3384 items found
No search filters
Identifier Title Type Subject
HUBUNGAN TINGKAT STRESS DENGAN KUALITAS HIDUP
(QUALITY OF LIFE) PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA
WERDHA SABAI NAN ALUIH SICINCIN TAHUN 2023
HUBUNGAN TINGKAT STRESS DENGAN KUALITAS HIDUP
(QUALITY OF LIFE) PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA
WERDHA SABAI NAN ALUIH SICINCIN TAHUN 2023
Description:Lansia yang sering mengalami perubahan peran sosial, penurunan kapasitas mental, depresi, dan demensia, serta kurangnya dukungan baik dari keluarga ataupun lingkungan akan berdampak terhadap kesehatan psikis lansia. Lansia akan mudah stress dan akan berdampak terhadap penurunan kualitas hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan kualitas hidup (quality of life) pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan pendekatan crosssectional. Populasi penelitian adalah seluruh lansia yang berada di panti, dengan jumlah sampel sebanyak 86 orang ditentukan dengan Non Probability Sampling melalui teknik Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner SAQ dan WHOQOL-BREF. Data yang diperoleh kemudian dianalisa dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir sebagian responden sebanyak 46 orang (53,3%) memiliki tingkat stress sedang dan sebagian responden sebanyak 48 orang (55,8%) memiliki kualitas hidup yang baik. Berdasarkan analisa uji Chi-Square didapatkan nilai p value = 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat atau adanya hubungan antara tingkat stress dengan kualitas hidup lansia. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan lansia dapat melakukan screening dan konseling stress seperti mengikuti kegiatan penyuluhan agar bisa mendeteksi kejadian stress secara dini dan dapat dilakukan tatalaksana yang tepat, agar lansia sehat dan bahagia di usia tuanya dengan kualitas hidup yang lebih baik. [show more]
HUBUNGAN TOXIC FRIENDSHIP DENGAN
KESEHATAN MENTAL REMAJA KELAS XI DI SMA N 1 IV KOTO TAHUN 2025
HUBUNGAN TOXIC FRIENDSHIP DENGAN
KESEHATAN MENTAL REMAJA KELAS XI DI SMA N 1 IV KOTO TAHUN 2025
HUBUNGAN UJI BAKTERIOLOGIS AIR MINUM PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI KECAMATAN MANDIANGIN KOTO SELAYANHUBUNGAN UJI BAKTERIOLOGIS AIR MINUM PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI KECAMATAN MANDIANGIN KOTO SELAYAN
HUBUNGAN UMUR IBU DAN PARITAS TERHADAP KEJADIAN HYPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS LEMBAH BINUANG KECAMATAN PASAMAN KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2020HUBUNGAN UMUR IBU DAN PARITAS TERHADAP KEJADIAN HYPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS LEMBAH BINUANG KECAMATAN PASAMAN KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2020
Description:Menurut World Health Organization (WHO) jumlah kejadian hiperemesis gravidarum mencapai 12,5 % dari jumlah seluruh kehamilan di dunia. Mual dan muntah dapat mengganggu dan membuat ketidakseimbangan cairan pada cairan pada jaringan ginjal dan hati menjadi nekrosis. Salah satu penyebab kematian Ibu adalah komplikasi kehamilan yang diantaranya hyperemesis gravidarum. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan umur ibu dan paritas terhadap kejadian hyperemesis gravidarum. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh sasaran ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal care di Puskesmas Lembah Binuang sepanjang tahun 2020, yaitu 33 orang ibu hamil dengan 8 kasus hyperemesis gravidarum. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Total sampling.. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi.Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara umur ibu dengan kejadian hyperemesis gravidarum dengan nilai p = 0,047. Berdasarkan hasil analisis lebih lanjut didapatkan nilai OR = 6,37, artinya ibu hamil dengan kategori usia resti berpeluang 6,37 kali lebih besar untuk mengalami kejadian hyperemesis gravidarum jika dibandingkan dengan ibu yang tidak resiko tinggi berdasarkan umur dan terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian hyperemesis gravidarum dengan nilai p = 0,018. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara umur ibu dan paritas dengan kejadian hyperemesis gravidarum pada ibu hamil di Puskesmas Lembah Binuang. Untuk itu diharapkan kepada pihak Puskesmas Lembah Binuang agar selalu melakukan tindakan-tindakan pencegahan terhadap patologis dalam kehamilan termasuk kejadian hyperemesis gravidarum. [show more]
HUBUNGAN UPAYA PRE PATOGENESIS DENGAN RISIKO KEJADIAN GASTRITIS PADA AGREGAT DEWASA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIGO BALEH BUKITTINGGI TAHUN 2025
HUBUNGAN UPAYA PRE PATOGENESIS DENGAN RISIKO KEJADIAN GASTRITIS PADA AGREGAT DEWASA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIGO BALEH BUKITTINGGI TAHUN 2025
HUBUNGAN USIA IBU, PARITAS, DAN USIA KEHAMILAN
DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI
DI RUANG PONEK RUMAH SAKIT
AR BUNDA PRABUMULIH
TAHUN 2023
HUBUNGAN USIA IBU, PARITAS, DAN USIA KEHAMILAN
DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI
DI RUANG PONEK RUMAH SAKIT
AR BUNDA PRABUMULIH
TAHUN 2023
Description:Jumlah Kematian Ibu di Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2015 sebanyak 155 orang menjadi 164 orang, menurun pada tahun 2016 sebanyak 142 orang, pada tahun 2017 sebanyak 107 orang, tahun 2018 naik menjadi 119 orang. Dari data rekam medik RS. AR. BUNDA Prabumulih, pada tahun 2000 angka kejadian KPD di ruangan PONEK sebanyak 451 kasus dari 1804 (0,25%) ibu yang melahirkan, pada tahun 2021 sebanyak 379 kasus dari 2220 (0,17%) ibu yang melahirkan, pada tahun 2022 sebanyak 369 kasus dari 1578 (0,23%) ibu bersalin. Tingginya angka KPD ini membuat peneliti tertarik untuk melakukan penelitian. Tujuan penelitian ini unutk mengetahui hubungan antara usia ibu, paritas, dan usia kehamilan dengan KPD di Rumah Sakit AR Bunda Prabumulih Tahun 2023. Jenis penelitian deskriptif korelasi, pendekatan retrospektif , dengan populasi semua ibu bersalin bulan April, Mei, dan Juni tahun 2023, yaitu 482 ibu bersalin, sampel diambil 48 sampel. Hasil penelitian didapatkan usia tidak beresiko 28(80%), hasil uji chi square dimana p value 0,55 (p value>0,05), artinya tidak ada hubungan antara usia ibu dengan KPD. Berdasarkan paritas didapatkan multipara 24 (70,5%), p value 0,02 (p value<0,05), artinya ada hubungan yang bermakna. Berdasarkan usia kehamilan didapatkan usia kehamilan 28 (73,7%), nilai p value 0,72 (p value>0,05) artinya tidak ada hubungan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa hanya paritas yang memiliki hubungan dengan KPD. Seorang bidan harus dapat menilai dan mengetahui penyulit yang dapat terjadi pada kehamilan serta memberikan tindakan [show more]
HUBUNGAN USIA LANSIA DAN PENGONTROLAN
HIPERTENSI DENGAN DERAJAT HIPERTENSI DI
WILAYAH KERJA PUSKESMAS MERSIP
KABUPATEN SAROLANGUN
TAHUN 2024
HUBUNGAN USIA LANSIA DAN PENGONTROLAN
HIPERTENSI DENGAN DERAJAT HIPERTENSI DI
WILAYAH KERJA PUSKESMAS MERSIP
KABUPATEN SAROLANGUN
TAHUN 2024
Description: Lansia yang sudah mengalami penurunan fungsi baik itu fisiologis maupun psikologis dan memiliki penyakit kronik sangat membutuhkan bantuan dan dukungan dari orang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada hubungan usia lansia dan pengontrolan hipertensi dengan derajat Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Mersip Sarolangun tahun 2024. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi, dengan teknik simple random sampling, dengan jumlah sampel 82 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan lembaran kuesioner, uji statistik menggunakan rumus Chi Square analisa data. Hasil analisa univariat didapatkan Lebih dari separuh (68,3%) responden memiliki rentang usia senium (> 65 Tahun). Di Puskesmas mersip sarolangun tahun 2024, Separuh (50,0%) responden memiliki pengontrolan hipertensi yang terkontrol dan tidak terkontrol di Puskesmas mersip sarolangun tahun 2024, Kurang dari separuh (42,7%) responden memiliki derajat hipertensi yang Sedang di Puskesmas mersip Sarolangun tahun 2024. Ada hubungan Usia dengan derajat hipertensi lansia di Puskesmas mersip sarolangun tahun 2024 dengan nilai P value < α (0,034<0,05). Disarankan kepada institusi pelayanan kesehatan penting dalam melakukan pencatatan data yang akurat dan komprehensif mengenai usia pasien lansia dan tingkat pengontrolan hipertensi lansia. Bagi peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian menggunakan metode lain seperti pre eksperimen. [show more]
HUBUNGAN USIA TERHADAP KEJADIAN KOMPLIKASI KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI AUR KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2020HUBUNGAN USIA TERHADAP KEJADIAN KOMPLIKASI KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI AUR KABUPATEN PASAMAN BARAT TAHUN 2020
Description:Umur ibu pada saat hamil mempengaruhi kondisi kehamilan ibu, karena selain berhubungan dengan kematangan organ reproduksi juga berhubungan dengan kondisi psikologis teruatama kesiapan dalam menerima kehamilan. Kehamilan yang terjadi pada usia dini akan mengalami komplikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia dengan komplikasi kehamilan. Penelitian yang dilakukan adalah dengan menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian “cross sectional study” yaitu penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data dependen dan independen secara bersamaan untuk mengetahui hubungan usia dengan komplikasi kehamilan. Lokasi penelitian yaitu di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat pada tanggal 17 Februari s/d 15 Maret 2020. Jumlah populasi sebesar 60 orang, diperoleh jumlah sampel yaitu sebanyak 37 orang ibu hamil. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung kepada responden menggunakan kuesioner. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa usia < 20 tahun terdapat sebanyak 10 orang dan usia ≥ 20 tahun sebanyak 27 orang. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-square diperoleh nilai P < 0,05 yaitu 0,0001, artinya ada hubungan antara usia terhadap komplikasi kehamilan. Diharapkan kepada pihak Puskesmas untuk memberikan dukungan dan penyuluhan kepada ibu hamil supaya dapat lebih meningkatkan pengetahuan tentang kehamilan. serta meningkatkan kerjasama dengan lintas sektor seperti Kantor Urusan Agama (KUA) untuk dapat ikut serta dalam kegiatan skrinning calon pengantin. [show more]
HUBUNGAN WAKTU TUNGGU DAN KEJELASAN INFORMASI DENGAN KEPUASAN PASIEN DI POLI INTERNE RSUD SAWAHLUNTO TAHUN 2020HUBUNGAN WAKTU TUNGGU DAN KEJELASAN INFORMASI DENGAN KEPUASAN PASIEN DI POLI INTERNE RSUD SAWAHLUNTO TAHUN 2020
Description:Kepuasan pasien adalah salah satu indikator keberhasilan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Data yang diperoleh dari RSUD Sawahlunto, bahwa kunjungan pasien rawat jalan ke poli interne RSUD Sawahlunto periode Januari – Oktober 2019 sebanyak 5.976 kunjungan. Banyaknya kunjungan tersebut menuntut petugas untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat. Fenomena yang ditemukan di lapangan bahwa, sering ditemukan pasien yang harus menunggu dalam waktu cukup lama untuk mendapatkan pelayanan keperawatan di poli interne dan bisa berkonsultasi dengan dokter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan waktu tunggu dan kejelasan informasi dengan kepuasan pasien rawat jalan di poli interne. Desain penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien yang berkunjung ke poli interne RSUD Sawahlunto. Jumlah sampel 83 orang, diambil secara convenience sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisa menggunakan uji chi-square. Hasil univariat diketahui 83,4 % responden menyatakan waktu tunggu yang lama (> 60 menit), 54,2 % menyatakan kejelasan informasi baik, dan 61,4 % puas dengan pelayanan rawat jalan. Hasil bivariat ada hubungan waktu tunggu (p = 0,029 dan OR = 9,538) dan kejelasan informasi (p = 0,000 dan OR = 14,083) dengan kepuasan pasien rawat jalan di poli interne RSUD Sawahlunto tahun 2020. Disimpulkan bahwa lama waktu tunggu dan kejelasan informasi berhubungan dengan kepuasan pasien. Disarankan pada pihak rumah sakit agar meningkatkan kualitas pelayanan di poliklinik, dengan melakukan evaluasi berkala sehingga mutu pelayanan terkait waktu tunggu dapat ditingkatkan, serta membuat pojok-pojok informasi sehingga kepuasan pasien dapat lebih ditingkatkan. [show more]
HUBUNGANPELAKSANAANDISCHARGEPLANNINGDENGAN
KEPUASANPASIENDIRUANGANRAWATINAP BEDAH
DI RUMAH SAKIT ISLAMIBNU SINA YARSI
BUKITTINGGI TAHUN 2022
HUBUNGANPELAKSANAANDISCHARGEPLANNINGDENGAN
KEPUASANPASIENDIRUANGANRAWATINAP BEDAH
DI RUMAH SAKIT ISLAMIBNU SINA YARSI
BUKITTINGGI TAHUN 2022
Description:Discharge planning merupakan salah satu elemen penting dalam pelayanan keperawatan, yang dimulai sejak pasien dirawat dirumah sakit hingga setelah pulang dari rumah sakit. Pelaksanaan discharge planning yang baik akan berpengaruh terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan mutu pelayanan rumah sakit. Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator dalam pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pelaksanaan discharge planning dengan kepuasan pasien di Ruangan Rawat Inap Bedah di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 54 responden dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, sehingga didapatkan sampel sebanyak 54 responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa pelaksanaan discharge planning di Ruangan Rawat Inap Bedah di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Yarsi Bukitinggi dalam kategori baik dengan hasil persentase (57,4%) sebanyak 31 responden. Hasil data untuk kepuasan pasien dengan hasil persentase (61,1%) sebanyak 33 responden. Hasil uji statistic diperoleh dengan nilai p-value 0,000 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan discharge planning dengan kepuasan pasien. Dan disarankan kepada perawat untuk menerapkan discharge planning untuk meningkatkan kepuasan pasien. [show more]