<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/browse?collection=33&amp;output=omeka-xml&amp;page=6" accessDate="2026-05-11T04:28:39+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>6</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>54</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="1132" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1134">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1132\Skripsi_Eviellma.pdf</src>
        <authentication>d940bfb1bb136c67c3566364a48a48b5</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5071">
                <text>hubungan pengetahuan dan keterpaparan media remaja putri dengan kecemasan dalam menghadapi menarche siswa kelas V-VI di sd kartika 1-10 padang </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5072">
                <text>Menarche merupakan menstruasi awal yang biasa terjadi dalam rentang usia &#13;
sepuluh tahun sampai empat belas tahun, atau pada masa awal remaja dan &#13;
sebelum memasuki masa reproduksi. Menarche merupakan peristiwa terpenting &#13;
yang terjadi pada masa remaja  bahwa menstruasi pertama (menarche) &#13;
merepresentasikan simbol masa transisi dari anak-anak menuju masa dewasa. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hubungan pengetahuan  dan &#13;
keterpaparan media remaja putri dengan kecemasan dalam menghadapi menarche &#13;
siswa kelas V-VI di SD Kartika 1-10 Padang. Penelitian ini merupakan penelitian &#13;
kuantitatif,  menggunakan desain  cross sectional.  Populasi dalam penelitian ini &#13;
adalah 40 responden yang ada di SD  Kartika 1-10 Padang. Sampel dalam &#13;
penelitian ini sebanyak 35 responden dengan teknik simple random sampling. &#13;
instrumen penelitian ini menggunakan koesioner untuk menilai pengetahuan &#13;
responden. Analisa data menggunakan  Chi-square. Hasil penelitian pada hasil &#13;
univariat didapatkan bahwa pada pengetahuan 20 pengetahuan tidak baik (57,1%), &#13;
pada keterpaparan media didapatkan 19 responden negative (54,3%), pada &#13;
kecemasan didapatkan 18 responden (51,4%). Pada analisa bivariate hasil bahwa &#13;
p= 0,001 dimana p&lt; 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan &#13;
pengetahuan dan keterpaparan media remaja dengan kecemasan dalam &#13;
menghadapi menarche.  Kurangnya pengetahuan responden tentang menghadapi &#13;
menarche sehingga responden mengalami kecemasan.  Dari hasil penelitian ini &#13;
diharapkan bagi tempat lahan penelitian untuk meningkatkan dalam memberikan &#13;
informasi tentang menarche dengan upaya memberikan materi-materi tentang &#13;
kesehatan reproduksi, agar siswi-siswi dapat memahami dan  menghadapi </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5073">
                <text> Eviellma Rahimi  &#13;
Study Program   : Midwife Professi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5074">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5075">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1126" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1128">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1126\DETRI_MUKTI_SKRIPSI.pdf</src>
        <authentication>86cfbe6f51fe2bad9f88a7b44d22a026</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5048">
                <text>EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN BUBUK  KACANG KEDELAI (GL&#13;
MAX L) DENGAN BUBUK KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA L) TERHA&#13;
VOLUME ASI PADA IBU MENYUSUI DI PUSKESMAS KETAPING KE&#13;
BATANG ANAI KAB. PADANG PARIAMAN &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5049">
                <text> &#13;
Produksi ASI yang sedikit menyebabkan bayi tidak memperoleh nutris yang baik serta tubuh &#13;
kembang yang sempurna, hal ini disebabkan  kurangan nya pengetahuan ibu tentang ASI &#13;
Ekslusif, cara menyusui yang tidak benar, banyak ibu meyusui yang mengkonsumsi booster &#13;
ASI, dan ibu yang tidak memperhatikan pola nutrisinya. Beberapa cara menigkatkan volume &#13;
ASI salah satunya dengan mengkonsumsi bubuk kacang kedelai dan kacang hijau yang &#13;
mengandung lagtagogum.  Penelitian dilakukan pada 9 Februari  –  16 Februari 2023. Jenis &#13;
penelitian adalah  quasy experiment.  Populasi sebanyak 20 sampel dengan teknik  total &#13;
sampling.  Analisa  data  univariat disajikan dalam bentuk  distribusi frekuensi  dan analisis &#13;
bivariat menggunakan uji paired sample t-test dan uji independent sample t-test, pengolahan &#13;
data menggunakan komputerisasi program SPSS versi IBM 25.0. Hasil penelitian  rata-rata &#13;
volume ASI sebelum  diberikan bubuk susu kacang kedelai  adalah sebesar 21,50,  setelah &#13;
diberikan bubuk susu kacang kedelai meningkat sebesar 56,50, rata-rata volume ASI sebelum &#13;
diberikan bubuk susu kacang hijau  adalah sebesar 24,50,    setelah  diberikan bubuk susu &#13;
kacang hijau  meningkat sebesar 49,50,  ada pengaruh  pemberian bubuk kacang kedelai &#13;
terhadap volume ASI pada  ibu menyusui (p=0,001), ada pengaruh pemberian bubuk kacang &#13;
hijau terhadap volume ASI pada  ibu menyusui (p=0,001). Dan terdapat perbedaan pengaruh &#13;
pemberian bubuk kacang kedelai dengan kacang hijau terhadapt volume ASI pada ibu &#13;
menyusui (p=0.033).  Dapat disimpulkan bahwasannya kacang kedelai dan kacang hijau &#13;
memiliki peran dalam meningkatkan produksi ASI, dimana kacang kedelai lebih signifikan &#13;
meningkatkan volume ASI dibandingkan kacang hijau. Disarankan kepada tenaga kesehatan &#13;
khususnya bidan untuk menjadikan kacang kedelai sebagai booster ASI, untuk meningkatkan &#13;
volume ASI ibu. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5050">
                <text> &#13;
DETRI MUKTI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5051">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5052">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1101" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1102">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1101\[SKRIPSI_EKA_PUTRIANI].pdf</src>
        <authentication>5a06172ee2990dda082386a124d2669c</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4937">
                <text>PENGARUHKELAS IBUHAMILTERHADAPPENGETAHUAN&#13;
DANKETERAMPILANMENGENAI PERAWATANTALI PUSAT&#13;
BAYIBARULAHIRDIWILAYAHPUSKESMAS PEKAN&#13;
HERANKABUPATENINDRAGIRIHULU&#13;
PROVINSIRIAUTAHUN2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4938">
                <text>Berdasarkan Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI), angka kematian&#13;
bayi baru lahir sebesar 25/1000 kelahiran hidup yang disebabkan oleh tetanus&#13;
neonatorum dan infeksi bakteri. Kasus tetanus neonatorum ini terjadi karena beberapa&#13;
faktor diantaranya karena perawatan tali pusat yang tidak aseptic dan juga cakupan&#13;
tenaga kesehatan yang rendah. Salah satu upaya untuk menguranginya adalah dengan&#13;
cara peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil trimester III dalam&#13;
merawat tali pusat pada bayi baru lahir pada saat mengikuti kelas ibu hamil. Penelitian&#13;
ini bertujuan untuk mengetahuai pengaruh kelas ibu hamil terhadap keterampilan&#13;
mengenai perawatan tali pusat bayi baru lahir di wilayah Puskesmas Pekan Heran&#13;
Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau Tahun 2023. Desain penelitian ini adalah&#13;
Pre Experiment design menggunakan rancangan One group pretest-posttest. Total&#13;
Sampling dalam penelitian ini adalah 13 responden dengan menggunakan Purposive&#13;
Sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner dan observasi&#13;
kemudian analisis dengan Paired sampel Ttest. Instrumen yang digunakan adalah&#13;
lembar kuisioner dan observasi, waktu penelitian dilakukan pada tanggal 20&#13;
Februari s/d 20 Maret 2023. hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan&#13;
sebelum intervensi adalah 7.85 dan setelah di lakukan intervensi adalah 8.77, tingkat&#13;
keterampilan sebelum intervensi adalah 5.92 dan sesudah intervensi adalah 7.46. Pada&#13;
uji Paired sampel T-test di dapatkan hasil bahwa p=0,000, dimana p&lt;0,005.&#13;
Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kelas ibu hamil terhadap&#13;
pengetahuan dan keterampilan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pekan Heran&#13;
tahun 2023. Dapat menjadi pedoman bagi petugas kesehatan untuk lebih memberikan&#13;
edukasi tentang perawatan tali pusat pada bayi baru lahir saat kelas ibu hamil karena&#13;
dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil Trimester III.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4939">
                <text>EKA PUTRIANI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4940">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4941">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1091" public="1" featured="1">
    <fileContainer>
      <file fileId="1092">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1091\SKRIPSI_DINY_SOLVIANI.pdf</src>
        <authentication>03eea281a4ae195086e2d00cefff0f46</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4891">
                <text> &#13;
 &#13;
PERBANDINGAN PEMBERIAN TELUR PUYUH REBUS &#13;
DENGAN TELUR AYAM RAS REBUS TERHADAP  &#13;
KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL &#13;
DENGAN ANEMIA DI WILAYAH KERJA   &#13;
PUSKESMAS PAGAMBIRAN &#13;
KOTA PADANG   &#13;
TAHUN 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4892">
                <text>Di Indonesia sebesar 48,9% ibu hamil mengalami anemia. Banyak komplikasi yang &#13;
berhubungan dengan ibu dan janin yang disebabkan oleh anemia. Upaya yang dapat &#13;
dilakukan dalam mengatasi anemia salah satunya non farmakologi yaitu telur puyuh &#13;
dan telur ayam ras.  Penelitian ini bertujuan untuk mengengetahui  Perbandingan &#13;
pemberian telur puyuh dengan  telur ayam ras  terhadap kadar hemoglobin pada ibu &#13;
hamil dengan anemia di wilayah kerja puskesmas pagambiran  Kota  Padang tahun &#13;
2023.  Jenis penelitian ini  Quasy Eksperiment  rancangan  non equivalent control &#13;
group design. Populasi adalah semua ibu hamil dengan anemia sebanyak 119 orang. &#13;
Pengambilan sampel menggunakan teknik  purposive sampling  dengan jumlah 10 &#13;
orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi pretest   postest kemudian &#13;
analisis dengan Paired sampel T  test. Analisis univariat Rata-rata kadar hemoglobin &#13;
pada ibu hamil dengan anemia sebelum diberikan telur puyuh   adalah 9,710 dan naik &#13;
sesudah diberikan Telur puyuh yaitu menjadi  10,490.  Rata-rata kadar hemoglobin &#13;
pada ibu hamil dengan anemia sebelum diberikan telur ayam ras  adalah 9,710  dan &#13;
naik sesudah diberikan Telur ayam ras yaitu menjadi 10,520. Hasil analisis bivariat &#13;
didapatkan adanya perbandingan pemberian telur puyuh dengan  telur ayam ras &#13;
terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia.  Sehingga dapat &#13;
disimpulkan bahwa terdapat perbandingan dimana telur ayam ras lebih efektif dalam &#13;
kenaikan hemoglobin pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Pegambiran Kota &#13;
Padang Tahun 2023,  diharapkan tenaga kesehatan dengan cara alami kepada ibu &#13;
hamil  dengan anemia agar dapat meningkatkan hemoglobin seperti menerapkan &#13;
terapi non farmakologi untuk meningkatkan hemoglobin pada ibu hamil anemia &#13;
dengan mengkonsumsi telur puyuh dan telur ayam ras. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4893">
                <text>DINY SOLVIANI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4894">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4895">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
