<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/browse?collection=31&amp;output=omeka-xml&amp;page=10" accessDate="2026-05-11T07:05:24+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>10</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>129</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="1367" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1367">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/31\1367\SKRIPSI_NAZIFAH_24_APRIL[1].pdf</src>
        <authentication>dd896f9ee7b96a46dcffcf2022e6e284</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="31">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5274">
                  <text>Tahun 2024</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6193">
                <text>FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN&#13;
KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI&#13;
DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTO&#13;
TINGGI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA&#13;
TAHUN 2024</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6194">
                <text>Pada saat ini masih banyak bayi yang tidak mendapatkan imunisasi dasar.&#13;
Berdasarkan data yang di dapatkan dari Dinas Kabupaten Lima Puluh Kota,&#13;
capaian Imunisasi Dasar Lengkap pada Tahun 2022 yaitu sebanyak 64,2%.&#13;
Angka ini masih jauh dari target yang ditetapkan yaitu 90%. Tujuan penelitian ini&#13;
untuk mengetahui Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelengkapan&#13;
Imunisasi Dasar Pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Tinggi Kabupaten&#13;
Lima Puluh Kota Tahun 2024. Jenis penelitian analitik dengan desain penelitian&#13;
crossectional study. Populasi semua ibu yang memiliki anak umur 10 – 12 bulan&#13;
yang berjumlah 50 orang, jumlah sampel 32 orang, teknik pengambilan sampel&#13;
simple random sampling. Penelitian dilakukan bulan Januari – Maret 2024. Jenis&#13;
data yaitu data primer, analisis data secara univariat dan bivariat dengan&#13;
menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian terdapat 20 orang (62,5%)&#13;
responden yang mendapatkan imunisasi dasar lengkap, 15 orang (46,9%)&#13;
responden yang memiliki pengetahuan baik, 17 orang (53,1%) responden yang&#13;
mendapatkan dukungan suami, 19 orang (59,4%) responden yang tidak bekerja&#13;
dan 18 orang (56,3%) responden yang mendapatkan dukungan positif dari&#13;
lingkungan sosial. Hasil uji statistik terdapat hubungan pengetahuan (p = 0,003),&#13;
dukungan suami (p = 0,035), pekerjaan (p = 0,007) dan tidak ada hubungan&#13;
lingkungan sosial (p = 0,098) dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi.&#13;
Kesimpulan terdapat hubungan pengetahuan, dukungan suami, pekerjaan dan&#13;
tidak ada hubungan lingkungan sosial dengan kelengkapan imunisasi dasar pada&#13;
bayi. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk lebih meningkatkan kualitas&#13;
program imunisasi khususnya di aspek kelengkapan imunisasi dasar pada bayi&#13;
yang sebaiknya diberikan kepada bayi tepat waktu.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6195">
                <text>Nazifah</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6196">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6197">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1364" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1364">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/31\1364\skripsi_firda.1.pdf</src>
        <authentication>4762bf45c3cbb72a8bb0eca383841a77</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="31">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5274">
                  <text>Tahun 2024</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6180">
                <text>PENGARUH KOMPRES AIR HANGAT PADA VAGINA &#13;
TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINIUM &#13;
PADA IBU POST PARTUM DI WILAYAH &#13;
PUSKESMAS TANJUNG EMAS &#13;
KABUPATEN TANAH &#13;
DATAR TAHUN &#13;
2024 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6181">
                <text>Berdasarkan data World Health Organization (WHO) pada tahun 2017, sekitar &#13;
830 wanita meninggal setiap hari karena komplikasi selama hamil atau persalinan. Di &#13;
Indonesia luka perineum dialami oleh 75% ibu melahirkan pervaginam dan sebagian &#13;
luka tersebut berpotensi menjadi infeksi. Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Emas &#13;
dari 23 orang Ibu Post Partum terdapat 4 orang (27%) mengalami penyembuhan Luka &#13;
Lambat. Salah satu penyebab infeksi adalah perawatan perinium yang kurang baik. &#13;
Penyebab tingginya angka infeksi adalah diakibatkan menurunnya daya tahan tubuh &#13;
pada ibu bersalin rentan terkena infeksi. Untuk mengurangi resiko kematian ibu secara &#13;
global dari 216.100.000 kelahiran hidup pada tahun 2015 menjadi 70 per 100.000 &#13;
kelahiran  hidup  pada  tahun  2030.  Tujuan  dari  penelitian  ini  untuk  mengetahui &#13;
Pengaruh Kompres Air Hangat Pada Vagina Terhadap Penyembuhan Luka Perinium &#13;
Pada Ibu Post Partum. Design penelitian ini dengan rancangan two-group post test only &#13;
control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas (0-40 hari) &#13;
dari  bulan  Desember-Maret  2024  yang  melahirkan  di  Wilayah  Kerja  Puskesmas &#13;
Tanjung Emas yaitu 23 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability &#13;
sample dengan menggunakan metode teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini &#13;
adalah menggunakan purposive sampling, yaitu 8 kelompok intervensi 8 kelompok &#13;
Kontrol.  Hasil  Penelitian  ini  adalah  rata-rata  penyembuhan  luka  5,5  dan  pada &#13;
Kelompok Kontrol 6,5 Hari dengan Mean Different 1 Hari  dan SD = 0,926 Hasil &#13;
perhitungan menggunakan uji Paired T-Test didapatkan p value = 0,034 (p &lt; 0,05), &#13;
yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdpat pengaruh yang signifikan antara &#13;
Pengaruh Kompres Air Hangat Pada Vagina Terhadap Penyembuhan Luka Perinium. &#13;
Penelitian  selanjutnya  disarankan  kepada  petugas  Kesehatan  yang  melakukan &#13;
kunjungan ibu postpartum yang mengalami luka perinium 1 dan 2 untuk melakukan &#13;
pengompresan air hangat vagina untuk penyembuhan luka perinium. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6182">
                <text> Firdawati </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6183">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6184">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1360" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1360">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/31\1360\SULAILATUR_ROF_IYAH-SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>903865223a5c5e20dcaa8c3d67bbb1db</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="31">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5274">
                  <text>Tahun 2024</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6160">
                <text>PERBANDINGAN EFEKTIFITAS REBUSAN DAUN PEPAYA &#13;
(Carica Papaya Linn) DENGAN KUNYIT ASAM  &#13;
(Curcuma Domestica Val-Tamarindus Indica)  &#13;
TERHADAP PENURUNAN SKALA  &#13;
NYERI DISMINORHEA PADA  &#13;
REMAJA PUTRI DI MTSN  &#13;
1 MERANGIN  &#13;
TAHUN  &#13;
2024 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6161">
                <text>Menurut  data WHO  tahun 2020, kejadian  disminorhea  adalah 1.769.425 (90%) &#13;
wanita yang menderita disminorhea, di tempat penelitian terdapat 64 siswi dengan &#13;
47 (73,4%) siswi mengalami kesulitan belajar karena efek  disminorhea,  dan 17 &#13;
siswa (26,6%) aktivitas tidak terganggu.  Penelitian bertujuan untuk mengetahui &#13;
perbandingan efektifitas rebusan daun pepaya dengan kunyit asam terhadap &#13;
dismenore primer. Jenis Penelitian adalah penelitian eksperimental dengan &#13;
rancangan  Pretest-Postest Control Group Design.  Populasi sebanyak 115 siswi &#13;
yang sudah mengalami haid,  Sampel berjumlah 18 orang  dengan  teknik &#13;
pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data &#13;
menggunakan lembar observasi kemudian analisis dengan uji ANOVA, Instrumen &#13;
yang digunakan adalah Numeric Rating Scale, penelitian dilaksanakan pada tanggal &#13;
5 Maret 2024 s.d 5 April 2024 di MTsN 1 Merangin. Rata-rata skor nyeri sebelum &#13;
diberikan rebusan daun pepaya 6.94 sedangkan rata-rata skor nyeri setelah &#13;
diberikan rebusan daun pepaya 3.89. Rata-rata skor nyeri sebelum diberikan &#13;
rebusan kunyit asam 5.89 sedangkan rata-rata skor nyeri setelah diberikan kunyit &#13;
asam 3.06. Ada perbedaan rata-rata skor nyeri dismenore sebelum dan setelah &#13;
diberikan rebusan daun pepaya p value = 0,000. Ada perbedaan rata-rata skor nyeri &#13;
dismenore sebelum dan setelah diberikan kunyit asam  p value  0,000. Tidak ada &#13;
perbedaan rata-rata skor nyeri dismenore sebelum dan setelah diberikan rebusan &#13;
daun pepaya dan kunyit asam p value 0,101. Rebusan daun pepaya dan kunyit asam &#13;
mempunyai efektifitas yang sama dalam menurunkan nyeri dismenore primer. &#13;
Harapan dari penelitian sebagai sumber informasi dalam meningkatkan kesehatan &#13;
dengan terapi alternatif yang efektif dan minim efek samping. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6162">
                <text>Sulailatur Rof’iyah </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6163">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6164">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1356" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1356">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/31\1356\LIARNI.1.pdf</src>
        <authentication>1747b266a42e831a39e353b1f0f85ec6</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="31">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5274">
                  <text>Tahun 2024</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6140">
                <text>HUBUNGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) DAN&#13;
ANEMIA PADA IBU HAMIL TRISEMESTER 1 DENGAN KEJADIAN&#13;
STUNTING USIA 1- 5 TAHUN DI WILAYAH&#13;
KERJA PUSKESMAS X KOTO II&#13;
TAHUN 2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6141">
                <text>Stunting adalah masalah kesehatan global. Di Puskesmas X Koto II&#13;
terdapat 13,1 % aanak Stunting pada tahun 2023. Dampak buruk yang dapat&#13;
ditimbulkan oleh stunting dalam jangka pendek adalah terganggunya&#13;
perkembangan otak, kecerdasan, gangguan pertumbuhan fisik, dan gangguan&#13;
metabolisme dalam tubuh. Sedangkan dalam jangka panjang dampak buruk yang&#13;
dapat ditimbulkan adalah menurunnya kemampuan kognitif dan prestasi belajar,&#13;
menurunnya imunitas. Faktor penyebab stunting antara lain Kurang Energi Kronik&#13;
(KEK) dan anemia pada ibu hamil. Hampir separo dari ibu hamil mengalami KEK&#13;
yaitu 38,9%, sedangkan Anemia sebanyak 70,4%. Sehingga perlu dilakukan&#13;
penelitian mengenai hubungan riwayat KEK dengan anemia pada ibu hamil&#13;
dengan kejadian stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui&#13;
hubungan riwayat Kurang Energi Kronik (KEK) dan anemia pada ibu hamil&#13;
Trisemester 1dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas X Koto II&#13;
Tanah Datar tahun 2023.. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini&#13;
adalah Case Control dengan pendekatan retrospektif terhadap 54 anak stunting&#13;
sebagai kelompok kasus dan 32 anak non stunting sebagai kelompok kontrol,&#13;
dimana pengambilan sampel dilakukan dengan cara Purposive Sampling.&#13;
Berdasarkan analisis bivariat yang dilakukan untuk hubungan Kekurangan Energi&#13;
Kronik (KEK) dengan kejadian stunting diperoleh p value = 0,031 (p &lt; 0,05),&#13;
sedangkan untuk hubungan anemia pada ibu hamil Trisemester 1dengan kejadian&#13;
stunting diperoleh p value = 0,947 (p&gt;0,05). Ada hubungan antara Kurang Energi&#13;
Kronis (KEK) dengan Stunting,sementara Tidak ada hubungan anemia dengan&#13;
stunting saat pengambilan data pada masa kehamilan Trisemester1dengan&#13;
kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas X Koto II Kabupaten Tanah Datar&#13;
tahun 2023,sehingga perlu adanya upaya pencegahan stunting dengan&#13;
memanfaatkan kerjasama lintas sektoral.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6142">
                <text>Sarjana Kebidanan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6143">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6144">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1349" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1349">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/31\1349\Skripsi_Yenilisman_Print.1.pdf</src>
        <authentication>e59ad26a7e2b9637986a06bbf756f39e</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="31">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5274">
                  <text>Tahun 2024</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6106">
                <text>PENGARUH KEGIATAN KELAS IBU TERHADAP&#13;
PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III&#13;
TENTANG KESIAPAN IBU MENGHADAPI&#13;
PROSES PERSALINAN DI NAGARI&#13;
TABEK PATAH WILAYAH&#13;
KERJA PUSKESMAS&#13;
SALIMPAUNG&#13;
TAHUN 2024</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6107">
                <text>Kelas ibu hamil merupakan suatu sarana belajar bersama sekelompok ibu hamil&#13;
yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan,&#13;
persalinan, perawatan nifas, bayi baru lahir dan KB pasca salin. Dengan&#13;
meningkatkat pengetahuan ibu diharapkan ibu hamil siap dalam menghadapi&#13;
proses persalinan nya. sehingga tidak terjadi keterlambatan pertolongan apabila&#13;
ditemui kondisi komplikasi, yang mana secara tidak lansung kondisi ini dapat&#13;
menjadi penyumbang angka kesakitan dan kematian ibu.Tujuan penelitian ini&#13;
adalah untuk mengetahui pengaruh kegiatan kelas ibu terhadap pengetahuan ibu&#13;
hamil TM III tentang kesiapan ibu menghadapi proses persalinan di Nagari Tabek&#13;
Patah wilayah kerja Puskesmas Salimpaung Tahun 2024. Metode penelitian yang&#13;
digunakan yaitu pre eksperimen, dengan one group pretest postest. Sampel&#13;
penelitian adalah ibu hamil TM III di Nagari Tabek Patah wilayah kerja&#13;
Puskesmas Salimpaung sebanyak 16 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan&#13;
dengan memberikan kuisioner sebelum dan setelah mengikuti kegiatan kelas ibu&#13;
kemudian membandingkan skore rata rata pengetahuan ibu hamil TM III di&#13;
Nagari Tabek Patah sebelum dan setelah mengikuti kegiatan kelas ibu. Hasil&#13;
pengumpulan data dianalisis menggunakan uji stastistik Wilcoxon , dimana hasil&#13;
nilai signifikan yaitu 0,000, yang berarti terdapat pengaruh kegiatan kelas ibu&#13;
terhadap pengetahuan ibu hamil TM III di Nagari Tabek Patah wilayah kerja&#13;
Puskesmas Salimpaung tentang kesiapan ibu menghadapi proses persalinan.&#13;
Diharapkan kepada puskesmas untuk lebih menggiatkan kegiatan kelas ibu,&#13;
mengadakan inovasi dalam penyampaian materi dan juga mengadakan kelas ibu&#13;
secara daring.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6108">
                <text>Yenilisman</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6109">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6110">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1348" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1348">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/31\1348\SKRIPSI_DEFI_foto_ok....1.pdf</src>
        <authentication>cdc5f22cbdfd2e20def047ab5c0a9eec</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="31">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5274">
                  <text>Tahun 2024</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6101">
                <text> &#13;
 &#13;
PENGARUH AKUPRESUR TITIK MERIDIAN USUS BESAR &#13;
(LI4) DAN MERIDIAN LIMPA (SP6) TERHADAP WAKTU  &#13;
KALA I PADA IBU BERSALIN  DI WILAYAH &#13;
 KERJA PUSKESMAS TANJUNG EMAS  &#13;
KABUPATEN TANAH  &#13;
DATAR TAHUN  &#13;
2024 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6102">
                <text>Partus Lama merupakan salah satu penyebab kematian ibu. Berdasarkan Data &#13;
WHO (2023) didapatkan  bahwa partus lama rata-rata di dunia menyebabkan &#13;
kematian ibu sebesar 8% dan di Indonesia 9%. Di provinsi Sumatera Barat tahun &#13;
2021 mencapai 193 pasien ibu meninggal dunia,  Kematian ibu terbanyak pada masa &#13;
nifas sebanyak 49,2 % dan pada kehamilan 28,8 %.  Hanya 22,5 % terjadi saat &#13;
persalinan proses kelahiran yang lama dapat menyebabkan keadaan darurat pada ibu &#13;
dan bayi.  Salah satu yang bisa  membantu proses partus lama tidak terjadi adalah &#13;
dengan Akupresur terdapat  beberapa  titik  akupresur  yang berfungsi  untuk  &#13;
mempercepat pembukaan persalinan  dan  mengurangi rasa nyeri antara lain meridian &#13;
limpa  (SP6)  dan  titik meridian usus besar (LI4).  Tujuan  penelitian ini  untuk &#13;
mengetahui pengaruh metode akupresur titik meridian usus besar (LI4) dan meridian &#13;
limpa (SP6) terhadap waktu Kala I Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung &#13;
Emas.  Penelitian ini menggunakan Desain  penelitian kuantitatif yaitu  quasi-&#13;
experimental  design dengan rancangan  two-group  post test control group design. &#13;
Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah  semua  pasien  impartu  kala I yang datang  di &#13;
Puskesmas Tanjung Emas  Penentuan sampel menggunakan  Purposive Sampling &#13;
dengan jumlah sampel sebanyak  18  responden. Pengumpulan data menggunakan &#13;
Lembar Observasi  dan dianalisis dengan uji  T-Test. Hasil penelitian menunjukkan &#13;
Rata-Rata Lama Waktu Kala  I Pada Kelompok Kontrol  276,11 Menit  sedangkan &#13;
untuk Kelompok  Intervensi Rata-Rata Waktu Kala I  140,55 menit. Hasil penelitian &#13;
didapatkan bahwa hasil uji T-Test diketahui nilai p value sebesar 0,000 dengan &#13;
signifikas sebesar 0,01 yang artinya 0,01&lt; 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal &#13;
ini berarti ada pengaruh akupresur titik Meridian usus  besar (L14) dan Meridian &#13;
Limpa (SP6) terhadap waktu kala 1 pada ibu bersalin. Penelitian selanjutnya dapat &#13;
dilakukan untuk mengembangkan penelitian tentang jenis dan durasi pijatan pada satu &#13;
titik akupresur untuk dapat mempercepat durasi persalinan.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6103">
                <text>Defi Maryeni.M </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6104">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6105">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1342" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1342">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/31\1342\ukhwatil_fadila_skripsi.1.pdf</src>
        <authentication>9dcd9922a81d6342f882a70c0cd8f14b</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="31">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5274">
                  <text>Tahun 2024</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6071">
                <text>PENGARUH EDUKASI PEMBERIAN ASI EKLUSIF TERHADAP&#13;
PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DI BPM RAHMAYETTI&#13;
PASIA TIKU TAHUN 2024</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6072">
                <text>Pengetahuan dan sikap ibu berkaitan dengan ASI eksklusif sudah harus di mulai&#13;
ketika ibu masih dalam keadaan hamil, sehingga ibu dapat mempersiapkan&#13;
pemberian ASI eksklusif dengan baik dan benar. Namun, masih banyak ibu yang&#13;
tidak mengetahui pentingnya ASI ekslusif untuk kesehatan bayi, ibu tidak hanya&#13;
memberikan ASI pada anaknya, ibu juga pernah memberikan seperti madu, ataupun&#13;
air putih pada anaknya. Hal ini karena kebiasaan sejak dulu dan pengetahuan ibu&#13;
yang rendah tentang ASI ekslusif. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh&#13;
edukasi pemberian asi terhadap pengetahuan dan sikap Ibu Hamil dan keluarga Di&#13;
BPM Rahmayetti Pasia Tiku Tahun 2024. Metode penelitian kuantitatif jenis quasi&#13;
eksperimental dengan rancangan penelitian one group pretest postes design. Terdiri&#13;
dari 16 sampel ibu hamil BPM Rahmayetti Pasia Tiku. Data pretest diambil&#13;
sebelum dilakukan edukasi tentang pemberian ASI ekslusif dan data postest diambil&#13;
setelag diberikan edukasi tentang pemberian ASI ekslusif. Analisa data&#13;
menggunakan uji wilcoxon yang sebelumnya telah dilakukan uji normalitas data.&#13;
Hasil analisis wilcoxon sign rank sebelum dan sesudah dilakukan edukasi tentang&#13;
pemberian ASI ekslusif diperoleh asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang mana&#13;
asymp. Sig. (2-tailed) &lt; 0.05, maka terdapat perbedaan rata-rata pengetahuan ibu&#13;
hamil tentang pemberian ASI ekslusif sebelum dan setelah diberikan edukasi. Pada&#13;
variabel sikap asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 mana asymp. Sig. (2-tailed) &lt;&#13;
0,05, maka terdapat perbedaan rata-rata sikap ibu hamil tentang pemberian ASI&#13;
ekslusif sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Kesimpulannya terdapat&#13;
perbedaan rata-rata pengetahuan dan sikap ibu hamil sebelum dan sesudah edukasi&#13;
pemberian ASI ekslusif. Saran bagi petugas kesehatan untuk dapat meningkatkan&#13;
pelayanan kesehatan edukasi kesehatan terutama tentang pentingnya ASI ekslusif.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6073">
                <text>Ukhwati Fadila</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6074">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6075">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1340" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1340">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/31\1340\Skripsi-YESI_GUSTIA.1.pdf</src>
        <authentication>4a264948c332403b06b58aca2ed0ff77</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="31">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5274">
                  <text>Tahun 2024</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6062">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN PUDING KURMA TERHADAP &#13;
VOLUME ASI PADA IBU POSTPARTUM DI WILAYAH &#13;
KERJA PUSKESMAS KOTO LOLO &#13;
TAHUN 2024 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6063">
                <text>ASI merupakan nutrisi ideal untuk bayi yang mengandung zat gizi paling sesuai&#13;
dengan  kebutuhan  bayi  dan  mengandung  seperangkat  zat  perlindungan  untuk&#13;
memerangi penyakit. Menurut data dari Puskesmas Koto Lolo pada Tahun 2023,&#13;
dari 30  orang  ibu  menyusui selama  tahun 2023  hanya  terdapat  18 orang  ibu&#13;
menyusui yang memberikan ASI eksklusif. Puding kurma merupakan salah satu&#13;
kreasi makanan dengan bahan utama kurma dan agar-agar. Kurma yang diketahui&#13;
dapat meningkatkan kualitas ASI dan mendorong produksi ASI di padupadankan&#13;
dengan  agar-agar  yang  terbuat  dari  rumput  laut,  akan  sangat  cocok  untuk&#13;
dikonsumsi oleh ibu menyusui karena dapat meningkatkan volume ASI, dan juga&#13;
memperlancar  BAB  pada  ibu.  Penelitian  ini  bertujuan  Diketahui  pengaruh&#13;
pemberian puding kurma terhadap volume ASI pada ibu post partum di Wilayah&#13;
Kerja Puskesmas Koto Lolo Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif&#13;
dengan  metode  Pre-Experimen  Design.  Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah&#13;
populasi infinite seluruh ibu nifas di wilayah kerja  Puskesmas Koto Lolo bulan&#13;
Januari  sampai Maret  2024  saat  penelitian  berlangsung. Dengan  sampel  sebesar &#13;
16  responden  dengan  menggunakan  rumus  Federer.  Penelitian  dilakukan  di&#13;
wilayah kerja Puskesmas Koto Lolo Tahun 2024 mulai dari bulan Desember 2023&#13;
sampai  bulan  April 2024.  Dikarenakan data yang  diperoleh tidak  terdistribusi&#13;
normal  maka  analisis  data  menggunakan  uji  wilcoxon.  Berdasarkan  hasil&#13;
penelitian  diketahui  jumlah  rata-rata  volume  ASI  (pretest)  sebelum  diberikan&#13;
puding buah kurma adalah 185,63 cc dengan jumlah minimal 140 cc dan jumlah&#13;
maksimal  250  cc,  Diketahui  jumlah  rata-rata  volume  ASI  (posttest)  sesudah&#13;
diberikan puding buah kurma  adalah 260,63 cc dengan jumlah minimal 200 cc&#13;
dan  jumlah  maksimal  320  cc.  Berdasarkan  uji  non  parametik  Wilcoxon  di&#13;
dapatkan nilai p value sebesar 0,000 yang berarti (p≤0,05) Ha diterima Ho ditolak&#13;
yaitu Terdapat pengaruh pemberian puding kurma terhadap volume ASI pada ibu&#13;
post  partum  di  Wilayah  Kerja  Puskesmas  Koto  Lolo  Tahun  2024Terdapat&#13;
pengaruh pemberian puding kurma terhadap volume ASI pada ibu post partum di&#13;
Wilayah Kerja Puskesmas Koto Lolo Tahun 2024. Dengan hasil penelitian ini&#13;
diharapkan Ibu menyusui untuk mengkonsumsi puding buah kurma agar dapat&#13;
menstimulasi dalam meningkatkan volume ASI. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6064">
                <text>Yesi Gustia -</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6065">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6066">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1338" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1338">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/31\1338\Skripsi-ECA_EVI_SUSILIA.1.pdf</src>
        <authentication>65bd84d358d198fc96bbf86f897ac93d</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="31">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5274">
                  <text>Tahun 2024</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6053">
                <text>HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG POSTPARTUM &#13;
BLUES DENGAN KEJADIAN POSTPARTUM BLUES DI  &#13;
WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTO LOLO  &#13;
TAHUN 2024 &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6054">
                <text>Angka kejadian postpartum blues di Indonesia antara 50%–70 dan angka kejadian &#13;
depresi  postpartum  tercatat sebanyak 22,4%  sedangkan angka kejadian  Baby &#13;
Blues/Post Partum Blues  di  Jambi  yaitu sebanyak  15-20%.  Berdasarkan survei &#13;
awal di wilayah kerja Puskesmas Koto Lolo pada bulan Januari 2023 bahwa &#13;
terdapat 5 orang ibu nifas yang mengalami tanda dan gejala dari pada post partum &#13;
blues.  Penelitian   ini  bertujuan  diketahui  hubungan pengetahuan dan sikap ibu &#13;
tentang postpartum blues dengan kejadian postpartum blues di wilayah kerja &#13;
Puskesmas Koto Lolo Tahun 2024.  Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif &#13;
dengan desain penelitian Cross Sectional.  Populasi dalam penelitian ini adalah &#13;
seluruh  ibu hamil trimester III pada bulan Januari sampai Maret 2024 yaitu &#13;
sebanyak 35 orang.  Teknik sampel dalam penelitian ini adalah  Sampling &#13;
Insidental/ Accidental Sampling  diperoleh 33 orang responden. Penelitian &#13;
dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Koto Lolo Tahun 2024 mulai dari bulan &#13;
Desember 2023 sampai bulan April 2024. Dengan alat yang digunakan dalam &#13;
penelitian adalah angket/kuesioner. Analisis data yang dipakai adalah chi square. &#13;
Berdasarkan hasil penelitian  Diketahui  distribusi frekuensi  pengetahuan ibu &#13;
tentang  postpartum blues  di wilayah kerja Puskesmas Koto Lolo Tahun 2024 &#13;
sebagian besar adalah  kurang (45,46%), Diketahui  distribusi frekuensi  sikap ibu &#13;
tentang  postpartum blues  di wilayah kerja Puskesmas Koto Lolo Tahun 2024 &#13;
sebagian besar adalah  positif (66,67%),  Diketahui  distribusi frekuensi  kejadian &#13;
postpartum blues  di wilayah kerja Puskesmas Koto Lolo Tahun 2024  sebagian &#13;
besar adalah tidak postpartum blues (69,70%%), Dari Hasil uji chi square p value &#13;
= 0,000  berarti p &lt; 0,05 hal ini  menujukkan  bahwa  Terdapat  hubungan &#13;
pengetahuan ibu tentang postpartum blues dengan kejadian  postpartum blues di &#13;
wilayah kerja Puskesmas Koto Lolo Tahun 2024, hasil uji  chi square  p value = &#13;
0.006  berarti p &lt; 0,05 hal ini menujukkan  bahwa Terdapat  hubungan  sikap ibu &#13;
tentang  postpartum blues  dengan kejadian  postpartum blues  di wilayah kerja &#13;
Puskesmas Koto Lolo Tahun 2024. Sehingga bagi Puskesmas agar  dapat &#13;
mendorong dan mengedukasi setiap ibu hamil dalam usaha mencegah terjadinya &#13;
postpartum blues. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6055">
                <text>Eca Evi Susilia </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6056">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6057">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1336" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1336">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/31\1336\SKRIPSI_ULANDARI_NIM221000415201114_cc_-_Copy.1.pdf</src>
        <authentication>49ad406e13af7bf937071dfbce9a9897</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="31">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5274">
                  <text>Tahun 2024</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6043">
                <text> &#13;
PENGARUH PEMBERIAN SUSU KEDELAI (GLYCINE MAX) &#13;
TERHADAP KADAR  HEMOGLOBIN  PADA IBU HAMIL &#13;
TRIMESTER III DENGAN ANEMIA DI WILAYAH  &#13;
KERJA PUSKESMAS KOTO BARU  &#13;
KOTA SUNGAI PENUH &#13;
TAHUN 2024 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6044">
                <text>Anemia Kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar Hemoglobin (Hb) &lt;11gr/dl. Riskesdas &#13;
2018 mencatat bahwa ada peningkatan defisiensi zat gizi mikro yang muncul dalam &#13;
manifestasi anemia pada  ibu hamil, dari 37,1% menjadi 48,9% pada tahun 2018. Untuk &#13;
Meningkatkan kadar hemoglobin (Hb) dalam tubuh ibu hamil yaitu dengan mengkonsumsi &#13;
tablet Fe dan mengkonsumsi makanan bergizi yakni makanan yang banyak mengandung zat &#13;
besi. Susu kedelai mengandung protein yang dapat membantu transport zat besi dalam bentuk &#13;
transferin sehingga dapat meningkatkan kadar Hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
mengetahui Pengaruh Pemberian Susu Kedelai Terhadap Kadar  Hemoglobin  pada Ibu &#13;
Hamil Trimester III dengan Anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Baru Tahun &#13;
2024. Desain penelitian ini adalah Desain  Quasi-eksperimen.  Tipe rancangan yang &#13;
digunakan adalah Pretest-Posttest with control group. Waktu penelitian dilakukan pada &#13;
bulan Januari s/d Maret. Sampel sebanyak 16 responden.  Pengambilan sampel &#13;
menggunakan  Teknik  sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan lembar &#13;
observasi kemudian analisis dengan paired sample t test. Hasil penelitian univariat &#13;
menunjukkan bahwa terdapat perbedaan  rata-rata kadar Hb sebelum dan sesudah &#13;
dilakukan intervensi pada kelompok intervensi yaitu 9,925 gr/dl menjadi 10,325 gr/dl &#13;
dan kelompok kontrol yaitu 9,888 gr/dl menjadi 10,025 gr/dl. Hasil uji paired sample t-&#13;
test kelompok intervensi nilai P-Value 0,000 dan kelompok kontrol nilai P-value 0,000. &#13;
Kesimpulan ada pengaruh pemberian susu kedelai terhadap peningkatan kadar &#13;
hemoglobin pada ibu hamil trimester III dengan anemia diwilayah puskesmas Koto &#13;
Baru. Diharapkan ibu hamil mengonsumsi zat besi yang bisa didapati pada susu kedelai &#13;
dalam 200 gr nya terkandung zat besi 1 gr yang dapat membantu pemenuhan kebutuhan &#13;
harian ibu hamil agar mengurangi terjadinya resiko anemia. Ibu hamil bisa &#13;
memanfaatkan terapi non farmakologi seperti susu kedelai ini untuk meningkatkan &#13;
kadar hemoglobin. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6045">
                <text>ULANDARI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6046">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6047">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
