<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/browse?collection=33&amp;output=omeka-xml&amp;page=4" accessDate="2026-05-11T02:57:53+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>4</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>54</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="1259" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1260">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1259\1._SKRIPSI_OKTA_OK_[1].pdf</src>
        <authentication>a2db2a4f9bd81922fef21b2065a0468b</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5667">
                <text> &#13;
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN SUAMI&#13;
TERHADAP KUNJUNGAN ANTENATAL CARE PADA &#13;
KEHAMILAN TRIMESTER III DI WILAYAH  &#13;
KERJA PUSKESMAS RIMBO BUJANG II  &#13;
KABUPATEN TEBO &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5668">
                <text> &#13;
Menurut Word Health Organitation tahun 2021 diseluruh dunia lebih dari &#13;
585.000 ibu meninggal pada saat hamil atau bersalin.  Tingginya  AKI /AKB &#13;
karena  rendahnya tingkat pengetahuan ibu dan frekuensi melakukan kunjungan &#13;
antenatal care yang tidak teratur. Faktor yang memengaruhi kepatuhan ibu hamil &#13;
menjalani  Anternatal care  yaitu kurangnya pengetahuan, kesibukan, tingkat &#13;
sosial, ekonomi, dan dukungan suami. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui &#13;
Hubungan Pengetahuan Ibu Dan Dukungan Suami Terhadap Kunjungan &#13;
Antenatal Care  Pada Kehamilan Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas &#13;
Rimbo Bujang II Kabupaten Tebo Tahun 2023.  Jenis penelitian ini  Deskriptif &#13;
Analitik  dengan desain  Cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan &#13;
September Tahun 2023, bertempat di Wilayah Kerja Puskesmas Rimbo Bujang II. &#13;
Populasi penelitian  seluruh ibu hamil Trimester III berjumlah 37 orang. Sampel &#13;
sebanyak  37orang.  Teknik  pengambilan  secara  total sampling. Hasil  penelitian &#13;
menunjukkan 59,5 % kunjungan Antenatal Care tidak lengkap, 51,4 % ibu dengan &#13;
pengetahuan rendah, 56,8 % ibu tidak mendapat dukungan suami. Terdapat &#13;
hubungan pengetahuan Ibu degan kunjungan Antenatal Care (p value = 0,032, OR &#13;
5,89,  terdapat hubungan dukungan suami dengan Kunjungan  Antenatal Care  (p &#13;
value  = 0,042,  OR  5,33.  Diharapkan kepada Ibu  untuk  dapat meningkatkan &#13;
pengetahuan, kesadaran dan kepercayaan diri ibu tentang pentingnya melakukan &#13;
kunjungan atau pemeriksaan selama kehamilan  dengan lengkap  sehingga segala &#13;
permasalahan yang ada dapat diatasi sedini mungkin. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5669">
                <text>OKTAVIANI BARASA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5670">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi&#13;
&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5671">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1256" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1257">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1256\CD_SKRIPSI_YENI_MARLINA_SUMBAR_4_PDF.1.pdf</src>
        <authentication>d506af2223f25e84b943d5fc6671fecf</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5652">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN WAKTU KEDATANGAN KELUARGA MEMBAWA PASIEN POST SERANGAN STROKE ISKEMIK KE INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT OTAK DR.Drs.M.HATTA BUKITTINGGI TAHUN 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5653">
                <text>Stroke membutuhkan penanganan cepat untuk meminimalkan kecacatan dan kematian.Permasalahan yang terjadi di Indonesia adalah keterlambatan penanganan yang bisa mengakibatkan kecacatan dan kematian.Tingkat pendidikan keluarga ,tingkat pengetahuan keluarga,tingkat ekonomi atau pendapatan keluarga dan jarak tempuh keluarga merupakan beberapa faktor yang berhubungan dengan waktu kedatangan keluarga membawa pasien post serangan stroke ke rumah sakit yang berakibat pada keterlambatan penanganan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor tingkat pendidikan,tingkat pengetahuan,tingkat ekonomi atau pendapatan dan jarak tempuh keluarga dengan waktu kedatangan keluarga membawa pasien post serangan stroke iskemik ke instalasi gawat darurat RS Otak M Hatta Bukittnggi.Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling pada 72 keluarga pasien post serangan stroke iskemik.Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar angket dan kuesioner dengan menggunakan uji statistic chi-square.Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara waktu kedatangan keluarga membawa pasien post serangan stroke iskemik dengan tingkat pendidikan keluarga (Pvalue =0.078),tingkat pengetahuan keluarga (Pvalue =0.985),tingkat ekonomi/pendapatan keluarga (Pvalue =0.235).sedangkan jarak tempuh keluarga mempunyai hubungan signifikan dengan waktu kedatangan keluarga (Pvalue =0.000).Saran peneliti,agar keluarga segera membawa pasien post serangan stroke iskemik ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk penanganan stroke lebih cepat dan tepat.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5654">
                <text>      YENI MARLINA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5655">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5656">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1247" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1249">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1247\MAIHAFNI_[211000414201094]_btylll.pdf</src>
        <authentication>dcae40c53f748108f64aa66c27571944</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5608">
                <text>hubungan perilaku keluarga dengan upaya pencecahan malaria di desa sungai baung wilayah kerja   puskesmas sungai baung kabupaten sarolangun tahun 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5609">
                <text>malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang terdapat di seluruh dunia terutama di negara-negara berkembang. desa yang terbanyak kasus malaria di kabupaten sarolangun yaitu sebanyak 35% samapi 60 kasus di tahun 2021. penyebarannya secara endemis dijumpai yakni banyak nya di desa sungai baung karna lingkungan yang memiliki genangan air larena banyak nya musim hujan,rawa,sungai-sungai dan jalanan dan tanah juga lembab.tujuan penelitian ini  adalah untuk melihat hubungan perilaku keluarga dengan upaya pencegahan malaria di desa sungai baung wilayah kerja puskesmas sungai baung kabupaten sarolangun tahun 2023.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5610">
                <text>maiafni</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5611">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5612">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1242" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1244">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1242\SKRIPSI_BARU_EZI_OLIVIA_new_PDF.1.pdf</src>
        <authentication>d0ae73a22ea3873f0e780af007c0293c</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5584">
                <text>PENGARUH  PEMBERIAN SUSU KEDELAI TERHADAP &#13;
VOLUME ASI PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH &#13;
KERJA PUSKESMAS NILAM SARI &#13;
KOTA BUKITTINGGI &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5585">
                <text>ASI Eksklusif adalah bayi hanya diberi ASI saja, tanpa tambahan cairan lain, &#13;
seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, air putih dan tanpa tambahan makanan &#13;
padat seperti pisang, pepaya, bubur susu, biskuit, bubur nasi tim. Diantara  cara &#13;
untuk meningkatkan produksi ASI salah satunya yaitu dengan mengkonsumsi &#13;
susu kedelai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh &#13;
pemberian susu kedelai terhadap volume ASI pada ibu menyusui di wilayah kerja &#13;
puskesmas Nilan sari kota Bukittinggi. Desain penelitian  yang digunakan adalah &#13;
penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pre eksperimen. penelitian ini &#13;
menggunakan desain rancangan one grup pretest posttest. Populasi adalah 24 ibu &#13;
menyusui yang terapat Di Wilayah Kerja Puskesmas nilam Sari Kota Buittinggi, &#13;
dengan jumlah sampel 11 orang, diambil secara purposive sampling. Penelitian ini &#13;
dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari  Kota Bukittinggi,  pada  &#13;
tanggal 25 September 2023 s/d 4 Oktober 2023.  pengelolahan dan analisis data &#13;
dilakukan secara . Hasil univariat didapatkan rata-rata volume ASI  sebelum &#13;
pemberian susu kedelai adalah 34 ml dan setelah pemberian susu kedelai adalah &#13;
53 ml. Hasil bivariat didapatkan pengaruh pemberian susu kedelai terhadap &#13;
volume ASI pada ibu menyusui adalah dengan p value (0,000 &lt; 0,05) dapat &#13;
diartikan bahwa ada pengaruh pemberian susu kedelai dalam meningkatkan &#13;
volume ASI  di Wilayah Kerja Puskesmas Nilam Sari Kota Bukittinggi Tahun &#13;
2023.Dengan hasil penelitian ini,  diharapkan pada    ibu menyusui dapat &#13;
mengkonsumsi susu kedelai untuk memproduksi banyak air susu ibu (ASI). </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5586">
                <text>EZI OLIVIA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5587">
                <text>universitas prima nusantara bukiitinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5588">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1238" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1240">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1238\SKRIPSI_WESRY_PURNAMA_LINDA.1.pdf</src>
        <authentication>0007c01b070d3d39c7b42a1949322853</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5564">
                <text>HUBUNGAN  POLA ASUH ORANG  TUA MILITER DENGAN &#13;
KEJADIAN DEPRESI   PADA REMAJA DI ASRAMA KODIM &#13;
0309/SOLOK  TAHUN  2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5565">
                <text>Tingginya fenomena tingkat depresi yang dialami oleh remaja, diperlukan kesiapan diri remaja sejak dini baik secara fisik, mental maupun spritual. Remaja yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan peran barunya terebut dapat membuat dirinya labil dan emosional bahkan dapa t membuat f rustasi dan depresi. Dalam hal ini peran orang tua berupa bentuk pola asuh yang diterapkan dan dapat dirasakan oleh anak sangat mempengaruhi. Tingginya depresi remaja pada keluarga militer dipengaruhi dari resindential mobilty, ketatnya aturan dan minimnya dukungan teman sebaya serta tuntutan penyesuaian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orangtua militer dengan kejadian depresi pada remaja di asrama Kodim 0309/Solok. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel sebanyak 27 responden dilakukan dengan metode total sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Alat ukur yang digunakan adalah The Center for Epidemiological Studies Depression Scale (CES-D). Hasil penelitian diperoleh bahwa sebagian besar (51,9%) pola asuh orang tua adalah otoriter, kejadian depresi pada remaja sebesar 48, 1 %, sebagian besar (51,9%) responden berada pada rentang usia remaja tengah (16-18 tahun), sebagian besar (66,7%) responden ber jeniskelamin perempuan dan sebagian besar (81,5%) pendidikan terakhir orangtua adalah SMA. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik Pearson Chi-Square test didapatkan hasil bahwa p=0,02 dimana p&amp;lt;0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pola asuh orangtua militer dengan kejadian depresi pada remaja di asrama Kodim 0309/Solok. Saran diharapkan kepada orang tua untuk menerapkan pola asuh yang tepat cenderung kepada pola asuh demokratis. sebagai salah satu upaya untuk mendukung proses perkembangan psikologi remaja yang baik.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5566">
                <text>WESRY  PURNAMA  LINDA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5567">
                <text>univesitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5568">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1225" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1227">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1225\SKRIPSI_ZILMA_FITRA.1.pdf</src>
        <authentication>76b7233693dbdbbaf16aee7bb80a4d38</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5499">
                <text>Pengunaan  NIHSS  Pada Pasien Stroke  Iskemik  Dan Stroke  Hemoragik &#13;
Dalam Menilai Derajat Keparahan Stoke Diruang Rawat Inap Rumah Sakit &#13;
Otak Dr. Drs. M.Hatta Bukittinggi Tahun 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5500">
                <text>Stroke merupakan penyebab kematian ketiga didunia setelah penyakit jantung dan keganasan. Terdapat dua macam stroke yaitu stroke iskemik dan stroke hemoragik. Penelitian ini bertujuan mengetahui “Bagaimana pengunaan NIHSS pada pasien stroke iskemik dan stroke hemoragik dalam menilai derajat Keparahan Stoke Diruang Rawat Inap Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M.Hatta Bukittinggi Tahun 2023”. Jenis penelitian deskriptif prospektif. Populasi penelitian ini seluruh pasien dengan stroke iskemik dan hemoragik yang dirawat di RSOMH Bukittinggi. Sampel penelitian sebanyak 80 orang responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik Accedental Sampling. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kusioner NIHSS (National Institutes of Scale) dengan analisa univariat. Berdasarkan NIHSS diketahui bahwa pada stroke Iskemik kesadaran 75% sedang, Gaze 97,5% normal, Visual 95% normal, Paralisis wajah 47,5% normal, motorik lengan 70% ringan, motorik tungkai 85% ringan, ataksia ekstermitas 95% tidak ada, sensorik 80% normal, Bahasa 77,5% normal, disartria 70% normal dan neglect 67,5% normal. Sedangkan pada Stroke Hemoragik kesadaran 50% mengantuk, Gaze 72,5% normal, Visual 75% normal, Paralisis wajah 62,5% normal, motorik lengan 57,5% ringan, motorik tungkai 62,5% ringan, ataksia ekstermitas 62,5% tidak ada, sensorik 42,5% ringan, Bahasa 65% normal, disartria 35% sedang-berat dan neglect 60% ringan. Kesimpulan derajat keparahan stroke hemoragik dan iskemik kategori sedang. Saran diharapkan pihak pelayanan kesahatan untuk memberikan perhatian yang sama antara stroke iskemik dan stroke hemoragik agar pasien dapat mengetahui derajat keparahan stroke nya.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5501">
                <text>ZILMA FITRA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5502">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5503">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1222" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1224">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1222\Skripsi_REZKYNIA.._fix.1.pdf</src>
        <authentication>29f981edb4502c920dda0b2bf16ea0d2</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5484">
                <text> &#13;
PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BUBUR &#13;
KACANG HIJAU TERHADAP PENINGKATAN STATUS &#13;
GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS  &#13;
IV KOTO KABUPATEN AGAM &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5485">
                <text> &#13;
Masa balita merupakan   masa  penentu pertumbuhan dan perkembangan &#13;
didukung oleh asupan zat gizi yang dikonsumsi. Jika zat gizi tidak terpenuhi maka &#13;
menyebabkan kekurangan gizi. Prevalensi kejadian gizi kurang Indonesia  18,1 %,  &#13;
Sumatera Barat  23,3%   Kabupaten Agam  12,6 %,. Salah satu  pencegahan gizi &#13;
kurang dapat diatasi dengan pemberian makanan tambahan berupa bubur kacang &#13;
hijau. Kacang hijau memiliki kandungan protein 22,2 gr dalam 100 gr yang &#13;
berguna untuk proses pertumbuhan pada balita. Tujuan penelitian untuk &#13;
mengetahui pengaruh pemberian makanan tambahan bubur kacang hijau terhadap &#13;
peningkatan status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesms IV Koto  Kabupaten &#13;
Agam Tahun 2023.Desain  penelitian ini adalah penelitian eksperimen. &#13;
Pengumpulan data dilakukan tanggal 2 Februari sampai dengan 9 Februari 2023. &#13;
Populasi penelitian yaitu balita di Puskesmas IV Koto  133  orang. Sampel &#13;
penelitian  berjumlah 15  oranguntuk kelompok intervensi dan 15 orang untuk &#13;
kelompok kontrol.  Alat pengumpulan data yaitu timbangan digital, format &#13;
lembaran pemantauan  harian.  Data dianalisis secara univariat dan bivariat. &#13;
Analisis bivariat menggunakan uji Paried T Test.Hasil penelitian didapatkan rata-&#13;
rata  status gizi  berdasarkan berat badan balita  sebelum pemberian makanan &#13;
tambahan bubur kacang hijau yaitu  11,087  dan setelah pemberian makanan &#13;
tambahan bubur kacang yaitu  11,2267  Pengaruh pemberian makanan tambahan &#13;
bubur kacang hijau terhadap peningkatan status gizi balita didapatkan nilai   p &#13;
value = 0,000 (p value&lt; 0,05).Disimpulkan bahwa pemberian makanan tambahan &#13;
bubur kacang hijau dapat meningkatkan status gizi balita di  Wilayah kerja &#13;
Puskesmas IV Koto Kabupaten Agam. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan &#13;
salah satu cara untuk meningkatkan status gizi balita dengan pemberian makanan &#13;
tambahan berupa bubur kacang hijau.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5486">
                <text>REZKYNIA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5487">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5488">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1220" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1222">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1220\SKRIPSI_SYAFRENI_FITRIA_BTL.1.pdf</src>
        <authentication>865f521700024eb1c974647f372a4731</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5474">
                <text> &#13;
HUBUNGAN BEBAN KELUARGA DAN &#13;
RESILIENSIKELUARGADENGAN KEKAMBUHAN PASIEN  &#13;
SKIZOFRENIA DI WILAYAH KERJA  &#13;
PUSKESMAS IV KOTO &#13;
KABUPATEN AGAM &#13;
TAHUN 2023 &#13;
 &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5475">
                <text>Salah satu gangguan jiwa yang serius di masyarakat adalah skizofrenia.  &#13;
.Faktor   penyebab  kekambuhan  terbesar  adalah  keluarga.  Emosi  keluarga yang &#13;
tinggi dan lingkungan yang tidak kondusif dapat membuat keadaan klien   timbul &#13;
kembali  gejala-gejala  seperti  sebelum  berobat  kerumah  sakit.  Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui  hubungan beban keluarga dan  resiliensi &#13;
keluargadengankekambuhanpasien  skizofrenia  di Wilayah Kerja  Puskesmas IV &#13;
Koto Kabupaten AgamTahun 2023”. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan design &#13;
cross sectional  study. Populasi pada penelitian  ini adalah data pasien kunjungan &#13;
OD Sselama 3 bulan terakhir yaitu pada bulan September, Oktober dan November &#13;
pada tahun 2022. Dengan  sampel sebanyak  49  orang responden.Pengambilan &#13;
sampel  menggunakan  teknik  Purposive  Sampling.  Pengumpulan data pada &#13;
penelitian  ini  menggunakan  yaitu  kusioner  Zarit-Burden Interview  (ZBI)  dan &#13;
Family Resilience Assesment Scale (FRAS)  dengan analisa univariat dan bivariat. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan  bahwa  lebih Sebagian responden  yaitu  sebanyak &#13;
44,9% beban keluarga kategori sedang, 59,2% beban keluarga kategori tinggi, dan &#13;
61,2%  dengan  kekambuhan  kategori  rendah, terdapat  hubungan  antara  beban &#13;
keluarga  dengan  kekambuhan  p_value=0,000  dengan  nilair=0488  dan adanya &#13;
hubungan  resiliensi  keluarga  dengan  kekambuhan  pasienp_value=0,003. &#13;
Kesimpulan  terdapatnya hubungan  antara beban keluarga dan resiliensi keluarga &#13;
dengan  kekambuhan  pasien  Skizofrenia.  Saran  diharapkan  pihak  pelayanan &#13;
kesahatan  untuk memberikan  perhatian  lebih  atau memantau  kekambuhan ODS &#13;
agar dapat meringankan beban keluarga dalam merawat ODS. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5476">
                <text>SYAFRENI FITRIA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5477">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5478">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1217" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1219">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1217\skripsi_utuh_Della_Marcelina_Syam_[_S1_Kep_]_[pdf.io].pdf</src>
        <authentication>70a66e9d2f7f2fef4f46926d10ea9cc5</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5459">
                <text>PROPOSAL&#13;
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN KEPADATAN HUNIAN&#13;
DENGAN KEJADIAN SKABIES DI LEMBAGA PEMBINAAN&#13;
KHUSUS ANAK KELAS II TANJUNG PATI&#13;
TAHUN 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5460">
                <text>Skabies merupakan penyakit kulit yang sering terjadi pada penduduk dengan&#13;
kepadatan hunian yang tinggi seperti di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas&#13;
II Tanjung Pati. Data dari klinik LPKA Tanjung Pati menunjukkan penyakit&#13;
skabies meningkat setiap tahunya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan&#13;
antara personal hygiene dan kepadatan hunian pada Anak Binaan di Lembaga&#13;
Pembinaan Khusus Anak Kelas II Tanjung Pati. Metode penelitian ini&#13;
menggunakan penelitian kuantitatif. Rancangan pada penelitian ini yaitu Cross&#13;
sectional. Total populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 67 orang anak binan.&#13;
Besaran sampel penelitian sebanyak  67 sampel menggunakan metode total&#13;
sampling. Hasil pemeriksaan peneliti, sebanyak 41 responden (61,2%) mengalami&#13;
skabies. Hasil uji statistik menunjukkan sebanyak 36 responden (53,7%) memiliki&#13;
hygiene buruk dan sebanyak 57 orang (85,1%) padat penghuni. Hasil uji chi-&#13;
square menunjukkan ada hubungan antara personal hygiene dengan kejadian&#13;
skabies dengan nilai (p=0,000) dan ada hubungan antara kepadatan hunian dengan&#13;
kejadian skabies dengan nilai (p=0,038). Kesimpulan pada penelitian ini sebagian&#13;
besar Anak Binaan memiliki personal hygiene yang buruk, terutama pada&#13;
kebersihan badan, pakaian dan alas tidur/ sprei. Kepadatan hunian yang tinggi&#13;
juga meningkatkan risiko terjadi skabies. Hendaknya petugas LPKA rutin&#13;
memberikan penyuluhan kepada anak binaan mengenai penyakit skabies dan&#13;
pentingnya personal hygiene.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5461">
                <text>DELLA MARCELINA SYAM</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5462">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5463">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1214" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1216">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/33\1214\LATIPAH_TUL_HAMAM_[21100010415201095]_btl.pdf</src>
        <authentication>5cb90b9a4d313128f32afc70850b0257</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="33">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5343">
                  <text>Tahun 2023</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5444">
                <text>faktor-faktor yang mempengaruhi stunting balita di wilayah kerja puskesmas limbur tembesi kecamatan bathin VIII tahun 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5445">
                <text>stunting merupakan salah satu masalah yang menghambat perkembangan manusia secara global. pada saat ini terdapat sekitar 17 anak berusia di bawah 5 tahun mengalami stuntung di wilayah kerja puskesmas limbur tembesi anak berusia di bawah 5 tahun mengalami stunting. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas limbur tembesi kecamatan bathin VIII tahun 2023. desain studi penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah desain cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita dan orang tua yaitu sebanyak 98 orang anak dengan total populasi dari analisa univariatdidapatkan 64,3% faktor penyakit tidak berisiko 66,3% faktor BBL tidak mengalami BBLR. 67,5% faktor pendapat keluarga cukup. 59,2% faktor pemberian asi adalah eklusif dan 73,5% faktor stantung tidak terjadi pada balita dari hasil analisa bivariat di dapatkan hasil uji statistik sikap diperoleh terdapat hubungan faktor penyakit denban kejadian stunting balita (p value =0.037&amp;lt;0.05). terdapat hubungan faktor pendapatan keluarga dengan kejadian stunting balita(p value=0.019&amp;lt;0.05) dan terdapat hubungan faktor pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stuting balita (p value=0.039&amp;lt;0.05) sehingga disimpulkan ada hubungan semua faktor-faktor dengan kejadian stunting pada balita di dusun dalam puskesmas limbur tembesi tahun 2023 diharapkan penyakit pada balita , pendapatkan keluarga,pemberian ASI eklusif dapat ditingkatkan demi menghindari kejadian stunting berlanjut pada balita.&lt;br /&gt; </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5446">
                <text>latipah tul hamam</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5447">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5448">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
