<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/browse?collection=29&amp;output=omeka-xml&amp;sort_field=added" accessDate="2026-05-11T00:40:27+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>1</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>73</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="1197" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1199">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1197\Skrips_[Nanik_Oktamalinda].pdf</src>
        <authentication>0503c1dbb03d22d3c88dc50218bfd6d1</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5359">
                <text>HUBUNGAN PERILAKU CARING BIDAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN POLI KEBIDANAN DI WILAYAH KERJA&#13;
PUSKESMAS TANJUNG TAHUN 2022&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5360">
                <text>Kepuasan pasien akan terpenuhi bila pelayanan yang diberikan telah sesuai dengan harapan pasien. Studi pendahuluan yang dilakukan pada pasien di puskesmas Tanjung di Poli Kebidanan pada tanggal 10 Mei 2022 melalui wawancara 10 pasien, 6 pasien menyatakan belum merasa puas dengan pelayanan yang diberikan, pasien masih mengeluh bahwa pelayanan masih lama atau tenaga kesehatan, khususnya bidan kurang tanggap dan kurangnya perhatian terhadap keluhan pasien. Kurangnya komunikasi bidan pada pasien dan bidan tidak memperkenalkan diri pada pasien Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan perilaku caring bidan terhadap kepuasan pasien poli kebidanan di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Tahun 2022. Penelitian ini menggunankan jenis penelitian kuantitatif korelasional. Dengan analisis univariat dan bivariat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien poli kebidanan Puskesmas Tanjung pada bulan April-Mei 2022 yang berjumlah 80 orang pasien, sampel sebanyak 45 orang pasien poli kebidanan dengan menggunakan rumus slovin. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner perilaku caring dan kepuasan pasien poli kebidanan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh sebagian besar bidan sudah caring baik yaitu sebesar 80%, sedangkan 20% sisanya menunjukkan bidan cukup caring, dari 45 responden juga menunjukkan bahwa sebagian besar pasien merasa sangat puas (93,33%) dan sisanya 6,67 merasa puas. Dari hasil uji chi square p value = 0.0001 berarti p &lt; 0,05 hal ini menujukkan adanya hubungan yang signifikan antara caring bidan dengan tingkat kepuasan pasien poli kebidanan di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Tahun 2022. Penelitian lebih lanjut untuk memberikan informasi faktor – faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pasien.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5361">
                <text>Nanik Oktamalinda</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5362">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5363">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1199" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1201">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1199\ZS_gabungan_OKT_final_[2].docx_CD.pdf</src>
        <authentication>64edaba392854c0015aeaa45de4fe813</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5369">
                <text>GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG &#13;
STUNTING DI KELURAHAN AUR KUNING PADA WILAYAH &#13;
KERJA PUSKESMAS TIGO BALEH BUKITTINGI &#13;
TAHUN 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5370">
                <text>Balita pendek dan sangat pendek adalah balita dengan panjang badanatau tinggi badan &#13;
menurut umurnya di bandingkan dengan standar baku WHO-MGRS (Multicentre Growth &#13;
Reference Study). Sedangkan definisi stunting menurut Kementerian Kesehatan adalah anak &#13;
balita dengan nilai z-scorenya kurang dari  -2 SD (stunted) dan kurang dari  -3SD (severely &#13;
stunted). Berdasarkan data angka balita stunting di Indonesia masuk ke dalam kategori &#13;
prevalensi tertinggi di wilayah Asia Tenggaraterdapat 29,6% dari total balita nasional &#13;
mengalami  stunting.  Rata-rata  balita  yang  mengalami  stunting  di  Indonesia  sejak  tahun &#13;
2005 hingga 2017 yaitu  36,4%4. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran &#13;
Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Stunting. Desain  penelitian ini adalah penelitian &#13;
kuantitatif  dengan  desain  penelitian  deskriptif  dengan  tujuan  utama  untuk  membuat &#13;
gambaran keadaan secara populasi. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 50 &#13;
responden dengan menggunakan random sampling dengan rumus dari Lemeshow. &#13;
Pengumpulan  data  dengan  menggunakan  kuesioner,  waktu  penelitian  dilakukan  pada &#13;
tanggal 05  sampai dengan  30  Oktober  2022.  Hasil penelitian  menunjukkan  Gambaran &#13;
Tingkat  Pengetahuan  masyarakat  60%  (30  responden)  tentang  Pengertian/Definisi &#13;
Stunting,  dan  56  %  (28  responden)  tentang  Penyebab  Stunting  dengan  kategori &#13;
pengetahuan kurang sedangkan tingkat pengetahuan Baik 40% (20 responden) tentang &#13;
Pencegahan Stunting serta pengetahuan yang cukup50% (25 responden) tentang1000 hari &#13;
pertama kehidupan  bayi. Maka disimpulkan perlu adanya sosialisasi dor to dor pada &#13;
masyarakat tentang masalah-masalah kesehatan pada anak dan kehidupan seorang anak sangat &#13;
bergantung kepada orang tua. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5371">
                <text>ZULFA SAVITRI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5372">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5373">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1201" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1203">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1201\revisi_skripsi_yusmaidar_ok_kasett.1.pdf</src>
        <authentication>d513b971310313f8f2950a130b713100</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5379">
                <text>PENGARUH KONSUMSI LABU SIAM TERHADAP FREKUENSI BAB &#13;
PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DIPRAKTEK MANDIRI BIDAN &#13;
WILAYAH KERJA PUSKESMAS RIMBO BUJANG IX  &#13;
 KABUPATEN TEBO TAHUN 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5380">
                <text>Konstipasi adalah gangguan pada kehamilan yang menyerang system pencernaan. &#13;
Wanita  yang  mengalami  konstipasi  sebelum  kehamilan  dapat  merasa  bahwa &#13;
kondisi  ini  menjadi  lebih  bermasalah  saat mereka  hamil.  Ini  juga  merupakan &#13;
masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan .Konstipasi menyebabkan rasa &#13;
begah dan penuh seta hilang  nafsu  makan.Sechium  Edule  atau  lebih  dikenal &#13;
dengan  labu  siam merupakan  salah  satu  jenis  sayur  yang  umum  dimakan  masyarakat &#13;
Indonesia.  Sayuran  ini  bisa  langsung  dinikmati  dengan  cara  direbus  bersama  kulitnya &#13;
ataupun  diolah  menjadi  berbagai  masakan  dengan  mengupas  kulitnya  terlebih  dahulu. &#13;
Penelitian ini dilakukan  untuk melihat pengaruh Konsumsi Labu Siam Terhadap &#13;
Frekuensi BAB Pada Ibu Hamil Trimester III di Praktek Mandiri Bidan Wilayah &#13;
Puskesmas Rimbo Bujang IX Kabupaten Tebo Tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini &#13;
adalah Ibu Hamil Trimester III Yang Frekuensi BAB nya Kurang Dari Normal.di Praktek &#13;
Mandiri Bidan Wilayah Puskesmas Rimbo Bujang IX Kabupaten Tebo g. Penelitian ini &#13;
berupa Quasi Exsperiment  dengan menggunakan One Group Pretest  – Posttest design. &#13;
Cara menghitung sample menggunakan rumus  Issac dan Michael ( purposive sampling), &#13;
dan di dapat sample penelitian berjumlah 8 orang Ibu Hamil Trimester III yang &#13;
mengalami Konstipasi. Pengumpulan  data menggunakan lembar observasi kemudian di &#13;
analisi dengan Uji  Paired T  –  test.  Waktu penelitian di  lakukan pada tanggal 19 &#13;
September 2022 s/d 27 September 2022. Hasil uji statistic menggunakan paired T –  test &#13;
diperoleh p = 0.000 &lt; α 0,05 sehingga dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh Konsumsi &#13;
Labu Siam Terhadap Frekuensi BAB Pada Ibu Hamil Trimester III di pRaktek Mandiri &#13;
Bidan Wilayah Puskesmas Rimbo Bujang IX Kabupaten Tebo Tahun 2022. Pemberian &#13;
rebusan Labu Siam  merupakan  salah  satu  upaya  non  farmakologi  untuk memperlancar &#13;
BAB, dengan demikian disarankan bagi ibu hamil Trimester III untuk dapat melanjutkan &#13;
konsumsi  rebusan labu siam saat  BAB tidak lancar  untuk  mengurangi  konstipasi dan &#13;
tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5381">
                <text>Yusmaidar </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5382">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5383">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1203" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1205">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1203\SKRIPSI_MAYA_Ok_Print_2.2.pdf</src>
        <authentication>2a41b736b1bacd534fe9cb25ffbc40a2</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5389">
                <text> &#13;
PENGARUH AKUPRESUR TERHADAP FREKUENSI &#13;
EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL &#13;
TRIMESTER I DI WILAYAH KERJA &#13;
PUSKESMAS RAWANG &#13;
TAHUN 2022 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5390">
                <text>mual dan muntah. Keluhan mual muntah terjadi pada 60-80% primigravida &#13;
dan 40-  60% multigravida. Perasaan mual ini disebabkan oleh karena &#13;
meningkatnya  kadar  hormon  estrogen  dan  HCG.  Puskesmas  Rawang &#13;
menduduki persentase  tertinggi, yaitu sekitar 65% dan persentase  terendah &#13;
pada  Puskesmas  Koto  Baru,  yaitu  sekitar  45%.  Terapi  akupresur  dapat &#13;
menurunkan frekuensi mual muntah. Tujuan penelitian ini adalah untuk &#13;
mengetahui  pengaruh  akupresur  terhadap  frekuensi  emesis  gravidarum &#13;
pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja Puskesmas Rawang Kota Sungai &#13;
Penuh Tahun 2022.  &#13;
Jenis penelitian adalah kuantitatif eksperimen dengan  metode  One-&#13;
Group Pretest-Posttest Only Design.One-Group Pretest-Posttest Only. Populasi &#13;
berjumlah 20 orang dengan  sampel 10 orang dengan pendekatan purposive &#13;
sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar  observasi kemudian di &#13;
analisis menggunakan pairedt t test. Waktu penelitian pada Juni-Agustus.  &#13;
Hasil Intensitas muntah sebelum intervensi akupresur  rata-rata  12, &#13;
intensitas terendah 8 tertinggi 18, sesudah intervensi akupresur rata-rata 6,5, &#13;
terendah 4 dengan kategori rendah tertinggi 10, Hasil analisis uji paired t-test &#13;
di dapat hasil  p.value= 0.000 yang berarti terdapat pengaruh  akupresur &#13;
terhadap frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Wilayah &#13;
Kerja Puskesmas Rawang Tahun 2022. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5391">
                <text>Maya Sri Handayani </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5392">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5393">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1205" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1207">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1205\SKRIPSI_BELLA_MONICA_Edit_Bd_To_Print.1.pdf</src>
        <authentication>f94d9eb71996c97e06ae12c80dc830c3</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5399">
                <text> &#13;
PENGARUH PEMBERIAN BUAH PEPAYA (CARICAPAPAY&#13;
TERHADAP VOLUME ASI PADA IBU MENYUSUI  &#13;
DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWANG TAHUN 2022 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5400">
                <text>ASI merupakan nutrisi ideal untuk bayi yang mengandung zat gizi paling sesuai &#13;
dengan kebutuhan bayi.  Di negara berkembang hanya 39% ibu-ibu yang &#13;
memberikan ASI eksklusif. Hal ini disebabkan oleh ASI  yang sukar keluar di &#13;
minggu pertama setelah melahirkan dan persepsi ibu bahwa produksi ASI  tidak &#13;
mencukupi. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI &#13;
adalah  secara non farmakologi adalah dengan mengkonsumsi  buah pepaya. &#13;
Pepaya mengandung  laktagogum  yang dapat merangsang aktivitas protoplasma &#13;
pada sel-sel sekretoris kelenjar susu dan ujung saraf sekretoris dalam kelenjar &#13;
susu.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  Pengaruh Pemberian Buah &#13;
Pepaya (Carica Papaya L)  Terhadap Volume Asi Pada Ibu Menyusui  Di &#13;
Wilayah Kerja  Puskesmas Rawang  Tahun 2022. Penelitian ini menggunankan &#13;
jenis penelitian Quasy Experiment design dengan pendekatan  Pretest-Posttest &#13;
with control group,  dengan analisis univariat dan bivariate. Populasi dalam &#13;
penelitian ini adalah ibu menyusui yang ada di wilayah kerja Puskesmas Rawang &#13;
Tahun 2022, sampel sebanyak 16 orang  ibu. Hasil penelitian diperoleh  rata-rata &#13;
volume ASI pada kelompok intervensi sebelum diberikan buah papaya 185 cc, &#13;
dengan volume minimum 150 cc dan maksimum 250 cc. Volume ASI pada &#13;
kelompok intervensi setelah diberikan buah papaya 295.5 cc, dengan volume &#13;
minimum 270 cc dan maksimum 320 cc. rata-rata selisi volume ASI Ibu setelah &#13;
mengkonsumsi pepaya 101,25 cc. Uji analisis data yang digunakan adalah uji &#13;
parametric yaitu T test dengan hasilnya p value=0,000  (P &lt; α) dengan selisih &#13;
rata-rata (Mean Diference) sebesar 60 cc (292.5  –  232.5). Artinya Ha diterima &#13;
ada pengaruh pemberian buah papaya (Carica Papaya L) Terhadap Volume Asi &#13;
Pada Ibu Menyusui di wilayah kerja puskesmas rawang tahun 2022. Diharapkan &#13;
pemberian buah pepaya dapat dijadikan rekomendasi untuk  ibu menyusui yang &#13;
volume ASInya sedikit.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5401">
                <text>Bella Monica </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5402">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5403">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1206" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1208">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1206\SKRIPSI_HANDAYANI.1.pdf</src>
        <authentication>70def51762c27dca1a815824d04a387b</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5404">
                <text>EFEKTIFITAS KONSELING PRANIKAH TERHADAP KESIAPAN &#13;
MENGHADAPI KEHAMILAN CALON PENGANTIN  &#13;
DI PUSKESMAS KOTO BARU  &#13;
KOTA SUNGAI PENUH   &#13;
TAHUN 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5405">
                <text>WHO melaporkan prevalensi ibu hamil di seluruh dunia  yang mengalami  anemia  sebesar &#13;
41,8%. persiapan kehamilan seperti nutrisi ibu hamil, kesiapan mental, pemeriksaan fisik dan &#13;
skrining penyakit infeksi yang berisiko  untuk  janin (Hepatitis, HIV, Toxoplasma dan &#13;
Rubella) dapat  mencegah komplikasi kehamilan dan persalinan seperti perdarahan yang &#13;
disebebkan anemia dan melahirkan anak yang cacat.    Penelitian ini bertujuan mengetahui  &#13;
efektifitas konseling pranikah menggunakan media lembar balik  terhadap kesiapan &#13;
menghadapi kehamilan calon pengantin di Puskesmas Koto Baru Kota Sungai Penuh tahun &#13;
2022.Penelitian ini merupakan Quasy Eksperimental  dengan rancangan  one group pretest-&#13;
postest. Populasi adalah seluruh calon pengantin di KUA Sungai Penuh periode Januari s/d &#13;
September 2022. Sampel penelitian adalah  calon pengantin sebanyak 20 orang dengan teknik &#13;
purposive sampling. Penelitian dilaksanakan  di wilayah  kerja  Puskesmas  Koto  Baru  Kota &#13;
Sungai  Penuh  pada bulan  September−Oktober  2022.  Pemberian  kuesioner pada calon &#13;
pengantin dilakukan 2x pengukuran yaitu sebelum dan sesudah di lakukan konseling &#13;
pranikah menggunakan media lembar balik.. Analisa data  univariat mengetahui    rata-rata &#13;
kesiapan sebelum diberikan konseling pranikah.  uji normalitas data menggunakan &#13;
Kolmogrov-Smirnov. untuk mengetahui  efektifitas konseling pranikah terhadap kesiapan &#13;
calon pengantin terhadap kehamilan  mengggunakan uji hipotesis Paired Sample T-test. Hasil &#13;
Analisa univariat didapati rerata kesiapan pretest adalah 1.77 atau belum siap, rerata kesiapan &#13;
posttest  adalah 2.46  dengan kategori  siap,uji  Kolmogrov-Smirnov  dengan hasil  pretest &#13;
(p=0,200) dan  posttest  (0,200)  berarti data  berdistribusi normal. Uji  paired t-test  didapat &#13;
inilai p=0,000, dapat disimpulkan  ada efektifitas  konseling pranikah menggunakan media &#13;
lembar balik  terhadap kesiapan calon pengantin. Lembar balik sebagai media informasi bagi &#13;
calon pengantin untuk mengetahui kebutuhan dalam mempersiapan kehamilan yang optimal. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5406">
                <text>Handayani  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5407">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5408">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1208" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1210">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1208\Skripsi_Rechi_Nolyfia_[Revisi_skema]sip.pdf</src>
        <authentication>9635f9a8a3021d58eb51e060a6794be7</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5414">
                <text> Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Dengan &#13;
Persepsi Ibu Hamil Tentang Vaksin Covid-19 Di &#13;
Wilayah Kerja Puskesmas Rawang Kota Sungai &#13;
Penuh Tahun 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5415">
                <text>Ibu hamil menjadi salah satu kelompok yang sangat berisiko apabila terpapar &#13;
COVID-19. Dalam beberapa waktu terakhir, dilaporkan sejumlah ibu hamil yang &#13;
terkonfirmasi positif COVID-19 mengalami gejala berat bahkan meninggal dunia. &#13;
Untuk melindungi ibu hamil dan bayinya dari infeksi COVID-19, Kementerian &#13;
Kesehatan memastikan memberikan vaksin COVID-19 kepada ibu hamil. Penelitian &#13;
ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil dengan persepsi &#13;
ibu hamil tentang vaksin covid-19 di wilayah Kerja  Puskesmas Rawang Kota &#13;
Sungai Penuh Tahun 2022. Penelitian ini menggunankan jenis penelitian &#13;
kuantitatif korelasional.  Dengan analisis univariat dan bivariat. Populasi dalam &#13;
penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Rawang pada &#13;
bulan Januari sampai Mei 2022, yaitu 56 orang ibu hamil, sampel dalam &#13;
penelitian ini adalah 36 orang ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dan &#13;
ekslusi. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner/angket. Berdasarkan &#13;
hasil penelitian diperoleh bahwa sebagian besar ibu hamil dengan persentase &#13;
55,56% masih memiliki pengetahuan yang kurang tentang vaksin covid-19 &#13;
sedangkan sisanya 44,44% ibu hamil memiliki pengetahuan yang baik tentang &#13;
vaksin covid-19. Sebagian besar ibu hamil dengan persentase 55,56% masih &#13;
memiliki persepsi negatif tentang vaksin covid-19 sedangkan sisanya 44,44% ibu &#13;
hamil memiliki persepsi positif tentang vaksin covid-19. Dari hasil uji chi square &#13;
p value = 0.000 berarti p  ≤ 0,05 hal ini menujukkan terdapat hubungan &#13;
pengetahuan ibu hamil dengan persepsi ibu hamil tentang vaksin covid-19 di &#13;
Wilayah Kerja Puskesmas Rawang Tahun 2022. Penelitian lebih lanjut untuk &#13;
memberikan informasi dan edukasi mengenai manfaat dan keikutsertaan ibu hamil &#13;
dalam melakukan vaksin covid-19. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5416">
                <text>Rechi Nolyfia </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5417">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5418">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1209" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1211">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1209\[SKRIPSI_SASMI_YANTI_].pdf</src>
        <authentication>ac56679123ee1df4d0f4ab6b5d1ac4de</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5419">
                <text>PENGARUH  TERAPI  AKUPRESUR TITIK HEGU (L14) TERHADAP &#13;
NYERI HAID PADA SANTRIWATI PONDOK PASANTREN &#13;
MADINATUL’ ULUM PAMENANG BANGKO &#13;
JAMBI TAHUN 2023 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5420">
                <text>Nyeri haid menyebabkan rendahnya niali akhir santri&#13;
 &#13;
yang menyebabkan &#13;
ketidakberhasilan santri  dalam proses belajar.  Nyeri haid  primer  adalah  &#13;
peningkatan hormon prostaglandin yang merangsang kontraksi  uterus pada masa &#13;
haid cenderung berkontraksi menjadi lebih  kuat yang berdampak pada timbulnya &#13;
keluhan nyeri haid. Salah satu tindakan yang bisa mengurangi masalah ini adalah &#13;
pemberian terapi akupresur.  Terapi  akupresur pada titik hegu (L14) merupakan &#13;
metode yang digunakan untuk menurunkan  tingkat nyeri pada saat haid. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh terapi akupresur  titik hegu &#13;
(L14)  Terhadap Nyeri Haid Pada Santriwati Pondok Pasantren Madinatul’ulum &#13;
Pamenang  Bangko  Jambi  Tahun 2023. Desain penelitian ini adalah &#13;
praeksperiment pre test dan post test menggunakan rancangan one grup pre test &#13;
dan post test. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 29 responden dari &#13;
50 populasi. Pengumpulan data dengan mengunakan lembar observasi kemudian &#13;
analisis  dengan mengunakan Paired Sampel T-test. Instrument yang digunakan &#13;
adalah lembar observasi, waktu penelitian dilakukan pada tanggal 4 -23 september &#13;
2023. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum diberikan terapi akupresur &#13;
dengan nilai rata –rata 5 dan setelah diberikan terapi akupresur dengan nilai rata-&#13;
rata 2,9. Pada Uji Paired Sampel T-test didapatkan hasil bahwa signifikansi 0,000 &#13;
≤  0,005  Sehinga dapat disimpulkan bahwa adanya  Pengaruh Terapi Akupresur &#13;
titik hegu (L14)  Terhadap Nyeri Haid Pada Santriwati Pondok Pasantren &#13;
Madinatul’ulum Pamenang bangko jambi Tahun 2023. Terapi akupresur titik hegu &#13;
(L14) merupakan salah satu metode yang efektif dapat dilakukan untuk mengatasi &#13;
nyeri haid pada remaja, disarankan kepada petugas kesehatan untuk memberikan &#13;
edukasi tentang terapi akupresur  dalam mengurangi nyeri haid. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5421">
                <text>Sasmi Yanti </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5422">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5423">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1211" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1213">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1211\SKRIPSI_LENGKAP.docxTRIANA_SUKAWATI_FIX.1.pdf</src>
        <authentication>decd30dfc58ff768b9664faa4628a1c7</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5429">
                <text>Hubungan Anemia Dan Defisiensi Energi Kronis Ibu &#13;
Hamil Dengan Kejadian Stunting Di Puskesmas Alai Ilir Kabupaten Tebo  &#13;
Propinsi Jambi  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5430">
                <text>Latar Belakang: Indonesia masih memiliki masalah stunting yang cukup signifikan, &#13;
khususnya di bidang industri kesehatan. Menurut Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) &#13;
2021, ada 24,4 persen kejadian stunting di Indonesia. Ini berarti satu dari empat anak &#13;
stunting di Indonesia. Kekurangan asupan gizi jangka panjang dapat mengakibatkan &#13;
stunting, masalah gizi kronis. Di   Indonesia, angka stunting naik menjadi 27,7% &#13;
pada 2019. Data dari tahun 2020 menunjukkan penurunan angka ini. Meskipun &#13;
demikian, penurunanjumlah kasus di Indonesia pengerdilan masih jauh di bawah &#13;
ambang batas WHO 20 persen.  &#13;
Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara riwayat anemia &#13;
dan Defisiensi Energi Kronik ibu hamil dengan kejadian stunting di Puskesmas Alai &#13;
Ilir Kabupaten Tebo Provinsi Jambi. &#13;
Metode : jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan &#13;
desain kasus kontrol. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Alai Ilir &#13;
Kabupaten TeboProvinsi Jambi yang dilaksanakan pada tahun 2021. Populasi dalam &#13;
penelitian ini adalah seluruh balita usia 1-2 tahun, dengan jumlah 725 balita. Sampel &#13;
dalam penelitian ini  sebanyak 60 sampel yang diambil dengan teknik randum &#13;
sampling. Instrumen penelitian dan data sekunder dapat berupa rekam medis, data &#13;
laporan bulanan, dan buku catatan yang berkaitan dengan data dalam penelitian. Uji &#13;
statistik yang digunakan adalah chi-kuadrat. &#13;
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara riwayat anemia &#13;
pada ibu hamil dengan kejadian stunting (p-value = 0,004), ada hubungan antara &#13;
riwayat kurang energi kronis pada ibu hamil dengan kejadian stunting (p-value  -&#13;
0,018). &#13;
Kesimpulan: Riwayat Anemia saat hamil dan riwayat Defisiensi Energi Kronik saat &#13;
hamil pada ibu memiliki hubungan dengan kejadian stunting  pada penelitian ini. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5431">
                <text>Triana Sukawati </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5432">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5433">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1213" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1215">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1213\skripsi_fix_siap_kompredengan_scan.1.pdf</src>
        <authentication>06477470de304e58882d633bfc97c955</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5439">
                <text>Efektivitas Teknik Power Pumping  terhadap Kuantitas Volume &#13;
ASI  pada  Ibu  Bekerja  di  Wilayah  Puskesmas Sukamenanti &#13;
Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5440">
                <text>Ibu bekerja seringkali mengalami  kesulitan untuk memberikan ASI eksklusif.  &#13;
Tuntutan tanggung jawab pekerjaan membuat ibu tidak dapat menyusui bayi secara &#13;
langsung.  Hal tersebut mempengaruhi hormon prolaktin dan oksitosin untuk &#13;
memproduksi ASI lebih banyak, sehingga mempengaruhi dalam pengeluaran volume &#13;
ASI. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut, maka diberikanlah teknik power &#13;
pumping untuk merangsang peningkatan volume ASI lebih banyak.  Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui  efektivitas teknik  power pumping  terhadap  kuantitas &#13;
volume ASI pada ibu  bekerja di Wilayah Puskesmas Sukamenanti Kabupaten &#13;
Pasaman Barat. Desain penelitian ini adalah  Quasy Eksperimental  dengan desain &#13;
One-Group Pre-Test-Post-Test.  Waktu penelitian bulan April  –  Oktober 2022. &#13;
Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 10 responden dari  45  populasi &#13;
dengan menggunakan  teknik  purposive sampling. Pengumpulan data dengan &#13;
menggunakan lembar observasi kemudian analisis dengan uji T-test dependen. Hasil &#13;
penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan  teknik  power pumping  dengan &#13;
rata-rata 147,00 cc/ml dan sesudah diberikan teknik power pumping dengan rata-rata &#13;
209,50  cc/ml. Pada uji  T-test  dependen  didapatkan hasil bahwa p=0,0001, dimana &#13;
p&lt;0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya efektifitas teknik power pumping &#13;
terhadap kuantitas volume ASI pada ibu bekerja. Teknik power pumping merupakan &#13;
salah satu metode yang dapat diberikan untuk mengatasi  volume ASI yang sedikit &#13;
pada ibu  menyusui yang bekerja, disarankan kepada petugas kesehatan untuk &#13;
memberikan edukasi tentang peningkatan volume ASI pada ibu bekerja. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5441">
                <text>Suci Anggella </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5442">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5443">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
