<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/browse?output=omeka-xml&amp;page=105" accessDate="2026-05-13T06:51:05+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>105</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>3519</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="2509" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2494">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/106\2509\COVER_ella1_merged.1.pdf</src>
        <authentication>7425ae6b52adccec597567afa5c821eb</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="106">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11463">
                  <text>Tahun 2016</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11613">
                <text>EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM POSYANDU LANSIA DI PUSKESMAS KUMANIS KECAMATAN SUMPUR KUDUS KABUPATEN SIJUNJUNG TAHUN 2016</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11614">
                <text>Cakupan pelayanan kesehatan lansia di Puskesmas Kumanis adalah yang terendah di Kabupaten Sijunjung adalah sebanyak 16,7% dan masih jauh dari capaian target 70%. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program posyandu lansia di Puskesmas Kumanis tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif dengan desain studi evaluatif. Penelitian dilakukan bulan Agustus 2016 di Puskesmas Kumanis, pengambilan sampel yang digunakan bersifat purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap kepala puskesmas, pengelola program, kader posyandu lansia dan lansia, observasi pelaksanaan posyandu lansia, dan telaah dokumen. Hasil penelitian ini dari komponen input, belum adanya regulasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung untuk mendukung pelaksanaan program posyandu lansia. Tenaga pelaksana belum ada mengikuti pelatihan, keaktifan petugas dan kader masih kurang. Sarana prasarana posyandu lansia tidak ada tempat khusus. Pada komponen process, secara umum kegiatan posyandu lansia di Puskesmas Kumanis tidak terlaksana secara maksimal karena kendala keaktifan pengelola program maupun petugas kesehatan yang tidak konsisten dengan rencana kerja sehingga ada kegiatan yang tidak terlaksana pada saat posyandu, kegiatan yang dilaksanakan lebih kepada pemeriksaan fisik saja, monitoring dan evaluasi belum berjalan optimal serta masih kurangnya kesadaran dan partisipasi lansia untuk mengunjungi posyandu lansia. Pada komponen output, pelaksanaan program posyandu lansia belum terlaksana dengan baik dan belum mampu meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan lansia setiap tahunnya. Kesimpulan dari penelitian di atas masih adanya kendala dalam pelaksanaan posyandu lansia di Puskesmas Kumanis pada komponen input dan process dari pelaksanaan kegiatan posyandu lansia. Perlu adanya dukungan dari managemen puskesmas dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga pelaksana posyandu lansia.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11615">
                <text>ELLA ROSANTRI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11616">
                <text>STIKES PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11617">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2508" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2493">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/106\2508\Cover_1_merged.1.pdf</src>
        <authentication>a2e1c04deff79de6caad19bbde0d941f</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="106">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11463">
                  <text>Tahun 2016</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11608">
                <text>ANALISIS PENYEBAB PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA REMAJA DI KOTA SOLOK TAHUN 2016</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11609">
                <text>Narkoba merupakan suatu zat apapun kecuali makanan, air, dan oksigen yang apabila dimasukkan ke dalam tubuh akan mempengaruhi fungsi fisik dan psikologi. Prevalensi kasus narkoba di Indonesia pada tahun 2014 sebesar 2,18% sebanyak 4,1 juta kasus. Kasus narkoba di Kota Solok pada tahun 2015 sebanyak 27 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab penggunaan narkoba pada remaja di Kota Solok tahun 2016, meliputi keagamaan, lingkungan keluarga, lingkungan pergaulan, faktor ekonomi, ketersediaan narkoba, dan alasan internal. Desain penelitian menggunakan case studies. Penelitian dilakaksanakan di Kota Solok pada bulan Agustus. Informan penelitian sebanyak 3 segmen yaitu Badan Narkotika Kota (BNK), remaja, dan orang tua. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan analisis data menggunakan Triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan penyebab penyalahgunaan narkoba pada remaja di Kota Solok adalah disebabkan oleh lingkungan pergaulan dan rasa ingin tahu serta ingin mencoba. Hal ini didasarkan dari hasil wawancara langsung yang menyatakan bahwa lingkungan pergaulan dengan teman sebaya yang terlalu bebas dan tidak terkontrol menyebabkan remaja ikut terjerumus melakukan penyalahgunaan narkoba serta keingintahuan untuk mencoba narkoba merupakan penyebab remaja dalam penyalahgunaan narkoba. Dapat disimpulkan bahwa dalam penyebab penyalahgunaan narkoba pada remaja peran serta orang tua sangat dibutuhkan dengan lebih meningkatkan pengawasan terhadap perilaku anggota keluarganya. Disarankan agar perlu adanya kerjasama yang baik oleh semua elemen baik pemerintah maupun masyarakat sehingga penyalahgunaan narkoba dikalangan remaja dapat dicegah sedini mungkin.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11610">
                <text>YESI AMELIA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11611">
                <text>STIKes PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11612">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2507" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2492">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/101\2507\SKRIPSI_HESTI_clear.1.pdf</src>
        <authentication>c4e1a6d3bb6991c1a26317e678babbd9</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="101">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11458">
                  <text>Tahun 2021</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11603">
                <text>HUBUNGAN PENGETAHUAN, JARAK KE PELAYANAN KESEHATAN DAN PENGAWAS MINUM OBAT (PMO) DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAO KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11604">
                <text>Penyakit  TB  paru  adalah  penyaki  menular  yang  disebab  kan  oleh &#13;
Mycobacterium  tuberculosis  dengan  pengobatan  yang  memerlukan  kepatuhan &#13;
sesuai  jadwal  pengobatan.  Data  Puskesmas  Rao  tahun  2021,  29,7%  dari  47 &#13;
penderita  yang  mendapat  pengobatan  Obat  Anti  Tuberkulosis  (OAT)  dengan &#13;
pengobatan yang  tidak teratur. Keteraturan penderita TB paru dalam pengobatan &#13;
juga sangat dipengaruhi oleh pengetahuan, Jarak ke pelayanan kesehatan dan peran &#13;
pengawas  minum  obat  (PMO).  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui &#13;
Hubungan pengetahuan, jarak ke pelayanan kesehatan dan Pengawas Minum Obat &#13;
(PMO)  dengan  kepatuhan  minum  obat  penderita  TB  Paru  di  Wilayah  Kerja &#13;
Puskesmas  Rao  Kabupaten  Pasaman  Tahun  2021.  Penelitian  ini  menggunakan &#13;
metode  deskriptif korelasi dengan desain  crosssectional  dengan  sampel seluruh &#13;
penderita TB paru di Puskesmas Rao Kabupaten Pasaman pada tahun 2021 dengan &#13;
teknik  total  sampling  yang telah dilakukan pada bulan Agustus 2021. Instrument &#13;
yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner dan dianalisa dengan  chi &#13;
square test. Dari hasil analisa univariat menunjukan 57,6% dengan pengetahuan &#13;
yang baik, 55,3% dengan jarak ke fasilitas kesehatan yang dekat, 51,1%  dengan &#13;
PMO yang aktifdan 61,7% mengikuti aturan jadwal minum dan mengambil obat &#13;
yang telah ditetapkan. Hasil analisa bivariat didapatkan  hasil terdapat hubungan &#13;
pengetahuan (p value = 0,003 dan OR 8,171), Jarak ke fasilitas kesehatan (p value = &#13;
0,037 dan OR 4,444) dan PMO (p value = 0,001 dan OR 13,125) dengan kepatuhan &#13;
minum obat penderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Rao tahun 2021. Saran &#13;
bagi  petugas  TB  Puskesmas  untuk  dapat  menambah  pengetahuan  masyarakat &#13;
umumnya,  penderita  TB  khususnya  dengan  melakukan  penyuluhan-penyuluhan &#13;
tentang TB agar kepatuhan dalam pengobatan TB dapat ditingkatkan oleh penderita &#13;
TB. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11605">
                <text>HESTI WETRI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11606">
                <text>FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT &#13;
INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11607">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2506" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2491">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/101\2506\SKRIPSI_EFI_DARWANTI_NIM_181012113201021.1.pdf</src>
        <authentication>c13cf9dc0bd4a746a684b73d40b51731</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="101">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11458">
                  <text>Tahun 2021</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11599">
                <text>Analisis Laporan Pasien Suspek Covid-19 di RSUD Prof. DR. M. Ali Hanafiah SM Batusangkar Tahun 2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11600">
                <text>Coronavirus Disease  2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang &#13;
disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). &#13;
SARS-CoV-2 merupakan  coronavirus  jenis baru yang belum pernah diidentifikasi &#13;
sebelumnya pada manusia.  Untuk lebih jelas dan akuratnya dalam melihat atau &#13;
membaca sebuah data diperlukan penyajian data yang mudah dimengerti, untuk itu &#13;
diperlukannya analisis data tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis &#13;
laporan pasien suspek Covid-19. &#13;
Jenis penelitian ini  deskriptif pendekatan  retrospektif. Populasi adalah seluruh  pasien &#13;
suspek Covid-19 yang telah dilakukan Test-PCR (Polymerase Chain Reaction) atau &#13;
Test Swab yang mempunyai riwayat kontak dengan pasien Covid-19, sebanyak 359 &#13;
orang, dengan tehnik pengambilan sampel secara total populasi. Penelitian dilakukan &#13;
pada bulan maret 2021.  &#13;
Hasil penelitian menunjukan 52,09% (187) pasien berada pada kategori kasus Suspek &#13;
Covid-19 dan 47,91% (172) pasien berada pada kategori kasus Konfirmasi Covid-19. &#13;
61,50% (115) pasien kasus Suspek Covid-19 di lakukan rawat jalan dan 38,50% (72) &#13;
di rawat inap. 81,98% (141)  pasien kasus Konfirmasi Covid-19 di lakukan  rawat &#13;
jalan dan 18,02% (31) di lakukan rawat  inap. 84,96% (305) pasien Suspek Covid-19 &#13;
di dinyatakan sembuh, 13,09% (47) dirujuk dan 1,95% (7)  di nyatakan meninggal &#13;
dunia. &#13;
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kondisi pasien suspek Covid-&#13;
19 dapat dianalis dan data bias terbaca secara akurat. Disarankan  agar  rumah sakit &#13;
dapat menampilkan data valid yang telah dianalisis tentang kondisi pasien Covid-19 &#13;
yang dirawat atau dilakukan pemeriksaan sehingga memudahkan pihak yang &#13;
berwenang melihat kondisi atau kejadian Covid-19. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11601">
                <text> EFI DARWANTI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11602">
                <text>institut kesehatan prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2505" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2490">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/101\2505\SKRISP_SYAFRIDA_NINGSIH_NIM._181012113201031.1.pdf</src>
        <authentication>a6e30b188c14aca1d73d537b90109f9b</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="101">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11458">
                  <text>Tahun 2021</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11594">
                <text>EVALUASI PELAKSANAAN KLINIK BERHENTI MEROKOK PUSKESMAS PADANG KARAMBIA KOTA PAYAKUMBUH TAHUN 2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11595">
                <text>Klinik berhenti  merokok  diresmikan pada  tahun 2012  di  Puskesmas  Padang. &#13;
Berdasarkan  data register klinik,  jumlah pasien dari  tahun  2016  sampai  tahun &#13;
2018  terus mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui &#13;
jalannya pelaksanaan klinik berhenti merokok Puskesmas Padang Karambia Kota  &#13;
Payakumbuh Tahun 2021.  Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif &#13;
yang dilaksanakan  dari  bulan  Februari  sampai  Maret  2021  di  Wilayah Kerja &#13;
Puskesmas Padang Karambia. Sampel yang diambil berjumlah 11 orang sebagai &#13;
informan dengan teknik  purposive sampling.  Pengumpulan  data dilakukan &#13;
dengan wawancara mendalam, FGD,  telaah dokumen dan observasi. Data diolah &#13;
melalui reduksi  data, penyajian  data, dan  penarikan  kesimpulan, setelah  itu &#13;
dilakukan triangulasi. Hasil  penelitian menunjukan bahwa dari segi masukan &#13;
klinik berhenti merokok memiliki tenaga sebagai petugas namun memiliki &#13;
tugas lain, tidak ada dukungan dana untuk program dan tidak ada ruangan &#13;
khusus, Standard Operating Procedure (SOP) sudah ada namun belum dievaluasi &#13;
dan direvisi. Dari segi proses, sosialisasi belum maksimal, ada identifikasi kilien, &#13;
konseling dan terapi sebanyak 3 kali dalam jarak seminggu, tindak  lanjut  belum  &#13;
berjalan dengan baik. Keluaran  (output)  tidak  ada  target pencapaian  kegiatan &#13;
yang terukur  dan  kunjungan pasien masih sangat rendah. Tahun 2020 tidak ada &#13;
kunjungan pasien  karena  Pandemi Covid-19, sedangkan  tahun 2019  jumlahnya &#13;
mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan kurangnya &#13;
kegiatan sosialiasi/promosi  karena tidak adanya anggaran pendukung, serta &#13;
kurangnya  motivasi perokok untuk berkunjung. Untuk itu, pihak Puskesmas &#13;
Padang Karambia agar mengalokasikan dana untuk mendukung kegiatan klinik &#13;
berhenti merokok sehingga dapat meningkatkan sosialisasi/promosi. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11596">
                <text> &#13;
SYAFRIDA NINGSIH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11597">
                <text>INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11598">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2504" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2489">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/101\2504\Mediawati.1.pdf</src>
        <authentication>1373235d153f8a1a39fcbf0f99bc1679</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="101">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11458">
                  <text>Tahun 2021</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11589">
                <text>EVALUASI PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT PADA INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SAWAHLUNTO</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11590">
                <text> &#13;
Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM-RS) merupakan kewajiban &#13;
yang harus dimiliki oleh sebuah rumah sakit di Indonesia. Sistem Informasi &#13;
Manajemen Rumah Sakit sudah diatur dalam regulasi SIMRS yang tertuang &#13;
pada  Permenkes RI Nomor 82 tahun 2013 tentang Sistem Informasi &#13;
Manajemen Rumah Sakit. Rumah sakit yang memiliki sistem manajemen &#13;
yang baik sudah hampir selalu dapat dipastikan bahwa standar &#13;
pelayananannya pun baik.  Selain itu penggunaan SIMRS ini juga &#13;
merupakan suatu keharusan dalam memberikan pelayanan kepada pasien &#13;
terkait dengan pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional. Berdasarkan latar &#13;
belakang yang telah dikemukakan di atas maka rumusan  masalah  pada &#13;
penelitian ini adalah  bagaimana  penerapan Sistem Informasi Manajemen &#13;
Rumah Sakit pada Instalasi Farmasi RSUD Sawahlunto.  Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui  bagaimana pelaksanaan  Sistem Informasi &#13;
Manajemen Rumah Sakit pada Instalasi Faramasi RSUD Sawahlunto. Jenis &#13;
penelitian ini adalah penelitian kualitatif studi evaluatif  dengan  metode &#13;
observasi dan wawancara mendalam terhadap 5 informan yang terdiri dari 1 &#13;
orang  Kasi Humas yang membawahi petugas SIMRS,1orang  informan &#13;
petugas SIMRS , 1orang  informan Petugas Logistik Farmasi, 1orang &#13;
Informan Petugas Pelayanan Apotek, dan 1 orang informan petugas &#13;
pembuat klaim obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen  input &#13;
meliputi petugas SIMRS saat ini berjumlah 3 orang sudah cukup memadai, &#13;
hanya untuk tenaga penginput di ruangan masing-masing masih perlu &#13;
sosialisasi dan pelatihan, karena petugas pada ruangan sudah banyak yang &#13;
berganti,dan tidak adanya pelatihan khusus yang diberikan. Proses meliputi &#13;
kegiatan pengumpulan data, pengolahan data dan penyimpanan data. Output &#13;
meliputi  hasil dari  SIMRS sangat membantu sekali dan pelaksanaan &#13;
operasional RSUD karena dilakukan secara online, baik dalam pelayanan &#13;
maupun untuk manajemennya, &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11591">
                <text>MEDYAWATI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11592">
                <text>FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT &#13;
INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11593">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2503" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2488">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/103\2503\softcopy_SELVI.1.pdf</src>
        <authentication>8a00de5effa28938f20477bc890f04d9</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="103">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11460">
                  <text>Tahun 2019</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11584">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA DI KECAMATAN SIULAK KABUPATEN KERINCI TAHUN 2019</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11585">
                <text>Remaja merupakan harapan masa depan bagi bangsa dan negara. Remaja masih memiliki sifat emosi yang labil, dan sangat ingin mencari tahu tentang hal- hal yang sebelumya tidak tahu. Menurut (WHO) batasan remaja usia 13-22 tahun, Insiden perilaku seksual di Dunia tahun 2018 41% remaja telah melakukan hubungan seksual, sedangkan di Indonesia 2% remaja wanita dan 8% remaja pria mengatakan pernah melakukan hubungan seksual. Jambi merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang juga turut menyumbangkan perilaku seksual remaja sebanyak 53,15% terutama di Kabupaten Kerinci Kecamatan Siulak 27,86%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah pada remaja di Kabupaten Kerinci Kecamatan Siulak Tahun 2019. Metode penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional, penelitian dimulai 28 Juli-28 Agustus 2019 di Kabupaten Kerinci Kecamatan Siulak. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 648 orang responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 86 orang responden dengan Teknik Simple Random Sampling. Hasil uji statistik nilai paparan pornografi diperoleh nilai p 0,007 (p &amp;lt; 0,05), peran teman sebaya diperoleh nilai p 0,003 (p &amp;lt; 0,05), tingkat pengetahuan diperoleh nilai p 0,020 (p &amp;lt; 0,05), peran orang tua diperoleh nilai p 0,022 (p &amp;lt; 0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku seksual dengan paparan pornografi, peran teman sebaya, tingkat pengetahuan dan peran orang tua. Saran dalam penelitian ini. Agar remaja tidak terjerumus ke hal-hal negatif yang merugikan diri sendiri maupun pihak lain, maka remaja harus membentengi diri dengan cara memperdalam pengetahuan agama dan bergaul dengan teman yang baik.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11586">
                <text>SELVI AFNI AGRESTILA</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11587">
                <text>FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11588">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2502" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2487">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/103\2502\SKRIPSI_indah_fajar_wati[1].pdf</src>
        <authentication>7c49277064847b20b7c17afcec6c249f</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="103">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11460">
                  <text>Tahun 2019</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11579">
                <text>HUBUNGAN PERILAKU 3M PLUS DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANDIANGIN KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2019</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11580">
                <text>Indonesia merupakan negara dengan kasus DBD tertinggi di Asia Tenggara pada tahun 2012. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian jika tidak segera diobati. Data dari Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi menunjukkan bahwa jumlah kasus DBD tertinggi terdapat di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin tahun 2018 (januari- desember) yaitu 25 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku 3M Plus dengan kejadian Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian Analitik dengan menggunakan pendekatan studi “Case Control”. Penelitian dimulai dari Agustus- September 2019 di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Kota Bukittinggi. Populasi kasus penelitian sebesar 25 kasus dengan jumlah sampel 38, yaitu 19 kasus dan 19 kontrol. Dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling pada kelompok kasus dan Purposive Sampling pada kelompok kontrol. Analisis yang digunakan adalah analisis Univariat dan Bivariat dengan menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian dari 38 responden (CI 2,566-82,732) diperoleh nilai p sebesar 0,002 (p&amp;lt;0,5), artinya Perilaku 3M Plus memiliki hubungan dengan kejadian DBD dan Odss Ratio (OR) = 14,571. Kesimpulan dari penelitian ini adalah orang yang perialku 3M Plus nya kurang baik beresiko 14,571 kali menderita DBD dibandingkan dengan orang yang perilaku 3M Plus nya baik. Oleh karena itu disarankan kepada Puskesmas Mandiangin agar hasil penelitian ini dapat memberikan informasi dan kontribusi dalam peningkatan kesehatan DBD dan kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan kebersihan agar dapat mencegah terjadinya penyakit DBD dengan cara pelaksanaan perilaku 3M Plus.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11581">
                <text>INDAH FAJAR WATI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11582">
                <text>FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT                                &#13;
INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI                                   </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11583">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2501" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2486">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/104\2501\skripsi.1.pdf</src>
        <authentication>4a60016bf018d6f1504dab019a01190f</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="104">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11461">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11574">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA PUTRA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) X KECAMATAN PAYAKUMBUH, KABUPATEN LIMA PULUH KOTA TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11575">
                <text>Perilaku merokok merupakan perilaku yang membakar salah satu produk tembakau yang dimaksudkan untuk dibakar, dihisap dan atau dihirup termasuk rokok kretek, rokok putih, cerutu atau bentuk lainnya yang dihasilkan dari tanaman nicotina tabacum, nicotina rustica dan spesies lainnya atau sintetisnya yang asapnya mengandung nikotin dan tar, dengan atau tanpa bahan tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan Pengetahuan, Pengaruh Iklan Rokok, Kemudahan mendapatkan rokok, Pengaruh Orang Tua dan pengaruh Teman Sebaya dengan perilaku merokok pada remaja putra Sekolah Menengah Atas (SMA) X Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota pada tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuanitatif dengan metode survey analitikdengan menggunakan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak laki-laki di SMA X Kecamatan Payakumbuh sebanyak 181 siswa dengan sampel 65 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah stratified random sampling. Analisis statistik yang digunakan adalah statistik chi square. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa responden yang merokok 73,84 %,responden berpengetahuan tinggi 64,6%, responden yang terpengaruh iklan rokok 58,5%,responden yang mudah mendapatkan rokok 58,5%,responden yang ada pengaruh orang tua yang merokok 53,8% dan responden yang mendapatkan pengaruh teman 60%. Nilai signifikasi pengetahuan p 0.038, Pengaruh Iklan Rokok p 0.049, Kemudahan mendapatkan rokok p 0.0001,Pengaruh Orang Tua p 0.039 dan Pengaruh Teman Sebaya p 0.033. Disarankan bagi pihak SMA untuk dijadikan bahan pertimbangan bagi sekolah untuk menegaskan lagi sanksi yang diberikan kepada siswa yang ketahuan merokok pada saat razia didalam maupun diluar lingkungan sekolah saat siswa masih menggunakan seragam sekolah.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11576">
                <text> &#13;
PUTRI ANGGIA FIRDAUS </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11577">
                <text>STIKES PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11578">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2500" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2485">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/103\2500\SOFT_COPI_PDF_LINDYA.1.pdf</src>
        <authentication>63251d7fb3227793f7cb99b993713d52</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="103">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11460">
                  <text>Tahun 2019</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11569">
                <text>FAKTOR RISIKO KEJADIAN STROKE USIA DEWASA MUDA(18-40 TAHUN) DI RSU MAYJEN H.A THALIB KABUPATEN KERINCI TAHUN 2019</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11570">
                <text>Stroke merupakan penyakit serebrovaskuler yang ditandai dengan kematian jaringanotak yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Data kejadian stroke di RSU Mayjen H.A Thalib Kabupaten Kerinci ditemukan sebanyak 45 kasus dari bulan januari-mei tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian stroke di RSU Mayjen H.A Thalib Kabupaten Kerinci Tahun 2019, meliputi pola makan, aktifitas fisik, konsumsi alkohol, kebiasaan merokok. Desain penelitian ini menggunakan studi analitik dengan pendekatan case control. Lokasi penelitian dilakukan di RSU Mayjen H.A Thalib Kabapaten Kerinci pada bulan juli-agustus tahun 2019. Sampel kasus sebanyak 21 kasus didapatkan dengan menggunakan rumus teknik simple random samplingdan sampel kontrol 21 responden yang tidak menderita stroke diambil secara purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan chi square (CI 95%, α=0,05) Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pola makan dengan kejadian stroke (p=0,000; OR=57.000). Ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian Stroke (p=0,014; OR=6.250). Tidak ada hubungan konsumsi alkohol dengan kejadian Stroke (p=0,184; OR=6.250), dan ada hubungan kebiasaan merokok dengan kejadian Stroke (p=0,012 OR=6.906). Dapat disimpulkan bahwa pola makan, aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok secara statistik berhubungan dan merupakan faktor risiko kejadian stroke (p&amp;lt;0,05). Sedangkan konsumsi alkohol secara statistik tidak berhubungan. Diharapkan rumah sakit agar dapat memberikan informasi kepada penderita stroke bahwa penyebab kejadian stroke bukan hanya satu tapi banyak juga faktor lain, serta cara pengendaliannya agar terhindar dari serangan stroke berulang. Selain itu, diharapkan bagi penderita stroke dan masyarakat agar menjaga pola hidup sehat, menghindari minuman beralkohol dan kebiasaan merokok.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11571">
                <text>LINDYA EFRINA</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11572">
                <text>FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT INSTITUT KESEHATAN PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11573">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
