terhadap vaksin Covid-19. Saran dalam penelitian ini agar masyarakat lebih memahami pencegahan Covid-19 yang menjadi pandemi pada saat sekarang.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11481">
                <text>YUNI ASMIWATI  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11482">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11483">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2481" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2466">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/104\2481\SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>20c440ef0221cb520ac5f6c2434fa0f7</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="104">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11461">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11474">
                <text>ANALISIS UPAYA PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA KOMUNITAS HOMOSEKSUAL DI KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11475">
                <text>Data kemeskes RI kasus baru HIV positif pada tahun 2016 sebanyak 41.250 kasus, persentase kasus HIV positif menurut faktor resiko Homoseksual 26,1%. Data dari Kantor Komisi Penanggulangan AIDS Kota Bukittinggi pada tahun 2017 ditemukan kasus baru HIV sebanyak 74 kasus baru dan berdasarkan faktor resiko homoseksual ada sebanyak 40 kasus baru. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Analisis mendalam upaya pencegahan HIV/AIDS pada Komunitas Homoseksual Di Kota Bukittinggi tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif Dengan desain Studi Kasus. Penelitian dilaksanakan di Kota Bukittinggi Pada bulan Mei-Juni 2018. Informan penelitian sebanyak 5 segmen yaitu 1 sekretaris KPA (Komisi Penanggulangan Aids) Bukittinggi, 4 orang komunitas Homoseksual. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen. Pengolahan data mulai dari pembuatan transkip wawancara, reduksi informasi, data display, conclusion. Data dianalisis secara Triangulasi sumber dan Triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program upaya pencegahan di KPA Bukittinggi telah berjalan dengan baik, Pengetahuan homoseksual tentang pencegahan HIV/AIDS sudah baik, homoseksual memiliki pasangan lebih dari satu, homoseksual melakukan hubungan anal, homoseksual ada yang menggunakan kondom dan ada yang tidak, homoseksual tidak memiliki riwayat penyakit menular. Dapat disimpulkan bahwa upaya pencegahan oleh KPA Bukittinggi sudah berjalan dengan baik, tetapi tidak semua homoseksual yang menerapkan. Saran untuk pihak KPA untuk lebih meningkatkan strategi dalam upaya pencegahan HIV/AIDS khususnya pada komunitas homoseksual.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11476">
                <text>Wiwid Febri Ramadhani  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11477">
                <text>STIKES PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11478">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2480" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2465">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/101\2480\SKRIPSI_RINDA_ZAHARA_.1.pdf</src>
        <authentication>f8c8e9cb0d933376436756d5175127b2</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="101">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11458">
                  <text>Tahun 2021</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11469">
                <text>Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Stres Pada Remaja Selama Pandemi Covid-19 Di Smp Negeri 7 Sijunjung Tahun 2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11470">
                <text>Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Stres Pada Remaja Selama Pandemi Covid-19 Di Smp Negeri 7 Sijunjung Tahun 2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11471">
                <text>Rinda Zahara </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11472">
                <text>institut kesehatan prima nusantara bukittinggi </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11473">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
