PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI GUIDED IMAGERY DALAM
MENGURANGI TINGKAT NYERI PADA NY. K DENGAN SOL
(SPACE OCCUPYING LESION) DI INSTALASI GAWAT
DARURAT RUMAH SAKIT OTAK DR.DRS.M.HATTA
BUKITTINGGI TAHUN 2024
| PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI GUIDED IMAGERY DALAM
MENGURANGI TINGKAT NYERI PADA NY. K DENGAN SOL
(SPACE OCCUPYING LESION) DI INSTALASI GAWAT
DARURAT RUMAH SAKIT OTAK DR.DRS.M.HATTA
BUKITTINGGI TAHUN 2024
| | |
|
|
|
Description:Space Occupying Lesion (SOL) merupakan desakan ruang yang diakibatkan
peningkatan volume di dalam ruang intrakranial yang ditempati oleh jaringan
otak, darah, dan cairan serebrospinal. Lesi desakan ruang (Space Occupying
Lesion) bisa meningkatkan tekanan intrakranial. SOL dapat menimbulkan
beberapa gejala yang sangat bergantung pada jenis lesi, ukuran, dan lokasi.
Namun gejala yang umum terjadi adalah gejala yang ditimbulkan oleh
peningkatan tekanan intrakranial seperti nyeri kepala, muntah proyektil, mual,
perubahan status mental atau kebiasaan, lumpuh, ataksia, defisit bicara, visual,
ataupun konvulsi. Peran perawat dalam penanganan nyeri dapat dilakukan dengan
berbagai macam cara yaitu secara farmakologis dan non farmakologis.
Penanganan nyeri dengan melakukan teknik relaksasi merupakan tindakan
keperawatan yang dilakukan untuk mengurangi nyeri. Salah satunya yaitu
menerapkan teknik guided imagery, guided imagery merupakan teknik yang
menggunakan imajinasi seseorang untuk mencapai efek positif tertentu. Hasil
implementasi penerapan guided imagery pada Ny. K dengan SOL
memperlihatkan adanya perubahan, selanjutnya disarankan agar penerapan guided
imagery pada pasien SOL dapat diterapkan oleh perawat dan pasien. [show more]
|
|
PENERAPAN TERAPI JUS TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM)
TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI PADA
TN. A DI JORONG LURAH KOTO TUO KECAMATAN
IV KOTO KABUPATEN AGAM TAHUN 2024 | PENERAPAN TERAPI JUS TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM)
TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI PADA
TN. A DI JORONG LURAH KOTO TUO KECAMATAN
IV KOTO KABUPATEN AGAM TAHUN 2024 | | |
|
|
|
Description:Hipertensi merupakan penyakit dengan prevalensi yang masih tinggi di berbagai Negara
termasuk Indonesia, kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi penyakit jantung dan stroke, oleh
karena itu diperlukan penanganan yang baik. Salah satu terapi yang digunakan untuk menurunkan
tekanan darah adalah terapi tomat karena kaya akan likopein, kalium, dan bioflavonoid. Karya
Ilmiah Akhir Ners (KIA-N) ini bertujuan penerapan asuhan keperawatan pada pasien hipertensi
berbasis EBN (Evidence Based Nursing) berupa penerapan terapi jus tomat (Solanum
lycopersicum) terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi. KIAN ini dilakukan dengan metode
studi kasus penerapan asuhan keperawatan berbasis EBN (Evindece Based Nursing). Pengkajian
dilakukan pada tanggal 17 Juli 2024 didapatkan tekanan darah Tn. A 189/100 mmHg, nyeri pada
kepala hingga tengkuk. Diagnosa keperawatan yang diangkat dalam kasus ini yaitu resiko perfusi
serebral tidak efektif berhubungan dengan hipertensi. Intervensi asuhan keperawatan yang
diberikan berdasarkan SDKI, SLKI, dan SIKI yang sesuai dengan ranah komunitas berbasis EBN
(Evidence Based Nursing) dengan penerapan jus tomat yang diminum 1 kali dalam sehari selama 3
hari berturut-turut. Implementasi dilakukan selama 3 hari berturut-turut diminum 1 kali dalam
sehari dengan cara pilih tomat yang segar bewarna merah, serah dan mengkilap, matang kemudian
dicuci dan di blender dan tuangkan ke dalam gelas berukuran 200 cc.. Hasil asuhan keperawatan
setelah dilakukan selama 3 hari dengan intervensi pemberian jus tomat 1 kali sehari, setelah
mengkomsumsi jus tomat selama 3 hari didapatkan hasil pemeriksaan tekanan darah yang
sebelumnya 189/100 mmHg menjadi 149/80 mmHg dihari ke-3 setalah pemberian jus tomat.
Kesimpulan dari studi kasus ini adalah terapi jus tomat dapat menurunkan tekanan darah pada
penderita hipertensi, hal ini disebabkan karena dalam buah tomat terdapat beberapa kandungan
yang dapat menurunkan tekanan darah diantaranya adalah likopein sebagai antioksidan, kalium
sebagai vasodilatasi, dan bioflafonoid untuk melancarkan keluarnya air seni (sebagai urine). Untuk
itu penderita hipertensi diharapkan dapat menerapkan penggunaan terapi jus tomat sebagai terapi
alternatif untuk menurunkan. [show more]
|
|
PENERAPAN TERAPI KOMPRES SERAI HANGAT TERHADAP
PENURUNAN NYERI GOUTH ARTHRITIS PADA NY. M DI WILAYAH
KERJA RT 02 RW 04 KEL. AIR LINTANG KEC. MUARA ENIM
KAB. MUARA ENIM
| PENERAPAN TERAPI KOMPRES SERAI HANGAT TERHADAP
PENURUNAN NYERI GOUTH ARTHRITIS PADA NY. M DI WILAYAH
KERJA RT 02 RW 04 KEL. AIR LINTANG KEC. MUARA ENIM
KAB. MUARA ENIM
| | |
|
|
|
Description:Latar Belakang: Gouth artritis adalah penyakit yang sering terjadi setelah
hipertensi, gout artritis ini sendiri mengakibatkan nyeri pada sendi. Hal tersebut
dapat menimbulkan gangguan mobilitas fisik, terganggunya kemandirian serta sikap
sosialisasi seseorang, dan mempengaruhi kualitas kehidupan seseorang.
Tujuan: Dari penelitian ini adalah untuk memberikan terapi kompres serai hangat
untuk menurunkan nyeri sendi pada pasien gout arthritis di wilayah kerja RT 02 RW
04 Kel. Air Lintang
Metode: Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengambilan data
melalui observasi, wawancara, dan pemeriksaan fisik dengan intervensi unggulan
yaitu terapi kompres serai hangat untuk menurunkan nyeri sendi.
Hasil: Penerapan terapi kompres serai hangat berpengaruh dalam menurunkan nyeri
sendi pada pasien, sehingga nyeri akut menurun, status mobilitas fisik meningkat
dengan kriteria hasil yang tercapai, Resiko jatuh menurun .
Simpulan: Terapi Kompres serai hangat dapat menurunkan nyeri sendi serta dapat
dijadikan sebagai salah satu penerapan untuk meningkatkan status mobilitas fisik. [show more]
|
|
| PENERAPAN TERAPI PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM DI RUANGAN KEBIDANAN RSUD TUANKU RAO KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2025 | PENERAPAN TERAPI PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM DI RUANGAN KEBIDANAN RSUD TUANKU RAO KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2025 | | |
|
|
PENERAPAN TERAPI PSIKORELIGIUS DZIKIR DALAM
MENGONTROL HALUSINASI PENDENGARAN PADA KLIEN
SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI JAMBI
TAHUN 2023 | PENERAPAN TERAPI PSIKORELIGIUS DZIKIR DALAM
MENGONTROL HALUSINASI PENDENGARAN PADA KLIEN
SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI JAMBI
TAHUN 2023 | | |
|
|
|
Description:
Skizofrenia merupakan masalah serius dalam kesehatan jiwa yang butuh perhatian
penuh. Salah satu tanda dan gejala nyata dari skizofrenia adalah halusinasi
pendengaran. Keseriusan masalah disebabkan oleh isi halusinasi pendengaran yang
dialami terkadang memberikan perintah untuk melakukan kekerasan pada orang lain,
hingga melakukan percobaan bunuh diri. Salah satu nilai atau terapi non
farmakologis yang dapat digunakan agar gejala dan tanda halusinasi bisa menurun
adalah dengan terapi zikir Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan terapi dzikir
untuk mengetahui tingkat kemampuan pasien dalam mengontrol haslusinasi
pendengaran menggunakan terapi psikoreligius: dzikir. Metode studi kasus ini
menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan pada 1 klien
fokus pada masalah dalam kasus asuhan keperawatan halusinasi pendengaran.
Intervensi yang diberikan berupa terapi generalis cara mengontrol halusinasi
pendengaran dan terapi psikoreligius: dzikir selama 1 hari dengan 3 kali pengulangan
dengan durasi dzikir setiap pengulangannya 10-20 menit. Hasil studi kasus pada
klien menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengontrol halusinasi setelah
pemberian terapi psikoreligius: dzikir. [show more]
|
|
| PENERAPAN TERAPI RELAKSASI AUTOGENIK UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA NY.V PENDERITA HIPERTENSI DI JORONG LAMBAH NAGARI SIANOK ANAM SUKU KEC. IV KOTO KABUPATEN AGAM TAHUN 2024 | PENERAPAN TERAPI RELAKSASI AUTOGENIK UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA NY.V PENDERITA HIPERTENSI DI JORONG LAMBAH NAGARI SIANOK ANAM SUKU KEC. IV KOTO KABUPATEN AGAM TAHUN 2024 | | |
|
|
|
Description:Hipertensi adalah kondisi tekanan darah seseorang mengalami
peningkatan diatas normal lebih dari 120/80 mmHg, yang menyebabkan
terjadinya penyumbatan aliran darah, meningkatkan aliran darah pada tinding
pembuluh darah dan selanjutnya meningkatkan kerja jantung, sehingga kerja
jantung lebih optimal untuk memompakan darah melalui arteri yang sempit
pada pembuluh darah. Jika kondisi ini berlanjut maka akan menyebabkan
kerusakan pada pembuluh darah dan jantung. Penatalaksanaa hipertensi
dapat dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu tindakan dengan obat-obatan
(farmakologis) dan tindakan non farmakologis. Tujuan dari pembuatan
KIAN ini adalah untuk menerapkan terapi non farmakologis salah satunya
adalah dengan menerapkan Terapi Relaksasi Autogenik . Tindakan terapi
Relaksasi autogenik merupakan relaksasi yang bersumber dari diri sendiri
yang dilakukan dengan mensugesti diri menggunakan kata – kata / kalimat
pendek yang bisa membuat pikiran menjadi tenang, dengan tujuan untuk
menurunkan tekanan darah. Hasil analisis yang dilakukan terhadap Ny. V,
didapatkan bahwa antara tindakan yang dilakukan secara teoritis dan
penerapan terapi relaksasi Autogenik memberikan hasil yang baik untuk
karena tekanan darah yang dialaminya bisa berangsur menurun, dari 170/90
mmHg menjadi 160/80 mmHg . Disarankan kepada masyarakat agar dapat
menerapkan terapi Relaksasi Autogenik terhadap penderita hipertensi. Karya
tulis ilmiah ini sebaiknya dapat digunakan perawat sebagai wawasan
tambahan dan acuan intervensi yang dapat diberikan pada pasien dengan
hipertensi serta dapat meneruskan terapi dan memberikan inspirasi lebih
banyak lagi dalam memberikan intervensi keperawatan pada pasien
hipertensi. [show more]
|
|
PENERAPAN TERAPI RENDAM AIR GARAM HANGAT TERHADAP
PENURUNAN INTENSITAS NYERI DENGAN
DIAGNOSA RHEUMATOID ARTHRITIS | PENERAPAN TERAPI RENDAM AIR GARAM HANGAT TERHADAP
PENURUNAN INTENSITAS NYERI DENGAN
DIAGNOSA RHEUMATOID ARTHRITIS | | |
|
|
|
Description:Rheumatoid Arthritis adalah mayoritas penyebab utama pada peradangan sendi
kronik. Adapun tujuan terapi Rheumatoid Arthritis yaitu untuk menghilangkan kekakuan di
sendi, menurunkan pembengkakan di sendi dan intensitas skala nyeri, serta mencegah
terjadinya kerusakan sendi lebih lanjut. Banyaknya kejadian rheumatoid arthtritis di
Indonesia mengakibatkan populasi arthtritis meningkat diatas usia 45 tahun, dimana mulai
terjadi proses degenerasi pada rawan sendi.pada usia 75 tahun proses degenerasi pada rawan
sendi bertambah. Terapi komplementer yang dapat mengurangi nyeri Rheumatoid Arthritis
adalah salah satu cara dengan terapi rendam air garam hangat. Adapun tujuan dari penulisan
KIAN ini adalah untuk memberikan intervensi terapi rendam air garam hangat terhadap
penurunan intensitas nyeri pada pasien Rheumatoid Arthritis. Pemberian intervensi dilakukan
selama 2 kali selama 2 hari didapatkan nyeri awal yang dirasakan pasien berskala 5 dan
setelah pemberian terapi rendam air garam hangat nyeri turun dengan skala 4. Terapi rendam
air hangat dapat membantu mengurangi nyeri pada Rheumatoid Arthritis. [show more]
|
|
PENERAPAN TERAPI SLOW STROKE BACK MASSAGE TERHADAP
PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA KLIEN DENGAN
HIPERTENSI | PENERAPAN TERAPI SLOW STROKE BACK MASSAGE TERHADAP
PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA KLIEN DENGAN
HIPERTENSI | | |
|
|
|
Description:Hipertensi merupakan penyakit terbanyak di kabupaten kerinci terutama di wilayah kerja
Puskesmas Sungai Tutung, angka kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai
Tutung pada bulan januari sampai Juli 2023 sebanyak 227 orang sehingga penulis tertarik
untuk mmelakukan tindakan Slow Stroke Back Massage terhadap penurunan tekanan darah.
Karya Ilmiah Akhir Ners (KIA-N) ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Terapi Slow
Stroke Back Massage terhadap Penurunan tekanan darah pada klien dengan Hipertensi. Hasil
analisis menunjukkan terjadinya penurunan tekanan sistole 6 mmHg dan 5 mmHg pada
tekanan darah distol. Perawat sebagai edukator dapat memberkan informasi dan pendidikan
kesehatan pada klien denan hipertensi berupa metode penurunan tekanan darah dengan teknik
Slow Stroke Back Massage.
[show more]
|
|
PENERAPAN THERAPI RELAXASI OTOT PROGRESIF
PADA PENDERITA HIPERTENSI | PENERAPAN THERAPI RELAXASI OTOT PROGRESIF
PADA PENDERITA HIPERTENSI | | |
|
|
|
Description:Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dan telah diakui sebagai kontributor
utama terhadap beban penyakit kardiovaskular. Prevalensi hipertensi yang terus
meningkat sejalan dengan perubahan gaya hidup seperti merokok, obesitas, dan stress
psikososial. Hampir di setiap negara, hipertensi menduduki peringkat pertama sebagai
penyakit yang paling sering dijumpai di seluruh dunia. Teknik relaksasi otot progresif
adalah teknik relaksasi otot dalam yang tidak memerlukan imajinasi, ketekunan, atau
sugesti.Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi
dokumentasi. Riwayat kesehatan keluarga inti, didalam keluarga Ny.I hanya Ny.I yang
mengalami gangguan kesehatan dalam 6 bulan terakhir. Masalah kesehatan yang
paling menonjol saat ini adalah Ny.S mengatakan sering sakit kepala (pusing) dan
pegal terasa berat pada bagian pundak belakang dan sering terbangun pada malam hari
karena sakit kepala.Diharapkan lebih dapat meningkatkan peran tenaga kesehataan
dalam melakukan pendidikan kesehatan kepada masyarakat secara rutin khususnya
tentang penyakit hipertensi dengan melakukan home visit.
[show more]
|
|
PENERAPAN WOOLWICH MASSAGE PADA NY.I UNTUK
MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI
DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IV KOTO
KABUPATEN AGAM TAHUN 2024 | PENERAPAN WOOLWICH MASSAGE PADA NY.I UNTUK
MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI
DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IV KOTO
KABUPATEN AGAM TAHUN 2024 | | |
|
|