| Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Di Ruang Bedah RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2018 | Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Di Ruang Bedah RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2018 | | |
|
|
|
Description:Dukungan sosial keluarga merupakan sebagai suatu proses
hubungan antara keluarga dengan lingkungan sosial. Dukungan sosial
keluarga menjadikan keluarga mempu berfungsi dengan berbagai
kepandaian dan akal, sehingga akan meningkatkan kesehatan dan adaptasi
mereka dalam kehidupan. Kenyataan menunjukkan bahwa dukungan
keluarga terhadap pasien yang akan menjalani operasi masih kurang
optimal sehingga menyebabkan terjadinya tingkat kecemasan pasien.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga
dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi di Ruang Bedah RSUD
Dr. Ahcmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2018. Jenis penelitian ini
kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini
ada 60 responden. Metode yang digunakan dengan teknik purposive
sampling dan pengumpulan data menggunakan kuesioner serta diolah
dengan komputerisasi. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan
hasil didapatkan 22 (36,7%) responden mempersepsikan dukungan
keluarga kurang baik, selanjutnya sebagian responden mempersepsikan 4
(6,7%) mengalami tingkat kecemasan berat, sedangkan 1 (2,6%)
responden mempersepsikan dukungan keluarga baik tetapi mengalami
tingkat kecemasan berat. Hasil uji statistik dukungan keluarga dengan
tingkat kecemasan pasien pre operasi diperoleh nilai p=0,019 (p≤ 0,05).
Kesimpulan didapatkan ada hubungan yang bermakna antara dukungan
keluarga dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi. Diharapkan kepada
keluarga agar memberikan perhatian lebih dan dukungan yang cukup agar
cemas yang dialami pasien berkurang. [show more]
|
|
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA IBU POST PARTUM DENGAN
KEJADIAN BABY BLUES SYNDROME DI WILAYAH KERJA
PUSKESMAS SUNGAI AUR KABUPATEN PASAMAN BARAT
TAHUN 2020 | HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA IBU POST PARTUM DENGAN
KEJADIAN BABY BLUES SYNDROME DI WILAYAH KERJA
PUSKESMAS SUNGAI AUR KABUPATEN PASAMAN BARAT
TAHUN 2020 | | |
|
|
|
Description:Di Indonesia kurangnya perhatian terhadap masalah sindrom baby blues ini
semakin diperparah oleh anggapan awam yang keliru. Tidak sedikit orang yang
menganggap sindrom baby blues hanya dialami orang wanita-wanita di luar
Indonesia, Syndrom Baby Blues ini dianggap tidak terlalu penting, serta dari
wawancara yang dilakukan pada 5 ibu post partum diataranya satu orang ibu
primipara dan satu orang multipara tanggal 10 Februari 2020. Pada ibu yang pertama
menjelaskan bahwa ia sering menangis sendiri pada malam hari tampa sebab, dan apa
saja yang dilakukan suaminya dia tidak suka. Untuk ibu yang kedua tiba-tiba ia tidak
mau memberikan ASI pada anaknya serta jika saat setelah memberikan ASI ibu
langsung memberikan anaknya kepada suami ataupun ibunya. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga Ibu Post Partum Dengan Kejadian
Baby Blues Syndrome Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Aur Kabupaten Pasaman
Barat Tahun 2020. Jenis penelitian Deskiptif Analitik dengan pendekatan Cross
Sectional Study, teknik pengambilan sampel total Sampling dengan jumlah sampel
34 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian ini dilakukan pada 18 Februari-
18 Maret 2020. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner
dengan analisis data menggunakan uji Chi Square merupakan uji yang di gunakan
untuk melihat hubungan variabel independen dengan variabel dependen, dengan CI
95% α = 0,05. Hasil penelitian didapatkan ada dukungan keluarga sebanyak 19
(55,9%), mengalami Baby Blues Syndrome sebanyak 19 (55,9%), didapatkan hasil
analisis pvalue 0,030 dengan OR = 6.857. Pada penelitian ini dapat di simpulkan
bahwa ada hubungan dukungan keluarga dengan kejadian Baby Blues Syndrome pada
ibu post partum. Pada penelitian ini disarankan kepada pihak tenga Kesehatan agar
memberikan penyuluhan kepada pihak keluarga yang memiliki Ibu post partu
bagaimana kondisi ibu post partu primipara sehingga keluarga dapat meberikan
perhatian dan bimbingan kepada ibu post partum sehingga tidak terjadian Baby Blues
Syndrome yang dapat membahayakan si anak. [show more]
|
|
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP TINGKAT
NYERI IBU INPARTU KALA 1 FASE AKTIF DI WILAYAH
KERJA PUSKESMAS ALAI ILIR KABUPATEN TEBO
TAHUN 2024 | HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP TINGKAT
NYERI IBU INPARTU KALA 1 FASE AKTIF DI WILAYAH
KERJA PUSKESMAS ALAI ILIR KABUPATEN TEBO
TAHUN 2024 | | |
|
|
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN
TINGKAT STRES AKADEMIK MAHASISWA KEPERAWATAN
TINGKAT PERTAMA DI INSTITUT KESEHATAN PRIMA
NUSANTARA BUKITTINGGI
TAHUN 2022 | HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN
TINGKAT STRES AKADEMIK MAHASISWA KEPERAWATAN
TINGKAT PERTAMA DI INSTITUT KESEHATAN PRIMA
NUSANTARA BUKITTINGGI
TAHUN 2022 | | |
|
|
|
Description:Stres akademik adalah perasaan tertekan yang dialami oleh mahasiswa baik secara
fisik ataupun emosional yang berkaitan dengan proses akademik. Lebih dari 350 juta
penduduk dunia mengalami stres dan merupakan penyakit peringkat ke-4 di dunia.
Prevalensi mahasiswa yang mengalami stres akademik di Indonesia adalah 36,7-
71,6%. Stres akademik dapat dikurangi dengan kehadiran dukungan sosial dari
teman sebaya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan dukungan sosial
teman sebaya dengan tingkat stres akademik mahasiswa keperawatan tingkat pertama
di IKesPNB tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode
korelasi melalui pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah
mahasiswa keperawatan tingkat pertama dan menggunakan teknik total sampling
dengan jumlah sampel 85 responden. Pengumpulan data menggunakan skala
dukungan sosial teman sebaya dan skala tingkat stres akademik dan diolah dengan
SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mendapatkan
dukungan sosial teman sebaya tinggi sebanyak 45 orang (52,9%) dan mayoritas
responden mengalami stres akademik berat sebanyak 40 orang (47,1%). Hasil uji
korelasi Spearman Rank didapatkan p value 0,000 (<0,05), sehingga terdapat
hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan dengan tingkat stres akademik
mahasiswa keperawatan tingkat pertama di IKesPNB tahun 2022. Diharapkan
kepada responden untuk lebih meningkatkan interaksi dan relasi antarteman sehingga
dukungan sosial dari teman sebaya tersebut dapat menjadi salah satu solusi dalam
mengurangi tingkat stres akademik.
[show more]
|
|
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DAN JENIS PERSALINAN
TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI WILAYAH
KERJA PUSKESMAS SIMPATI KABUPATEN
PASAMAN TAHUN 2020
| HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DAN JENIS PERSALINAN
TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI WILAYAH
KERJA PUSKESMAS SIMPATI KABUPATEN
PASAMAN TAHUN 2020
| | |
|
|
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DAN TINGKAT
PENGETAHUAN IBU TERHADAP PEMILIHAN
JENIS PERSALINAN PADA IBU HAMIL
TRIMESTER III DI UPT PUSKESMAS
GURUN KABUPATEN TANAH
DATAR TAHUN 2024 | HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DAN TINGKAT
PENGETAHUAN IBU TERHADAP PEMILIHAN
JENIS PERSALINAN PADA IBU HAMIL
TRIMESTER III DI UPT PUSKESMAS
GURUN KABUPATEN TANAH
DATAR TAHUN 2024 | | |
|
|
|
Description:Angka kejadian sectio caesarea (SC) di Indonesia terus meningkat baik di rumah
sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta. Berdasarkan hasil Riskesdas (2018),
angka persalinan SC di Indonesia adalah sebesar 17,6%. Sumatera Barat
merupakan provinsi dengan peringkat ke 5 tertinggi persalinan SC di Indonesia
sebesar 23,6%. Kementerian Kesehatan mematok persalinan SC sebanyak 20%
dari total persalinan di Indonesia (Kemenkes RI, 2019). Persalinan SC memiliki
resiko yang membahayakan nyawa ibu dan janin dibandingkan persalinan normal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami dan tingkat
pengetahuan ibu terhadap pemilihan jenis persalinan pada ibu hamil trimester III
di UPT Puskesmas Gurun. Desain penelitian adalah survei analitik dengan
pendekatan cross sectional. Sampelnya 26 responden dari 30 populasi dengan
menggunakan Teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan
kuesioner kemudian analisis menggunakan uji alternatif Fisher’ s Exact Test.
Hasil univariat yaitu 57,7% mendapat dukungan suami, 53,8% pengetahuan ibu
baik dan 69,2% memilih persalinan normal. Hasil Bivariat didapatkan ada
hubungan dukungan suami dengan pemilihan jenis persalinan (p=0,003), ada
hubungan pengetahuan ibu dengan pemilihan jenis persalinan (p=0,009).
Disimpulkan bahwa ada hubungan dukungan suami dan tingkat pengetahuan ibu terhadap
pemilihan jenis persalinan pada ibu hamil trimester III di UPT Puskesmas GurunKabupaten
Tanah Datar Tahun 2024. Disarankan kepada suami dan petugas kesehatan untuk berperan
dalamkehamilan dan persalinan ibu. [show more]
|
|
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEJADIAN
POSTPARTUM BLUES PADA IBU PASCA BERSALIN DI
PUSKESMAS LUBUK MANDARSAH
TAHUN 2024 | HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEJADIAN
POSTPARTUM BLUES PADA IBU PASCA BERSALIN DI
PUSKESMAS LUBUK MANDARSAH
TAHUN 2024 | | |
|
|
|
Description:Prevalensi kasus postpartum blues di Asia berada pada persentase yang cukup
tinggi yaitu 26- 85% dan terjadi pada ibu pasca melahirkan. Prevalensi kasus
postpartum blues di Puskesmas Lubuk Mandarsah Tahun 2023 terdapat 3 dari 10
orang ibu postpartum mengalami postpartum blues. Data yang diperoleh
mengenai kasus postpartum blues pada wanita setelah melahirkan, yaitu sekitar
50-70%. Prevalensi kejadian postpartum blues secara universal adalah 3- 8%
dimana 50% permasalahan terjadi pada umur produktif yakni 20-50 tahun. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan suami terhadap
kejadian postpartum blues Pada ibu pasca bersalin Jenis penelitian kuantitatif
dengan desain penelitian cross sectional. Dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas
Lubuk Mandarsah Kabupaten Tebo bulan Februari-Maret 2024. Populasi ibu
postpartum hari ke 2 sampai hari ke 14 sebanyak 50 orang dan jumlah sampel
dengan rumus ketentuan issac michel sebanyak 30 orang . Teknik sampling adalah
purposive sampling, alat pengumpulan data yang digunakan lembar kuesioner
dengan metode wawancara. Uji data menggunakan uji chi square melalui
pendekatan cross sectional. Hasil analisa univariat didapatkan distribusi frekuensi
mayoritas responden tidak ada dukungan suami yaitu sebanyak 18 orang
(60,0%), mayoritas responden mengalami postpartum blues yaitu sebanyak 19
orang (63,4%). Berdasarkan hasil uji statistik chi square diperoleh nilai p 0,043
berarti nilai p value lebih ≤ 0,05. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa
menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara dukungan suami dengan
kejadian postpartum blues. Diharapkan agar ibu pasca bersalin selalu
mendapatkan dukungan suami. [show more]
|
|
| HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU MELAHIRKAN PRIMIPARA DALAM MENERIMA ANAK PERTAMA DI PMB HJ. E.W AMD.KEB KOTA PADANG PANJANG TAHUN 2023 | HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU MELAHIRKAN PRIMIPARA DALAM MENERIMA ANAK PERTAMA DI PMB HJ. E.W AMD.KEB KOTA PADANG PANJANG TAHUN 2023 | | |
|
|
|
Description:kognitif seperti menjadi sering melupakan apa yang harus dilakukan ketika
memikirkan waktu persalinan yang semakin dekat, takut jika anaknya nanti lahir
tidak sempurna, khawatir akan hal-hal buruk terjadi selama proses persalinan, karena
belum memiliki pengalaman serta bayangan tentang rasanya melahirkan dan tidak
tahu hal apa yang akan dilakukan nanti selama proses persalinan. Tujuan umum
untuk mengetahui bagaimana Hubungan Dukungan Suami Dengan Tingkat
Kecemasan Ibu Melahirkan Primipara Dalam Menerima Anak Pertama Di PMB Hj.
E.W. Amd.Keb Kota Padang Panjang Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan jenis
penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survei analitik dan pendekatan Cross
sectional. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 30 responden dari 32
populasi dengan menggunakan accidental sampling. Analisa data di lakukan dengan
menggunakan ujistatistic pearson Chi-square. Berdasarkan hasil penelitian dapat
diketahui bahwa dari jumlah 30 responden , responden dengan tingkat kecemasan
ringan sebanyak 16 responden (53,3%), responden dengan tingkat kecemasan sedang
sebanyak 11 responden (36,7%), responden dengan tingkat kecemasan berat
sebanyak 3 responden (10,0%), dengan uji statistik chi-square dengan nilai, α = 0.05
dan diperoleh ρ = 0.000. Kesimpulan penelitian bahwa ada hubungan dukungan
suami dengan tingkat k ecemasan ibu melahirkan primiparadalam menerima anak
pertama di PMB Hj.E.W. Amd.Keb Kota Padang Panjang Tahun 2023. Diharapkan
kepada PMB Hj.E.W,Amd.Keb agar dapat memberikan konseling tentang persalinan
baik kepada ibu bersalin maupun kepada suaminya, agar suami dapat memahami
kondisi istrinya dan dapat memberikan dukungan penuh pada saat proses persalinan.
[show more]
|
|
| HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI PADA IBU BERSALIN DENGAN TINGKAT KEBERHASILAN IMD DI RUANG RAWATAN KEBIDANAN PUSKESMAS SUKAMENANTI TAHUN 2020 | HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI PADA IBU BERSALIN DENGAN TINGKAT KEBERHASILAN IMD DI RUANG RAWATAN KEBIDANAN PUSKESMAS SUKAMENANTI TAHUN 2020 | | |
|
|
|
Description: IMD tindakan yang memiliki peran penting dalam keberhasilan pemberian ASI
secara eksklusif kepada bayi, sedangkan pemberian ASI secara eksklusif dapat
menurunkan resiko AKB. Berdasarkan laporan Puskesmas Sukamenanti diketahui
bahwa capaian IMD di Puskesmas Sukamenanti cenderung masih rendah yaitu
sebesar 26,6% di tahun 2019 sedangkan target yang ditetapkan adalah sebesar
50%. Hal ini juga berimplikasi terhadap capaian pemberian ASI Ekslusif yang
juga masih rendah. Suami sebagai orang terdekat dari ibu bersalin memiliki peran
penting dalam memberikan dukungan sehingga tingkat keberhasilan IMD dapat
ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan
suami terhadap ibu bersalin dengan tingkat keberhasilan IMD di Ruang Rawatan
Kebidanan Puskesmas Sukamenanti. Penelitian ini telah dilakukan di Ruang
Rawatan Kebidanan Puskesmas Sukamenanti Kabupaten Pasaman Barat pada
bulan Februari – Maret tahun 2010 dengan Populasi seluruh ibu bersalin di
Puskesmas Sukamentanti yaitu sebanyak 31 orang, pengambilan sampel
menggunakan teknik total sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 31
orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dukungan suami dan
pelaksanaan IMD. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat
menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 54,8%
dukungan suami baik dan 64,5% responden berhasil melaksanakan IMD. Hasil
analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara
dukungan suami dengan tingkat keberhasilan IMD, secara statistik didapatkan
nilai p = 0,031 dan OR = 6,22. Dapat disimpulkan bahwa dukungan suami
berhubungan signifikan dengan tingkat keberhasilan IMD pada ibu bersalin.Maka
dari itu, diharapkan kepada semua pihak terutama suami dan pihak petugas
kesehatan untuk lebih memperhatikan peran serta suami dalam memberikan
dukungan dalam persalinan hingga pelaksanaan IMD. [show more]
|
|
| HUBUNGAN DUKUNGAN TOKOH MASYARAKAT DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DI POSYANDU PELITA HATI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEMBAH BINUANG TAHUN 2020 | HUBUNGAN DUKUNGAN TOKOH MASYARAKAT DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DI POSYANDU PELITA HATI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEMBAH BINUANG TAHUN 2020 | | |
|
|
|
Description:Diperkirakan 1,7 juta kematian anak di Indonesia atau 5% balita di Indonesia adalah
akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Banyak faktor yang mempengaruhi
kelengkapan imunisasi dasar beberapa diantaranya adalah Pengetahuan dan Dukungan
Tokoh Masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan tokoh
masyarakat dan pengetahuan ibu dengan imunisasi dasar lengkap pada bayi di Posyandu
Pelita Hati di wilayah Kerja puskesmas Lembah Binuang. Penelitian ini menggunakan
metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini menggunakan total
sampling yaitu sebanyak 44 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis
data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil
penelitian bayi yang lengkap imunisasinya sebesar 61,4%, dukungan tokoh masyarakat
terhadap imunisasi sebesar 36,41%, rata-rata pengetahuan ibu baik yaitu 59,10%. Dari uji
statistik menunjukan bahwa ada hubungan antara dukungan tokoh masyarakat dengan
kelengkapan pemberian imunisasi dasar dengan p-value = 0,00, serta tidak ada hubungan
pengetahuan dengan kelengkapan pemberian imunisasi dasar dengan p-value = 0,611.
Kesimpulannya ada hubungan antara dukungan tokoh masyarakat dengan kelengkapan
pemberan imunisasi dasar dan tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan
kelengkapan imunsas dasar. Oleh karena itu, disarankan kepada pihak Puskesmas agar
meningkatkan upaya promosi kesehatan serta hendaknya menjalin kerjasama dengan tokoh
masyarakat, tokoh adat dalam memberikan penyuluhan mengenai pentingnya imunisasi
dasar lengkap pada Bayi. [show more]
|
|