<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/browse?collection=104&amp;output=omeka-xml&amp;sort_field=added" accessDate="2026-05-11T00:46:42+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>1</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>10</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="2481" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2466">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/104\2481\SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>20c440ef0221cb520ac5f6c2434fa0f7</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="104">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11461">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11474">
                <text>ANALISIS UPAYA PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA KOMUNITAS HOMOSEKSUAL DI KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11475">
                <text>Data kemeskes RI kasus baru HIV positif pada tahun 2016 sebanyak 41.250 kasus, persentase kasus HIV positif menurut faktor resiko Homoseksual 26,1%. Data dari Kantor Komisi Penanggulangan AIDS Kota Bukittinggi pada tahun 2017 ditemukan kasus baru HIV sebanyak 74 kasus baru dan berdasarkan faktor resiko homoseksual ada sebanyak 40 kasus baru. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Analisis mendalam upaya pencegahan HIV/AIDS pada Komunitas Homoseksual Di Kota Bukittinggi tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif Dengan desain Studi Kasus. Penelitian dilaksanakan di Kota Bukittinggi Pada bulan Mei-Juni 2018. Informan penelitian sebanyak 5 segmen yaitu 1 sekretaris KPA (Komisi Penanggulangan Aids) Bukittinggi, 4 orang komunitas Homoseksual. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen. Pengolahan data mulai dari pembuatan transkip wawancara, reduksi informasi, data display, conclusion. Data dianalisis secara Triangulasi sumber dan Triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program upaya pencegahan di KPA Bukittinggi telah berjalan dengan baik, Pengetahuan homoseksual tentang pencegahan HIV/AIDS sudah baik, homoseksual memiliki pasangan lebih dari satu, homoseksual melakukan hubungan anal, homoseksual ada yang menggunakan kondom dan ada yang tidak, homoseksual tidak memiliki riwayat penyakit menular. Dapat disimpulkan bahwa upaya pencegahan oleh KPA Bukittinggi sudah berjalan dengan baik, tetapi tidak semua homoseksual yang menerapkan. Saran untuk pihak KPA untuk lebih meningkatkan strategi dalam upaya pencegahan HIV/AIDS khususnya pada komunitas homoseksual.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11476">
                <text>Wiwid Febri Ramadhani  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11477">
                <text>STIKES PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11478">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2485" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2470">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/104\2485\SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>bf552a2857c9094ea8b8f74300d40d2a</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="104">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11461">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11494">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTO KATIK KOTA PADANG PANJANG TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11495">
                <text>Air susu ibu (ASI) sangat penting untuk perkembangan bayi, terutama untuk bayi yang baru lahir. ASI sendiri memiliki banyak kandungan di dalamnya sehingga dapat membuat bayi memperoleh banyak asupan yang sesuai jika dibandingkan dengan meminum susu formula. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Pemberian Asi Eksklusif pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Katik Padang Panjang tahun 2018. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi 6-11 bulan yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Koto Katik Padang Panjang sebanyak 120 orang . Jumlah sampel dalam peneitian ini diperoleh sebanyak 54 orang. Teknik pengambilan sample pada penelitian ini adalah proporsional random sampling dengan pengambilan sampel pada masing-masing wilayah kerja puskesmas. Selanjutnya dengan simple ramdom sampling yaitu pengambilan sampel secara acak sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu (p 0.006), pekerjaan ibu(p 0.012), peran petugas kesehatan (p 0.011), dukungan suami (p 0.008) dan pengaruh social budaya (p 0.001) dengan pemberian ASI Ekslusif. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan ibu, pekerjaan ibu, peran petugas kesehatan, dukungan suami dan pengaruh sosial budaya dengan pemberian ASI Ekslusif. Saran dari penelitian ini tertuju kepada pihak puskesmas agar lebih mendukung, mengingatkan dan memberikan pengetahuan tentang manfaat dari ASI Ekslusif kepada seluruh ibu-ibu yang memiliki bayi di wilayah kerja puskesmas Koto Katik.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11496">
                <text>Ranny Martasia </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11497">
                <text>STIKES PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11498">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2487" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2472">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/104\2487\SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>0815e95f728b5b2c4e474ddf502722eb</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="104">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11461">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11504">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEAKTIFAN KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SILAGO KABUPATEN DHARMASRAYA TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11505">
                <text>Posyandu merupakan wadah atau tempat masyarakat mendapatkan pelayananan kesehatan terdepan. Untuk mengetahui tingkat perkembangan Posyandu, ditetapkan seperangkat indikator yang digunakan atau penentu tingkat perkembangan Posyandu, di antaranya yaitu Cakupan D/S (balita yang datang dan ditimbang) dan N/D (balita yang naik berat badannya). Kader berperan penting dalam menunjang pencapaian D/S dan N/D yang ada di wilayah kerja Puskesmas. Pencapaian D/S di Puskesmas Silago pada tahun 2016 sebesar 83,2% dengan target 85% dan terjadi penurunan tahun 2017 pencapaian D/S sebesar 70,6% dengan target 85%, Sedangkan pencapaian N/D pada tahun 2016 sebesar 76,4% dengan target 85%, terjadi penurunan tahun 2017 pencapaian N/D sebesar 74,1% dengan target 85%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keaktifan kader posyandu di wilayah kerja puskesmas silago kabupaten Dharmasraya tahun 2018. Jenis penelitian adalah survei dengan menggunakan metode cross sectional study. dengan pengambilan sampel secara proposional kemudian dilanjutkan dengan simple random sampling (acak sederhana) dengan cara diundi. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 73 orang dengan sampel sebanyak 42 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p=0,000), motivasi kader (p= 0,001), pelatihan (p= 0,010) dengan keaktifan kader posyandu. Namun tidak ada hubungan dukungan suami/keluarga (p= 0,075) dengan keaktifan kader. Kesimpulan dari penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan, motivasi dan pelatihan dengan keaktifan kader posyandu sedangkan untuk variabel dukungan suami/keluarga dengan keakifan kader posyandu didapatkan tidak ada hubungan yang signifikan. Petugas Puskesmas Silago disarankan agar memberikan pelatihan kepada kader Posyandu minimal 3 bulan sekali dan secara berkesinambungan untuk lebih meningkatkan keaktifan kader posyandu.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11506">
                <text>YELSI NANI MESBY</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11507">
                <text>STIKES PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11508">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2489" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2474">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/104\2489\SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>f74d68953d6afd8a0ea728837266b5b7</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="104">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11461">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11514">
                <text>FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GASTRITIS KRONIS PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIULAK GEDANG KECAMATAN SIULAK KABUPATEN KERINCI TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11515">
                <text>Gastritis/maag merupakan suatu peradangan mukosa lambung yang bersifat akut, kronik difus atau lokal, dengan karakteristik anoreksia, perasaan penuh di perut (begah), tidak nyaman pada epigastrium, mual, dan muntah. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci pada Tahun 2017 penyakit Gastritis pada remaja di Puskesmas Siulak Mukai sebanyak 1,21%, Simpang Tutut sebanyak 1,11%, puskesmas Siulak Deras sebanyak 1,13% penyakit gastritis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian gastritis pada remaja Di Wilayah Kerja Puskesmas Siulak Gedang Kabupaten Kerinci Jambi pada Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah observasional yang menggunakan pendekatan analitik dengan menggunakan desain penelitian “cross sectional study”. Di lakukan di wilayah kerja puskesmas siulak gedang kecamatan siulak kabupaten kerinci Pada Bulan Maret – Agustus Tahun 2018. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 139 orang dengan sampel sebanyak 58 orang. Dengan pengambilan sampel secara proposional kemudian dilanjutkan dengan simple random sampling (acak sederhana) dengan cara diundi. Pengolahan data dengan cara melihat kembali data dari dinas kesehatan tentang remaja yang mengalami gastritis di kabupaten kerinci selama tahun 2017. Analisis data dengan cara metoda analisa univariat dan bivariat. Hasil analisa univariat pada penelitian ini menunjukkan bahwa dari 58 responden yang pola makan tidak teratur sebanyak 45 orang responden dengan persentase (77,6 %), Jenis Makanan Buruk gastritis sebanyak 33 orang responden dengan persentase (56,9 %), dan Merokok sebanyak 15 orang responden dengan persentase (25,9 %).Hasil analisa bivariat pada penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pola makan ( p = 1,000 ), jenis makanan ( p = 0,445 ), dan merokok ( p = 0,414 ) dengan kejadian gastritis pada remaja. Kesimpulan dari penelitian tidak ada hubungan antara pola makan, jenis makanan, dan merokok dengan kejadian Gastritis. Pihak Puskesmas diharapkan dapat memberikan penyuluhan dan informasi berupa promosi kesehatan, penyebaran leafleat dan lain – lain terutama tentang penyakit gastritis kepada penderita penyakit Gastritis baik Gastritis Kronis maupun Gastritis Akut.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11516">
                <text> &#13;
MENTARI AGUSTIN </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11517">
                <text>STIKes PRIMA NUSANTARA KOTA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11518">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2491" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2476">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/104\2491\SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>15246a61667ab272fb1bb01e2caaa9f5</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="104">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11461">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11524">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PENDERITA TB PARU DALAM MENJALANI PENGOBATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAO KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11525">
                <text>Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi menular langsung yang disebabkan oleh Mycrobacterium Tuberculosis. Insiden TB di Dunia bervariasi antara 275 kasus/100.000 penduduk/tahun. Angka kejadian TB di Indonesia sebanyak 102 per 100.000 penduduk. Angka insidensi kasus TB paru yakni 100,7 per 100.000 penduduk. Survei awal yang dilakukan oleh peneliti di Wilayah Kerja Puskesmas Rao Kabupaten Pasaman pada tahun 2017, didapatkan terdapat 109 penderita yang sedang menjalani pengobatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penderita TB paru dalam menjalani pengobatan di Wilayah Kerja PuskesmasRao Kabupaten Pasaman Tahun 2018. Metode penelitian menggunakan metode Deskriptif Analitik dengan desain pendekatan Cross Sectional, Penelitian dimulai pada bulan Maret- Juli 2018 di wilayah kerja Puskesmas Rao Kabupaten Pasaman. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 109 responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 52 respondendengan tehnik Proporsional Random Sampling,kemudian data diolah menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuandiperoleh nilai p 0,002 (p &amp;lt; 0,05), peran petugas kesehatan diperoleh nilai p 0,469 (p &amp;gt; 0,05),dukungan keluarga diperoleh nilai p 0,021 (p &amp;lt; 0,05), peran PMO diperoleh nilai p 0,002 (p &amp;lt; 0,05) Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan,dukungan keluarga,Dukungan PMO,Peran petugas kesehatan secara statistik tidak terdapat hubungan yang bermakna diwilayah kerja Puskesmas Rao Kabupaten Pasaman pada tahun 2018. Saran dari penelitian ini tertuju kepada pihak puskesmas, agar lebih mendukung,mengingatkan dan memberikan pengetahuan tentang manfaat dari kepatuhan mengkonsumsi OAT kepada seluruh penderita TB yang tercatat berobat di Puskesmas Rao Kabupaten Pasaman.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11526">
                <text>Ainun Fadhila </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11527">
                <text>STIKES PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11528">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2493" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2478">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/104\2493\SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>97a19a14af64eb8a9249a57a35491ead</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="104">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11461">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11534">
                <text>FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERCULOSIS DI KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11535">
                <text>Tuberkulosis (TB) merupakan suatu penyakit kronik menular yang &lt;br /&gt;disebabkan oleh bakteri Mycrobacterium Tuberculosis. Angka kejadian TB pada &lt;br /&gt;tahun 2017 di seluruh dunia adalah sebesar 9,6 juta orang. Prevalensi TB di &lt;br /&gt;Indonesia sebesar 1.600.000 dengan estimasi insiden 1.000.000 kasus pertahun. &lt;br /&gt;Survey awal yang dilakukan di Kota Bukittinggi tahun 2016-2017 jumlah &lt;br /&gt;penderita TB adalah sebanyak 174 orang. Penelitian ini bertujuan untuk &lt;br /&gt;membuktikan hubungan pengetahuan, umur, merokok dan kepadatan hunian &lt;br /&gt;dengan Faktor Risiko Kejadian Tuberculosis di Kota Bukittinggi Tahun 2018. &lt;br /&gt;Metode penelitian kuantitatif dengan desain case control study. Tempat &lt;br /&gt;penelitian ini dilakukan di Kota Bukittinggi pada bulan April-Juni tahun 2018. &lt;br /&gt;Populasi kasus adalah semua penderita TB yang berada di Kota Bukittinggi tahun &lt;br /&gt;2017 yaitu sebanyak 74 orang. Sampel berjumlah 38 orang (19 kasus+19 kontrol). &lt;br /&gt;Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah pada &lt;br /&gt;kelompok kasus yaitu Proportional Sampling dan kelompok kontrol Purporsive &lt;br /&gt;Sampling kemudian diolah secara komputerisasi. &lt;br /&gt;Hasil penelitian dapat diketahui bahwa nilai signifikasi pengetahuan p &lt;br /&gt;value 0,021, umur p value 0,040, merokok p value 0,046 dan kepadatan hunian p &lt;br /&gt;value 0,032. Hasil analisis bivariat faktor risiko kejadian tuberculosis adalah &lt;br /&gt;pengetahuan (OR=6,429), umur (OR=5,926), merokok (OR=5,156) dan &lt;br /&gt;kepadatan hunian (OR=7,560). &lt;br /&gt;Kesimpulannya adalah Pengetahuan, umur, merokok dan kepadatan &lt;br /&gt;hunian merupakan faktor risiko Kejadian Tuberculosis dan secara statistic &lt;br /&gt;terdapat hubungan yang bermakna. Disarankan kepada penderita TB selalu &lt;br /&gt;minum obat selama 6 bulan tanpa putus dan bagi yang tidak menderita TB selalu &lt;br /&gt;menjaga kesehatan seperti pola hidup sehat, memakan makanan yang bergizi serta &lt;br /&gt;berolahraga dan bagi pihak puskesmas untuk memberikan penyuluhan satu kali &lt;br /&gt;dalam sebulan.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11536">
                <text>EYIS HARTATI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11537">
                <text>STIKes PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11538">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2495" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2480">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/104\2495\skripsi_ok.1.pdf</src>
        <authentication>ddc8f16eafe3ab911a5788accbe7db6a</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="104">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11461">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11544">
                <text>HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) RUMAH TANGGA DI KELURAHAN TALANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAYOLANSEK KOTA PAYAKUMBUH TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11545">
                <text>Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan menyatakan bahwa derajat kesehatan yang setinggi-tingginya dicapai melalui penyelenggaraan pembangunan kesehatan. Sementara itu, derajat kesehatan tidak hanya ditentukan oleh pelayanan kesehatan, tetapi yang lebih dominan justru adalah kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat. Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh telah memantau PHBS pada 27.860 rumah tangga dan pencapaiannya baru mencapai 17.619 (63,2%) rumah tangga. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di kelurahan Talang wilayah kerja Puskesmas Payolansek kota Payakumbuh dari bulan Maret 2018 – Mei 2018 dengan populasi sebanyak 637 orang. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu Simple random sampling dengan jumlah sampel 86 orang. Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji statistik Chi Square dengan derajat kepercayaan 95% CI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan (p=0,515) dan peran petugas kesehatan (p=0,526) tidak berhubungan dengan perilaku hidup bersih dan sehat. Pengetahuan dan Peran petugas kesehatan tidak berhubungan dengan perilaku hidup bersih dan sehat. Disarankan kepada pihak Puskesmas untuk dapat melakukan pemberian informasi melalui penyuluhan, poster dan leaflet tentang PHBS pada tatanan rumah tangga serta untuk dapat melakukan pemantauan, identifikasi, dan memberikan motivasi terhadap perubahan masyarakat.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11546">
                <text>Intan Suri </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11547">
                <text>STIKES PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11548">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2497" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2482">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/104\2497\skripsi.1.pdf</src>
        <authentication>d9a024a5cbccb134081df34ca91a0e4c</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="104">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11461">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11554">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGANPERILAKU SEKS BEBAS BERESIKO PADA REMAJA SMAN “X” KOTA PADANG TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11555">
                <text>Remaja merupakan individu baik perempuan maupun laki-laki yang berada pada masa atau usia antara anak-anak dan dewasa. Menurut klasifikasi World Health Organization (WHO) batasan remaja usia 10 – 19 tahun dan United Nation (UN) mengatakan remaja adalah yang berusia 15 – 24 tahun, Insiden perilaku seksual di Dunia tahun 2016 sekitar 3,4% remaja telah melakukan hubungan seksual, sedangkan di Indonesia 8% remaja pria dan 1% remaja wanita melaporkan pernah melakukan hubungan seksual. Sumatra Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang juga turut menyumbang angka perilaku seksual remaja yang peringkat pertama Kota Bukittinggi 20%, kedua Payakumbuh13%, dan ketiga Kota Padang 10,5%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan perilaku Seks bebas pada remaja SMAN “X” Padang tahun 2018. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain pendekatan Cross Sectional, penelitian dimulai pada bulam maret-juli 2018 di SMA X Padang. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 332 orang responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 77 orang responden dengan tehnik Proporsional random sampling. Hasil uji statistik pengetahuan diperoleh nilai p 0.049 (p &amp;lt;; 0.05), sumber informasi diperoleh nilai p 0.002 (p &amp;lt;; 0.05), peran teman sebaya diperoleh nilai p 0.000 (p &amp;lt;; 0.05) , keharmonisan orang tua diperoleh nilai p 0.039 (p &amp;lt;; 0.05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yangsignifikan antara perilaku seksual dengan pengetahuan, sumber informasi, peran teman sebaya dan keharmonisan keluarga. Saran dalam penelitian ini. Dari penelitian ini diharapkan sekolah dapat mempertahankan kegiatan program ekstrakulikuler yang bersifat religi dan olahraga serta memberikan pendidikan keagamaan dan kesehatan reproduksi sehingga siswa mempunyai kesempatan yang besar untuk mengetahui tentang perilaku seksual.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11556">
                <text>Nisa Aprila </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11557">
                <text>STIKES PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11558">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2499" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2484">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/104\2499\SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>0dfc758e1bbf81eeeb97a413f34a4405</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="104">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11461">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11564">
                <text>ANALISIS KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK DAN FAKTOR PENYEBABNYA DI TINJAU DARI PERSPEKTIF KELUARGA DI KOTA DUMAI TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11565">
                <text>Kekerasan seksual pada anak adalah pemaksaan, ancaman atau ketidak berdayaan seorang anak dalam aktivitas seksual. Aktivitas seksual tersebut melihat, meraba, pencabulan, persetubuhan dan pemerkosaan. Data KPAI menyebutkan bahwa tahun 2011-2016 ada sebanyak 7.967 kasus kekerasan pada anak, dan sebanyak 2.001 kasus merupakan kasus kekerasan seksual. Data P2TP2A Kota Dumai menyebutkan bahwa kekerasan seksual pada anak tercatata dari 2015-2017 sebanyak 83 kasus kekerasan seksual terhadap anak. Tujuan peneliti yaitu mengetahui analisis mendalam kekerasan seksual pada anak dan faktor penyebabnya di tinjau dari perspektif keluarga di Kota Dumai tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif dengan desain Studi Kasus. Penelitian dilaksanakan di Kota Dumai bulan April-Mei 2018. Informan penelitian ada 5 segmen yaitu P2TP2A, orang tua korban, korban, orang tua pelaku, dan pelaku. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen. Pengolahan data mulai dari pembuatan transkip wawancara, reduksi informasi, data display, conclusion. Dan data dianalisis secara Triangulasi sumber dan Triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan penyebab terjadinya kekerasan seksual pada anak di Kota Dumai adalah keterkaitan antara pola asuh orang tua yang kurang baik, belum diterapkan pendidikan seksualitas pada anak, serta lingkungan pergaulan dan akses internet. Dapat disimpulkan bahwa penyebab kekerasan seksual pada anak yaitu keterkaitan pola asuh orang tua yang kurang baik, belum diterapkan pendidikan seksualitas dalam keluarga juga pengaruh lingkungan pergaulan dan akses internet. Disarankan agar orang tua selalu melakukan pengontrolan dan pengawasan kepada anak dalam lingkungan pergaulan serta orang tua harus meluangkan waktu dalam mengajari dan mendidik anak tentang penerapan pendidikan seksualitas agar anak bisa melindungi diri dan terhindar.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11566">
                <text>SARIFAH AINI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11567">
                <text>STIKES PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11568">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2501" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2486">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/104\2501\skripsi.1.pdf</src>
        <authentication>4a60016bf018d6f1504dab019a01190f</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="104">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="11461">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11574">
                <text>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA PUTRA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) X KECAMATAN PAYAKUMBUH, KABUPATEN LIMA PULUH KOTA TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11575">
                <text>Perilaku merokok merupakan perilaku yang membakar salah satu produk tembakau yang dimaksudkan untuk dibakar, dihisap dan atau dihirup termasuk rokok kretek, rokok putih, cerutu atau bentuk lainnya yang dihasilkan dari tanaman nicotina tabacum, nicotina rustica dan spesies lainnya atau sintetisnya yang asapnya mengandung nikotin dan tar, dengan atau tanpa bahan tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan Pengetahuan, Pengaruh Iklan Rokok, Kemudahan mendapatkan rokok, Pengaruh Orang Tua dan pengaruh Teman Sebaya dengan perilaku merokok pada remaja putra Sekolah Menengah Atas (SMA) X Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota pada tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuanitatif dengan metode survey analitikdengan menggunakan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak laki-laki di SMA X Kecamatan Payakumbuh sebanyak 181 siswa dengan sampel 65 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah stratified random sampling. Analisis statistik yang digunakan adalah statistik chi square. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa responden yang merokok 73,84 %,responden berpengetahuan tinggi 64,6%, responden yang terpengaruh iklan rokok 58,5%,responden yang mudah mendapatkan rokok 58,5%,responden yang ada pengaruh orang tua yang merokok 53,8% dan responden yang mendapatkan pengaruh teman 60%. Nilai signifikasi pengetahuan p 0.038, Pengaruh Iklan Rokok p 0.049, Kemudahan mendapatkan rokok p 0.0001,Pengaruh Orang Tua p 0.039 dan Pengaruh Teman Sebaya p 0.033. Disarankan bagi pihak SMA untuk dijadikan bahan pertimbangan bagi sekolah untuk menegaskan lagi sanksi yang diberikan kepada siswa yang ketahuan merokok pada saat razia didalam maupun diluar lingkungan sekolah saat siswa masih menggunakan seragam sekolah.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11576">
                <text> &#13;
PUTRI ANGGIA FIRDAUS </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11577">
                <text>STIKES PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11578">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
