<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="http://digilib.upnb.ac.id/index.php/items/browse?collection=100&amp;output=omeka-xml&amp;page=2" accessDate="2026-05-11T01:23:07+02:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>2</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>17</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="2435" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2420">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/100\2435\SKRIPSI_TIKA_FULL.1.pdf</src>
        <authentication>c90c8c9bd6c3ac72bd153c754883d02a</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="100">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10695">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11242">
                <text>HUBUNGAN PENGETAHUAN PENDERITA HIPERTENSI DENGAN KEPATUHAN MEMINUM OBAT PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS RASIMAH AHMAD TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11243">
                <text> &#13;
Hipertensi adalah suatu peningkatan abnormal tekanan darah dalam pembuluh darah &#13;
arteri secara terus menerus lebih dari satu periode.  Hipertensi merupakan masalah &#13;
kesehatan global yang membutuhkan perhatian karena dapat menyebabkan kematian &#13;
utama di negara-negara maju maupun negara berkembang. Tahun 2020 sekitar 1,56 &#13;
miliar orang dewasa akan hidup dengan hipertensi. Hipertensi membunuh hampir 8 &#13;
miliyar orang setiap tahun di dunia dan hampir 1,5 juta orang setiap tahunnya di &#13;
kawasan Asia Timur-Selatan. diperkirakan menjadi 1,15 milyar kasus pada tahun &#13;
2025 atau sekitar 29% dari total penduduk dunia menderita hipertensi.  Prevalensi &#13;
hipertensi Sumatera Barat adalah 22,6%. Tujuan penelitian ini untuk melihat &#13;
hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kepatuhan meminum obat pad pasien &#13;
hipertensi di Puskesmas Rasimah Ahmad tahun 2018.  Jenis penelitian yang &#13;
digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan  cross sectional. Populasi &#13;
dala penelitian ini berjumlah 135 kasus dengan jumlah sampel didapatkan sebanyak &#13;
57. Data dianalisis menggunakan uji chi square (CI 95%, a = 0.05). Hasil penelitian &#13;
ditemukan responden yang tingkat pengetahuannya sedang ada sebanyak 30 orang &#13;
(52.6%), responden yang tingkat kepatuhan meminum obat rendah ada sebanyak 27 &#13;
orang (47.7%). Analisis bivariat antara tingkat pengetahuan dengan tingkat kepatuhan &#13;
responden meminum obat diperoleh nilai p= 0.006 (p&lt;0.05). Berdasarkan hasil diatas &#13;
dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat &#13;
pengetahua dengan tingkat kepatuhan responden meminum obat hipertensi di &#13;
Puskesmas Rasimah Ahmad tahun 2018. Diharapkan kepada masyarakat untuk selalu &#13;
memperhatikan maslah kesehatan dan terus mengontrol tekanan darah ke puskesmas &#13;
dan diharapkan juga agar masyarakat untuk dapat meningkatkan kepatuhannya dalam &#13;
meminum obat hipertensi.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11244">
                <text>TIKA INDRIANI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11245">
                <text> &#13;
 &#13;
 &#13;
PROGRAM STUDI NERS  &#13;
STIKesPRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11246">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2434" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2419">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/100\2434\bab1_2_3_4_5_6_bersih.1.pdf</src>
        <authentication>b1d15bc34d15189571a09ef78d4ac0ae</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="100">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10695">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11237">
                <text>Hubungan Interaksi Sosial dengan Kesepian pada Lansia di PSTW &#13;
Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tahun 2018 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11238">
                <text>Seiring bertambahnya usia setiap manusia akan memasuki fase lansia dengan segala &#13;
penurunan fisik dan psikologis  yang dialaminya. Salah satu permasalahan psikologis pada &#13;
lansia yang ada di PSTW adalah kesepian dan rasa jenuh. Kondisi ini dapat menyebabkan &#13;
munculnya berbagai masalah kesehatan fisik dan psikologis. PSTW Kasih Sayang Ibu &#13;
Batusangkar merupakan salah satu PSTW yang ada di Sumatera Barat dengan jumlah warga &#13;
binaan sebanyak 70 responden dan mayoritas lansia yang ada di PSTW Kasih Sayang Ibu &#13;
mengalami kesepian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hubungan  interaksi social &#13;
dengan  kesepian  pada  lansia di PSTW Kasih  Sayang  Ibu  Batusangkar  Tahun 2018.  Jenis &#13;
penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini &#13;
adalah  semua  lansia yang ada di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar yaitu sebanyak 70 &#13;
responden. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling &#13;
dengan besaran sampel sebanyak 41 responden. Pengumpulan data penelitian menggunakan &#13;
kuesioner,  analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-&#13;
square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 responden dengan interaksi social baik, &#13;
kurang dari separuh yaitu sebanyak 8 responden  (40,0%) masih mengalami kesepian, &#13;
sedangkan dari  21 responden dengan interaksi sosial kurang baik, terdapat lebih dari separoh &#13;
yaitu sebanyak 15 responden (71,4%) mengalami kesepian dan ada hubungan antara interaksi &#13;
social dengan kesepian pada lansia ( pvalue = 0,043, OR = 4,00). Dapat disimpulkan bahwa &#13;
interaksi social berhubungan signifikan dengan kesepian pada lansia, untuk itu diharapkan &#13;
kepada lansia untuk selalu menjaga dan membangun interaksi sosial di panti sosial, agar rasa &#13;
kesepian lansia dapat dikurangi dan dapat meningkatkan kualitas hidup lansia selama berada &#13;
di panti sosial, dan di harapkan kepada peneliti berikutnya untuk meneliti lebih lanjut tentang &#13;
faktor-faktor yang menyebabkan kesepian.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11239">
                <text>Elsa Putri </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11240">
                <text>PROGRAM STUDI NERS &#13;
STIKes PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11241">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2433" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2418">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/100\2433\Skripsi.1.pdf</src>
        <authentication>3579032dd9f26571403955ebcc697b7c</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="100">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10695">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11232">
                <text>HUBUNGAN LAMA WAKTU TUNGGU DENGAN KEPUASAN PASIEN DI POLI INTERNE RUMAH SAKIT Prof. Dr. M.A. HANAFIAH, SM BATUSANGKAR TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11233">
                <text>  Waktu tunggu merupakan waktu yang digunakan pasien dalam &#13;
mendapatkan pelayanan kesehatan, mulai pasien mendaftar sampai masuk &#13;
keruangan pemeriksaan dokter. Waktu tunggu pasien merupakan  komponen &#13;
penting yang menyebabkan adanya rasa tidak kepuasan pasien, apabila waktu &#13;
tunggu pasien tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan yaitu ≤ 60 menit. &#13;
Kenyataan menunjukan masih ditemukan pasien mengeluh tidak puas karena &#13;
waktu tunggu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan &#13;
Lama Waktu Tunggu dengan Kepuasan Pasien di Poli Interne Rumah Sakit Prof. &#13;
Dr. M. A. Hanafiah, SM Batusangkar Tahun 2018. Jenis penelitian  ini adalah &#13;
kuantitatif dengan pendekatan  cross sectional. Populasi dalam penelitian 953 &#13;
responden dengan jumlah sampel 191 responden, menggunakan teknik  non &#13;
probability sampling yaitu accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji &#13;
chi square. Hasil  analisis lebih dari sebagian  159 (83,2%) responden  yang &#13;
mempresepsikan lama waktu tunggu pasien tidak sesuai dengan standar. &#13;
Selanjutnya lebih dari sebagian 121 (63,4%)  yang merasa tidak puas dengan &#13;
pelayanan yang diberikan.  Selanjutnya  didapatkan  kurang  dari sebagian 48 &#13;
(68,6%) responden mepresepsikan pasien merasa puas tetapi lama waktu tunggu &#13;
pasien tidak sesuai  dengan standar,  responden yang lama waktu tunggu sesuai &#13;
standar tapi pasien masih merasa tidak puas ada sebanyak 10 (8,3%) responden. &#13;
Hasil uji statistik diperoleh nilai p value 0,0001 (p&lt;0,05), Kesimpulan penelitian &#13;
ini adalah ada hubungan yang bermakna antara lama waktu tunggu dengan &#13;
kepuasan pasien. Diharapkan kepada pihak rumah sakit untuk menambah jumlah &#13;
SDM di Poli Interne, menambah sarana dan prasarana sehingga dapat memberikan &#13;
pelayanan yang memuaskan sewaktu pasien berobat di Poli Interne, harapannya &#13;
mutu pelayanan Rumah Sakit akan meningkat. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11234">
                <text>Kevin Andesby Hendriyansyah </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11235">
                <text>PROGRAM STUDI NERS &#13;
STIKes PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11236">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2431" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2416">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/100\2431\skripsi.1.pdf</src>
        <authentication>ad7f550347c577423445a14f94072e99</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="100">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10695">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11222">
                <text>HUBUNGAN PERILAKU CARING PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUANG KELAS III RSUD PROF. DR. M.A HANAFIAH SM BATUSANGKAR TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11223">
                <text>    Caring  merupakan sentral praktik keperawatan dimana perawat harus mampu &#13;
memberikan asuhan fisik dan memperhatikan emosi sambil meningkatkan rasa aman dan &#13;
keselamatan pasien.  Caring  menjadi pusat keperawatan menuntut perawat untuk &#13;
menolong pasien dalam meningkatkan perubahan-perubahan positif dalam aspek fisik, &#13;
psikologis, spiritual, sosial dan memberikan kepuasan terhadap pasien. Kenyataan &#13;
menunjukkan bahwa masih ada pasien yang merasa tidak puas dengan perilaku  caring &#13;
perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui &#13;
Hubungan Perilaku Caring Perawat dengan Kepuasan Pasien di  Ruang Kelas III RSUD &#13;
Prof. Dr. M.A Hanafiah SM Batusangkar Tahun 2018. Jenis penelitian ini kuantitatif &#13;
dengan pendekatan  cross sectional.  Sampel dalam penelitian ini ada 86 responden. &#13;
Metode yang digunakan  non probability sampling  dengan teknik pengambilan sampel &#13;
accidental sampling  dan pengumpulan data menggunakan angket serta diolah dengan &#13;
komputerisasi. Data dianalisis menggunakan uji  chi-square  dengan hasil didapatkan 38 &#13;
(44,2%) responden mempersepsikan perilaku perawat kurang  caring,  selanjutnya hampir &#13;
seluruh responden 81 (94,2%) mempersepsikan tidak puas terhadap pelayanan yang &#13;
diberikan, sedangkan 44 (91,7%) responden mempersepsikan perilaku perawat  caring &#13;
tetapi pasien merasa tidak puas. Hasil uji statistik perilaku  caring  perawat dengan &#13;
kepuasan pasien diperoleh nilai p=0,378 (p≤  0,05). Kesimpulan didapatkan tidak ada &#13;
hubungan yang bermakna antara perilaku  caring  perawat dengan kepuasan pasien. &#13;
Diharapkan kepada perawat untuk mempertahankan dan meningkatkan perilaku  caring &#13;
perawat dan kepada pihak rumah sakit untuk melakukan penilaian kepuasan pasien secara &#13;
berkala, teratur, akurat dan berkesinambungan dengan menggunakan instrumen yang lain &#13;
untuk mengukur aspek-aspek keperawatan. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11224">
                <text>Umi Nurjanah </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11225">
                <text>Umi Nurjanah </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11226">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2430" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2415">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/100\2430\GABUNGAN_SEMUA_SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>0ecb1d79f24e80b14ac05eb313e58b53</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="100">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10695">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11217">
                <text>HUBUNGAN BREASTFEEDING FATHER ( DUKUNGAN SUAMI ) Dengan PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RASIMAH AHMAD KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11218">
                <text>Keseimbangan zat-zat gizi dalam air susu ibu barada pada tingkat &#13;
terbaik dan kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-&#13;
sel otak dan perkembangan sistem saraf  bayi.  ASI sangat bermanfaat bagi &#13;
bayi untuk memenuhi kebutuhan bayi sampai usia 6 bulan.  Saat ini &#13;
menunjukkan bahwa masih ada kurangnya dukungan suami dalam mencukupi &#13;
kebutuhan gizi istri selama pemberian ASI ekslusif. Tujuan penelitian adalah &#13;
mengetahui Hubungan  Breasfeeding Father  (Dukungan Suami) dengan &#13;
Pemberian ASI Ekslusif di Wilayah Kerja Puskesmas Rasimah Ahmad Kota &#13;
Bukittinggi Tahun 2018. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan &#13;
pendekatan  cross sectional.  Jumlah  dalam penelitian ini  sebanyak  79 &#13;
responden. Metode yang digunakan    probability sampling  dengan teknik &#13;
pengambilan sampel  proportionate stratified random sampling  dan &#13;
pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji &#13;
chi-square  dengan hasil didapatkan 32  (40,5%) responden mempersepsikan &#13;
dukungan suami yang kurang baik, selanjutnya hampir sebagian responden 50 &#13;
(63,3%) mempersepsikan  tidak memberikan ASI ekslusif, sedangkan  7 &#13;
(21,9%) responden mempersepsikan dukungan suami kurang baik tetapi ASI &#13;
ekslusif masih diberikan. Hasil uji statistik  dukungan suami dengan &#13;
pemberian ASI ekslusif  diperoleh nilai p=0,043  (p≤  0,05). Kesimpulan &#13;
didapatkan ada hubungan yang bermakna antara  dukungan suami  dengan &#13;
pemberian ASI ekslusif. Diharapkan kepada suami  untuk lebih &#13;
memperhatikan dan memberikan dukungan informasi, dukungan  langsung &#13;
yang diberikan suami, dukungan emosional dan dukungan positif kepada istri &#13;
dalam memberikan ASI secara ekslusif kepada bayi 0-6 bulan.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11219">
                <text>Elmar Yuni Wulan </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11220">
                <text> &#13;
 &#13;
PROGRAM STUDI NERS &#13;
STIKes PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11221">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2429" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2414">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/100\2429\SKRIPSI.1.pdf</src>
        <authentication>f9d4b1594030807567f10c77e7b10d02</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="100">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10695">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11212">
                <text>HUBUNGAN FAKTOR PENYEBAB ISPA DENGAN TINGKAT KEJADIAN ISPA PADA PENDERITA ISPA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RIMBO DATA KEC. PANGKALAN KOTO BARU KAB. LIMA PULUH KOTA TAHUN 2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11213">
                <text>Prevalensi ISPA di Indonesia  tahun 2016 mencapai 25%, di Kab. Lima Puluh kota &#13;
14,38%, di Puskesmas Rimbo Data  ISPA 369 kasus.  Di Puskesmas Rimbo Data &#13;
kasus ISPA banyak diderita oleh orang dewasa  karena  beberapa faktor pencetus, &#13;
salah satunya wilayah ini berada di sekitar jalan raya Sumbar-Riau dan sering terjadi &#13;
polusi udara  dan  sanitasi lingkungan yang kurang memadai.  Tujuan penelitian ini &#13;
untuk mengetahui Hubungan Faktor Penyebab ISPA dengan Tingkat kejadian ISPA &#13;
pada penderita ISPA Di Wilayah Keja Puskesmas Rimbo Data  tahun 2018.  Jenis &#13;
penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan  pendekatan  cross &#13;
sectional.  Jumlah sampel didapatkan sebanyak 79. Data dianalisis menggunakan uji &#13;
chi square  (CI 95%, 0.05). Hasil analisis menyatakan 37 (46.8%) responden &#13;
menderita ISPA sedang, 48 (60.8%) sanitasi lingkungan yang tidak sehat, 51 (64.6%) &#13;
polusi udara yang tercemar. Analisis bivariat hubungan antara sanitasi lingkung dan &#13;
kejadian ISPA menunjukkan adanya (p  value 0.007) (p&lt;0.05) dan hubungan antara &#13;
polusi  udara dengan kejadian ISPA (p  value  0.018).  Berdasarkan hasil diatas &#13;
disimpulkan  adanya  hubungan  yang  bermakna  antara  sanitasi lingkungan, polusi &#13;
udara dan tingkat kejadian ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Rimbo Data tahun &#13;
2018. Diharapkan kepada petugas kesehatan di Puskesmas Rimbo Data untuk dapat &#13;
mendorong dan membina masyarakat untuk lebih menjaga kesehatan lingkungan &#13;
sekitar dan mengajak masyarakat untuk memperbaiki lingkungan dengan fasilitas &#13;
yang ada sehingga memperkecil resiko terjadinya ISPA.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11214">
                <text>SEKAR SRI WULANDARI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11215">
                <text>PROGRAM STUDI NERS &#13;
STIKes PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11216">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="2428" public="1" featured="0">
    <fileContainer>
      <file fileId="2413">
        <src>http://digilib.upnb.ac.id/files/original/100\2428\Skripsi_Nurfia_Lestari.1.pdf</src>
        <authentication>0bdbe2b4504d17fcc07243c0b0e24349</authentication>
      </file>
    </fileContainer>
    <collection collectionId="100">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="10695">
                  <text>Tahun 2018</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11207">
                <text>HUBUNGAN PERGAULAN DENGAN KONSUMSI MINUMAN BERALKOHOL PADA REMAJA LAKI-LAKI DI NAGARI RANAH MELINTANG KECAMATAN SUNGAI AUR KABUPATEN PASAMAN BARAT</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11208">
                <text>Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap kenakalan remaja, &#13;
hal ini terjadi akibat tugas perkembangan dan perubahan yang terjadi pada remaja. &#13;
Masa remaja memang masa yang penuh bergaul. Remaja biasanya lebih suka &#13;
dengan pergaulan yang bebas dengan teman sebaya, sehingga lingkungan &#13;
pergaulan yang kurang baik akan berpengaruh pada jiwa seseorang.  Salah satu &#13;
bentuk kenakalan remaja yang sering ditemukan adalah adanya kebiasaan remaja &#13;
mengkonsumsi minuman beralkohol terutama pada remaja laki-laki. Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui Hubungan lingkungan pergaulan dengan konsumsi &#13;
minuman beralkohol pada remaja laki-laki di Nagari Ranah Melintang Kecamatan &#13;
Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2018.  Jenis penelitian  deskriptif &#13;
analitik  dengan pendekatan  cross sectional study. Populasi pada penelitian ini &#13;
adalah semua remaja laki-laki yang ada di Nagari Ranah Melintang. Pengambilan &#13;
sampel pada penelitian ini menggunakan teknik  purposive  sampling  dengan &#13;
besaran sampel  sebanyak  83  orang. Pengumpulan data  penelitian menggunakan &#13;
kuisioner,  analisis data pada meliputi analisis univariat dan analisis bivariat &#13;
menggunakan uji  chi-square.  Hasil penelitian menunjukkan  22,9% responden &#13;
dengan lingkungan pergaulan tidak baik dan 57,8% responden memiliki kebiasaan &#13;
mengkonsumsi alkohol. Tidak ada hubungan antara lingkungan pergaulan dengan &#13;
kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol pada remaja laki-laki  ( P value = &#13;
0,424  ), dapat disimpulkan bahwa  lingkungan pergaulan merupakan faktor yang &#13;
tidak  berhubungan signifikan dengan kebiasaan mengkonsumsi minuman &#13;
beralkohol pada remaja laki-laki di Nagari Ranah Melintang. Untuk itu &#13;
diharapkan kepada  tokoh masyarakat dan orang tua untuk dapat mengontrol &#13;
kondisi lingkungan Nagari dengan baik khususnya pembatasan akses remaja &#13;
terhadap minuman beralkohol. &#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11209">
                <text>Nurfia Lestari </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11210">
                <text> &#13;
PROGRAM STUDI NERS &#13;
STIKes PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="42">
            <name>Format</name>
            <description>The file format, physical medium, or dimensions of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="11211">
                <text>pdf</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
