<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/browse?collection=29&amp;output=omeka-xml&amp;page=5" accessDate="2026-05-11T03:39:04+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>5</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>73</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="1446" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1446">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1446\SKRIPSI_LETYA_YOFNIKA_S.Keb123.1.pdf</src>
        <authentication>6fbc02919c985962674df243b4fe3a14</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6586">
                <text>HUBUNGAN KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI DPT &#13;
DAN PENDIDIKAN IBU BAYI USIA 9 BULAN DENGAN &#13;
MOTIVASI IBU UNTUK IMUNISASI CAMPAK DI &#13;
PUSKESMAS SUNGAI PENUH TAHUN 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6587">
                <text>Salah satu penyebab kematian bayi dan anak adalah akibat penyakit yang &#13;
bisa dicegah dengan imunisasi melalui Program Pengembangan Imunisasi (PPI) &#13;
Mengingat  efektif dan tidaknya imunisasi tersebut akan tergantung dari faktor &#13;
yang mempengaruhi kekebalan tubuh pada diri anak. Tujuan penelitian ini adalah &#13;
untuk mengetahui Hubungan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Kipi) DPT Dan &#13;
Pendidikan Ibu  Bayi Usia  9  Bulan  Dengan  Motivasi  Ibu  Terhadap  Imunisasi &#13;
Campak  Di  Puskesmas  Sungai  Penuh  Tahun  2022.  Penelitian  ini  merupakan &#13;
penelitian  dengan  menggunakan  metode  survey  analitik  dengan  desain  Cross &#13;
Sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021 sampai Februari 2022. &#13;
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi usia 9 &#13;
bulan pada tahun 2022. Sampel dipilih dengan teknik  total sampling sebanyak 50 &#13;
orang.  Instrument  penelitian  menggunakan  kuesioner  dengan  cara  pengisian &#13;
kuesioner.  Analisis  data  dalam  penelitian  ini  adalah  menggunakan  uji  Chi- &#13;
square.  Hasil  penelitian  mendapatkan  sebagian  besar  responden  memiliki &#13;
Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) DPT (66.0 %), Sebagian besar responden &#13;
memiliki  tingkat  pendidikan  menengah  (66.2%),  Sebagian  besar  responden &#13;
memiliki  motivasi untuk  imunisasi  campak  (70  %),  Terdapat  hubungan  yang &#13;
signifikan antara Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) DPT dengan Motivasi &#13;
Ibu  Bayi  Usia  9  Bulan  Ibu  Imunisasi  Campak  (  p-value  0,000),  Terdapat &#13;
hubungan  signifikan antara tingkat pendidikan dengan Motivasi Ibu Bayi Usia 9 &#13;
Bulan  untuk  Imunisasi  Campak  (  p-  value  0,024).  Peneliti  selanjutnya, &#13;
diharapkan dapat meneliti tentang faktor-faktorlain yang berperan mendorong ibu &#13;
untuk memenuhi pemberian  imunisasi pada anak. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6588">
                <text>LETYA YOFNIKA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6589">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6590">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1444" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1444">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1444\SKRIPSI_DESMAYANTI_SASTRA_baru.1.pdf</src>
        <authentication>8fc2ae8356e325268fc551e48e553be8</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6576">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN NUGGET TEMPE TERHADAP KADAR HB &#13;
IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS  SUNGAI PENUH, &#13;
KECAMATAN SUNGAI PENUH, KOTA SUNGAI PENUH </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6577">
                <text>      Angka prevalensi anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai &#13;
penuh sebanyak 37%.  Anemia  merupakan kondisi dimana tubuh mengalami &#13;
kekurangan  sel  darah  yang mengandung hemoglobin untuk membawa oksigen ke &#13;
seluruh organ tubuh, oleh karena itu harus dimbangi dengan konsumsi makanan &#13;
yang mengandung kadar besi yang tinggi. Tempe merupakan bahan pangan yang &#13;
banyak ditemukan di masyarakat dan mengandung unsur  –  unsur gizi yang &#13;
diperlukan oleh tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  pengaruh &#13;
pemberian nugget  tempe  terhadap  kadar Hb  ibu  hamil di wilayah kerja puskesmas &#13;
sungai penuh, kecamatan sungai penuh kota sungai penuh tahun 2022. Penelitian ini &#13;
merupakan penelitian dengan menggunakan metode  quasi eksperimen  dengan  one &#13;
group pretest posttest design.  Penelitian dilaksanakan pada bulan &#13;
Agustus−September 2022. Populasi pada penelitian ini adalah 12 orang  ibu hamil. &#13;
Sampel penelitian ini sebanyak 12 orang  ibu hamil yang mengalami anemia ringan &#13;
pada  periode trimester  III kehamilan  yang tinggal di wilayah kerja  Puskesmas &#13;
Sungai Penuh menggunakan tehnik  total sampling.  Data diperoleh dengan &#13;
menggunakan format observasi, kemudian dianalisis dengan uji  Paired Sampling &#13;
Test. Hasil Analisa univariat didapati rerata kadar HB pretest adalah 10.0 gr%, rerata &#13;
kadar HB posttest adalah 10.3 gr%, hasil  uji hipotesis paired sample t-test p-value &#13;
0,000. Kesimpulan bahwa ada pengaruh pemberian nugget tempe terhadap kadar Hb &#13;
ibu  hamil.  Saran  Edukasi kesehatan bagi ibu hamil sehingga mereka mampu &#13;
mengatasi anemia dengan sendirinya dengan terapi non farmakologi anemia sebagai &#13;
salah satu upaya pencegahan anemia &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6578">
                <text>DESMAYANTI SASTRA </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6579">
                <text>universitas prima nusantara bukittinggi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="6580">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1245" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1247">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1245\AFNIATI-SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>0b628acd1a743d54044954d7bcd087f8</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5599">
                <text>EFEKTIFITAS PEMBERIAN UBI JALAR UNGU PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA TERHADAP KADAR HB DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPUNG DALAM  &#13;
TAHUN 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5600">
                <text> &#13;
Anemia defisiensi besi pada ibu dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin &#13;
atau bayi saat kehamilan maupun setelahnya.  Angka kejadian anemia di Puskesmas &#13;
Kampung Dalam cukup tinggi yakni 49,65%. Ubi jalar mengandung 4mg zat besi dalam 100 &#13;
gramnya, dan dapat dikonsumsi ibu hamil untuk meningkatkan kadar hemoglobin dalam sel &#13;
darah merah serta mencegah dan mengobati anemia karena kaya zat besi.  Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk  mengetahui  Efektifitas pemberian ubi jalar ungu pada ibu hamil  dengan &#13;
Anemia terhadap peningkatan HB di wilayah Kerja Puskesmas Kampung Dalam tahun 2022. &#13;
Jenis penelitian ini adalah  kuantitatif  dengan metode  quasi experiment  atau eksperimen &#13;
semu. Desain yang digunakan dalam penelitian ini  one group pretest-postest. Sampel dalam &#13;
penelitian ini adalah  seluruh ibu  hamil TM III sebanyak 14 orang  dengan metode  total &#13;
sampling.  Pengumpulan data dengan Observasi langsung. Analisa data dilakukan secara &#13;
univariat dan bivariat yang dianalisis menggunakan Uji analisis mengunakan Uji t  (paired &#13;
sample test). Waktu Penelitian dilakukan pada tanggal 14 september s/d 30 September 2022. &#13;
Hasil penelitian ini  semuanya (100%) responden mengalami kejadian anemia  dan setelah &#13;
diberikan ubi jalar ungu hampir separohnya (42,85%) responden tidak mengalami kejadian &#13;
anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Dalam tahun 2022.  Hasil Penelitian &#13;
membuktikan adanya  efektifitas konsumsi ubi jalar ungu pada ibu hamil  dengan anemia &#13;
terhadap Kadar HB di wilayah Kerja Puskesmas Kampung Dalam tahun 2022 dengan p = &#13;
0,015.  Ubi jalar ungu dapat dijadikan sebagai alternative  makanan dalam meningkatkan &#13;
kadar hemoglobin dan mencegah anemia. Bidan  bisa  menganjurkan ibu hamil selain &#13;
mengkonsumsi tablet Fe, dapat mengkonsumsi makanan lain yang  mengandung zat besi &#13;
salah satunya dengan mengkonsumsi ubi jalar ungu. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5601">
                <text>Afniati </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5602">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1244" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1246">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1244\HILDA_MARNI_INTAN-SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>57dcf436eaf6408fd6abab9056ccb764</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5594">
                <text>PENGARUH PENYULUHAN TENTANG PENYIMPANAN ASI PERAH &#13;
TERHADAP PENGETAHUAN IBU MENYUSUI DI WILAYAH  &#13;
KERJA PUSKESMAS KAMPUNG DALAM KABUPATEN  &#13;
PADANG PARIAMAN TAHUN 2022 &#13;
 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5595">
                <text>ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja selama 6 bulan tanpa makanan tambahan. World &#13;
Health Organization  (WHO) menetapkan target pencapaian pemberian ASI eksklusif harus &#13;
sebesar 80%. Cakupan ASI Eksklusif tahun 2021 di Indonesia 71,58%, Provinsi Sumatera &#13;
Barat 74,16 %, Kabupaten Padang Pariaman 68% dan cakupan ASI Eksklusif di Puskesmas &#13;
Kampung Dalam 69,8% dari 80% target WHO.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui &#13;
Pengaruh Penyuluhan tentang Penyimpanan ASI Perah  terhadap pengetahuan ibu menyusui &#13;
di Wilayah  Kerja Puskesmas Kampung Dalam  Kabupaten Padang Pariaman  tahun 2022. &#13;
Jenis penelitian ini adalah  kuantitatif dengan metode  quasi experiment  atau eksperimen &#13;
semu. Desain yang digunakan dalam penelitian ini one group pretest-postest without control. &#13;
Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang memiliki bayi berusia 0-6 &#13;
bulan sebanyak 25 orang dengan menggunakan Total sampling. Pengumpulan data dengan &#13;
melakukan observasi langsung dan wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisa data &#13;
dilakukan secara univariat dan bivariat yang dianalisis menggunakan  Uji analisis &#13;
mengunakan Uji t  (paired sample test). Waktu Penelitian dilakukan pada tanggal                   &#13;
14 september s/d 30 September 2022. Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata pengetahuan &#13;
ibu menyusui sebelum diberikan penyuluhan sebesar 10,72 dan rata-rata pengetahuan ibu &#13;
menyusui sesudah diberikan penyuluhan sebesar 13,96 di Wilayah Kerja Puskesmas &#13;
Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman tahun 2022. Hasil penelitian membuktikan &#13;
adanya  Pengaruh  Penyuluhan tentang Penyimpanan ASI Perah  terhadap pengetahuan ibu &#13;
menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Dalam tahun 2022  nilai  sign  p= 0,001 &#13;
(p&lt;0,05).  Puskesmas diharapkan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi tentang &#13;
pentingnya memperhatikan pemberian ASI Eksklusif pada bayi 0-6 bulan serta cara &#13;
penyimpanan ASI Perah yang benar. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5596">
                <text>Hilda Marni Intan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5597">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5598">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1243" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1245">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1243\MIKE_NOFITA-SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>3af4017f937dac947664226d7bf3e1f1</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5589">
                <text>EFEKTIFITAS EDUKASI MELALUI VIDEO TENTANG ASI EKSKLUSIF &#13;
TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN IBU MENYUSUI DI PUSTU &#13;
UJUNG PADANG NAGARI KAMPUNG TANGAH WILAYAH KERJA &#13;
PUSKESMAS MANGGOPOH KECAMATAN LUBUK BASUNG &#13;
KABUPATEN AGAM TAHUN 2022 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5590">
                <text> &#13;
ASI memberikan manfaat yang baik pada ibu maupun bayi.  WHO dan UNICEF &#13;
merekomendasikan ASI eksklusif 6 bulan. Cakupan ASI eksklusif di Indonesia  tahun 2020 &#13;
hanya 54% masih jauh dari target nasional  sebesar 80%.  Salah satu upaya dalam &#13;
meningkatkan pengetahuan ibu dalam memberikan ASI eksklusif adalah melalui pendidikan. &#13;
Di era digital pemanfaatan media Laptop dan  smartphone cukup tinggi. Penelitian dilakukan &#13;
untuk melihat Efektifitas Edukasi Melalui Video tentang ASI Eksklusif terhadap Perubahan &#13;
Pengetahuan Ibu Menyusui di Pustu Ujung Padang Nagari Kampung Tangah Wilayah Kerja &#13;
Puskesmas Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Tahun 2022.  Jenis &#13;
penelitian ini  kuantitatif  dengan metode  quasi experiment  atau eksperimen semu, dengan &#13;
desain  one group pretest-postest  without control. Penelitian dilakukan pada tanggal 14 &#13;
september s/d 30 September 2022. Populasi pada penelitian ini semua ibu yang memiliki &#13;
anak balita usia 0-6 bulan sebanyak 20 orang,  teknik sampling secara  total sampling. &#13;
Pengumpulan data dengan melakukan Observasi langsung dan wawancara dengan &#13;
menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat mengunakan &#13;
Uji t  (paired sample test). Hasil dalam penelitian ini  didapatkan rata-rata pengetahuan &#13;
responden sebelum diberikan edukasi video tentang ASI eksklusif sebesar 10,40 point dan &#13;
rata-rata pengetahuan responden sesudah diberikan edukasi video tentang ASI eksklusif &#13;
sebesar 15,75 point di Pustu Ujung Padang Wilayah Kerja Puskesmas Manggopoh Tahun &#13;
2022. Hasil penelitian terdapat  efektifitas edukasi melalui video terhadap pengetahuan ibu &#13;
menyusui antara sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui video tentang ASI eksklusif &#13;
di Pustu Ujung Padang Wilayah Kerja Puskesmas Manggopoh Kabupaten Agam tahun 2022 &#13;
dengan nilai  signifikansi 0,001 (p  value  &lt; 0,05). Puskesmas diharapkan untuk melakukan &#13;
sosialisasi tentang pentingnya memperhatikan pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 0-6 &#13;
bulan. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5591">
                <text>Mike Nofita </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5592">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5593">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1240" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1242">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1240\DEWI_SUSMITA-SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>64a417a92d14f1d09c04946eb1a0ad5b</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5574">
                <text>Hubungan Pola Konsumsi Makanan dengan Status Gizi Anak di SDN 03 Kampung Dalam Tahun 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5575">
                <text>Permasalahan gizi pada anak di dunia cukup serius.  Berdasarkan data World Health &#13;
Organization (WHO) tahun 2018 memperkirakan bahwa 54 persen kematian anak &#13;
disebabkan oleh keadaan gizi yang buruk. Berdasarkan hasil Riskesdas Sumatera Barat tahun &#13;
2018 prevalensi kurus adalah 12,6% terdiri dari 4,2% sangat kurus dan 7,4% kurus. Gemuk &#13;
yaitu 19,1% terdiri dari gemuk 11,4% dan sangat gemuk (obesitas) 7,7%. Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pola Konsumsi Makanan Dengan Status Gizi  Anak &#13;
Di SDN 03 Kampung Dalam Tahun 2022.  Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain &#13;
penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel &#13;
dalam penelitian ini adalah anak sekolah dasar sebanyak 46 orang dari 85 populasi dengan &#13;
cara pengambilan sampel nonprobability sampling atau  purposive sampling. Pengumpulan &#13;
data dengan melakukan Observasi langsung dan wawancara dengan menggunakan &#13;
kuesioner. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat mengunakan uji statistik &#13;
Spearmen Correlation dengan tingkat kemaknaan α&lt;0,05. Waktu Penelitian dilakukan pada &#13;
tanggal 14 september s/d 30 September 2022. Hasil penelitian ini Separuhnya (50%)  anak &#13;
pola konsumsi makanan pada kategori baik dan Sebagian besar (65,2%) anak dengan status &#13;
gizi  normal. Hasil penelitian  membuktikan adanya  Hubungan  Pola Konsumsi Makanan &#13;
dengan  Status Gizi  Anak  di  SDN 03 Kampung Dalam tahun 2022  dengan  uji  Spearmen &#13;
Correlation diperoleh nilai p  value = 0,019  (p  value&lt; 0,05). Menurut hasil penelitian ini, &#13;
disarankan agar ibu-ibu selalu menerapkan pola pemberian makan  yang baik, maksudnya &#13;
dalam pemilihan makannya dan gizi makananya. Puskesmas diharapkan untuk mengevaluasi &#13;
kembali dalam melaksanakan program-program kesehatan mengenai penanggulangan &#13;
masalah gizi di sekolah, sehingga dapat menjadi masukan bagi  SDN 03 Kampung Dalam &#13;
untuk mengevaluasi kembali program promosi kesehatan mengenai pencegahan dan &#13;
penanggulangan gizi buruk pada anak sekolah. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5576">
                <text>Dewi Susmita </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5577">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5578">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1239" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1241">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1239\YUNIKE_ZULVIYANTI-SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>314062b57998f32eb662b4f2be003776</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5569">
                <text> &#13;
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN  &#13;
ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 1 V KOTO  &#13;
KAMPUNG DALAM TAHUN 2022 &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5570">
                <text>Anemia merupakan masalah kesehatan utama masyarakat dunia khususnya di negara &#13;
berkembang, sekitar 50-80% anemia disebabkan kekurangan zat  besi.  Prevalensi anemia &#13;
pada remaja putri di Sumatera Barat sebesar 29,8% berada diatas rata-rata nasional 14,8%, di &#13;
Kabupaten Padang Pariaman menunjukkan kenaikan presentase dari  empat  tahun berturut-&#13;
turut yaitu 39,8% (2018), 41,6% (2019), 44,8% (2020) dan 45% pada tahun (2021). Hal ini &#13;
dipengaruhi oleh kebiasaan asupan gizi yang tidak optimal, terlambat makan, haid  dan &#13;
kurangnya aktifitas fisik.  Penelitian  bertujuan  untuk  mengetahui  faktor-faktor yang &#13;
mempengaruhi kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 1 V Koto Kampung Dalam &#13;
Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain cross sectional study, &#13;
di lakukan di SMAN 1 V Koto Kampung Dalam pada tanggal 14 September s/d 30 &#13;
September 2022. Populasi pada penelitian ini adalah semua remaja putri kelas X, XI dan XII &#13;
sebanyak 316 orang diperoleh sampel sebanyak 86 orang secara  statified sampling. Data &#13;
dikumpulkan secara observasi langsung dan wawancara dengan menggunakan kuesioner. &#13;
Data dianalisa secara univariat dan bivariat  menggunakan uji  statistik  chi square  dengan &#13;
tingkat kemaknaan α≤0,05. Hasil penelitian 57% status gizi normal, 53,5% pola makan baik, &#13;
55,8% pola menstruasi normal, 66,3%  aktifitas fisik pada kategori sedang  dan  59,3% &#13;
responden  tidak mengalami kejadian anemia.  Terdapat hubungan antara status  gizi  (p &#13;
value=0,000),  terdapat hubungan  jenis  makan  (p  value=0,022),  terdapat hubungan  pola &#13;
menstruasi  (p  value=0,026)  serta  terdapat hubungan  aktivtas fisik dengan kejadian anemia &#13;
pada remaja putri  (p  value=0,029). Berdasarkan hasil penelitian disarankan  perlu  adanya &#13;
upaya peningkatan pencegahan anemia pada remaja dengan melaksanakan program UKS &#13;
bekerja sama dengan institusi terkait seperti puskesmas untuk memberikan penyuluhan &#13;
tentang anemia serta pemberian tablet Fe pada remaja putri yang anemia. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5571">
                <text>Yunike Zulviyanti </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5572">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5573">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1237" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1239">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1237\ROZA_DOSTAPIYA-SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>d093f46c5eaeaa6a739ca128ce1b841c</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5559">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN&#13;
STUNTING PADA BALITA USIA 6-24 BULAN  &#13;
DI PUSKESMAS KAMPUNG DALAM  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5560">
                <text>Tingginya prevalensi stunting menjadi masalah yang bisa mengancam kesehatan anak. Anak stun&#13;
dapat menderita gangguan pertumbuhan linear dan juga otak selama 1000 Hari Pertama Kehidupan &#13;
(HPK) yang bersifat  irreversible. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor ya&#13;
berhubungan dengan kejadian  stunting  pada balita usia 6-24 bulan di Wilayah Kerja Puskesma&#13;
Kampung Dalam tahun 2022.  Jenis penelitian ini adalah  deskriptif analitik  dengan desain  c&#13;
sectional study  yang di lakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Dalam. Sampel dalam &#13;
penelitian ini adalah anak balita usia 6-24 bulan sebanyak 37 orang dari 300 populasi dengan &#13;
menggunakan  cluster random sampling.  Pengumpulan data dengan melakukan Observasi langsung&#13;
dan wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivar&#13;
yang dianalisis menggunakan uji statistik  chi square  dengan tingkat kemaknaan α≤0,05. Waktu &#13;
Penelitian dilakukan pada tanggal 14 september s/d 30 September 2022. Hasil dalam penelitian ini &#13;
adalah terdapat hubungan antara status gizi ibu p value = 0,019 (p value&lt; 0,05), berat badan bayi l&#13;
nilai p value = 0,016  (p value&lt; 0,05), ASI Eksklusif nilai p value = 0,002  (p value&lt; 0,05), MP-&#13;
nilai p value = 0,007 (p value&lt; 0,05) dengan kejadian stunting pada balita usia 6-24 bulan di wila&#13;
kerja puskesmas kampung dalam. Pentingnya Edukasi dari Puskesmas terkait penanganan stunting &#13;
khususnya dari pemberian ASI Eksklusif dan MP-ASI. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5561">
                <text>Roza Dostapiya</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5562">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5563">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1236" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1238">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1236\Skripsi_aynesia.1.pdf</src>
        <authentication>d971bcfb69975b45cd1dc39174acaeaf</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5554">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN BUAH PISANG KEPOK (MUSA &#13;
PARADISIACA L) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN &#13;
DARAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER II &#13;
DI PUSKESMAS SUNGAI BUNGKAL &#13;
TAHUN 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5555">
                <text>Hipertensi dalam kehamilan sering dijumpai dan masih merupakan  salah satu &#13;
penyebab  kematian  ibu.  Hipertensi  dalam  kehamilan  (HDK)  mempengaruhi &#13;
sekitar 10 % dari semua perempuan hamil diseluruh dunia. Menurut data WHO &#13;
pada tahun 2016 ada lebih kurang 1 milyar orang atau sekitar 28,7 % penduduk &#13;
dunia menderita hipertensi setiap tahunnya. Kasus ini diperkirakan akan semakin &#13;
tinggi  pada  tahun  2025.  Salah  satu  upaya  yang  dilakukan  untuk  menurunkan &#13;
tekanan  darah  ibu  hamil  yang  mengalami  hipertensi  secara  non  farmakologi &#13;
adalah  dengan  mengkonsumsi  pisang  kepok.  Pisang  kepok  mempunyai &#13;
kandungan  kalium  yang  tinggi  yang  dapat  membantu  mengurangi  dan &#13;
menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh &#13;
pemberian buah pisang kepok (Musa Paradisiaca L) terhadap penurunan tekanan &#13;
darah pada ibu hamil trimester II di Puskesmas Sungai Bungkal Tahun 2022. &#13;
Penelitian ini menggunankan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan One- &#13;
Group  Pretest-Posttest  Only  Design.  Dengan  analisis  univariat  dan  bivariat. &#13;
Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah  seluruh  ibu  hamil  menderita  Hipertensi &#13;
gestasional yang ada di wilayah kerja Puskesmas Sungai Bungkal pada bulan Mei &#13;
Tahun 2022, sampel sebanyak 14 orang ibu hamil hipertensi menggunakan teknik &#13;
total sampling. Setiap responden diberikan  perlakuan dengan pemberian pisang &#13;
kepok sebanyak 100 gram 3 kali sehari selama 7 hari. Pengukuran tekanan darah &#13;
sebanyak 2 kali yaitu sebelum intervensi dan hari ke-8 setelah intervensi. Hasil &#13;
penelitian diperoleh median tekanan darah ibu hamil sebelum dilakukan intervensi &#13;
adalah  sistol  142.5  (140-150)  dan diastole  90.00  (90-100) dan  tekanan darah &#13;
setelah intervensi adalah sistol 130 (120-145) dan diastole 80 (70-90) mmhg. Uji &#13;
analisis data yang digunakan adalah uji non parametric yaitu uji Wilcoxon Ranks &#13;
Test  hasilnya  p value=0,004. Dengan hasil penelitian ini, diharapkan pemberian &#13;
pisang  kepok  dapat  dijadikan  rekomendasi  untuk  ibu  hamil  yang  menderita &#13;
hipertensi. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5556">
                <text>Aynesia </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5557">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5558">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1235" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="1237">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/29\1235\SKRIPSI_ROZA_KRISTINA_PASCA_UJIAN.1.pdf</src>
        <authentication>02d3b446dc0b53ebcf8c56956157a738</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="29">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="5260">
                  <text>Tahun 2022</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5549">
                <text>PENGARUH PEMBERIAN PISANG KEPOK ( MUSA PARADISIACA  &#13;
FORMATIPYCA ) TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM  &#13;
 PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI WILAYAH  &#13;
KERJA PUSKESMAS SUNGAI BUNGKAL &#13;
KOTA SUNGAI PENUH  &#13;
TAHUN 2022 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5550">
                <text>Emesis  gravidarum  disebut juga mual dan muntah dalam kehamilan.  Emesis &#13;
gravidarum  terjadi pada wanita hamil terutama pada pagi  hari atau biasa disebut &#13;
morning sickness,  tetapi dapat juga terjadi pada siang hari atau bahkan pada malam &#13;
hari. Adapun penyebab terjadinya mual muntah ini adalah  karena peningkatan kadar &#13;
hormon estrogen dan progesterone yang diproduksi oleh  Human Chorionic &#13;
Gonadotropine atau HCG. Hal ini dapat ditangani dengan memberikan buah pisang &#13;
kepok (musa paradisiaca formatypica) yang mengandung vitamin B6. Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian buah pisnag kepok terhadap &#13;
emesis gravidarum  pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja  Puskesmas Sungai &#13;
Bungkal Kota Sungai Penuh tahun 2022. Metode penelitian ini adalah Quasy &#13;
Ekperimen dengan pendekatan One Group Pre and Post Test Design. Populasi &#13;
sebanyak 42 orang ibu hamil. Sample didapat dengan rumus finite sebanyak 14 orang &#13;
ibu hamil  dengan teknik sample yaitu simple random sampling.  Dari hasil uji &#13;
normalitas  Kolmogrov-Smirnov  data  berdistribusi normal sehingga uji bivariat &#13;
menggunakan paired t-test. Hasil penelitian didapatkan dari 14 orang rata-rata yang &#13;
mengalami  emesis gravidarum  sebelum diberikan buah pisang kepok (musa &#13;
paradisiaca formatypica)  adalah sebesar 8,14 dan rata-rata  emesis gravidarum &#13;
responden setelah diberikan buah pisnag kepok berkurang menjadi 4,57 dengan p-&#13;
value 0,001 &lt; 0,005. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian buah pisang &#13;
kepok terhadap  emesis gravidarum  pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja &#13;
Puskesmas Sungai Bungkal tahun 2022. Disarankan agar ibu hamil dapat &#13;
menggunakan terapi komplementer berupa pemberian buah pisang kepok dalam &#13;
mengurangi terjadinya emesis gravidarum. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5551">
                <text>Roza Kristina </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5552">
                <text>UNIVERSITAS PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5553">
                <text>PDF</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
